Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Untuk menjamin keselamatan penumpang saat kecelakaan terjadi, jika mengandalkan seatbelt saja tidak cukup. Oleh karena itu perlu adanya perangkat tambahan yang juga berperan penting untuk menjaga keselamatan penumpang yaitu airbag mobil.


Airbag mobil adalah perangkat keselamatan berkendara berupa bantalan yang berfungsi untuk meminimalisir risiko cedera penumpang ketika kecelakaan itu terjadi. Maka dari itu, sebagai pengguna mobil Anda perlu memahami dan mengenal apa itu airbag.


Sebab, meskipun Anda sudah berhati-hati saat berkendara untuk menghindari kecelakaan, tidak ada yang tahu kapan kecelakaan itu bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengenal fungsi airbag agar Anda dapat melindungi diri sendiri dan penumpang Anda.


Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Apa itu Airbag?

Kebanyakan orang menganggap airbag mobil hanyalah teknologi mobil tambahan saja, namun faktanya fungsi airbag mobil adalah inovasi yang berperan penting dalam menjamin keselamatan pengendaranya.


Komponen ini dihadirkan sebagai bentuk antisipasi benturan yang akan dialami pengendara saat terjadi kecelakaan. Meskipun di dalam mobil sudah ada seatbelt, adanya airbag ini mampu meningkatkan efisiensi fitur keselamatan pada mobil.


Bahkan beberapa orang berpendapat bahwa kehadiran airbag bagaikan terobosan baru sebagai perlindungan area vital pengendara. Biasanya, penyebab banyak korban meninggal saat kecelakaan adalah cedera pada area vital, seperti kepala, leher, dan dada.


Dengan fitur keselamatan ini, area-area vital tersebut akan terjamin keselamatannya dari benturan saat kecelakaan terjadi. 


Di samping itu, fitur keselamatan ini juga memiliki fungsi untuk memperlambat gerak laju penumpang dalam mobil akibat benturan. Dengan fungsi ini, penumpang bisa terhindar dari benturan keras dan risiko cedera yang lebih parah lainnya.

Letak Airbag pada Mobil

Airbag biasanya tersembunyi dan akan bereaksi saat kecelakaan terjadi, terutama di bagian depan dan samping kendaraan. Peletakan airbag ini bukan tanpa alasan, penempatannya dirancang secara strategis untuk membantu menyelamatkan nyawa penumpangnya.


Faktanya, letak airbag pada mobil di bagian depan terbukti mampu mengurangi risiko cedera pengemudi hingga 29%, sedangkan untuk penumpang bagian depan hingga 32%. 


Sementara itu, airbag di bagian samping terbukti mampu melindungi kepala dan mengurangi risiko kematian pengemudi dan penumpang hingga 37%. 


Meskipun demikian, para insinyur terus mencari tempat strategis lainnya agar penempatan fitur keselamatan mobil ini dapat mengurangi risiko cedera dengan lebih optimal.


Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Cara Kerja Airbag Mobil

Sebagai seorang pengendara mobil, Anda perlu menyiapkan mental dan memastikan bahwa kondisi mobil Anda dalam keadaan prima. Dengan demikian, Anda perlu memahami cara kerja seluruh elemen mobil Anda. 


Selain untuk memastikan mobil Anda dalam keadaan prima, pemahaman mengenai seluruh elemen mobil akan berguna saat terjadi kecelakaan sehingga Anda sudah siap siaga.


Mengenai airbag, elemen ini akan bekerja secara otomatis saat terjadi benturan yang sangat dahsyat pada mobil. 


Sebab, ketika ada tabrakan keras, sensor mobil akan langsung mengirimkan sinyal yang membuat fitur keselamatan ini akan mengembang dan menyelimuti beberapa bagian mobil. Dengan begitu, area vital pengendara akan terhindar dari benturan yang akan terjadi.


Airbag biasanya terbuat dari bahan nilon tipis dengan banyak lubang. Bahannya ini yang memudahkan airbag mengembangkan dirinya dan mengeluarkan udaranya agar bisa menyusut. 


Sedangkan gas yang ada di airbag adalah gas nitrogen murni, gas yang tidak berbahaya bagi manusia. Dengan demikian, jika ada kebocoran pada fitur pelindung ini, gas tersebut tidak akan membahayakan penumpang yang ada di dalam mobil.

Cara Merawat Airbag Mobil

Sama halnya dengan komponen mobil lainnya, airbag juga perlu diperhatikan perawatannya agar komponen tersebut tetap normal dan optimal seperti pada umumnya. Sebab, performa fitur keselamatan ini juga akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu.


Terlebih airbag ini adalah fitur keselamatan, maka akan sangat fatal apabila airbag ini mengalami kerusakan. Karena airbag ini didukung melalui energi listrik, cek berkala bahwa aki mobil masih mencukupi untuk berkendara.


Dengan begitu, alat pelindung diri ini bisa berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan listrik yang baik. Di samping itu, ada baiknya jika Anda tidak memodifikasi dan menambah beberapa elemen tertentu di mobil Anda agar fungsi airbag ini tidak menurun.


Kemudian, untuk mengecek kondisi airbag pada mobil Anda ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Salah satunya dengan cara memeriksa lampu indikator airbag.


