5 Jenis Ban Motor yang Wajib Diketahui, dari Harian hingga Balap

Biasanya, pemilik motor lebih fokus pada mesin atau modifikasi tampilan. Padahal, ada komponen motor yang tidak kalah penting untuk diperhatikan yakni ban. Padahal, penentuan jenis ban motor sangat krusial untuk selalu dicek sebelum berkendara karena inilah komponen yang bersentuhan langsung dengan jalanan.

Meskipun mesin motor masih kuat tetapi jika grip ban buruk akan membuat motor kurang aman. Penulis pribadi baru benar-benar sadar akan pentingnya memahami jenis ban sesudah beberapa kali mengalami kondisi yang kurang mengenakkan. 

Ban motor penulis terlihat tebal, tetapi komponennya sudah keras karena usia. Pernah juga memilih jenis ban yang salah sehingga menyebabkan perjalanan jadi kurang nyaman.

Padahal, setiap jenis ban dibuat dengan fungsi yang berbeda. Ada yang lebih sesuai untuk perjalanan jauh, tapi ada juga yang justru nyaman untuk penggunaan harian. Ada yang dirancang untuk lintasan balap, dan ada juga yang khusus dirancang untuk kondisi hujan.

Nah, melalui artikel ini, Anda akan diajak untuk mengenal berbagai jenis ban motor yang wajib diketahui agar Anda tidak asal membeli!

Ban Motor Touring, sumber Eksimotor

Ban Motor Touring, sumber Eskipaper

Jenis Ban Motor yang Wajib Diketahui Pengendara

Inilah beberapa jenis ban motor yang wajib Anda ketahui sebagai bahan referensi sebelum menentukan membeli yang mana:

1. Ban Tubetype (Ban Dalam)

Salah satu tipe ban yang masih digunakan sampai saat ini adalah tubetype atau ban dalam yang terpisah. Ban tipe ini bisa ditemukan di motor lawas dan motor bebek entry level. Tipe ini memiliki ciri masih menggunakan ban dalam, dipasang pada velg jari-jari, serta harganya lebih murah.

Kelebihan dari jenis ban ini adalah biaya perbaikan yang relatif murah, mudah ditemukan pada bengkel kecil, serta sesuai untuk medan rusak karena velg jari-jarinya yang fleksibel. Namun, sayangnya, ban ini kalau bocor akan membuat angin langsung habis dengan cepat. Selain itu, ban ini juga rentan tertusuk benda tajam, ban ini juga kurang praktis ketimbang tipe ban motor matic tubeless.

Ban ini cukup masuk akal untuk area yang memiliki jalan rusak atau di pedesaan. Namun, kurang direkomendasikan untuk jalanan kota.

2. Ban Tubeless

Pada motor modern, jenis bannya sudah update ke yang lebih canggih yakni ban motor tubeless. Ban ini tidak memakai ban dalam karena udara ditahan langsung oleh struktur bannya sendiri dan velgnya juga rapat. Kelebihan dari ban ini adalah tidak bisa langsung kempes total jika tertusuk paku. 

Ban juga aman untuk berkendara dengan kecepatan tinggi, risiko pecah ban juga lebih kecil. Dalam hal perawatan juga lebih praktis ketimbang ban tubetype.

Namun, ban tubeless dibanderol dengan harga yang lebih mahal, jika sobek akan sulit ditambal, serta velgnya harus benar-benar presisi. Penulis pribadi lebih mempertimbangkan ban tubeless untuk motor harian karena faktor keamanan dan kepraktisan.

Ban Motor Racing, sumber Line Today

Ban Motor Racing, sumber Line Today

3. Ban Radial

Tipe ban ini lebih modern dan kerap dipakai pada motor sport atau jenis motor dengan performa tinggi. Ban ini memiliki struktur benang yang tegak lurus terhadap arah putaran ban sehingga ketika digunakan akan lebih stabil.

Kelebihan dari ban ini adalah memiliki grip yang lebih baik. Selain itu, ban radial juga lebih nyaman untuk menikung dan stabil meski digunakan pada kecepatan tinggi. Suhu panasnya juga lebih terkontrol. Namun, sebanding dengan performanya yang tinggi, harganya juga jauh lebih mahal. Dinding ban juga akan lebih tipis dan kurang sesuai untuk jalan rusak ekstrem.

Ban radial sebaiknya tidak digunakan hanya untuk gaya-gayaan saja. Banyak orang memilih ban ini padahal kebutuhan hariannya cukup dengan spek bawahnya. Jika motor hanya digunakan santai di dalam kota, maka manfaat radial tidak terlalu terasa ketimbang selisih harganya yang tinggi. Ban ini lebih cocok untuk Anda yang suka mengendarai sepeda motor untuk cornering atau touring.

4. Ban Bias

Ban bias merupakan tipe konstruksi ban dengan lapisan benang menyilang diagonal. Tipe ini paling umum digunakan dan lebih terjangkau harganya. Ban bias memiliki dinding ban yang lebih tebal dan kuat dan cocok untuk beban yang berat sekalipun. Cocok pula untuk jalanan yang kasar.

Ban ini sangat tahan banting meskipun harganya ekonomis. Pastinya sangat cocok untuk penggunaan harian. Meski begitu, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan motor dalam kecepatan tinggi karena handlingnya kurang presisi. Selain itu, ban juga cepat panas.

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

5. Ban Sport

Ban sport dirancang untuk grip maksimal serta performa yang agresif. Ban ini mempunyai tapak yang lebih besar, profil yang mendukung manuver cepat, serta kompon yang lebih lunak. Daya cengkramnya juga tinggi dan stabil untuk menikung. Soal tampilannya juga cukup sporty.

Kekurangan dari ban ini adalah cepat aus, kurang nyaman untuk jalanan yang rusak, serta kurang optimal digunakan ketika hujan. banyak yang mengira ban sport bagus untuk semua kondisi, padahal tidak demikian. Ban sport memang memiliki kompon lunak yang gacor jika diajak ngebut, tetapi untuk penggunaan harian justru boros karena cepat habis.

