Perbedaan Menarik Mobil Zaman Dulu dan Sekarang

Tahukah Anda bahwa umur mobil atau kendaraan roda empat sudah lebih dari 100 tahun? Untuk Anda yang mungkin baru merasakan mobil zaman sekarang, sejak dulu berbagai hal seputar mobil telah banyak berubah dan berbeda. Nah, menarik untuk mengetahui berbagai fakta seputar perbedaan mobil zaman dulu dan zaman sekarang.


Bagi sebagian pengendara, mengemudikan mobil bisa dikatakan sudah semakin instan. Bahkan, untuk generasi modern seperti para milenials yang mahir mengendarai mobil bisa saja tidak mahir untuk mengendarai mobil zama dahulu. Nah, apa saja sih yang sudah berubah dari teknologi otomotif yang satu ini?

Teknologi Mobil

Untuk Anda para calon montir yang sedang belajar di kursus otomotif, apakah Anda mempelajari mesin mobil dan bagian mobil terbaru atau yang sudah lampau? Bahkan saat ini terdapat mobil nirsopir alias tanpa pengemudi. Wah, memang kemajuan yang luar biasa.


Agar lebih mahir, tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana teknologi otomotif ini berubah dan berkembang dari masa ke masa. Salah satunya pada kendaraan mobil. Berikut beberapa faktanya dilansir dari inews.id.

Mobil Klasik, sumber Salisma

Mobil Klasik, sumber Salisma

1. Fender Tertutup

Bayangkan jika mobil masih mengadopsi desain fender terbuka seperti di film zaman dulu. Suara roda luar dan getaran terasa. Mobil zaman sekarang semua fendernya tertutup. Sisi aerodinamis mobil menjadi semakin membaik, suara jalanan teredam, dan getaran berkurang. Inovasi ini diawali oleh pengenalan 202 pada 1946 oleh perusahaan Cisitalia asal Italia.

2. Kelistrikan Mobil

pertama yang mengadopsi kelistrikan adalah Lancia Theta lansiran 1913. Meski hanya mengadopsi listrik di bagian elektrik stater dan lampu, sejak itu, semua berkembang pesat. Fuel injection yang dikembangkan oleh Bosch diperkenalkan awal 1960-an. Electronic control unit dan sensor dapat memantau performa mesin dan diatur secara langsung, sehingga efisiensi mesin membaik.

3. Mesin Berpenggerak Roda Depan

Konfigurasi mesin depan dengan penggerak roda depan menjadi konfigurasi yang umum digunakan. Awalnya, insinyur Citroen, Saab dan DKW sadar dengan menempatkan mesin dan transmisi di depan dengan penggerak roda depan, dapat mengoptimalkan kabin serta meningkatkan traksi.

4. Crumple Zones

Keberadaan crumple zones dimulai tahun 1950-an, saat mobil rigid dianggap kurang memadai. Adanya crumple zones, rangka sanggup menyerap energi tabrakan dan menjauhkannya dari penumpang.

Mesin Mobil Klasik, sumber Pikist

Mesin Mobil Zaman Dulu, sumber Pikist

5. Baja Berkekuatan Tinggi

Fitur keselamatan tak ada artinya tanpa kehadiran baja berkekuatan tinggi. Semakin canggih metalurgi, membuat pabrikan dapat menciptakan rangka dengan beragam kelebihan, seperti mudah dibentuk, tahan karat, dan berbobot lebih ringan. Bahkan, sekarang ada pilihan bodi serat karbon, yang lebih kuat dan ringan dari baja. Teknologi ini biasanya digunakan mobil sport.

6. Teknologi Hybrid dan Electric

Siapa bilang mobil hybrid tidak ada di zaman dahulu. Ternyata, mobil hybrid sudah ada sejak 1901 dengan kehadiran Löhner-Porsche yang menggunakan generator bensin untuk menyuplai dua motor elektrik.

7. Navigasi GPS

Navigasi GPS pada mobil, pertama kali diperkenalkan pada 1990. Beberapa pabrikan mobil kini menawarkan sistem infotainment yang dapat terhubung dengan smartphone dan menampilkan sistem navigasi.

8. Adaptive Cruise Control

Sistem pendukung berkendara berbasis radar pertama kali diperkenalkan pada 1992. Sejak itu, sistem serupa semakin berkembang dan mudah digunakan. Kini, teknologi adaptive cruise control secara otomatis akan mengurangi kecepatan saat kendaraan di depan menurunkan kecepatan. Sebaliknya, jika kecepatan di depan meningkatkan kecepatan, maka mobil kita akan semakin cepat juga. Beberapa sistem bahkan bisa melewati kondisi lalu lintas stop and go.

9. Active Aerodynamics

Pada masa keemasan motorsport di tahun 60-an, tim balap mobil mengenal dunia aerodinamis. Jim Hall dari Chaparral Racing menjadi yang pertama menggunakan sayap yang bisa diatur, downforce-generating bodywork, dan kipas yang meningkatkan downforce. Kini, banyak mobil yang mengadopsi active aerodynamic untuk meningkatkan downforce.

10. Transmisi Otomatis Semakin Membaik

Transmisi matik awalnya dikenal sebagai transmisi yang menyebalkan. Boros, lambat, tidak responsif, menjadi masalah pada transmisi matik pertama kali diperkenalkan. Kini, hal tersebut tak lagi berlaku.


Misalnya, transmisi dual-clutch yang diadopsi dari mobil balap era 90-an membuat transmisi otomatis lebih cepat dan menyenangkan. Transmisi otomatis lainnya yang menyenangkan adalah continuously variable transmissions yang memberikan rasio gear melimpah dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Mobil Nirkemudi, sumber Cardiff University

Mobil Nirsopir, sumber Cardiff University

Speed Plus Otomotif

Industri otomotif di Indonesia berkembang sangat pesat, bukan hanya menjadi tempat produksi kendaraan bermotor untuk keperluan ekspor akan tetapi juga sebagai pasar penjualan kendaraan bermotor yang besar.


Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang beredar di masyarakat, dibutuhkan teknisi - teknisi yang mampu memberikan layanan dan jasa perawatan kepada para pemilik kendaraan bermotor dan ini merupakan ladang pekerjaan yang bisa memberikan manfaat buat banyak orang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, SpeedPlus Otomotif hadir di tengah masyarakat dengan menyelenggarakan berbagai program pelatihan di bidang otomotif mobil dan motor yang berbasis pada CBT (Competency Based Training) dengan sistem 80% praktek dan 20% teori.


Dengan metode pelatihannya, lulusan dari Speedplus Otomotif diharapkan bisa memberikan kontribusinya terhadap perkembangan Industri Otomotif di tanah air dengan menelurkan teknisi-teknisi mobil yang siap pakai.


Itu dia berbagai informasi unik seputar fakta perbedaan mobil zaman dulu dan zaman sekarang. Apakah informasi di atas memberikan wawasan menarik untuk Anda? Simak berbagai ulasan lainnya seputar motor, mobil dan otomotif di halaman kursus otomotif Jogja. Berikan pertanyaan, saran dan kritik di kolom komentar.

Hemat Waktu! Inilah Cara Ganti Oli Mobil Sendiri

Perawatan mobil termasuk Cara ganti oli mobil memang tidak harus diketahui oleh semua pemilik kendaraan mobil. Namun, layanan bengkel untuk ganti oli mobil tidak selalu bisa kita dapatkan dengan cepat. Misalnya saat bengkel padat pengunjung. Nah, kalau seperti ini mengetahui cara ganti oli mobil bisa menghemat waktu bahkan biaya bagi kita.

Kapan Oli Mobil Perlu Diganti?

Sebelum mengulas cara ganti oli mobil, perlu diketahui terlebih dahulu kapan oli mobil perlu diganti. Jangan sampai kita mengganti oli mobil pada saat yang tidak tepat atau mengganti oli saat sudah terlambat dan berpotensi terdapat masalah pada kendaraan. Nah, berikut beberapa tanda yang perlu dikenali untuk mengetahui saat yang tepat mengganti oli mobil.

1. Lampu Indikator

Saat yang tepat mengganti oli sebenarnya sudah bisa diketahui secara otomatis pada kendaraan-kendaraan. Yaitu pada dashboard mobil, terdapat lampu indikator yang menyala merah atau warna lainnya yang menandakan bahwa oli mobil sudah saatnya diganti. Tetapi apakah semua kendaraan memiliki lampu indikator semacam ini?


Untuk mobil-mobil keluaran terbaru biasanya ada. Namun bisa saja lampu indikator tidak tepat menyala atau kendaraan Anda bukan keluaran terbaru karena Anda penghobi mobil antik. Dalam hal ini, Anda perlu mengetahui tanda lainnya saat oli mobil perlu diganti.

Cara Ganti Oli Mobil, sumber OLX News

Cara Ganti Oli Mobil, sumber OLX News

2. Cek Warna Oli

Oli yang masih baru, warnanya cenderung bening dan bagus. Selain itu, kekentalannya juga masih relatif cair untuk dijadikan pelumas mesin. Lantas, bagaimana tanda oli kendaraan dalam keadaan harus diganti? Kita bisa cek perubahan warna olinya.