Apabila saat kontak mobil dalam keadaan hidup dan lampu indikator airbag ini juga menyala maka kondisi fitur keselamatan ini masih bisa berfungsi dengan normal. Akan tetapi jika lampu indikator mati maka mesin airbag sudah pernah terpakai atau meledak. Jika demikian, Anda perlu mengganti satu set airbag yang ada di mobil Anda dengan yang baru.


Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org

Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org


Nah, itu dia penjelasan mengenai airbag yang bisa SpeedPlus Otomotif rangkumkan untuk Anda. Semoga informasi mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, hingga cara perawatan ini bisa membantu Anda semakin mengenal elemen yang ada di dalam mobil Anda.


Dengan begitu, Anda bisa berkendara dengan lebih baik dan terjamin keselamatannya. Meski demikian, tetap lakukan pengecekan terhadap kondisi mobil Anda secara berkala untuk memastikan fitur-fitur mobil Anda dalam keadaan prima.


Karena informasi saja tidak cukup jika tidak dibersamai dengan praktek langsung. Jadi, jika Anda mencintai mobil Anda dan ingin yang terbaik saat berkendara dengan mobil tersebut, perbanyaklah informasi terkait fitur mobil Anda dan lakukan perawatan secara berkala.


Ada sedikit tambahan informasi untuk Anda yang sedang mencari tempat kursus otomotif, maka bisa langsung menghubungi SpeedPlus Otomotif untuk konsultasinya. Terimakasih sudah membaca hingga akhir!

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Merawat radiator mobil adalah kegiatan rutin yang perlu Anda lakukan agar kendaraan tetap awet dan berfungsi dengan baik. Radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tidak overheat.

Overheat adalah kondisi yang perlu segera ditangani karena bisa merusak komponen pada mesin. Perawatan mobil secara tepat dapat mencegah masalah pada radiator mobil seperti kebocoran, korosi, dan penyumbatan yang bisa mengganggu kinerja mesin.

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips Merawat Radiator Mobil

Agar radiator pada mobil bisa berfungsi dengan baik Anda perlu melakukan perawatan rutin seperti memeriksa cairan pendingin dan membersihkannya secara berkala. Untuk lebih jelasnya berikut adalah tata cara merawat radiator mobil secara tepat.

1. Isi Cairan Radiator Harus Sesuai Standar

Pastikan Anda selalu mengisi cairan radiator sesuai dengan standar yang tertera pada buku panduan. Cairan radiator memiliki formulasi khusus yang dirancang untuk melindungi mesin dari overheat dan korosi. 

Cairan pendingin yang tepat mengandung bahan khusus yang membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dalam berbagai kondisi, serta melindungi komponen radiator dan mesin dari kerusakan akibat korosi.

Mengisi air radiator dengan air minum atau air mineral tidak disarankan karena keduanya tidak mengandung bahan kimia yang diperlukan untuk menjaga mesin agar tetap terlindungi. Air keran juga dapat meninggalkan residu mineral yang dapat menyumbat saluran pendingin.

2. Tutup Radiator dengan Rapat

Tips merawat radiator sebenarnya cukup mudah. Salah satunya yaitu dengan menutup radiator secara rapat. Radiator yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kebocoran pada sistem pendingin. 

Tutup yang kendur atau rusak juga dapat mengakibatkan tekanan yang ada di dalam sistem pendingin menjadi tidak stabil. Pada akhirnya hal itu dapat menyebabkan kebocoran atau bahkan mesin mengalami overheat.

Kebocoran yang tidak segera ditangani biasanya akan membuat mesin dan komponen lainnya rusak. Oleh karena itu jika tutup terdeteksi kendur atau rusak, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. 

3. Menjaga Volume Air Radiator

Menjaga volume air pada radiator mobil sangat penting karena air berfungsi sebagai media untuk menyerap panas. Ketika mesin beroperasi, suhu di dalam ruang bakar dan bagian-bagian mesin lainnya akan meningkat. 

Air yang beredar dalam sistem pendingin menyerap panas yang dihasilkan mesin dan kemudian dialirkan ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali lagi ke mesin. Volume air yang ada di dalam radiator harus cukup agar proses pendinginan bisa berjalan lancar.

Jika volume air terlalu rendah, radiator tidak akan mampu menyerap panas dengan baik. Pada akhirnya hal itu akan menyebabkan mesin menjadi overheat. Oleh karena itu, pastikan volume air radiator berada pada level yang sesuai.

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

4. Bersihkan Tangki Secara Berkala

Tips merawat radiator yang selanjutnya yaitu dengan cara membersihkan tangki radiator secara berkala. Tangki yang kotor dapat mengakibatkan berbagai masalah pada sistem pendingin. 

Kotoran, endapan, atau kerak yang menumpuk di dalam tangki radiator dapat menyumbat saluran-saluran dan mengganggu aliran cairan pendingin. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan suhu mesin, kerusakan pada komponen radiator, dan bahkan overheat.

Tangki radiator yang bebas dari kotoran akan membuat aliran cairan pendingin tetap lancar. Hal ini membantu menjaga performa mesin kendaraan dan mencegah risiko kerusakan yang disebabkan oleh overheat. 

5. Gunakan Radiator Coolant

Radiator coolant mengandung bahan kimia pelindung yang bisa membantu mencegah munculnya korosi dan karat pada bagian dalam radiator maupun sistem pendingin. Selain itu, radiator coolant juga memiliki titik didih dan titik beku yang lebih rendah daripada air biasa.