Sebelum membeli ban, Anda pastikan terlebih dahulu kebutuhannya untuk apa, tipe jalan yang dilalui seperti apa, bebannya berat atau tidak, dan sebagainya. Sebab, ban yang terbaik bukan yang paling mahal, tetapi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu kesalahan yang paling umum dilakukan adalah memilih ban yang terlampau besar demi tampilan, hanya fokus pada merek, serta mengabaikan usia ban. Inilah pentingnya memiliki pengetahuan dasar otomotif yang mumpuni. Terlebih untuk Anda yang ingin mendalami bidang otomotif untuk membuka bengkel atau bekerja di industri.

Untuk menambah insight baru tentang dunia otomotif dan perbengkelan, kami merekomendasikan bagi Anda mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif Jogja. Anda tidak hanya akan mendapatkan materi saja, melainkan juga praktik secara langsung!

7 Tips Mencuci Motor agar Bersih Maksimal Tanpa Merusak Komponen

Motor yang tampak bersih tentu sedap dipandang. Namun, banyak yang justru fokus pada tampilan saja tanpa memperhatikan tips mencuci motor agar tidak merusak komponen motor itu sendiri. Padahal, kesalahan mencuci motor sport atau jenis lainnya bisa menyebabkan masalah kelistrikan, rantai yang cepat aus, baut berkarat, sampai warna bodi yang jadi kusam sebelum waktunya.

Penulis sendiri termasuk orang yang cukup aware terhadap perawatan motor. Bukan karena perfeksionis, tetapi mengalami efek buruk dari kebiasaan mencuci motor secara asal-asalan. Dulu, penulis pernah berpikir, semakin sering motor disemprot menggunakan air bertekanan tinggi, maka akan semakin bersih hasilnya.

Hasilnya justru berbeda, beberapa bagian malah mengalami masalah. Dari sinilah penulis menyadari bahwa mencuci motor harus menggunakan cara tertentu agar hasilnya optimal.

Mencuci Motor, sumber Astra Motor

Mencuci Motor, sumber Astra Motor

Tips Mencuci Motor Tanpa Merusak Komponen dan Membuatnya Awet

Berikut tips mencuci motor yang membuat komponen terawat dan lebih awet. Ini dia penjelasannya:

1. Jangan Cuci Motor Ketika Mesin Masih Panas

Kesalahan yang paling umum dilakukan pemilik motor adalah mencuci motor ketika mesinnya masih panas. Padahal, perubahan suhu ekstrem dapat mempengaruhi komponen seperti knalpot dan mesin. Hal ini dikarenakan material logam akan memuai ketika panas. Jika langsung terkena air dingin, maka akan mempercepat retak halus pada bagian tersebut.

Tak hanya itu saja, air yang mengenai mesin yang masih panas akan cepat menguap dan meninggalkan bercak mineral. Maka dari itu, Anda perlu menunggu sekitar 15 sampai 30 menit agar suhu mesin turun.

2. Menggunakan Sabun Khusus Motor

Untuk mencuci motor, sebaiknya Anda tidak menggunakan sabun pencuci piring. Memang, sabun tersebut dapat mengangkat minyak dengan cepat. Namun, sifatnya terlalu keras untuk lapisan coating motor dan catnya. Lama-kelamaan warna motor bisa terlihat kusam dan terasa kering.

Gunakan sabun khusus motor karena dibuat dengan pH yang aman untuk karet, plastik, cat bodi, dan lapisan pelindung motor. Meskipun harganya sedikit lebih mahal, tetapi bedanya akan sangat terasa dalam jangka panjang.

3. Menggunakan Tekanan Air Sedang

Orang-orang menganggap bahwa steam bertekanan tinggi adalah solusi terbaik untuk mencuci motor agar mengkilap. Padahal, tekanan yang terlampau kuat justru akan memaksa air masuk pada area sensitif seperti soket kelistrikan, bearing roda, seal suspensi, rantai dan gear, serta area CVT motor matic.

Apabila air sudah masuk pada bagian tersebut, maka efeknya tidak akan langsung terlihat saat itu juga. Melainkan beberapa bulan kemudian. Biasanya, akan timbul masalah seperti karat, bunyi yang kasar, serta kelistrikan error.

Penulis sendiri menyarankan pakai semprotan dengan tekanan sedang karena kotoran tetap akan terangkat tanpa harus mengenai komponen penting secara brutal. Jika Anda memang ingin menggunakan steam, maka sebaiknya jangan semprot terlalu dekat.

Sabun Cuci Motor, sumber Grid Oto

Sabun Cuci Motor, sumber Grid Oto


4. Mulai dari Atas ke Bawah

Ketika mencuci motor, sebaiknya Anda memulai dari atas terlebih dahulu. Meskipun bagian bawah motor sangat kotor, tetapi jangan dimulai pada bagian ini terlebih dahulu. Jika tetap memaksa, maka spons yang digunakan di bodi bawah, kotorannya akan ikut terbawa ke bagian atas.

Urutan yang ideal adalah dari bagian atas, area tengah, baru di velg dan kolong motor. Meskipun cara ini terlihat teknis, tetapi efeknya sangat baik untuk kebersihan di akhir pencucian.

5. Menggunakan Dua Ember Ketika Mencuci Motor

Meskipun ini teknik sederhana, tetapi sangat efektif untuk menjaga komponen motor. Pastikan Anda menggunakan dua ember. Satu ember untuk air sabun dan lainnya digunakan untuk membilas spons atau kain lap. Sehingga, pasir dan debu tidak menempel terus pada spons dan menggores bodi motor.

Baret halus pada motor bukan karena jatuh maupun adanya gesekan besar, seringnya justru karena proses mencuci yang kurang tepat. Jika spons penuh dengan partikel debu dan digosokkan pada bodi, maka hasilnya jadi seperti amplas halus.