Anda bisa membuat tempat oli pada mesin kendaraan Anda. Jika bisa langsung terlihat oli berwarna hitam pekat dan sudah hampir kering atau berkurang, inilah saat Anda perlu mengganti olinya. Namun, oli berwarna hitam pekat saja sebenarnya sudah saat untuk diganti.

3. Suara Kendaraan Kasar

Keberadaan oli sebagai pelumas mesin kendaraan dapat memastikan salah satunya adalah suara mesin yang halus. Lantas, bagaimana tanda oli perlu diganti? Biasanya para montir yang sudah ahli karena kursus otomotif di Jogja dapat mengenali suara kendaraan yang kasar dan saatnya untuk mengganti oli mesin.

4. Mesin Tidak Responsive

Karena oli menjadi bagian penting jalannya mesin, maka jika mesin kendaraan tidak responsive sebagaimana mestinya perlu dilakukan pengecekan terhadap mesin. Standar pengecekan pertama terhadap masalah mesin adalah kondisi oli mesin kendaraan. Jika ternyata oli sudah tidak layak atau jumlahnya kurang, maka perlu dilakukan pengisian oli baru.

Lampu Indikator Pada Mobil, sumber Harian Haluan

Lampu Indikator pada Mobil, sumber Harian Haluan

Cara Ganti Oli Mesin Mobil

Nah, setelah mengetahui berbagai tanda saatnya ganti oli, untuk Anda yang ingin mengganti oli mesin mobil sendiri, ketahui juga cara ganti oli mobil. Selain memberikan petunjuk yang baik untuk mengganti oli, informasi ini juga penting untuk menghindari masalah saat mengganti oli sendiri. Berikut caranya :

1. Pastikan Posisi Mobil Untuk Penggantian Oli

Ketika akan mengganti oli dalam mobil, perlu untuk membuat posisi kendaraan menjadi lebih tinggi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan dongkrak atau dudukan. Hal ini penting karena jika posisi mobil yang akan diganti olinya tidak tepat atau salah maka akan membuat mobil cepat rusak.


Lalu Anda perlu mempersiapkan semua peralatan seperti kunci pas, wadah untuk menampung cairan oli bekas dan juga oli baru yang perlu diperhatikan kesesuaiannya dengan jenis mesin kendaraan yang Anda miliki.

2. Pastikan Mesin Dingin atau Diistirahatkan

Sebelum memulai mengganti oli kendaraan anda, pastikan bahwa mesin harus dingin supaya suhu bisa turun dan tidak panas lagi. Sebab jika oli masih dalam suhu yang panas akan berbahaya dan dapat melukai anda. Hal ini memang tidak langsung berkaitan dengan mesin, namun untuk keselamatan yang mengganti oli mobil.

3. Membuka Penutup Mesin pada Kendaraan

Tahap berikutnya yaitu membuka bagian penutup mesin atau knop yang merupakan tempat untuk mengisi oli mesin sehingga udara bisa masuk dan pengurasan oli bisa ebih cepat dilakukan. Anda perlu membuka baut agar dapat menguras oli yang berada di bagian bawah blok mesin dengan menggunakan kunci pas. Anda perlu juga untuk melepas gasket atau ring yang ada kemudian dibersihkan dan jika dirasa perlu menggantinya maka langsung saja diganti gasketnya.

4. Jangan Lupa Melepaskan Filter Oli Menggunakan Kunci Pas

Jangan lupa melepaskan filter oli dengan memakai kunci pas khusus untuk filter oli bukan menggunakan kunci biasa hal ini menjaga agar baut tetap awet. Filter pada bagian oli biasanya akan berbentuk bulat tetapi pada merk mobil eropa ada yang memiliki filter oli berbentuk cardridge.

Oli Mobil, sumber Evalube

Oli Mobil, sumber Evalube

Anda juga harus memastikan gasket sudah terlepas sebab jika tidak di lepas maka oli akan bocor. Jika filter memang sudah kotor maka gunakanlah filter baru dan lumasi filter oli serta gasket menggunakan oli yang baru.


Langkah selanjutnya adalah menunggu sampai oli bisa terkuras hingga habis. Karena oli tersebut tidak bisa langsung keluar semua, Anda harus menunggu sampai benar-benar sudah terkuras habis.

5. Tutup Baut Penguras Oli Rapat-rapat

Pada tahap-tahap terakhir, Anda hanya perlu memastikan bahwa semua peralatan yang sebelumnya terpasang sudh terpasang kembali di tempatnya semula. Seperti baut penguras dan juga periksa gasket. Perhatikan kembali gasket anda, jika rusak maka ganti dengan yang baru untuk menghindari oli tidak bocor lalu Anda perlu memeriksa kembali apakah ada oli yang menetes di bawah atau tidak.


Pada langkah terakhir, pastikan untuk memeriksa kembali baut dan filter masuk ke dalam ulir dan berada di jalur yang benar. Jangan terlalu keras saat mengencangkan baut dengan kunci sebab akan merusak ulir dan juga menyebabkan oli menjadi bocor.


Itu dia berbagai informasi seputar saat ganti oli dan cara ganti oli mobil untuk Anda. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat dan simak juga berbagai ulasan menarik seputar otomotif di kursus otomotif Jogja. Jika Anda berminat, daftarkan diri Anda untuk mengikuti kursus otomotif.

Cara Menambah Air Aki Mobil Praktis!

Bagi Anda yang sering berpergian menggunakan mobil, tentu kendaraan roda empat ini menjadi sahabat setia Anda. Mengetahui cara menambah air aki menjadi salah satu yang diperlukan karena air aki termasuk yang perlu diperhatikan agar performa mobil tetap baik. Lantas, bagaimana cara menambah air aki pada mobil?


Daripada hanya seputar menambah air aki, tidak ada salahnya untuk mengetahui informasi seputar aki secara keseluruhan. Ketahui apa saja penyebab aki bermasalah serta fungsi aki agar kita semakin mahir di dalam melakukan perawatan kendaraan kesayangan kita. Berikut berbagai informasinya.


Fungsi Aki Mobil


Tentu saja aki bukanlah aksesoris tambahan yang bisa tidak terpasang. Bahkan aki bermasalah membuat kendaraan juga ikut bermasalah. Nah, sebelum mengetahui cara menambah air aki, simak beberapa fungsi aki berikut ini.


1. Sebagai Komponen Penyuplai Energi Ke Starter


Fungsi aki secara umum berikutnya yaitu sebagai penyuplai energi ke starter. Kok bisa? Tentunya energi yang tersimpan di dalam baterai akan disuplai (baca: digunakan untuk menyediakan) aliran listrik yang diedarkan ke starter. Jadi jika akan menstarter mobil komponen terpenting tersebut yaitu aki ini. Apabila aki mulai tekor atau cepat habis tentu akan mempengaruhi performa mobil, bisa jadi saat akan bepergian mobil berbunyi tek-tek-tek. Dari hal tersebutlah maka sebaiknya memeriksa keadaan aki secara rutin.

Aki Mobil, sumber Oto Detik

Aki Mobil, sumber Oto Detik

2. Sebagai Penyuplai energi Ke Sistem Pengapian

Fungsi aki mobil selanjutnya yaitu sebagai salah satu komponen penyuplai energi ke sistem pengapian pada mobil. Sistem pengapian ini yang akan berpengaruh pada kinerja mesin mobil. Jika ada permasalahan pada pengapian tentu performa mobil tidak dapat berjalan secara normal. Maka dari itu sebaiknya jangan menyepelekan untuk perawatan aki secara baik dan benar. Meskipun mobil dengan aki basah harus lebih melakukan perawatan secara rutin, bukan berarti perawatan aki kering tidak diperhatikan.

3. Sebagai Komponen Penyuplai Energi Ke Bagian Lampu

Lampu merupakan salah satu komponen krusial yang harus ada di setiap kendaraan. Bisa dibayangkan jika suatu kendaraan tidak ada komponen tersebut, apalagi di malam hari tentu akan mengganggu perjalanan. Pada siang hari lampu juga sangat penting untuk dinyalakan untuk keselamatan berkendara. Apabila lampu mobil tiba-tiba mati maka bisa jadi salah satu penyebabnya yaitu aki yang mulai soak. Mengingat fungsi aki sebagai penyuplai ke bagian lampu.

4. Sebagai Komponen Penyuplai AC

Tidak kalah penting dari fungsi lampu, AC juga dibutuhkan oleh mobil saat suhu di luar lebih tinggi. Komponen yang menyuplai dari keberadaan AC yaitu Aki. Aki memang mempunyai fungsi lebih banyak untuk peralatan elektronik mobil. Jadi untuk tetap menjadi kestabilan keadaan piranti elektronik mobil maka tetap menjaga dan merawat aki.

Ciri Aki Bermasalah

Lantas, bagaimana ciri aki bermasalah? Masalah pada aki berikut ini bukan hanya sekedar bisa diselesaikan dengan menambah air aki saja, namun sampai harus melakukan servis. Berikut diantaranya.