Hal ini berguna untuk menjaga suhu mesin agar tetap stabil dalam berbagai kondisi. Terutama dalam kondisi cuaca ekstrem, di mana suhu mesin dapat berubah secara cepat. Beberapa radiator coolant juga mengandung bahan tambahan seperti pelumas.

Pelumas tersebut berfungsi untuk membantu mengurangi gesekan di dalam sistem pendingin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan radiator coolant sesuai dengan takaran yang direkomendasikan pabrik.

6. Perhatikan Kisi Udara Radiator

Agar radiator bisa berfungsi dengan maksimal Anda tidak boleh mengabaikan bagian kisi udara pada radiator. Kisi udara adalah bagian radiator mobil yang menjadi jalur utama bagi udara segar untuk masuk dan mendinginkan radiator. 

Jika kisi udara terhalang oleh debu atau kotoran, aliran udara ke radiator akan terhambat. Akibatnya kemampuan radiator dalam mendinginkan cairan pendingin akan berkurang. Pada akhirnya hal ini akan menyebabkan suhu di dalam mesin menjadi naik.

Cara merawatnya yaitu dengan membersihkan bagian kisi udara secara berkala. Perhatikan juga untuk tidak menyumbat kisi udara dengan benda-benda seperti daun atau kertas. Sumbatan dapat mengganggu aliran udara dan kinerja pendinginan radiator.

7. Servis Rutin ke Bengkel

Rajin mengecek dan melakukan servis mobil di bengkel merupakan salah satu tips penting dalam merawat radiator mobil. Ketika melakukan servis rutin bengkel akan melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh.

Termasuk pemeriksaan pada bagian sistem pendingin. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kebocoran atau masalah lain yang dapat menyebabkan overheat. Selain itu, bengkel akan membersihkan radiator untuk menghilangkan kotoran.

Jadi melakukan servis secara rutin berguna untuk menjaga agar radiator berfungsi dengan baik, mengurangi risiko overheating, dan memperpanjang umur mesin mobil. Servis rutin juga kesempatan bagi teknisi untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah sedini mungkin.

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Kelas Kursus di SpeedPlus Otomotif

Mengingat pentingnya fungsi radiator bisa dipastikan akan selalu ada pelanggan bengkel yang datang untuk memperbaiki atau merawat radiator. Oleh karena setiap bengkel harus didukung oleh mekanik yang menguasai teknik perawatan dan perbaikan radiator.

Untuk teknisi baru, ketrampilan bisa didapat melalui pelatihan. Karyawan bisa mendapatkan  pelatihan langsung dari SpeedPlus Otomotif. Disini karyawan akan belajar tentang teknik perawatan radiator dan komponen-komponen lain pada mesin mobil. 

Dengan mengikuti kelas kursus otomotif di SpeedPlus, karyawan akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merawat dan memperbaiki radiator. Bergabunglah dengan SpeedPlus Otomotif dan jadilah teknisi yang handal dan berpengetahuan luas.

8 Tips Jitu Menghilangkan Karat Mobil yang Bisa Anda Ikuti

8 Tips Jitu Menghilangkan Karat Mobil yang Bisa Anda Ikuti

Karat pada mobil tentunya akan jadi masalah umum yang sering dialami oleh pemilik mobil. Bahkan jika dibiarkan begitu saja justru akan merusak tampilan mobil. Lebih buruknya dapat merusak struktur dan kekuatan kendaraan. Jadi sebaiknya ketahui cara menghilangkan karat mobil.


Dengan mengetahui cara tersebut maka penyebaran karat bisa diminimalisir. Ada banyak sekali cara atau tips yang bisa Anda ikuti di rumah sebagai langkah awal sebelum akhirnya meminta bantuan bengkel.


Tips menghilangkan karat pada mobil, Sumber: moladin.com

Tips menghilangkan karat pada mobil, Sumber: moladin.com

Tips dan Cara Menghilangkan Karat Mobil Sebagai Alternatif Awal

Jika bukan Anda sebagai pemilik kendaraan yang lebih aware siapa lagi coba? Oleh sebab itu tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencobanya terlebih dahulu agar karat tidak menyebar ke bagian lain. Berikut adalah beberapa tips dan caranya:


1. Mencuci Mobil Secara Teratur

Salah satu penyebab utama mobil rawan berkarat yakni sering dalam keadaan kotor. Oleh sebab itu langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghilangkan karat pada mobil adalah dengan mencucinya secara teratur.


Mobil dengan keadaan bersih menjadi langkah awal untuk mencegah timbulnya karat. Mulai dari sekarang Anda bisa membuat jadwal cuci mobil. Bisa satu minggu sekali, seminggu dua kali, atau dengan kuantitas lain sesuai waktu longgar yang Anda miliki.


Pada saat mencuci mobil selalu pastikan Anda sudah membersihkan kotoran dan debu yang menempel di bagian permukaan. Jika perlu gunakan sabun khusus pencuci mobil agar hasilnya bisa lebih maksimal.

2. Gunakan Amplas

Cara yang tergolong paling mudah untuk menghilangkan karat mobil yakni dengan menggunakan bantuan amplas. Namun hal paling penting yang yakni dengan melihat terlebih dahulu kondisi dari karatnya. 