6. Bersihkan Rantai dengan Teknik yang Tepat

Rantai merupakan bagian motor yang kerap salah perlakuan. Beberapa orang menyemprot rantai menggunakan thinner, bensin, maupun cairan keras lain. Memang bisa bersih dengan cepat, tetapi bisa merusak seal karet rantai.

Lalu, harus menggunakan apa? Nah, lebih baik Anda menggunakan chain cleaner khusus atau gunakan cairan yang tidak terlalu keras. Sesudah dibersihkan, pastikan untuk mengeringkannya lalu memberikan pelumas rantai. Hal ini sangat penting untuk kenyamanan ketika Anda mengendarai sepeda motor.

Wax Motor, sumber Western Motorcycle

Wax Motor, sumber Western Motorcycle

7. Keringkan Motor Menggunakan lap Microfiber

Setelah selesai mencuci, jangan sampai Anda biarkan motor mengering sendiri di bawah matahari. Sebab, air yang mengering alami akan meninggalkan bercak mineral, terutama jika kualitas airnya cukup keras.

Maka dari itu, Anda bisa menggunakan kain microfiber karena lebih lembut dan daya serapnya juga bagus. Jangan gunakan kain yang kasar atau bekas kaus karena teksturnya keras. Ini akan membuat cat motor jadi cepat baret.

Mencuci motor tidak hanya soal estetika, melainkan sebagai perawatan dasar yang bisa mempengaruhi keawetan komponen kendaraan. Untuk itu, pastikan Anda memperhatikan beberapa tips yang sudah disebutkan di atas. Mulai dari menjaga tekanan air, penggunaan lap yang tepat, penggunaan sabun khusus, sampai menggunakan dua ember untuk mencuci.

Penulis sendiri menganggap bahwa aktivitas mencuci motor bukan hanya rutinitas belaka. Melainkan semacam momen untuk mengenali kondisi kendaraan. Dari proses sederhana ini, penulis akan mengetahui bagian mana dari motornya yang bermasalah.

Nah, jika Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai otomotif, silahkan ikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif Yogyakarta. Di sini, Anda tidak hanya mendapatkan materi saja, melainkan lebih banyak praktik langsung yang akan membuat Anda lulus dalam keadaan terampil. Yuk, segera konsultasi bersama SpeedPlus Otomotif dengan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

6 Bagian Penting Sepeda Motor yang Sering Diabaikan, Padahal Krusial untuk Keselamatan

Bagi banyak pengendara perawatan sepeda motor sering kali hanya berfokus pada penggantian oli dan ketersediaan bahan bakar saja. Padahal bagian sepeda motor terdiri dari ratusan komponen yang saling berkaitan untuk menjaga stabilitas dan keamanan. 


Meski terdengar sederhana tapi faktanya mengabaikan bagian-bagian kecil bisa berdampak fatal. Terutama ketika Anda harus melakukan pengereman mendadak atau bermanuver di jalan yang licin. 


Artikel ini akan membahas tentang komponen penting yang sering terlupakan dari perhatian pemilik motor. Dengan memahami dan merawat bagian ini Anda tidak hanya memperpanjang usia kendaraan namun juga menjaga keselamatan.

Manufaktur Sepeda Motor, sumber Otosia

Jangan Disepelekan Ini 6 Bagian Penting Sepeda Motor 

Perlu untuk dipahami bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemahiran Anda dalam memutar gas. Namun juga pada kesiapan teknis kendaraan. Jangan tunggu hingga komponen sepeda motor rusak untuk melakukan perbaikan. Ini dia bagian penting pada sepeda motor yang wajib Anda periksa secara rutin. 

1. Kondisi Ban dan Tekanan Angin

Ban jadi satu-satunya titik kontak antara motor dengan jalan. Sayangnya banyak pengendara yang baru mengisi tekanan angin ketika ban sudah terlihat kempes secara visual. Padahal tekanan ban yang kurang dapat menyebabkan berbagai masalah yang cukup serius. 


Mulai dari dinding samping ban retak, suhu ban meningkat drastis hingga pengendalian motor menjadi berat atau tidak stabil. Selian tekanan perhatikan juga indikator Tread Wear Indicator (TWI) atau tanda segitiga di dinding ban. 


Jika permukaan ban sudah sejajar dengan tanda tersebut artinya ban sudah gundul dan kehilangan daya cengkram. Ban yang aus sangat berbahaya saat melintasi jalan basah karena risiko hydroplaning dimana motor bisa tergelincir akibat gagal membuang air. 

2. Cairan Minyak Rem (Brake Fluid)

Kebanyakan pengendara hanya berfokus pada ketebalan kampas rem tanpa memeriksa kondisi minyak rem di dalam master rem. Minyak rem bersifat higroskopis yang berarti menyerap air seiring berjalannya waktu. 


Jika kadar air terlalu tinggi, titik didih minyak rem akan turun dan menyebabkan fenomena rem blong akibat ada gelembung udara dalam sistem hidrolik. Sangat disarankan untuk mengganti minyak rem setidaknya dua tahun sekali atau jika warnanya sudah berubah menjadi gelap.


Selain itu, penting juga bagi Anda untuk selalu memastikan volumenya berada di ambang batas aman pada pengintai master rem. Kelalaian dalam komponen cair ini bisa menyebabkan tuas rem terasa empuk tapi motor tidak kunjung berhenti. 

3. Komstir (Steering Head Bearing)

Komstir merupakan komponen yang memungkinkan stang berbelok mulus. Posisinya yang tersembunyi dalam leher rangka banyak tidak disadari ketika komponen ini mulai aus. Gejala awal yang sering muncul adalah stang terasa kaku, berat saat berbelok hingga terasa goyang dan menendang saat melewati jalan bergelombang.


Jika dibiarkan rusak keseimbangan motor akan terganggu. Dalam kecepatan tinggi, komstir yang tidak stabil dapat menyebabkan stang bergetar hebat. Jadi pastikan untuk melakukan pelumasan ulang atau penggantian bearing jika Anda merasakan kejanggalan pada kendali stang.