Memeriksa Aki, sumber Suzuki

Memeriksa Aki, sumber Suzuki

1. Mesin Mobil Susah distarter

Ciri pertama yang mudah dikenali yaitu mobil yang mulai susah untuk di-starter ataupun dihidupkan. Untuk bisa menyalakan mesin maka dibutuhkan arus listrik dalam jumlah besar. Aliran listrik dengan jumlah besar ini bisa dihasilkan oleh aki yang baik dan tidak mengalami tekor. Selain itu, ciri lainnya bisa dilihat di lampu instrumen yang terlihat di dashboard seperti lampu oli, lamp aki, lampu check engine yang kecerahan lampunya sudah mulai redup. Hal tersebut berarti menandakan bahwa aki soak.

2. Bodi Aki Menggelembung

Ciri berikutnya yang mencirikan bahwa aki tersebut tekor yaitu aki terlihat menggelembung. Hal ini terjadi karena saat pengisian terlalu over. Efek dari hal tersebut bisa mengakibatkan elemen sel aki menjadi panas, mengembang, dan rentan mengalami kerusakan. Pengisian yang terlalu over bisa mengakibatkan aki mobil mendidih sehingga menghasilkan uap yang bertekanan di dalam aki.

3. Air Aki Yang Keruh Dan Kehitam-Hitaman

Ciri aki mobil tekor selanjutnya yaitu kondisi warna aki yang berubah menjadi hitam dan keruh ditambah dengan kotoran karbon hitam yang banyak pula. Hal ini menunjukkan bahwa aki tersebut mulai mengalami tekor. Penyebab terjadinya perubahan warna aki yang keruh yaitu: penggunaan air aki yang salah saat pengisian, air aki pernah mengalami kekeringan sehingga elemen aki terpapar dengan udara yang bisa merusak sel aki tersebut, pengisian yang overcharge.

4. Umur Aki yang Lebih Dari 3 Tahun

umur aki yang sudah melebihi 3 tahun tentu akan mengalami penurunan performa dalam penyimpanan arus listrik atau bahkan sudah tidak bisa menyimpan aliran arus listrik sama sekali. Maka sebaiknya perhatikan batas maksimal penggunaan aki dan mengeceknya kualitas aki tersebut. jika aki mulai tekor maka segera membawanya ke bengkel ataupun melakukan pengisian air aki secara mandiri.

Menambah Air Aki, sumber Kompas

Menambah Air Aki, sumber Kompas

Cara Menambah Air Aki Praktis

Sudah diketahui bahwa aki merupakan bagian yang dapat mempengaruhi performa kendaraan. Maka dari itu maka perlu diketahui cara menambah air aki mobil dengan mudah. Berikut ulasannya:

1. Membuka Tutup Sel Aki

Pada umumnya aki basah mempunyai 6 sel. Langkah pertama yang dilakukan yaitu hanya membuka keseluruhan tutup sel pada bagian aki tersebut. bukanlah hal yang sulit bukan? Siapapun tentu mampu membuka tutup sel dengan tangan terbuka. Jadi hal ini bisa dilakukan secara mandiri.

2. Cek Batas Air Aki

Langkah selanjutnya Cara Menambah Air Aki Mobil yaitu mengecek batas air sebelum menambahkan air ke dalamnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa banyak air yang diperlukan untuk mencapai batas yang dimaksimalkan.

3. Mengisi Air Aki

Setelah melakukan cek untuk pengisian aki maka tahap selanjutnya yaitu mengisi air ke dalam aki. Untuk bisa maksimal dalam pengisian cairan tersebut maka perlu corong supaya air tidak tumpah kemana-mana. Saat penambahan air aki maka pastikan sampai ke batas upper level.

4. Memastikan Semua Lubang Sel Terisi Rata

Cara Menambah Air Aki Mobil berikutnya setelah pengisian air aki pada keseluruhan lubang maka pastikan semua sel terisi rata dan isian mencapai garis upper level. Jika susah untuk memastikan setiap sel sudah mencapai batas ataupun belum maka perlu menggunakan senter untuk membantu melihatnya.

5. Menutup Lubang Sel Dan Bersihkan

Setelah memastikan semua sel terisi sampai penuh, selanjutnya tutup semua lubang aki. Kemudian, jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa air tersebut dengan lap maupun kain kering. Hal ini dimaksudkan supaya air aki yang tak sengaja tumpah tidak menyebabkan komponen bodi mobil ataupun bagian besi mobil menjadi korosi.

Itu dia berbagai informasi seputar aki yang bermanfaat untuk diketahui. Mulai dari fungsi aki, ciri aki bermasalah hingga cara praktis menambah air aki. Simak terus berbagai informasi bermanfaat lainnya di kursus otomotif.

Tips Singkat Berkendara Mobil Jarak Jauh

Mengemudi jarak jauh menggunakan mobil pribadi bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan sekaligus menantang. Apalagi di dalam perjalanan antar provinsi melewati area hutan, bukit dan persawahan. Apakah Anda baru ingin mencoba mengemudi jarak jauh? Simaklah tips mengemudi jarak jauh agar bisa membuat persiapan yang matang.


Berbeda dengan mengemudi di area perkotaan, mengemudi jarak jauh yang melewati berbagai area yang ramai maupun sepi memiliki tantangan tersendiri. Kondisi pengemudi, kondisi kendaraan, pengetahuan tentang lokasi menjadi hal yang perlu dipersiapkan termasuk berbagai kebutuhan logistik selama perjalanan. Simak tips mengemudi jarak jauh menggunakan mobil berikut ini.

Tips Mengemudi Jarak Jauh Menggunakan Mobil

Mungkin tahun ini di tengah kondisi pandemi kita tidak bisa mengunjungi kampung halaman. Namun bukan tidak mungkin, kita harus mengemudi jarak jauh untuk berbagai keperluan lainnya. Bagaimana tips mengemudi jarak jauh menggunakan mobil? Simak berikut ini.

Kondisi Mengantuk Saat Mengemudi, sumber Grid

1. Pastikan Kondisi Tubuh

Tips mengemudi jarak jauh yang pertama adalah berkaitan dengan kondisi tubuh. Jika kondisi tubuh tidak prima, konsentrasi di dalam perjalanan bisa terganggu. Padahal perjalanan jarak jauh menuntut fokus dalam waktu yang lama.


Anda bisa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan medis terkait kondisi tubuh Anda. Jika dokter atau ahli kesehatan menyarankan Anda untuk beristirahat lebih banyak lagi, sebaiknya ikuti saran mereka. Sampai Anda benar-benar siap melakukan perjalanan jauh.


Saat berkendara, pastikan Anda menggunakan pakaian yang nyaman untuk mengemudi. Jangan lupakan juga jaket untuk menangkal rasa dingin. Hal penting lainnya yang perlu diingat ialah Anda sangat disarankan untuk menggunakan sepatu saat mengemudi.

2. Pastikan Kondisi Kendaraan

Selain kondisi tubuh, tentu saja tips berkendara jarak jauh selanjutnya adalah seputar kendaraan Anda. Periksa kondisi mesin mobil serta air aki, air radiator, oli, rem dan ban. Untuk itu, ketahui bagaimana aki, oli, rem dan ban yang masih dalam kondisi bagus.


Untuk menghindari mobil sulit dinyalakan ketika Anda tengah berada dalam perjalanan jarak jauh, maka pastikan kondisi aki sehat. Bersihkan kerak-kerak yang menempel dan pastikan juga level air aki dalam jumlah yang mencukupi. Ini seputar kondisi aki mobil.


Selanjutnya adalah seputar oli kendaraan. Oli merupakan pelumas mesin yang bisa mengatur temperatur serta performa mesin kendaraan. Semakin baru oli yang terisi, tentu semakin layak pelumasan mesin yang ada sehingga mesin akan terjaga selama digunakan dalam waktu yang lama.



Ilustrasi Uang dan Dokumen Administrasi, sumber Blibli

Selain aki dan oli, masalah yang mungkin sering terjadi jika seorang mengemudikan mobil jarak jauh adalah ban mobil. Periksalah apakah ban masih dalam kondisi baik seperti alur permukaan ban. Selain itu, sebelum berkendara, pastikan tekanan ban dalam kondisi standar.

3. Ketahui Rute Perjalanan

Meskipun sudah terdapat GPS, namun tetap saja rute perjalanan yang akan kita lalui bisa tidak diprediksi. Mungkin ada bencana atau kemungkinan masalah dalam melewati rute tertentu dalam perjalanan jarak jauh yang akan kita lalui. Nah, bagaimana langkah untuk memastikannya?


Anda bisa bertanya mencari informasi atau mengikuti berita transportasi. Biasanya untuk jalan tol misalnya, terdapat pemberitaan khusus untuk melaporkan kondisi terkininya. Dengan mengetahui kondisi rute perjalanan Anda dapat menentukan pilihan yang tepat dalam setiap kondisi perjalanan.