Apabila karat yang ada pada mobil masih terbilang sedikit atau justru baru saja timbul. Maka karat tersebut masih bisa dihilangkan secara mudah menggunakan amplas. Anda dapat memakai amplas kasar sikat bagian permukaan yang mulai muncul karat.


Jika karat tersebut sudah hilang maka Anda dapat melanjutkan dengan menggosoknya menggunakan amplas bertekstur lebih halus. Lapisi bagian yang sudah diamplas menggunakan cat dasar supaya karat tidak muncul lagi.


Cara menghilangkan karat mobil yang satu ini tidak disarankan untuk bagian body mobil. Jadi Anda bisa menggunakannya pada beberapa bagian tertentu. Seperti bawah bagasi, kaki-kaki, ruang mesin, dek bawah jok mobil, dan lainnya selain body mobil.

3. Menggunakan Rush Remover

Cara lainnya yang bisa digunakan guna menghilangkan karat pada mobil yakni dengan menggunakan bantuan cairan rust remover. Untuk cara pemakaiannya hampir sama seperti cara pengecatan dasar setelah di amplas tadi.


Jadi Anda sebagai pemilik mobil disarankan untuk melakukan pengamplasan pada bagian berkarat terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk membersihkan karatnya, lalu menggunakan cairan penghilang karat ini untuk menuntaskan pertumbuhan karat. 


Biasanya orang akan menggunakan cairan rust remover saat membersihkan beberapa bagian seperti baut-baut, mur, serta benda lainnya dengan ukurannya kecil. Selain itu Anda juga bisa memakainya pada bagian body mobil. Namun selalu pastikan untuk selalu berhati-hati ketika terkena cat. 


Jika cairan sudah diaplikasikan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembersihan kedua dengan amplas atau sikat kawat bertekstur lebih halus. Setelahnya lakukan penyemprotan anti karat serta cat dasar.

4. Menggunakan Wax dan Sealant

Alternatif lain untuk menghilangkan karat mobil yang bisa Anda lakukan di rumah adalah dengan memanfaatkan wax atau sealant. Bahan tersebut bisa membantu untuk melindungi permukaan mobil dari karat. 


Wax atau sealant sendiri nantinya akan membentuk lapisan pelindung, sehingga dapat menghalangi air ataupun oksigen mencapai permukaan logam mobil. Saat ini juga sudah ada banyak sekali produk wax yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. 


Teknik mengamplas mobil, Sumber: klikmjm.com

Teknik mengamplas mobil, Sumber: klikmjm.com

5. Memperbaiki Goresan Sesegera Mungkin

Selain keadaan mobil yang kotor ternyata goresan yang ada di bagian permukaan mobil bisa menjadi penyebab atau titik awal adanya karat. Oleh sebab itu langkah terbaik untuk menghilangkan karat mobil sedari dini mungkin dengan memperbaiki goresan dengan segera.


Anda bisa dengan segera memperbaiki bagian permukaan yang tergores menggunakan cat atau bahan lainnya agar karat segera teratasi. Jika tidak memungkinkan diperbaiki sendiri maka Anda bisa meminta bantuan bengkel untuk mengatasinya. 

6. Menghindari Air yang Menggenang

Jika saat ini mobil Anda sudah berkarat maka sebaiknya hindari air yang menggenang pada permukaan mobil. Sebab air yang ada di bagian permukaan akan semakin mempercepat terbentuknya karat. 


Cara paling tepat yang bisa Anda lakukan yakni dengan parkir mobil pada tempat kering. Selalu usahakan untuk menghindari genangan air. Selain itu selalu pastikan Anda segera mengeringkan mobil jika basah terkena air hujan.

7. Memanfaatkan Produk Anti Karat Mobil

Saat ini Anda cukup terbantu untuk menghilangkan karat mobil. Bagaimana tidak ada banyak sekali produk anti-karat yang tersedia di pasaran. Mulai dari harga terjangkau hingga mahal. Anda bisa menyelesaikannya berdasarkan kebutuhan.


Produk anti karat ini mampu melindungi mobil dari timbulnya karat. Sebelum menggunakan produk tersebut sebaiknya Anda sudah membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan yang sudah tertera pada kemasan produk.

8. Lakukan Perawatan Berkala

Selain beberapa langkah yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya Anda melakukan perawatan mobil secara berkala. Bukan hanya bagian permukaan mobil saja. Namun perawatan dilakukan secara menyeluruh.


Hal ini tentunya juga termasuk rutin melakukan pengecekan terhadap mobil Anda. Baik itu untuk bagian-bagian yang rentan terhadap karat seperti bagian bawah mobil dan roda, serta bagian yang tidak rentan dengan karat lainnya. 


Menggunakan produk anti karat mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Menggunakan produk anti karat mobil, Sumber: otomotif.kompas.com


Beberapa tips yang ada di atas bisa membantu Anda mencegah serta menghilangkan karat mobil. Namun untuk karat mobil yang sudah parah dan sulit untuk dijangkau sebaiknya Anda bawa mobil ke bengkel untuk memperoleh penanganan tepat atau cari tahu melalui kursus otomotif.

Mengenal Jenis-Jenis Body Repair yang Digunakan untuk Memperbaiki Mobil

Mengenal Jenis-Jenis Body Repair yang Digunakan untuk Memperbaiki Mobil

Body mobil menjadi bagian yang rawan mengalami kerusakan. Mulai dari tergores, penyok, dan lainnya. Sehingga butuh perbaikan segera agar kerusakan tidak semakin parah. Ada beberapa jenis-jenis body repair yang bisa membantu. 