Industri Kendaraan Roda Dua, sumber Astra

4. Ketegangan dan Pelumas Rantai

Bagi pengguna motor bebek atau sport, rantai jadi penyalur tenaga utama dari mesin ke roda belakang. Namun biasanya rantai sering dibiarkan kering dan kotor hingga berkarat. Kondisi rantai semacam ini akan meningkatkan gesekan yang membuat komponen cepat panas dan berisik. 


Bahkan dalam skenario terburuk rantai bisa terputus atau terlepas dari gear saat motor sedang melaju. Selain pelumasan, perhatikan pula jarak main atau kekencangan rantai. Rantai yang terlalu kendor dapat menyangkut pada pelindung rantai.


Sedangkan rantai yang terlalu kencang dapat membebani kerja mesin dan merusak seal transmisi. Jadi cek ketegangan rantai secara rutin setiap satu minggu sekali untuk memastikan penyaluran tenaga tetap optimal.

5. Bearing Roda (Laher Roda)

Bearing berfungsi sebagai poros agar roda bisa berputar dengan minim gesekan. Komponen ini sering terlupakan karena tertutup oleh hub roda atau as roda. Cara paling mudah untuk mengeceknya dengan menggoyangkan roda ke arah samping ketika motor dalam posisi standar tengah. 


Jika Anda merasa ada celah atau goyangan maka bearing sudah aus. Bearing yang mengalami kerusakan akan menyebabkan putaran roda tidak presisi sehingga motor terasa tidak stabil meski jalanan rata.


Jika dibiarkan begitu saja bearing akan pecah dan mengunci putaran roda secara tiba-tiba. Mengingat harganya yang relatif murah usahakan tidak menunda penggantian komponen ini demi keselamatan berkendara.

6. Filter Udara

Filter udara mungkin terdengar seperti masalah performa mesin saja. Tapi faktanya bagian sepeda motor ini berkaitan dengan keamanan operasional. Filter yang kotor akan membuat motor mogok atau sering mati mendadak.


Kehilangan tenaga secara tiba-tiba dalam situasi kritis tentu akan sangat membahayakan ketika mengendarai sepeda motor. Debu dan kotoran yang menumpuk juga dapat masuk ke dalam ruang bahan bakar dan menyebabkan kerusakan permanen pada piston.


Jadi bersihkan atau ganti filter udara sesuai jadwal manual kendaraan. Berkat sirkulasi udara yang bersih motor akan lebih responsif, stabil dan memberikan keamanan berkendara. Sebab kendaraan Anda tidak akan mogok secara tiba-tiba.


Aki Motor, sumber Moladin

Tingkatkan Skill Otomotif Anda Bersama Kami

Merawat sepeda motor bukan hanya soal estetika. Namun juga tentang memastikan setiap bagian sepeda motor tetap berfungsi optimal. Keenam bagian atas sering dianggap remeh namun kegagalan dalam salah satu poin ini bisa berakibat fatal.


Namun kami memahami bahwa semua orang memiliki waktu atau pemahaman teknis yang mendalam untuk melakukan perawatan mandiri. Disinilah pentingnya memiliki keahlian mekanik yang mumpuni baik untuk kebutuhan pribadi atau sebagai modal karir di dunia otomotif.


Jika Anda ingin mendalami lebih jauh tentang dunia otomotif SpeedPlus Otomotif hadir sebagai solusi tepat. Sebagai jasa kursus otomotif kami siap membantu Anda meningkatkan skill otomotif melalui bimbingan instruktur berpengalaman dan kurikulum yang aplikatif.

Tampil Beda dengan 10 Contoh Aksesoris Motor Berikut Ini

Tampil Beda dengan 10 Contoh Aksesoris Motor Berikut Ini

Dunia modifikasi kendaraan roda dua selalu menawarkan ruang kreativitas yang luas bagi para pemiliknya untuk mengekspresikan jati diri. Mengganti atau menambahkan berbagai contoh aksesoris motor bisa meningkatkan estetika dan menambah kenyamanan berkendara.

Mulai dari penambahan pelindung body yang kokoh hingga penggantian lampu dengan pencahayaan yang lebih tajam. Setiap komponen tambahan memiliki peran dalam menunjang performa motor kesayangan Anda di berbagai kondisi jalanan yang menantang.

Modifikasi motor dengan berbagai aksesoris selalu menjadi hal menyenangkan. Sumber: unsplash.com

Modifikasi motor dengan berbagai aksesoris selalu menjadi hal menyenangkan. Sumber: unsplash.com

Contoh Aksesori Motor untuk Meningkatkan Estetika dan Kenyamanan Berkendara

Ketika memilih untuk melakukan modifikasi, jangan sampai Anda mengorbankan sisi keamanan. Berikut adalah beberapa contoh aksesori motor yang dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus membantu menjaga keselamatan saat berkendara.

1. Side Box untuk Kapasitas Penyimpanan Ekstra 

Bagi Anda yang gemar melakukan perjalanan jarak jauh, keberadaan side box menjadi solusi penyimpanan yang sangat krusial. Perangkat ini berfungsi layaknya bagasi tambahan untuk mengamankan berbagai barang bawaan dari cuaca yang tidak menentu. 

Pemasangan kotak di sisi belakang ini juga kerap berfungsi sebagai sandaran bagi penumpang agar tidak cepat lelah. Jika Anda sedang mencari tempat yang jual aksesoris motor jenis ini, pastikan memilih material yang kokoh dan tahan air.

2. Lampu LED untuk Memaksimalkan Penerangan

Penerangan adalah aspek keselamatan yang tidak boleh ditawar saat mengendarai sepeda motor di jalanan yang minim cahaya. Penggunaan lampu LED kini menjadi tren karena kemampuannya memberikan cahaya yang jauh lebih tajam. 