5. Jangan Ragu Untuk Beristirahat

Meskipun sudah melakukan persiapan yang matang untuk berkendara jarak jauh, namun pasti tetap ada kondisi tidak terduga. Yang paling sering adalah capek dan mengantuk. Lantas, bagaimana jika menghadapi kondisi yang seperti ini?


Meskipun harus mengejar waktu untuk menyelesaikan berbagai urusan di tempat tujuan, perlu ada perhatian khusus seputar keselamatan selama berkendara. Karena itu, jika tiba-tiba merasa capek dan mengantuk jangan ragu untuk beristirahat. Misalnya di rest area yang ada di sekitar perjalanan Anda.

6. Ketahui Petunjuk Arah

Bisa jadi jarak perjalanan yang akan Anda lalui adalah yang tidak pernah Anda lalui sama sekali sebelumnya. Sehingga Anda mungkin akan bergantung dengan GPS. Namun memperhatikan GPS terus-menerus juga bisa membuat lamban bahkan terkadang berbahaya.


Sebenarnya petunjuk arah perjalanan terdapat di sisi-sisi jalan. Hal ini sebagaimana rambu-rambu lalu lintas yang sering kita lihat sehari-hari. Namun tidak ada salahnya juga Anda mempersiapkan peta, mempelajarinya sebelum atau saat sedang beristirahat dan melakukan perjalanan setelah mengetahui arahnya.

Memeriksa Air Radiator, sumber Kumparan

7. Persiapkan Kebutuhan Logistik

Kebutuhan logistik tidak kalah penting didalam melakukan perjalanan jarak jauh. Mempersiapkan makanan dan minuman untuk perjalanan jauh misalnya, bisa menghemat dana dan waktu Anda. Keuntungan lainnya ialah makanan yang Anda persiapkan sendiri lebih higienis dibanding jika harus membelinya di sembarang tempat selama perjalanan.


Selain itu untuk perjalanan yang mencapai berhari-hari, Anda perlu membawa pakaian ganti khusus untuk di perjalanan. Anda bisa melakukannya dengan memperhitungkan durasi perjalanan. Berangkat dari hal tersebut Anda bisa memperkirakan berapa banyak jumlah pakaian ganti yang perlu disiapkan. Letakkan pakaian ganti di lokasi yang mudah dijangkau. Sehingga Anda tak perlu membongkar sebagian besar bagasi hanya untuk mengambil, misalnya selembar t-shirt.


Selain itu tentu saja uang di dalam perjalanan yang sudah dipersiapkan dengan perkiraan kebutuhan. Dimungkinkan juga Anda harus membawa dokumen perjalanan sehingga tidak harus terhambat karena ada pemeriksaan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.


Itu dia beberapa tips berkendara jarak jauh menggunakan mobil yang bisa Anda lakukan. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat dalam rencana perjalanan Anda. Simak terus berbagai ulasan otomotif lainnya di halaman kursus otomotif Jogja.

Bagian Mesin Sepeda Motor Untuk Diketahui Pengguna

Sebagai pengetahuan dasar, komponen mesin motor adalah topik yang perlu diketahui oleh calon-calon montir handal. Karena itu, lembaga kursus montir sepeda motor harus menyediakan informasi lengkap seputar komponen mesin motor ini. Nah, apakah Anda sudah pernah mengetahui apa saja komponen mesin sepeda motor?


Meskipun bukan sebagai pelajar teknik mesin, sebagai pengguna sepeda motor sehari-hari kita perlu sedikit banyaknya mengetahui informasi seputar komponen mesin sepeda motor. Dengan mengetahuinya, kita bisa mengetahui perawatan yang tepat dan kendala-kendala yang mungkin terjadi saat motor digunakan.

Komponen Mesin Motor

Mesin motor sebenarnya dibedakan menjadi dua, yaitu mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Perbedaannya adalah pada mekanisme pembakaran mesin untuk menghasilkan tenaganya. Lantas, apa saja komponen mesin motor pada umumnya?

1. Head Silinder

Ilustrasi Mesin Sepeda Motor, sumber

Kepala silinder atau cylinder head memiliki fungsi utama sebagai penutup lubang silinder pada blok silinder dan juga sebagai tempat dudukan busi mesin. Kepala silinder bertumpu di atas blok silinder yang titik tumpunya sendiri dipasang atau direkatkan oleh gasket yang berguna untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi mesin.


Kepala silinder terbuat dari bahan alumunium campuran yang bertujuan agar tahan terhadap karat dan juga tahan terhadap serangan suhu tinggi yang panas serta melindungi dari konstruksi ringan. Pada bagian kepala silinder biasanya terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau yang lebih Anda kenal dengan sebutan pendingin udara.

2. Blok Silinder

Blok silinder bisa dikatakan bagian yang penting pada suara mesin. Blok silinder adalah tempat piston bergerak bolak balik dan tempat beberapa komponen kelistrikan dipasangkan. Konstruksi blok silinder dipengaruhi oleh sistem pendinginannya, jumlah silindernya serta sistem pemasukan bahan bakarnya.

Sistem pendinginan sepeda motor kebanyakan adalah dengan menggunakan pendinginan udara. Untuk menambah efektifitas pendinginan maka bagian luar blok silinder dibuat bersirip agar luas bidang permukaan pendinginan lebih besar.

3. Crankcase

Crankcase adalah komponen yang memiliki fungsi khusus rumah dari beberapa komponen-komponen mesin bagian yang ada di dalamnya, yaitu kopling mesin, generator atau alternator, pompa oli, gigi transmisi, penampung oli dan juga poros engkol. Bak engkol mesin sendiri terbuat dari bahan alumunium die canting dengan sedikit campuran logam dan letak dari bak engkol ini berada pada bagian bawah silinder mesin.

Piston dan Ring Piston, sumber Amazon.com

4. Piston

Piston mempunyai bentuk seperti silinder. Bekerja dan bergerak secara translasi (gerak bolak-balik) di dalam silinder. Piston merupakan sumbu geser yang terpasang presisi di dalam sebuah silinder. Dengan tujuan, baik untuk mengubah volume dari tabung, menekan fluida dalam silinder, membuka-tutup jalur aliran ataupun kombinasi semua itu.


Dengan kata lain, piston merupakan komponen mesin pada sepeda motor yang berfungsi untuk memindahkan tenaga mesin yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar ke poros engkol atau crank shaft melalui batang torak (connecting road).

5. Ring Piston

Fungsi dari ring piston ini adalah sebagai komponen mesin yang berguna mencegah terjadinya kebocoran gas bahan bakar saat terjadi proses kompresi dan usaha. Selain itu nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya ini adalah untuk mencegah mencegah masuknya oli pelumas ke ruang bakar mesin serta memindahkan aliran pana dari bagian piston ke dinding silinder.

6. Crankshaft

Dari batang piston gerakan diteruskan ke poros engkol atau disebut juga crankshaft. Oleh poros engkol gerak lurus bolak balik tersebut diubah menjadi gerak putar. Putaran poros engkol tersebut tidaklah merata karena pada saat piston bergerak ke atas putaran poros engkol mengalami perlambatan yaitu pada saat langkah buang dan langkah kompresi.

7. Flywheel

Flywheel adalah roda yang meneruskan putaran piston untuk menggerakkan motor. Fungsi roda penerus yang utama adalah untuk menyimpan gaya lembam sehingga mesin masih dapat melaksanakan langkah buang, isap dan kompresi dengan tenaga yang cukup besar. Fungsi tersebut didasarkan pada hukum kelembaman yang menyebutkan bahwa setiap benda cenderung akan mempertahankan keadaannya.

Mesin Sepeda Motor, sumber Indoparts

8. Valve dan Rocker Arm

Fungsi dari Katup atau valve ini adalah untuk menutup serta membuka saluran masuk dan saluran buang. Sedangkan untuk pegas katupnya berfungsi untuk mengembalikan katup pada kedudukan atau posisi semula serta memberikan tekanan pada katup tersebut agar dapat menutup dengan rapat. Pada komponen tuas katup berfungsi untuk menekan katup-katup tersebut supaya dapat terbuka.


Katup hanya terdapat pada motor 4 tak, sedangkan motor 2 tak umumnya tidak memakai katup. Katup pada motor empat langkah terpasang pada kepala silinder. Tugas katup untuk membuka dan menutup ruang bakar. Setiap silinder dilengkapi dengan dua jenis katup (isap dan buang) Pembukaan dan penutupan kedua katup ini diatur dengan sebuah poros yang disebut poros cam (camshaft).

9. Push Rod dan Valve Lifter

Batang Pendorong atau push rod berfungsi untuk meneruskan gerakkan pengangkat katup ke rocker arm dan pengangkat katup atau valve lifter berfungsi memindahkan gerakkan poros nok ke rocker arm melalui push rod.

10. Busi

Mudahnya, busi merupakan pemicu dari pembakaran pada mesin motor yang berasal dari panas dan listrik. Prosesnya adalah tegangan listrik yang dipertemukan dengan panasnya ignition coil pada mesin ketika terjadi proses penekanan udara oleh piston. Sehingga menjadi ledakan yang mengakibatkan pembakaran mesin.