Namun perlu Anda ketahui bahwasanya jasa body repair sendiri tergolong cukup mahal. Apalagi jika kerusakan mobilnya sudah sangat parah. Jadi sangat penting bagi Anda untuk mengetahui jenis body repair agar lebih mudah mengetahui biaya body repair mobil.


Mengenal jenis-jenis body repair pada mobil, Sumber: hyundai.com

Mengenal jenis-jenis body repair pada mobil, Sumber: hyundai.com

Jenis-Jenis Body Repair yang Sering Digunakan untuk Memperbaiki Mobil

Kisaran biaya yang akan Anda keluarkan tentunya akan bergantung pada jenis body repairnya. Setidaknya ada beberapa jenis yang perlu Anda ketahui untuk mempermudah dalam persiapan anggaran. Berikut beberapa di antaranya:

1. Cat Ulang

Pengecatan ulang pada mobil akan membutuhkan beberapa proses. Jadi jangan berpikir hanya sekadar mempercantik tampilan jadi baru saja ya. Proses pengecatan sendiri perlu dilakukan agar body lebih awet dan memberikan perlindungan ekstra pada aksesoris eksterior mobil.


Biasanya cat akan diaplikasikan pada bagian permukaan body untuk menyamarkan beberapa hal. Seperti bekas goresan, penyok, dan kotor yang menempel. Selain itu juga berguna untuk mencegah korosi dan oksidasi sebagai penyebab body rapuh serta kusam.


Terkait dengan biaya, mungkin Anda perlu merogoh kocek cukup dalam. Apalagi jika pengecatan dilakukan secara keseluruhan. Kisaran biaya untuk cat ulang secara full yakni mulai dari Rp 4.000.000.


Sedangkan untuk pengecatan pada beberapa panel saja Anda mungkin akan dikenakan biaya mulai dari Rp 300.000. Seemntara khusus pada panel bagian atap mobil biayanya bisa mencapai Rp 800.000.

2. Ganti Kaca Mobil

Kaca juga menjadi bagian body mobil yang kerap mengalami kerusakan. Misalnya saja ketika kaca pecah, berjamur dan juga tergores. Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk jenis-jenis body repair mobil ini sifatnya relatif tergantung jenis kacanya.


Misalnya saja untuk perbaikan kerusakan pada kaca bagian depan. Maka harga ganti baru biasanya akan lebih mahal. Sedangkan untuk kaca bagian samping lebih terjangkau. Penggantian kaca depan memerlukan anggaran biaya sekitar Rp 1.200.000.


Kisaran biaya tersebut untuk penggantian kaca baru bahkan sudah termasuk biaya jasa. Sedangkan untuk kaca bagian samping biayanya sekitar Rp 250.00. Dan bagian belakang mulai dari Rp 500.000.


Penggantian kaca mobil, Sumber: lifepal.co.id

Penggantian kaca mobil, Sumber: lifepal.co.id

3. Perbaikan Bagian Bumper Mobil

Berikutnya jenis-jenis body repair adalah perbaikan pada bagian bumper. Beberapa masalah yang memerlukan perbaikan adalah bumper renggang atau pecah. Baik itu dikarenakan kecelakaan, tertabrak, atau alasan lainnya. 


Umumnya bagian bumper yang sudah penyok akan diperbaiki dengan cara memanaskannya terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar bumper dapat dihaluskan serta diratakan lagi. Sedangkan untuk kondisi bumper pecah maka Anda disarankan untuk ganti dengan baru.


Apabila masalahnya ada bumper renggang maka solusinya cukup simpel yakni dengan mengganti klip penahan supaya bisa lebih kuat. Biaya repair untuk bumper renggang mulai dari Rp 100.000.


Sedangkan bumper penyok akan dikenakan biaya lebih mahal. Biasanya akan dihitung dengan hitungan per panel. Harganya sendiri mulai dari Rp 350.000 an per satu panel bumper mobil.


Lain lagi ketika kerusakan sudah parah karena pecah. Maka Anda perlu merogoh kantong lebih dalam lagi untuk penggantian baru. Pasalnya harga penggantian baru mulai dari Rp 800.000. Kisaran harga di atas mungkin saja berbeda satu daerah dengan lainnya.

4. Perbaikan Body Mobil yang Penyok

Masalah body mobil penyok tentunya bisa saja disebabkan oleh berbagai macam hal dan alasan. Beberapa diantaranya adalah tabrakan dengan kendaraan lainnya, terkena benda jatuh, teledor saat parkir, benturan, dan lainnya.


Masalah seperti ini memang terlihat sangat sepele bagi sebagian orang. Sebab meskipun tidak diperbaiki mobil masih tetap bisa digunakan seperti biasanya. Namun perbaikan seperti ini tidak bisa dilakukan sendiri ya.


Anda perlu membawanya ke bengkel mobil untuk segera diperbaiki. Pilihlah bengkel yang profesional. Biasanya bengkel seperti itu sudah didukung dengan tenaga kerja yang kompeten. Bahkan sesekali pihak bengkel mengadakan kursus otomotif juga.


Setelah mobil di antarkan ke bengkel, biasanya pihak bengkel akan menawarkan beberapa opsi cara untuk mengatasinya. Seperti mengganti dengan yang baru atau memakai bantuan alat khusus agar body penyok bisa halus lagi.