Menariknya, meski sinarnya sangat terang konsumsi dayanya justru lebih efisien sehingga aki motor tidak mudah tekor. Ketahanan lampu jenis ini bisa mencapai 25 kali lipat lebih lama, menjadikannya salah satu contoh aksesoris motor yang paling layak untuk dibeli.

Efektifitas lampu meerupakan aspek penting berkendara. Sumber: unsplash.com

Efektifitas lampu meerupakan aspek penting berkendara. Sumber: unsplash.com

3. Charger USB untuk Konektivitas Tanpa Batas 

Di era digital, ketersediaan daya untuk perangkat navigasi atau smartphone menjadi kebutuhan yang cukup penting. Pemasangan charger USB pada area kemudi memungkinkan Anda terus memantau GPS tanpa takut kehabisan baterai di tengah jalan.

Anda tidak perlu lagi berkali-kali menepi hanya untuk mencari stop kontak. Jadi perjalanan touring antar kota pun menjadi lebih efektif. Pastikan pemasangan kabel dilakukan oleh tenaga ahli di bengkel aksesoris motor langganan agar tidak terjadi konsleting.

4. Cover Motor sebagai Pelindung dari Cuaca 

Menjaga tampilan fisik motor agar tetap mengkilap memerlukan perlindungan ekstra, terutama jika kendaraan sering diparkir di area terbuka. Cover motor berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari, debu jalanan, hingga air hujan yang bisa memicu karat. 

Selain melindungi cat agar tidak cepat kusam, penggunaan penutup ini juga secara tidak langsung meminimalisir risiko pencurian karena identitas motor menjadi tidak mencolok. Ini adalah contoh aksesoris motor sederhana namun memiliki fungsi yang sangat vital.

5. Tabung Master Rem untuk Memaksimalkan Pengereman 

Biasanya selang rem standar yang terbuat dari bahan karet mudah sekali mengembang jika  sudah dipakai cukup lama. Hal itu menurunkan performa pengereman. Tabung master rem aftermarket hadir untuk memberikan tekanan yang lebih konsisten dan responsif. 

Selain meningkatkan keamanan, komponen ini juga memberikan sentuhan yang lebih sporty pada bagian kemudi. Sebaiknya, bagian ini di cek secara berkala jika Anda yang rutin menempuh medan pegunungan yang menuntut kerja rem lebih berat dari biasanya.

6. Fairing untuk Meningkatkan Estetika 

Pecinta motor sport tentu sudah tidak asing dengan komponen fairing yang menutupi bagian depan dan samping mesin. Selain membuat tampilan motor terlihat lebih gagah, penambahan body fairing juga berfungsi meningkatkan sisi aerodinamika saat melaju di kecepatan tinggi. 

Aliran udara akan terpecah dengan lebih baik sehingga hambatan angin berkurang dan kestabilan motor tetap terjaga. Ini merupakan salah satu contoh aksesoris motor yang paling efektif jika Anda ingin mengubah tampilan kendaraan secara drastis dalam waktu singkat.

7. Rem Cakram sebagai Fitur Keselamatan Utama 

Modifikasi pada sektor pengereman seringkali melibatkan penggantian piringan rem cakram dengan ukuran yang lebih besar atau desain yang lebih berventilasi. Rem cakram yang berkualitas dipilih karena mampu melepas panas secara lebih cepat.

Jadi risiko rem blong akibat suhu panas berlebih dapat diminimalisir. Selain fungsinya sebagai fitur untuk meningkatkan keselamatan, pola potongan pada cakram juga memberikan kesan gahar pada bagian kaki-kaki motor.

Rem cakram motor. Sumber: unsplash.com

Rem cakram motor. Sumber: unsplash.com

8. Shockbreaker untuk Kenyamanan Suspensi 

Setiap pengendara memiliki preferensi yang berbeda mengenai karakter bantingan motor. Ada yang menyukai suspensi empuk untuk perkotaan atau karakter keras untuk bermanuver. Untuk meningkatkan kenyamanan sesuai kebutuhan, Anda bisa mengganti shockbreaker.

Mengganti shockbreaker standar dengan produk berkualitas memungkinkan Anda melakukan penyetelan ulang sesuai dengan berat badan dan beban bawaan. Mengganti shockbreaker terbukti mampu meningkatkan stabilitas saat melibas tikungan maupun jalanan berlubang.

9. Crash Protection untuk Antisipasi Benturan 

Meskipun tidak ada yang mengharapkan terjadinya insiden di jalan, melakukan langkah pencegahan adalah hal yang sangat bijak. Crash protection seperti frame slider atau engine guard berfungsi melindungi komponen mesin dan bodi saat motor terjatuh atau terserempet. 

Perangkat ini dirancang untuk menyerap benturan pertama sehingga kerusakan pada bagian inti motor dapat diredam. Bagi pemilik motor baru, aksesoris ini seringkali menjadi daftar belanjaan pertama agar kendaraan terlindungi dari kejadian yang tidak terduga.

10. Upgrade Speaker Klakson

Terkadang suara klakson bawaan terasa kurang bertenaga saat harus memberikan peringatan di tengah lalu lintas yang bising. Meng-upgrade sistem audio atau klakson dengan suara yang lebih lantang namun tetap sopan adalah salah satu bentuk modifikasi yang berguna. 

Suara yang jelas akan membantu Anda berkomunikasi dengan pengendara lain, terutama saat akan mendahului atau dalam kondisi darurat. Modifikasi pada sektor audio ini memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

Memahami tren komponen tambahan ini bukan sekadar mengikuti gaya, melainkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. SpeedPlus Otomotif percaya bahwa penguasaan teknis yang mumpuni adalah kunci utama agar bengkel Anda menjadi rujukan utama para pecinta modifikasi. 

Oleh karena itu, kami mengajak Anda untuk memperdalam keahlian melalui program kursus otomotif yang kami selenggarakan. Kami siap membantu Anda meningkatkan standar layanan bengkel menjadi jauh lebih profesional dan kompetitif di pasar.