Itu dia beberapa bagian mesin motor untuk orang awam pengguna sepeda motor ketahui. Apakah Anda mendapatkan manfaat dari artikel ini? Silahkan share dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar. Simak artikel lainnya seputar bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor yang Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering menemukan pengendara sepeda motor yang berkendara seadanya. Padahal, mengendarai sepeda motor termasuk aktivitas yang beresiko besar terhadap keselamatan fisik dan lingkungan. Lantas, apakah benar siapa saja yang sudah mampu mengendarai sepeda motor dapat begitu saja berada di tengah lalu lintas?


Sebelum menyimak berbagai informasi seputar aturan mengendarai sepeda motor dengan baik, kami ingin memberikan sedikit informasi seputar kursus otomotif Jogja. Lembaga pendidikan montir ini juga membuka jurusan montir sepeda motor. Untuk Anda yang berminat, silahkan menghubungi nomor kontak yang terdapat di website.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor

Pengendara Dengan Pengaman Lengkap, sumber Intuisi

Pengendara Berpengaman Lengkap, sumber Intuisi.com

Mengendarai sepeda motor juga ada aturannya. Meskipun kita banyak menemukan sepeda motor dikendarai hampir oleh berbagai kalangan dan ramai di Indonesia, namun perhatikanlah aturan mengendarai sepeda motor dengan benar. Bukan tidak sering berbagai masalah termasuk hilangnya nyawa menjadi resiko yang dihadapi. Lantas seperti apa tips mengendarai sepeda motor dengan baik?

1. Perhatikan Kondisi Kendaraan

Agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, tentu hal utama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kendaraan. Jika terjadi masalah dengan performa kendaraan roda dua yang Anda miliki, perjalanan Anda akan tidak lancar. Karena itu, pastikan kondisi kendaraan roda dua Anda dalam kondisi yang baik.


Caranya tentu saja dengan memperhatikan perawatannya. Lakukanlah perawatan rutin bagian-bagian kendaraan motor roda dua baik secara mandiri dan berkala di layanan perawatan seperti bengkel. Dengan begitu, Anda mengetahui bahwa sepeda motor dalam kondisi terbaiknya saat Anda kemudikan.

2. Pakailah Perlengkapan Berkendara

Berkendara dengan kendaraan bermesin tidak lepas dengan faktor kecepatan. Semakin tinggi kecepatan yang mungkin dilakukan, semakin tinggi pula resiko berkendara. Lantas, untuk melindungi fisik pengemudi dan penumpangnya, pakailah perlengkapan berkendara.


Apa saja perlengkapan mengendarai sepeda motor? Yang paling sering diketahui adalah pelindung kepala yaitu helm. Gunakan helm standar sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, bisa saja Anda juga membutuhkan pelindung wajah, sarung tangan dan pelindung kaki yang cocok.

3. Patuhi Aturan yang Berlaku

Aturan yang berlaku dalam mengendarai sepeda motor tidak hanya persoalan undang-undang saja. Namun aturan yang berlaku ini menjadi kesepakatan antar kendaraan bermotor agar terdapat keteraturan saat berkendara. Misalnya kendaraan lambat berada di sisi kiri jalan.

Ilustrasi Jalur Lalu Lintas, sumber Guru
Jalur Berkendara, sumber Guru Sipil

Jika berbeda, misalnya karena berada di negara selain Indonesia, bisa saja aturan lajur kendaraan berada di sisi kanan. Lantas, jika tidak disepakati jelas akan mengakibatkan masalah. Karena itu, patuhilah aturan yang berlaku mulai dari administrasi pengendara hingga aturan berkendaraa di lalu lintas.

4. Pastikan Kesehatan Tubuh

Mengendarai sepeda motor menuntut pengemudi untuk dapat memberikan keputusan yang cepat dan tepat. Nah, kebutuhan untuk mengambil keputusan ini akan semakin baik dengan kondisi tubuh yang sehat. Selain itu, kondisi tubuh yang prima juga dapat memberikan keselamatan selama berkendara karena mampu menguasai medan dan mengendalikan alat transportasi dengan baik.

5. Jaga Lingkungan

Jangan lupa untuk tetap menjaga lingkungan. Kondisi lalu lintas yang baik serta sarana publik adalah kebutuhan bagi setipa pengedara kendaraan terutama yang mengendarai sepeda motor. Dengan sama-sama menjaga lingkungan berkendara, tentu keselamatan juga dapat terjaga.

Perhatikan Selalu Kendaraan Anda

Karena memperhatikan kendaraan dengan baik adalah salah satu kunci agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, kami berikan sedikit informasi mengenai beberapa bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan secara rutin. Berikut ulasannya.

1. Tekanan angin ban

Bagian motor yang paling sering perlu diperhatikan adalah ban. Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

2. Oli Mesin

Bagian motor selanjutnya adalah oli mesin. Oli mesin berperan penting agar sepeda motor khususnya pada bagian dapur pacu yang memiliki begitu banyak material dari logam agar tetap berputar dan bergerak tanpa ada kerusakan. Ada baiknya, selalu mengecek atau mengganti oli mesin sesuai rekomendasi. Perhatikan, agar oli mesin tak bocor atau kotor. Jika tak sesuai maka bukan tak mungkin mesin sepeda motor akan bermasalah.

Aki Motor, sumber Moladin

Aki Motor, sumber Moladin

3. Filter Udara

Sama seperti mobil, filter udara juga ada di sejumlah sepeda motor yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari luar sebelum udara memasuki ruang bakar. Jika bagian motor yang satu ini tak dibersihkan bukan tidak mungkin hal itu akan membuat motor bermasalah, seperti mogok atau boros bahan bakar.

4. Kopling

Kopling juga terdapat pada sepeda motor, perangkat ini diperlukan untuk menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling ini dipasang antara mesin dan transmisi, cara kerjanya dibantu dengan handle kopling. Jika bagian ini bermasalah, tentu Anda akan sangat repot. Perlu dicatat, handle kopling harus diatur dengan benar agar lebih nyaman.


Tentu saja memeriksa mesin secara menyeluruh perlu dilakukan. Jika memang Anda tak paham dengan mesin ada baiknya sepeda motor dibawa ke bengkel resmi. Sebaliknya, jika mesin bermasah, hal itu justru dapat membuat kantong Anda jebol. Untuk memeriksa bagian jantung pacu, ada baiknya ikut rekomendasi bengkel atau mekanik.

6. Rantai

Beberapa sepeda motor masih menggunakan rantai terutama bagian motor manual (non matic). Nah, bagian ini juga perlu diperiksa dan dirawat dengan baik. Anda tak boleh sembarang melumasi bagian rantai, terlebih menggunakan oli bekas yang sudah menghitam kental.


Rantai juga perlu dibersihkan, nah untuk membersihkannya gunakan paraffin, lalu sediakan sepotong kain dan sikat lembut lalu bersihkan. Perlu dicatat jangan membersihkan rantai dengan air, hal itu justru dapat merusaknya. Perlu diingat, rantai roda juga perlu diatur ketegangannya dengan tepat, jangan terlalu longgar atau tegang.

7. Kebersihan Sepeda Motor

Mencuci sepeda motor bukan sekedar agar tampil kinclong. Hal ini justru ikut membersihkan sejumlah kotoran terutama di bagian-bagian krusial. Pastikan, sejumlah titik pengapian juga tetap berfungsi. Selain itu, ada baiknya memarkirkan sepeda motor di tempat yang teduh dan hindari parkir terkena sinar matahari langsung.

8. Aki Motor

Baterai atau aki juga perlu diperhatikan dan dirawat secara berkala. Jika sepeda motor tidak digunakan dalam waktu lama, maka pastikan baterai tetap terjaga. Pasalnya, baterai bisa jadi sumber untuk menghidupkan berbagai ornament yang menggunakan listrik.

9. Rem atau Brake

Rem sangat vital dalam sepeda motor. Sebab hal ini mencegah agar sepeda motor melaju tanpa kendali. Karena itu, periksa rem atau gantilah bantalan rem jika perlu. Pergantian rem juga bisa dilakukan jika ciri-cirinya seperti mulai berdecit. Jika itu terjadi mungkin waktunya rem diganti.

10. Performa Motor

Bagian motor yang juga penting untuk diperhatikan bukan hanya pada kendaraannya saja, tetapi juga performanya. Ada baiknya mempertahankan laju kecepatan sepeda motor antara 40-60 km. Selain meningkatkan kewaspadaan, hal ini juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Itu dia ulasan seputar tips mengendarai sepeda motor dengan benar. Apakah Anda merasa ini bermanfaat? Jangan ragu untuk bertanya dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar yang tersedia. Simak terus berbagai informasi seputar otomotif lainnya di website ini.