 

Kunjungi saja bengkel yang ada di sekitar rumah Anda mulai dari bengkel resmi mobil, bengkel umum, dan lainnya. Jika memang tidak memungkinkan maka jenis-jenis repair body untuk mengatasi penyok juga dapat dilakukan pada bengkel ketok magic.

 

Berbicara mengenai kisaran harga untuk perbaikan maka hal ini tetap akan bergantung dengan jenis kerusakan dan bengkel yang nantinya akan didatangi. Namun secara garis besar harganya mungkin tidak akan jauh berbeda antara satu bengkel dengan lainnya.


Kisaran biaya yang mungkin perlu untuk Anda persiapkan adalah mulai dari Rp 750.000. Biaya tersebut untuk perbaikan mobil penyok per panelnya pada bengkel resmi. Jika akan membawa ke bengkel umum harganya akan jauh lebih murah.


Paling tidak separo harga daripada memperbaiki di bengkel resmi. Lain halnya ketika membawa ke ketok magic maka biaya yang harus dipersiapkan mulai dari Rp 250.000. Tergantung seberapa tingkat kerusakannya.


Silahkan pilih bengkel mana yang kira-kira sesuai dengan Anda. Baik itu kebutuhan ataupun anggaran dana yang dimiliki. Setiap bengkel tentunya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Perbaikan body mobil yang peyok, Sumber: otomotif.kompas.com

Perbaikan body mobil yang peyok, Sumber: otomotif.kompas.com


Itu dia tadi beberapa penjelasan singkat terkait dengan jenis-jenis repair body beserta kisaran harganya. Hal ini tentunya semakin memudahkan Anda untuk mempersiapkan dana sebelum memutuskan membawanya ke bengkel. Semoga bermanfaat.

Mengenal Sistem Kemudi yang Ada pada Mobil Beserta Fungsinya

Mengenal Sistem Kemudi yang Ada pada Mobil Beserta Fungsinya

Sistem kemudi mobil memegang peranan yang sangat penting karena fungsi utamanya adalah untuk mengontrol arah pergerakan roda. Kemudi menjadi titik sentral yang dikendalikan pengemudi lalu mentransfer gerakan ke roda melalui tiang kemudi.

Karena fungsinya yang sangat vital, Anda perlu menjaga dan merawat sistem kemudi agar selalu dalam kondisi prima. Jadi, bisa dikatakan bahwa merawat sistem kemudi sama pentingnya dengan memberi perawatan mesin mobil.


Mengenal lebih dekat dengan sistem kemudi mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Mengenal lebih dekat dengan sistem kemudi mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Komponen Pada Sistem Kemudi Mobil

Sistem kemudi mobil terdiri dari beberapa komponen penting dan masing-masing komponen saling berkaitan satu sama lain. Sehingga kemudi bisa mengarahkan roda agar berputar sesuai dengan instruksi yang diberikan pengemudi. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah komponen-komponen yang ada di sistem kemudi mobil beserta fungsinya.

1. Steering Wheel

Roda kemudi adalah bagian utama yang digunakan pengemudi untuk mengendalikan arah mobil. Steering wheel terletak di bagian dalam kendaraan dengan bentuk bulat yang ergonomis dan didukung oleh berbagai komponen lain di dalamnya. 

Fungsi utama dari roda kemudi atau steering wheel adalah untuk mengarahkan mobil saat sedang melaju. Roda kemudi sering dilengkapi dengan tombol tambahan seperti klakson yang fungsinya untuk memberi sinyal kepada pengguna jalan lain. 

Melalui steering wheel, Anda bisa melakukan manuver secara responsif dan akurat. Steering wheel juga menjadi pusat kontrol kendaraan. Oleh karena itu, bagian ini cukup vital karena sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.

2. Steering Column

Steering column  adalah bagian penting yang terpasang di dalam mobil yang biasanya terbuat dari bracket column jenis breakaway agar bisa bergerak naik turun. Fungsi utama dari steering column adalah sebagai poros utama kemudi. 

Dari gerakan putaran yang dilakukan oleh pengemudi pada roda kemudi, gerakan tersebut kemudian diteruskan ke gearbox kemudi. Poros utama kemudi terletak di dalam tabung kolom sehingga memungkinkan roda kemudi untuk berputar dengan bebas. 

Penting untuk dicatat bahwa tabung kolom ini terhubung secara langsung ke bodi mobil. Kolom kemudi dan tabung kolom membentuk satu kesatuan. Oleh karena itu, jika terjadi masalah seperti kerusakan pada sistem power steering, Anda harus mengganti keduanya.

3. Ball Joint

Ball joint adalah komponen pada sistem kemudi mobil yang memiliki bentuk seperti bola. Dengan desainnya yang bulat, ball joint bisa membuat sistem kemudi melakukan gerakan yang halus dan fleksibel saat roda berputar atau berbelok. Fungsi utama dari ball joint adalah untuk menciptakan keseimbangan pada sistem kemudi mobil. 

Umumnya terdapat dua buah balon joint yang dipasang dengan baut pada bagian roda mobil. Jika terjadi kerusakan, maka kinerja sistem kemudi akan mengalami gangguan. Ball joint mobil bekerja mirip dengan sendi putar pada lengan. Hal itu memungkinkannya untuk bergerak secara bebas dan menyesuaikan pergerakan roda selama perjalanan dan manuver. 