7 Tips Mudah Merawat Motor saat Musim Hujan

Saat memasuki musim hujan, para pengendara sepeda motor wajib memberi perawatan ekstra. Hal itu dikarenakan air hujan bisa merusak cat pada body motor dan bahkan jeroan mesinnya. Oleh karena itu penting sekali mengetahui tentang bagaimana cara merawat motor saat hujan agar tetap awet.

Perawatan umum yang biasanya dilakukan oleh kebanyakan orang adalah memanaskan mesin dan mengganti oli secara berkala. Tentu saja hal itu tidaklah cukup untuk melindungi mesin dari kerusakan, terutama di musim hujan.


Tips merawat motor saat musim hujan, Sumber: review.bukalapak.com

Tips merawat motor saat musim hujan, Sumber: review.bukalapak.com

Cara Merawat Motor di Musim Hujan

Bagi Anda yang telah ikut kursus otomotif, sedikit banyak tentu tahu bagaimana cara merawat motor saat musim hujan. Namun bagi Anda yang masih sangat awam terhadap dunia otomotif, pengetahuan ini masih perlu dipelajari. 

Berikut ini adalah beberapa tips merawat sepeda motor saat musim hujan yang wajib Anda ketahui.

1. Memanaskan Mesin Motor

Cara merawat motor saat hujan yang pertama yaitu rutin memanaskan mesin. Akhir-akhir ini memang banyak ilmu beredar bahwa sepeda motor baru tidak perlu dipanaskan seperti sepeda motor keluaran dulu. 

Namun dengan memanaskan mesin sepeda motor, Anda bisa memastikan bahwa mesin bisa bekerja dengan baik sebelum digunakan untuk berkendara. Terlebih saat musim hujan, komponen mesin yang sebagian besar terbuat dari logam bisa mengalami perubahan. 

Meskipun perubahannya tidak terlalu signifikan, aktivitas mesin yang selalu panas saat digunakan dalam kondisi lingkungan yang sedang hujan akan memberi dampak negatif. Jadi Anda tetap perlu memanaskan mesin sebelum dipakai. Terutama saat musim hujan.

2. Memeriksa Tekanan Ban

Ketika musim hujan, suhu udara cenderung akan mengalami penurunan.  Perubahan suhu dari panas ke dingin bisa berdampak pada perubahan tekanan ban motor. Oleh karena itu Anda perlu melakukan pemeriksaan tekanan angin pada ban motor untuk memastikan ban tidak kempes.

Tekanan angin ban motor perlu diperhatikan karena kondisi jalan yang basah dapat mempengaruhi daya cengkram ban. Tekanan yang tidak sesuai dapat mempengaruhi kinerja kendaraan dan keamanan berkendara.

Terutama saat Anda melintas pada permukaan jalan yang licin akibat hujan. Pastikan tekanan angin sesuai dengan standar pabrikan untuk menjaga stabilitas motor. Hal itu adalah salah satu upaya untuk menghindarkan diri dari kecelakaan yang tidak diinginkan.

3. Membersihkan Bagian yang Rentan Kotor

Cara merawat motor saat hujan tentu saja dengan selalu menjaga kebersihannya. Namun mencuci motor setiap hari memang bukan pekerjaan yang mudah. Selain membutuhkan waktu dan tenaga, mencuci motor juga butuh biaya untuk membayar tagihan air. 

Jika Anda membawanya ke tempat pencucian setiap hari justru akan jauh lebih mahal. Untuk mengatasi permasalahan yang satu ini Anda cukup membersihkan bagian yang rentan saja. Pertama adalah filter udara. Filter yang basah atau kotor bisa mempengaruhi tekanan mesin dan kinerja mesin. 

Pastikan filter udara tetap bersih dan kering. Knalpot juga perlu diperhatikan untuk menjaga kelancaran pembuangan gas sisa pembakaran dari mesin. Bersihkan juga semua bagian bawah motor seperti ban dan sekitarnya.


Mengendarai sepeda motor saat hujan, Sumber: Moladin

Mengendarai sepeda motor saat hujan, Sumber: Moladin

4. Ganti Oli Secara Rutin

Cara merawat motor saat hujan yang tidak boleh Anda lewatkan yaitu ganti oli secara rutin. Banyak pengendara sepeda motor yang tidak mengetahui fenomena terkait perubahan warna oli motor akibat berkendara saat hujan atau banjir. 

Perubahan warna oli bisa disebabkan tercemarnya oli motor oleh kondisi lingkungan yang lembab dan basah. Jika oli terkontaminasi, kinerja mesin yang menggunakan oli sebagai pelumas dapat terpengaruh. Satu-satu solusinya adalah mengganti oli dengan yang baru. 

Namun jika tidak terjadi perubahan pada warna oli, kemungkinan kondisi oli masih aman. Jadi Anda perlu memastikan bahwa oli tidak terkontaminasi. Jangan lupa juga ganti secara rutin sesuai jadwal yang sudah ditentukan atau saat oli telah terkontaminasi.

5. Periksa Bagian Kelistrikan

Saat cuaca hujan, sepeda motor kerap mengalami masalah pada bagian kelistrikannya. Biasanya hal ini terjadi karena paparan air. Sifat listrik yang tidak cocok dengan kelembaban bisa membuat bagian kelistrikan pada sepeda motor rentan mengalami kerusakan. 

Meski sepeda motor umumnya dirancang dengan perlindungan tertutup untuk bagian kelistrikannya, pemakaian motor yang sudah lama bisa membuat beberapa bagian tidak lagi terlindungi secara optimal. Bagian yang rentan mengalami kerusakan adalah busi. 

Bagian lain yang rentan mengalami gangguan yaitu lampu. Padahal lampu memiliki peran krusial bagi pengendara motor. Oleh karena itu wajib hukumnya memastikan keamanan dan fungsionalitas bagian kelistrikan, terutama saat musim hujan.