Bagian Kendaraan Sepeda Motor yang Perlu Diperhatikan

Kendaraan roda dua atau biasa disebut motor merupakan kendaraan bermotor yang paling massal digunakan di Indonesia. Meskipun bukan sebagai mekanik dan sudah tersedia layanan servis motor dimana-mana, sebagai pengguna motor, ketahuilah berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan. Karena tentu saja, kita perlu merawat agar motor tetap bisa dikemudikan dengan performa terbaiknya.


Kursus otomotif Jogja juga menyediakan paket keterampilan kursus mekanik sepeda motor. Tentu saja dibutuhkan banyak montir-montir handal yang mengenal teknik otomotif bisa menyelesaikan berbagai permasalahan kendaraan massal yang satu ini. Simak berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan pemiliknya berikut ini.

Bagian Sepeda Motor

Memiliki kendaraan bermotor bukan hanya sekedar digunakan terus tanpa memperhatikan perawatannya. Kita perlu memperhatikan bagian motor yang rentan dan penting untuk performa kendaraan. Begitu pula, perlu diketahui bagian motor yang perlu dirawat harian ataupun rutin untuk periode tertentu.

Manufaktur Sepeda Motor, sumber Otosia

1. Tekanan angin ban

Bagian motor yang paling sering perlu diperhatikan adalah ban. Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

2. Oli Mesin

Bagian motor selanjutnya adalah oli mesin. Oli mesin berperan penting agar sepeda motor khususnya pada bagian dapur pacu yang memiliki begitu banyak material dari logam agar tetap berputar dan bergerak tanpa ada kerusakan. Ada baiknya, selalu mengecek atau mengganti oli mesin sesuai rekomendasi. Perhatikan, agar oli mesin tak bocor atau kotor. Jika tak sesuai maka bukan tak mungkin mesin sepeda motor akan bermasalah.

3. Filter Udara

Sama seperti mobil, filter udara juga ada di sejumlah sepeda motor yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari luar sebelum udara memasuki ruang bakar. Jika bagian motor yang satu ini tak dibersihkan bukan tidak mungkin hal itu akan membuat motor bermasalah, seperti mogok atau boros bahan bakar.

4. Kopling

Kopling juga terdapat pada sepeda motor, perangkat ini diperlukan untuk menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling ini dipasang antara mesin dan transmisi, cara kerjanya dibantu dengan handle kopling. Jika bagian ini bermasalah, tentu Anda akan sangat repot. Perlu dicatat, handle kopling harus diatur dengan benar agar lebih nyaman.

Tentu saja memeriksa mesin secara menyeluruh perlu dilakukan. Jika memang Anda tak paham dengan mesin ada baiknya sepeda motor dibawa ke bengkel resmi. Sebaliknya, jika mesin bermasah, hal itu justru dapat membuat kantong Anda jebol. Untuk memeriksa bagian jantung pacu, ada baiknya ikut rekomendasi bengkel atau mekanik.

Industri Kendaraan Roda Dua, sumber Astra

6. Rantai

Beberapa sepeda motor masih menggunakan rantai terutama bagian motor manual (non matic). Nah, bagian ini juga perlu diperiksa dan dirawat dengan baik. Anda tak boleh sembarang melumasi bagian rantai, terlebih menggunakan oli bekas yang sudah menghitam kental.

Rantai juga perlu dibersihkan, nah untuk membersihkannya gunakan paraffin, lalu sediakan sepotong kain dan sikat lembut lalu bersihkan. Perlu dicatat jangan membersihkan rantai dengan air, hal itu justru dapat merusaknya. Perlu diingat, rantai roda juga perlu diatur ketegangannya dengan tepat, jangan terlalu longgar atau tegang.

7. Kebersihan Sepeda Motor

Mencuci sepeda motor bukan sekedar agar tampil kinclong. Hal ini justru ikut membersihkan sejumlah kotoran terutama di bagian-bagian krusial. Pastikan, sejumlah titik pengapian juga tetap berfungsi. Selain itu, ada baiknya memarkirkan sepeda motor di tempat yang teduh dan hindari parkir terkena sinar matahari langsung.

8. Aki Motor

Baterai atau aki juga perlu diperhatikan dan dirawat secara berkala. Jika sepeda motor tidak digunakan dalam waktu lama, maka pastikan baterai tetap terjaga. Pasalnya, baterai bisa jadi sumber untuk menghidupkan berbagai ornament yang menggunakan listrik.

9. Rem atau Brake

Rem sangat vital dalam sepeda motor. Sebab hal ini mencegah agar sepeda motor melaju tanpa kendali. Karena itu, periksa rem atau gantilah bantalan rem jika perlu. Pergantian rem juga bisa dilakukan jika ciri-cirinya seperti mulai berdecit. Jika itu terjadi mungkin waktunya rem diganti.

10. Performa Motor

Bagian motor yang juga penting untuk diperhatikan bukan hanya pada kendaraannya saja, tetapi juga performanya. Ada baiknya mempertahankan laju kecepatan sepeda motor antara 40-60 km. Selain meningkatkan kewaspadaan, hal ini juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Perawatan Motor

Dari berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan di atas, tentu saja harus dihubungkan dengan kapan saatnya merawat berbagai bagian motor tersebut. Diantara berbagai komponen kendaraan serta performanya, perawatan bagian motor ini berbeda-beda dilihat dari jangka waktu atau rutinitasnya.

Aki Motor, sumber Moladin

Untuk mesin mobil atau mesin sepeda motor misalnya, selama dilakukan pemeriksaan oli mesin kendaraan serta penggantian yang tepat, biasanya mesin motor adalah bagian yang perawatannya cukup tahunan saja. Namun berbeda jika kita tidak mengenali atau memperhatikan perawatan dari sisi pelumasan (oli) mesin. Bisa saja mesin sudah aus terdengar dari suaranya yang tidak ramah lingkungan.


Begitu juga untuk bagian kendaraan lainnya, memiliki waktu atau periode khusus untuk perawatannya. Sehingga, Anda perlu mengetahuinya untuk menjaga kendaraan yang selalu menemani hari-hari Anda. Itu dia berbagai ulasan seputar bagian-bagian kendaraan motor yang perlu diperhatikan. Apakah Anda sudah mengerti semuanya? Simak terus berbagai ulasan seputar otomotif di halaman kursus otomotif Jogja. Jika terdapat pertanyaan dan saran, berikan komentar atau hubungi nomor yang terdapat di halaman kontak.

10 Kesalahan Perawatan Mobil yang Perlu Dihindari

Perawatan mobil adalah salah satu cara untuk menjaga agar mobil terus stabil dengan performa yang bagus serta tahan lama. Apalagi untuk mobil yang digunakan untuk aktivitas harian, perawatan mobil merupakan kegiatan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tetapi perawatan mobil ini malah menjadi hal yang sering terlewatkan.

Selain perawatan mobil yang seadanya, ada juga kesalahan dalam menjaga mobil yang sering dilakukan. Terutama karena kurang pengetahuan dan mencoba melakukan sendiri perawatan hanya sekedar untuk menghemat pembiayaan. Nah, apa saja kesalahan dalam perawatan mobil yang harus dicegah?

Kesalahan Dalam Perawatan Mobil

Mobil adalah kendaraan yang esensial bagi sebagian orang. Apabila ada masalah, maka menjadi kerugian yang cukup besar. Salah satu cara untuk mencegah kerugian akibat permasalahan kendaraan mobil adal mengetahui cara perawatan mobil dengan benar.

Penggantian Oli, sumber Detik Oto

Tidak jarang kesalahan perawatan mobil ini karena kurangnya informasi. Akibatnya, sembarang menggunakan berbagai alat dan melakukan berbagai cara padahal bisa menyebabkan kerusakan. Nah, berikut ini beberapa kesalahan dalam perawatan mobil sehingga mengakibatkan mobil menjadi rusak.

1. Tidak Mengetahui Jadwal Perawatan Rutin

Masalah perawatan mobil secara rutin, sebagian orang merasa bahwa hal ini akan merepotkan. Harus mengantri, menunggu dan mengeluarkan biaya. Padahal, melakukan perawatan rutin yang terjadwal sangat penting untuk menjaga performa mobil.

Kesalahan yang bisa terjadi adalah sembarang menetapkan jadwal perawatannya. Bisa saja kendaraan Anda hanya perlu diservis sebulan sekali namun bisa juga lebih lama. Untuk mengetahui kapan harusnya kendaraan Anda dirawat, pastikan tanggal perawatannya.

2. Hanya Mengganti Oli

Kesalahan dalam perawatan mobil selanjutnya adalah hanya melakukan ganti oli saja. Ganti oli merupakan salah satu langkah perawatan mobil namun dari aspek mesinnya saja. Namun untuk bagian kendaraan lainnya, tentu saja tidak ada hubungannya dengan oli.

Terkadang, akibat pengaruh dari lingkungan, bagian lain dari kendaraan seperti ban, air conditioner, shock dan lainnya tidak dalam performa yang bagus. Bagian lain ini juga perlu diperhatikan sehingga tidak fatal karena harus menggantinya dengan biaya yang mahal. Jadi, bukan hanya mengganti oli saja, namun juga memperhatikan bagian lain yang perlu dilakukan perawatan.