Gambaran dari steering wheel, Sumber: topgear.com

Gambaran dari steering wheel, Sumber: topgear.com

4. Steering Linkage dan Dust Boot

Steering linkage berfungsi untuk mentransfer gerakan dari gearbox ke roda depan. Steering linkage ini terdiri dari rod dan arm. Sedangkan dust boot adalah bagian dari sistem kemudi mobil yang berfungsi sebagai penghalang kotoran.

Dust boot melindungi rack dari kerusakan akibat kotoran dan kelembaban. Tujuan pemasangan dust boot adalah melindungi komponen-komponen sistem kemudi dari lingkungan luar.

5. Steering House dan Steering Gear

Komponen selanjutnya yang ada di sistem kemudi mobil yaitu steering house dan steering gear. Steering house berfungsi untuk mengubah gerakan putaran yang berasal dari kemudi menjadi gerakan vertikal.

Hal itu membuat mobil bisa berbelok ke arah kanan dan kiri dengan lancar. Sedangkan steering gear bertanggung jawab mengontrol arah roda depan. Fungsi lainnya adalah untuk membuat kemudi menjadi lebih ringan saat digerakkan.

Perawatan Sistem Kemudi Mobil

Merawat sistem kemudi mobil sangat penting agar tetap berfungsi dengan baik. Karena seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa bagian yang satu ini sangat mempengaruhi keselamatan dalam berkendara.

1. Melakukan Servis Rutin

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk menjaga sistem kemudi mobil agar tetap awet yaitu dengan melakukan servis rutin. Ketika melakukan servis rutin, mekanik akan melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen yang aus atau rusak.

Selain itu, akan dilakukan juga pengecekan tingkat cairan power steering dan penyetelan sistem kemudi agar sesuai kebutuhan. Dengan perawatan yang teratur, Anda dapat mencegah masalah serius pada sistem kemudi mobil. 

2. Putar Kemudi dengan Hati-Hati

Saat mengemudi sebaiknya Anda memutar kemudi dengan perlahan dan hati-hati. Kebiasaan ini dapat memperpanjang umur pakai sistem kemudi. Memutar kemudi dengan kasar berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen kemudi. 

Sebaiknya Anda juga menghindari manuver secara tiba-tiba atau agresif saat memutar kemudi. Selain membuat sistem kemudi menjadi lebih awet, menyetir dengan hati-hati juga bisa meningkatkan keamanan dalam berkendara.


Ilustrasi ball joint, Sumber: mazda-deta.co.id

Ilustrasi ball joint, Sumber: mazda-deta.co.id

3. Membersihkan Kotoran 

Apabila kemudi kendaraan terlihat kotor sebaiknya segera bersihkan kotoran yang menempel menggunakan kain lembut atau tisu. Untuk noda membandel yang sulit dihilangkan gunakan larutan pembersih khusus yang dicampur dengan air hangat.

Semprotkan cairan secara merata ke permukaan kemudi lalu lap menggunakan kain bersih sampai kotoran benar-benar hilang. Setelah bersih jangan lupa keringkan kemudi dengan kain kering atau kanebo.

Itulah komponen-komponen yang ada di sistem kemudi beserta fungsinya. Jika Anda ingin belajar tentang bagaimana merawat dan memperbaiki sistem kemudi maka bisa bergabung di kelas kursus otomotif yang ada di SpeedPlus Otomotif.

Kelas kursus yang ada di SpeedPlus Otomotif sangat cocok untuk para pemilik bengkel atau karyawan bengkel yang ingin mengasah skill atau memperbarui keterampilan. Jika tertarik Anda bisa menghubungi kontak kami untuk berkonsultasi terlebih dahulu.

Kerusakan Ban Mobil Saat Hujan yang Perlu Diantisipasi

Saat musim hujan seperti akhir-akhir ini, bagian yang perlu diperhatikan salah satunya adalah ban mobil. Ban mobil adalah yang paling rentan terkena dampak cuaca yang mengakibatkan jalanan licin dan rusak karena hujan ini. Lantas apa saja kendala yang mungkin terjadi pada ban mobil dalam kondisi ini?


Jika ban mobil dalam kondisi rusak, tentu saja mobil tidak dapat digunakan. Ban mobil memang bagian esensial yang terus selalu dijaga agar lancar dan aman saat berkendara. Apa saja kerusakan ban yang mungkin terjadi akibat kondisi hujan? Simak ulasannya berikut ini.

Kerusakan Mobil Akibat Hujan

Kondisi hujan memang mengancam beberapa bagian kendaraan kita. Maksudnya akibat hujan bagian seperti ban mobil dan beberapa bagian lainnya menjadi rentan dan perlu diperhatikan secara khusus. Berikut beberapa bagian yang perlu diperhatikan pada mobil saat cuaca hujan.

1. Mesin dan Kelistrikan

Bagian mesin dan kelistrikan termasuk salah satu yang perlu dijaga ketika kondisi hujan. Bagian mesin adalah pengapian dan energi panas yang akan terpengaruh jika terjadi kebasahan atau dinginnya cuaca. Bagian kelistrikan juga akan rusak seperti korslet apabila terkena basah.