6. Memeriksa Kanvas Rem dan Piston Cakram Rem

Kanvas rem dan piston cakram rem merupakan komponen penting pada sistem pengereman sepeda motor. Kanvas rem umumnya terbuat dari asbestos. Bahan tersebut jika terpapar air akan menggelembung dan mengeras saat kering. 

Setelah mencuci motor atau terkena hujan, sebaiknya Anda lebih sering menggunakan pedal rem. Itu akan membuat kanvas cepat kering. Jika tidak dilakukan, rem motor akan terasa keras saat diinjak. 

Jangan lupa bersihkan juga bagian rem cakram karena posisinya yang terbuka. Ketika melalui genangan air, kotoran bisa dengan mudah menempel pada cakram motor. Melakukan perawatan secara teratur akan bisa menjaga kinerja motor agar tetap optimal.


Melakukan perawatan rutin pada motor, Sumber: presisi.co

Melakukan perawatan rutin pada motor, Sumber: presisi.co

7. Hindari Genangan Air

Cara merawat motor saat hujan sebagai tindakan antisipasi yaitu dengan menghindari genangan air. Melintas di atas genangan air saat berkendara dapat menyebabkan masuknya air ke bagian-bagian vital motor.

Air yang masuk ke dalam mesin dapat merusak komponen-komponen sensitif, menyebabkan korosi, dan mengurangi kinerja motor secara keseluruhan. Oleh karena itu, perhatikan kondisi jalan dan pilih rute yang tidak memiliki genangan air yang terlalu dalam. 

Tindakan tersebut sesuai dengan aturan mengendarai sepeda motor yang menekankan pada kehati-hatian, tindakan pencegahan kecelakaan, dan pemeliharaan kendaraan agar selalu dalam kondisi baik

Itulah 7 cara merawat motor saat hujan yang bisa Anda ikuti. Berikan perawatan terbaik pada motor Anda saat musim hujan dengan tips-tips tersebut. Jangan lupa simak informasi menarik lain seputar kendaraan hanya di kursusotomotif.com.

8 Jenis Cat Body Motor yang Wajib Anda Ketahui, Mau Coba Mana?

8 Jenis Cat Body Motor yang Wajib Anda Ketahui, Mau Coba Mana?

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa perawatan tepat akan membuat kondisi motor tetap terjaga. Salah satu jenis perawatan yang wajib dilakukan yakni membersihkan motor dari kotoran, agar cat body motor tetap bagus dan tidak mudah kusam. Namun jika sudah terlanjur kusam salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecatan ulang. 

Pengecatan ulang bermanfaat agar kondisi motor terlihat baru lagi. Dalam hal ini Anda bisa memilih warna cat body motor keren yang sama seperti sebelumnya ataupun warna baru. Namun jika memutuskan untuk memilih warna baru, maka Anda harus mengurus pergantian warna motor yang tertera pada STNK agar tidak ditilang ketika razia. 

Meskipun sudah tahu resiko mengganti cat warna motor, namun ternyata masih ada banyak orang yang nekat mengganti cat body motor sendiri tanpa memperbarui STNK. Hal ini memang sah-sah saja jika kendaraan tersebut tidak digunakan untuk berkeliaran di jalan raya dan hanya sebatas untuk koleksi atau mengikuti kontes modifikasi.


Mengenal berbagai jenis cat untuk body motor, Sumber: qhomemart.com

Mengenal berbagai jenis cat untuk body motor, Sumber: qhomemart.com

Berbagai Jenis Cat Body Motor yang Wajib Diketahui

Modifikasi merupakan alasan utama penggantian warna cat body pada motor. Setiap orang tentu menginginkan kendaraannya tetap terlihat keren. Namun jika motor sudah cukup umur, tentu kondisi cat body pada motor akan terlihat sedikit kusam sehingga harus diganti dengan yang baru.

Mengingat biaya cat body motor terbilang mahal, jadi tidak mengherankan jika banyak orang yang memutuskan untuk melakukan pengecatan sendiri. Namun proses penggantian cat motor tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Penting untuk selalu menggunakan cat berkualitas dan dikerjakan oleh orang yang sudah berpengalaman. 

Hal ini bertujuan agar body tetap awet dan tahan lama. Pemilihan cat yang salah akan membuat ketahanannya menjadi berkurang. Jadi sebelum memulai proses pengecatan, penting untuk mengetahui jenis cat body motor terlebih dahulu agar hasilnya maksimal. Ini dia beberapa jenis cat body untuk motor yang sering digunakan versi Kursus Otomotif.

1. Cat Polyurethane 2K

Salah satu hal yang membedakan jenis cat motor ini dengan cat polyurethane standar adalah sudah dilengkapi dengan clear coat. Jadi Anda tidak perlu menambahkan vernis jika ingin menggunakan cat polyurethane 2K. Hasil akhir yang diberikan juga terbilang cukup keren, karena bagian body kendaraan akan langsung terlihat glossy ketika cat sudah kering.

2. Cat Semprot

Saat ini ada banyak sekali orang yang menggunakan cat semprot untuk mengubah warna kendaraan miliknya. Samurai merupakan salah satu merek cat semprot yang cukup terkenal. Selain harganya yang relatif lebih murah, penggunaannya juga cukup mudah. Anda hanya perlu menyemprotkan cat ke bagian body motor dan proses pengerjaannya juga relatif lebih cepat.

3. Clear Coat atau Vernis

Fungsi utama dari clear coat pada cat body motor adalah untuk membantu melindungi lapisan cat. Jenis cat yang satu ini umumnya digunakan sebagai bahan lapisan anti gores untuk menghasilkan efek glossy yang lebih tinggi. Jadi bagian cat kendaraan akan terlihat lebih mengkilap dan memukau.

4. Cat Duco

Sebenarnya cat ini berjenis nitrocellulose namun seiring dengan berjalannya waktu masyarakat sering menyebutnya sebagai cat duco. Kelebihan utama yang ditawarkan oleh jenis cat duco adalah proses pengeringannya terbilang cukup cepat tanpa perlu bantuan oven. Harga dari cat duco juga relatif lebih murah dengan pengaplikasian yang cukup mudah. 