3. Tidak Menggunakan Suku Cadang Asli

Kadang kala pemilik kendaraan bingung oleh sebab kerusakan yang sering terjadi. Misalnya saja ban yang sering bocor dan harus selalu diganti. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena tidak menggunakan suku cadang asli untuk perawatan mobil Anda.

Bagian lainnya yang juga sering menjadi masalah adalah aki mobil. Seringnya terjadi masalah ini bisa saja disebabkan ketidak sesuaian suku cadang dengan kendaraan yang dimiliki. Karena itu, pastikan Anda menggunakan suku cadang asli karena sudah dibuat sesuai dengan tipe kendaraannya masing-masing untuk menghindari kerusakan yang sering.

Membersihkan Kaca Mobil, sumber Okezone

4. Mencuci Mobil Menggunakan Deterjen

Mencuci mobil menggunakan deterjen memang menjadikan bodi mobil akan kilat dan bersih. Tetapi perlu Anda ketahui dibalik kelebihan deterjen ini terdapat dampak yang buruk untuk mobil. Beberapa bahan yang terdapat di deterjen akan merusak warna eksterior mobil Anda. Dan lama-kelamaan warna mobil Anda akan memudar. Tentu saja Anda tidak mau jika hal ini terjadi bukan? Oleh karena itu segera tinggalkan hal ini apabila melakukan perawatan mobil.

5. Membersihkan Kaca Mobil Belakang Menggunakan Pembersih Kaca

Untuk membersihkan kaca mobil belakang menggunakan pembersih kaca memang hal yang sederhana dan kaca akan berkilat. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa cara tersebut salah. Karena pembersih tersebut akan merusak komponen kabel pemanas defogger kaca mobil bagian belakang atau antenna. Solusinya, bersihkanlah kaca mobil bagian belakang Anda dengan menggunakan kain lembab. Kemudian kain tersebut basahi dengan air hangat dan usapkan secara perlahan kaca bagian belakang sampai bersih.

6. Membersihkan Embun Pada Kaca Mobil Menggunakan Tangan Atau Lap

Perlu Anda ketahui bahwa membersihkan embun pada kaca mobil dengan tangan atau lap adalah salah. Sebagian orang tidak mengetahui akan hal ini. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih sering melakukan hal ini, segera hindarilah dan bergantilah cara pembersihannya. Caranya hanya menghidupkan AC mobil ketika terdapat embun di kaca mobil. Entah itu embun di pagi hari maupun terjadi hujan.

7. Menghidupkan Mesin Di Pagi Hari Dengan Menginjak Gas

Menghidupkan mesin di pagi hari dengan menginjak gas merupakan perawatan mobil yang salah. Bagi Anda yang masih sering melakukan cara ini, perlu diketahui bahwa hal ini berdampak buruk pada mobil Anda. Karena mesin yang baru saja dihidupkan belum seluruhnya dilumasi oleh bahan bakar.

Menyemprot Jok Mobil, sumber Moladin

8. Memanaskan Mesin Terlalu Lama

Hal yang perlu diperhatikan lainnya dalam perawatan mobil adalah waktu memanaskan mesin. Seringkali pemilik kendaraan menghidupkannya di pagi hari dengan tujuan untuk perawatan mesin. Namun ternyata setelah dihidupkan, kendaraannya ditinggal begitu saja. Akibatnya mesin dipanaskan terlalu lama.


Mesin kendaraan bahkan mesin keluaran terbaru relatif tidak perlu dipanaskan dalam waktu yang lama. Karena tujuan menghidupkan mesin setelah dingin agar seluruh komponen mesin dapat bergerak sesuai fungsinya sebelum kendaraan digunakan. Jadi, tidak perlu memanaskan mesin terlalu lama.

9. Mencuci Lantai Kabin Menggunakan Air

Air yang digunakan untuk mencuci kabin mobil akan menimbulkan kerusakan pada mobil Anda. Sistem audio merupakan salah satu bagian mobil yang sensitif. Apabila komponen listrik terkena air, sistem audio pun akan rusak. Selain itu, perlu Anda ketahui kerusakan yang parah terjadi pada mobil ketika menggunakan cara ini adalah berkarat. Berkaratnya bodi mobil pasti menjadi masalah besar buat Anda. Oleh karena itu, untuk mencuci lantai kabin gunakanlah kain lap yang lembab.

10. Membersihkan Jok Dengan Cairan

Memang perlu dilakukan perawatan interior mobil terutama jok mobil. Namun seringkali, akibat membersihkan jok dengan cairan, akhirnya jok malah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Untuk itu, konsultasikan cara membersihkan jok mobil di bengkel variasi agar tidak bau.

Semoga berbagai informasi kesalahan perawatan mobil diatas dapat bermanfaat untuk Anda. Simak berbagai ulasan seputar otomotif lainnya di halaman kursus otomotif Jogja. Jika terdapat pertanyaan seputar kursus otomotif motor di Jogja, hubungi nomor kontak yang tersedia.

Perawatan Mesin Mobil yang Praktis Untuk Dilakukan

Perawatan mesin mobil merupakan salah satu rutinitas agar kendaraan mobil selalu prima di jalanan serta tahan lama. Apalagi untuk mobil yang dipakai harian, setiap hari tanpa libur, memeriksakan mesin penting untuk menjaga performa kendaraan. Karena mesin memang bagian yang sangat penting pada kendaraan.


Bagi montir kendaraan bermotor, mengetahui hal-hal terkait perawatan mesin juga merupakan kursus otomotif yang perlu dipelajari. Meskipun bisa saj lebih menyukai untuk mengambil kursus motor Jogja, namun memperhatikan mesin kendaraan dan mampu melakukan perawatan adalah keahlian yang dibutuhkan. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin mobil?

Bagian Mesin Mobil

Bagian mesin mobil perlu diketahui agar mampu memahami cara perawatan mobil yang perlu. Sebut saja penggantian oli secara berkala. Jika memahami bagaimana mesin mobil melalui bagian mesin mobil, maka pasti merasakan pentingnya penggantian oli secara berkala.

Penggantian Oli, sumber Detik Oto


Namun disamping banyaknya bagian dari mesin mobil, ketahui bagian paling inti dan besar pengaruhnya. Beberapa bagian mobil yang paling inti diantaranya :

1. Kepala Silinder

Kepala silinder merupakan bagian mesin yang ditempatkan secara bersmaan dengan blok silinder. Pada bagian ini terdapat sebuah ruang bakar serta dudukan busi. Bukan hanya itu saja, kalian juga akan melihat sebuah mekanisme katup. Biasanya kepala silinder ini terbuat dari campuran besi tuang dengan almunium yang dapat membatasi pemuaian.

2. Katup Hisap

Katup hisap menjadi komponen mesin mobil yang terdapat pada bagian kepala silinder. Fungi utamanya untuk membuka saluran hisap agar proses intake udara yang dibutuhkan di dalam ruang bakar akan terpenuhi.

3. Katup Buang

Kebalikan dari fungsi katup hisap, fungsi katup buang yaitu untuk membuka saluran buang. Dengan begitu gas sisa pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar akan bisa di lepaskan ke udara bebas melalui knalpot mobil.

4. Busi

Mungkin bagi kita busi merupakan sebuah komponen yang tidak asing lagi, fungsi utamanya busi mobil yaitu untuk memercikan bunga api pada saat langkah pembakaran terjadi di dalam ruang bakar.

5. Intake Manifold

Fungsi komponen mesin mobil yang ada dibagian kepala silinder ini yaitu untuk menjadi saluran udara disaat akan memasuki ruang silinder. Tidak hanya itu saja, komponen intake manifold juga difungsikan untuk bisa menciptakan kevakuman didalam ruang bakar.

6. Exhaust Manifold

Sementara exhaust manifold memiliki fungsi sebagai saluran gas pembuangan sisa pembakaran. Gas tersebut akan melalui komponen exhaust manifold lalu akan disarlurkan melalui knalpot mobil agar keluar ke udara bebas.

Membersihkan Bagian Mesin, sumber Putera Mentari

7. Piston

Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.

8. Ring Piston

Ring piston menjadi salah satu komponen mesin mobil yang bisa dibilang cukup penting. Pasalnya fungsi ring piston sendiri untuk merapatkan piston dengan dinding blok silinder agar tidak terjadi kebocoran pada saat langkah kompresi berlangsung.

9. Poros Penggerak

Sesuai dengan namanya, batang pernggerak merupakan komponen mesin mobil yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara piston dengan poros engkol.

Perawatan Mesin Mobil

Berbagai bagian mobil diatas, bekerja terus untuk memproduksi tenaga penggerak kendaraan mobil. Kemudian perlu dilakukan perawatan mobil agar performa mesin tetap stabil dan awet sehingga umur pemakaian mobil dapat lama. Nah, berikut beberapa yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin mobil.