2. Wiper dan Kaca

Wiper berfungsi menghapus percikan air dari kaca terutama bagian kemudi (kaca depan). Saat kondisi hujan bagian ini akan sering digunakan sehingga jika tidak sadar akan menurun fungsinya bahkan rusak. Seperti karena lama tidak digunakan saat musim cuaca cerah, maka saat fungsinya menurun ketika digunakan saat hujan akan terkendala atau rusak.

Wiper dan Kaca Mobil, sumber Seva

Wiper dan Kaca Mobil, sumber Seva

3. Interior

Bagian interior mobil seperti jok dan alas kaki atau lantai mobil akan terkena masalah juga saat hujan. Kelembapan bahkan kebasahan bisa membuat bagian-bagian yang berada di dalam mobil ini akan rusak jika tidak segera dikeringkan. Sementara lembap dan basah memang sulit dihindari karena cuaca sedang hujan.

4. Ban Mobil

Satu hal lagi yang juga perlu diperhatikan secara khusus saat kondisi hujan atau ketika berkendara di tengah hujan adalah ban mobil. Terdapat banyak hal yang bisa terjadi pada ban akibat basah dan kondisi hujan. Simak pada penjelasan selanjutnya.

Kerusakan Ban Akibat Hujan

Berkendara mobil ketika kondisi sedang hujan memang terkadang tidak dapat dihindari. Dibandingkan mengendarai sepeda motor, mengendarai mobil memang lebih aman dan nyaman. Namun perlu diperhatikan bagian yang rentan akibat hujan yaitu ban mobil.

Kempes

Kerusakan ban mobil akibat hujan yang paling sering ditemukan adalah kempes. Mungkin kempes bukanlah sebuah kerusakan namun indikasi rusaknya ban mobil bisa diketahui dari hal ini. Seperti kebocoran halus atau sekedar kurangnya tekanan ban saja.

Ban Retak, sumber Moladin

Ban Retak, sumber Moladin

Memang kondisi hujan mengakibatkan cuaca luar lebih rendah dibandingkan biasanya. Tekanan dalam ban menyesuaikan suhu lingkungannya. Jika kita mengisi tekanan ban saat cuaca sedang cerah, maka ketika kondisi hujan dan cuaca dingin, tekanan ban pun ikut turun sehingga ban mobil menjadi kempes.


Selain itu ban mobil yang kempes juga dapat berakibat fatal. Perjalanan yang tidak stabil karena getaran dan rentan kemasukan berbagai materil di jalan bisa mengakibatkan masalah. Maka, kempesnya ban mobil perlu segera diatasi.

Sobek

Kerusakan lain pada ban mobil akibat kondisi cuaca hujan adalah sobek. Sebenarnya karet ban mobil merupakan material yang kuat untuk menahah seluruh kondisi yang dialami ban saat berkendara. Namun sedikit perlu penyesuaian ketika kondisi sedang hujan/basah.


Ban mobil yang digunakan saat jalanan basah memang perlu tipe ban yang khusus. Karenanya, ban standar mungkin tidak bisa bertahan lama sehingga dimungkinkan terjadi penipisan ketebalan bahkan sobek. Tipe ban saat hujan ini lebih tebal dan alurnya sesuai dengan kondisi jalan yang basah.


Selain itu, jalanan yang tergenang air sedangkan tidak rata misalnya berlubang juga dapat berakibat fatal. Pengemudi tidak mengetahui apabila akhirnya kendaraan menerjang lubang dan hal ini juga bisa mengakibatkan kerusakan pada ban mobil.

Berkendara Saat Hujan, sumber Cars World

Berkendara Saat Hujan, sumber Cars World

Oleng

Saat berkendara ketika hujan, pengemudi pasti lebih cenderung menggunakan remnya. Apalagi jika melewati jalan menurun dalam kondisi hujan. Break atau rem mobil pasti akan lebih sering lagi digunakan agar tetap aman dan selamat. Namun tetap akan ada efek pada ban mobil.


Penggunaan rem yang sering apalagi mendadak, membuat posisi ban pada tempatnya menjadi sedikit terpengaruh. Lama kelamaan apabila tidak diperiksa, dapat terjadi oleng pada ban. Sehingga akan terasa tidak stabil seperti terguncang atau bergetar ketika berkendara.


Selain itu, ban oleng ketika kondisi hujan juga bisa diakibatkan oleh kondisi jalan yang rusak. Bukan tidak mungkin akibat turun hujan, aspal menjadi retak dan tidak rata sebagaimana ketika kondisi sedang cerah. Karena itu ban akan mengalami guncangan lebih sering daripada biasanya dan perlu diperiksa untuk mengantisipasi agar tidak oleng.


Untuk itu jika Anda berkendara pada saat musim hujan seperti sekarang, Anda bisa mengantisipasinya dengan memilih tipe ban yang khusus. Ban yang sesuai ketika kondisi seperti ini adalah yang lebih tebal serta alur ban yang berpola simetris. Silahkan berkonsultasi pada mekanik kepercayaan Anda.


Itu dia beberapa ulasan seputar kondisi ban mobil yang mungkin terjadi saat berkendara ketika hujan. Semoga dengan informasi ini Anda bisa melakukan antisipasi sehingga aman dalam berkendara. Simak terus berbagai ulasan seputar otomotif mobil dan motor di halaman website kursus otomotif. Berikut pertanyaan, saran dan kritik Anda pada kolom komentar seputar otomotif dan kursusnya di halaman kami.