1. Mengganti oli mobil secara rutin

Oli adalah salah satu komponen penting bagi mobil. Oli berfungsi sebagai pelumas dan pendingin bagi mesin mobil dan bagian mobil lainnya. Oli mobil harus diganti secara rutin setiap 3 bulan sekali atau jika sudah menempuh jarak 5000 kilometer. Pilih oli yang sesuai dengan mobil Anda, dan masukkan oli sesuai takaran.

2. Memastikan air radiator terisi

Blok Silinder, sumber : supercar.id

Radiator adalah bagian penting pada mobil yang fungsinya menetralkan panas pada mesin mobil. Jika air radiator kosong, mesin bisa mengalami overheat dan mengalami kerusakan. Bahkan bisa menyebabkan kebakaran yang membahayakan penumpang mobil. Air radiator sebaiknya diganti setiap menempuh jarak 1000 kilometer. Dan pastikan saat mengganti air radiator, mesin mobil dalam keadaan dingin dan tidak sedang menyala.

3. Membersihkan Filter Karburasi

Filter karburasi yang tersumbat oleh kotoran akan membuat mesin mobil susah dinyalakan. Oleh karena itu, Anda harus rajin membersihkan filter karburasi. Untuk membersihkan filter karburasi, cukup dengan menggunakan sikat gigi. Jangan gunakan hairdryer karena beresiko merusak filter karburasi.

4. Mengganti spare part yang rusak dengan spare part original

Mobil terdiri dari banyak sekali komponen penyusunnya. Terkadang, performa mobil menurun karena salah satu komponen atau sering disebut spare partnya rusak. Di bengkel, biasanya Anda akan ditawari untuk mengganti dengan spare part asli atau tiruan. Jangan terkecoh dengan harga yang murah, namun pastikan mobil Anda diperbaiki dengan spare part yang asli.

5. Memastikan timing belt bekerja dengan baik

Bila terdengar suara dengung saat mobil dinyalakan, bisa saja terjadi kerusakan pada timing belt. Timing belt adalah bagian mobil yang fungsinya meneruskan putaran roda gigi yang dihubungkan ke bagian internal mesin mobil. Jika kerusakan dibiarkan, timing belt bisa putus dan merusak komponen lain. Timing belt sebaiknya diganti jika mobil sudah mencapai jarak tempuh 40.000 kilometer.

6. Memastikan aki mobil dalam keadaan yang baik

Aki adalah bagian dari mobil yang berfungsi sebagai sumber energi listrik yang diubah dari energi kimia. Untuk memastikan aki dalam keadaan yang baik, cek kondisi air aki. Air aki seharusnya berada di antara garis batas penanda. Selain itu, cek juga kondisi tegangan aki dengan voltmeter. Jika aki mobil Anda sudah tidak bekerja dengan baik, Anda bisa melakukan stroom aki atau menggantinya dengan yang baru.


Itu dia berbagai informasi seputar mesin mobil dan perawatan mesin mobil yang praktis untuk dilakukan. Bagaimana, apakah Anda sudah memahaminya? Jangan lupa dipraktikkan agar merasakan manfaatnya. Simak terus berbagai informasi otomotif lainnya.

Inilah Komponen Mesin Mobil yang Perlu Diketahui

Jika Anda hobi dengan otomotif atau ingin mengikuti kursus otomotif, Anda harusnya sudah mempelajari berbagai informasi seputar mesin. Salah satunya adalah mesin mobil. Apa saja komponen mesin mobil?


Dengan mengetahui komponen mesin mobil, Anda menjadi semakin mengenal bagaimana cara kerja mesin menghasilkan tenaga dorong untuk mobil. Dengan begitu, saat mengikuti kelas kursus Anda tinggal mengasah kemampuan analisa atau kemampuan untuk perbaikan apabila terdapat masalah mesin.

Mesin Mobil, sumber Otosia.com

Komponen Mesin Mobil


Jumlah komponen mesin mobil bisa dikatakan lebih dari 40 item. Jika dirinci lebih detil lagi, bisa saja ada lebih banyak komponen mesin mobil. Namun kali ini tim redaksi kursus otomotif Jogja akan mengajak Anda untuk mengetahui sebagian komponen mesin mobil sedangkan sisanya akan dijelaskan pada artikel lanjutan.


1. Kepala Silinder


Kepala silinder merupakan bagian mesin yang ditempatkan secara bersmaan dengan blok silinder. Pada bagian ini terdapat sebuah ruang bakar serta dudukan busi. Bukan hanya itu saja, kalian juga akan melihat sebuah mekanisme katup. Biasanya kepala silinder ini terbuat dari campuran besi tuang dengan almunium yang dapat membatasi pemuaian.


2. Katup Hisap


Katup hisap menjadi komponen mesin mobil yang terdapat pada bagian kepala silinder. Fungi utamanya untuk membuka saluran hisap agar proses intake udara yang dibutuhkan di dalam ruang bakar akan terpenuhi.


3. Katup Buang


Kebalikan dari fungsi katup hisap, fungsi katup buang yaitu untuk membuka saluran buang. Dengan begitu gas sisa pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar akan bisa di lepaskan ke udara bebas melalui knalpot mobil.


4. Poros Nok


Pada bagian ini terdapat yang namanya poros nok. Poros ini berfungsi untuk mengatur kapan katup hisap dan buang akan membuka. Proses pembukaan katup tersebut akan menfungsikan nok yang dibuat dengan memiliki sudut kemiringan tertentu.


5. Rocker Arm


Komponen berikutnya bernama rocker arm. Fungsi rocker arm sendiri menjadi tempat nok menekan batang katup buang dan hisap serta berfungsi untuk mengatur seberapa lebar celah katup.


6. Tutup Kepala Silinder


Seperti namanya, fungsi komponen mesin mobil yang satu ini digunakan untuk menutup bagian dalam kepala silinder yang didalamnya terdisi komponen-komponen mekanisme katup.

Blok Silinder, sumber : supercar.id

7. Busi


Mungkin bagi kita busi merupakan sebuah komponen yang tidak asing lagi, fungsi utamanya busi mobil yaitu untuk memercikan bunga api pada saat langkah pembakaran terjadi di dalam ruang bakar.

8. Intake Manifold


Fungsi komponen mesin mobil yang ada dibagian kepala silinder ini yaitu untuk menjadi saluran udara disaat akan memasuki ruang silinder. Tidak hanya itu saja, komponen intake manifold juga difungsikan untuk bisa menciptakan kevakuman didalam ruang bakar.


9. Exhaust Manifold


Sementara exhaust manifold memiliki fungsi sebagai saluran gas pembuangan sisa pembakaran. Gas tersebut akan melalui komponen exhaust manifold lalu akan disarlurkan melalui knalpot mobil agar keluar ke udara bebas.


10. Blok Silinder


Ada banyak jenis blok silinder mesin yang ada saat ini. Tetapi dari semua jenis tersebut, fungsi utamanya tetaplah sama yaitu sebagai penopang berbagai komponen mesin lain serta menjadi tempat untuk naik dan turunnya piston.


11. Gasket


Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.


12. Piston


Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.


13. Ring Piston


Ring piston menjadi salah satu komponen mesin mobil yang bisa dibilang cukup penting. Pasalnya fungsi ring piston sendiri untuk merapatkan piston dengan dinding blok silinder agar tidak terjadi kebocoran pada saat langkah kompresi berlangsung.


14. Poros Penggerak


Sesuai dengan namanya, batang pernggerak merupakan komponen mesin mobil yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara piston dengan poros engkol.

Bagian Mesin Mobil, sumber : Mechanical Engineering

15. Poros Engkol


Sementara poros engkol, menjadi bagian atau komponen yang akan digunakan untuk mengubah energi naik dan turunnya piston menjadi sebuah gerak putar.


16. Carter/Oil Pan


Merupakan komponen penampung oli mesin sebagai pelumas seluruh komponen mesin agar tidak keluar dari dalam mesin.


17. Drain Plug


Kemudian didalam bagian blok silinder juga terdapat komponen bernama drain plug. Dimana fungsi utama dari komponen ini untuk tempat menguras atau menglurkan oli mesin saat ingin diganti.


18. Pulley Mesin


Pulley mesin memiliki fungsi sebagai media pemutar komponen lain yang bertugas sebagai pelengkap mesin mobil dengan menggunakan sebuah media sebuah driver belt.


19. Fly Wheel


Kemudian pada bagian blok silinder terdapat komponen bernama Flywheel. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan energi yang dimiliki mesin ke bagian kopling mobil. Selain itu digunakan juga untuk menyimpan energi mesin agar putaran yang dihasilkan lebih stabil.


20. Timing Chain Assembly


Komponen mesin mobil yang satu ini berfungsi untuk menghubungkan putaran engkol dengan putaran camshaft. Tujuannya agar membuat mekanisme katup bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.


Itu dia sebagian dari komponen mesin mobil yang ada. Masih terdapat sebagian lainnya yang belum dibahas. Bagaimana, apakah Anda semakin mengenal bagaimana mesin mobil bekerja? Silahkan berikan komentar Anda. Simak juga informasi seputar industri otomotif semoga bermanfaat untuk Anda.