Anda hanya perlu menyemprotkan cat ke bagian body maupun rangka sepeda motor. Setelah itu poles hingga mengkilap. Sayangnya lama-kelamaan jenis cat ini akan terlihat kusam. Jadi banyak orang yang memilih untuk beralih menggunakan jenis cat body motor lainnya.


Mengecat body motor butuh teknik khusus, Sumber: astramotor.co.id

Mengecat body motor butuh teknik khusus, Sumber: astramotor.co.id

5. Cat Epoxy Primer Surfacer & Filler

Sebelum memulai proses pengecatan secara menyeluruh, tentu Anda membutuhkan cat dasar terlebih dahulu. Epoxy primer surfacer & filler merupakan salah satu jenis cat dasar yang sering kali digunakan untuk melapisi bagian body kendaraan. 

Fungsi utama dari jenis cat ini adalah untuk menutupi bagian pori-pori kasar yang sering kali muncul pada bagian plat ketika selesai di dempul. Pengaplikasian epoxy primer surfacer & filler juga cocok untuk bagian rangka motor. Sebab jenis cat yang satu ini dapat mencegah timbulnya karat pada bagian rangka motor sebelum maupun sesudah di dempul.

6. Cat Lacquere atau Nitrocellulose

Jenis cat body motor selanjutnya yang sering digunakan adalah lacquare atau nitrocellulose. Jenis cat yang satu ini sangat bermanfaat bagi Anda apabila ingin melakukan pengecatan mendadak karena karakteristiknya yang lebih cepat kering. 

Namun pada sisi lain jenis cat lacquare atau nitrocellulose memiliki kekurangan, yaitu mudah luntur dan tidak tahan lama. Terlebih lagi jika Anda sering memarkirkan kendaraannya di bawah sinar matahari. Kebiasaan semacam ini akan menyebabkan warnanya menjadi cepat menghilang atau memudar.

7. Cat Polyurethane

Jenis cat ini juga seringkali dikenal sebagai cat PU. Polyurethane termasuk ke dalam salah satu jenis cat untuk body kendaraan yang memiliki kualitas bagus. Bahkan proses pengaplikasiannya juga terbilang cukup mudah. Tidak seperti cat stoving yang membutuhkan oven. 

Namun proses pengeringan cat polyurethane membutuhkan waktu relatif lebih lama karena tidak menggunakan bantuan oven. Polyurethane juga hadir dengan pilihan warna yang bervariasi, sehingga cukup menarik dan layak untuk dipertimbangkan.


Mengecat body motor sendiri, Sumber: youtube.com

Mengecat body motor sendiri, Sumber: youtube.com

8. Cat Stoving atau Basecoat

Jenis cat body untuk motor yang satu ini sangat jarang digunakan untuk keperluan pribadi. Sebab cat stoving atau basecoat dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Namun harga yang ditawarkan tentu sebanding dengan kualitasnya. 

Cat stoving menawarkan kualitas yang jauh lebih baik, awet, tahan lama, dan tidak mudah tergores. Namun sayangnya penggunaan jenis cat ini terbilang cukup rumit karena membutuhkan sistem oven agar hasil akhirnya lebih maksimal.

Cat body motor merupakan hal fundamental yang  berperanan penting untuk meningkatkan penampilan dalam menjaga bagian sepeda motor agar tetap awet. Nah di atas merupakan beberapa ulasan seputar jenis cat motor yang sering digunakan. Memilih cat untuk body motor bukan hanya soal merek, namun pertimbangkan juga kelebihan dan kekurangannya.

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

Tak perlu repot-repot pergi ke bengkel, Anda bisa menghilangkan karat yang ada di motor kesayangan Anda sendiri di rumah. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, Kursus Otomotif sudah menyediakan 8 cara menghilangkan karat motor yang bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah dan praktis di rumah.


Dengan cuaca lembab dan lebatnya hujan, mampu menimbulkan efek karatan pada besi motor sehingga mampu merusak tampilan motor. Apabila hal ini tidak segera ditangani, karat tersebut akan merusak body motor dan bahkan membuat body motor keropos. 


Dengan demikian, karat tidak hanya merusak tampilan motor saja, tapi karat juga bisa membahayakan keselamatan pengguna motor tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda sang pemilik motor untuk segera menyingkirkan karat ini di tubuh motor Anda.


Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

8 Cara Menghilangkan Karat Motor

Walau karat memang bisa dicegah dengan mengenali berbagai penyebab munculnya karat di tubuh motor, namun Anda juga perlu mengetahui cara menghilangkan karat di motor Anda. Karena terkadang karat muncul di bagian motor yang tidak terlihat, sehingga bisa saja tanpa sepengetahuan Anda karat tersebut sudah mulai membesar dan merusak motor Anda.


Sehingga sebagai pemilik dan pengendara sepeda motor penting bagi Anda untuk mengetahui cara menghilangkan karat motor. Dengan demikian apabila Anda menemukan karat saat Anda melakukan perawatan motor, Anda sudah tahu apa yang perlu Anda lakukan saat itu. 


Apa saja cara untuk menghilangkan karat motor yang bisa dilakukan sendiri? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Menggunakan Bensin

Apakah Anda tahu jika Anda bisa menggunakan bensin untuk menghilangkan karat di motor Anda? Yap, dengan bensin yang memiliki nilai oktan 92 Anda bisa menghilangkan karat di motor Anda.


Campur bensin dan solar dengan perbandingan 1:2 kemudian oleskan campuran tersebut ke bagian motor yang berkarat. Gosok-gosok menggunakan sikat gigi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Menggunakan Oli Bekas

Apabila Anda baru saja mengganti oli motor Anda, maka sebaiknya Anda tidak membuang oli bekas tersebut. Karena dengan oli bekas ini, Anda bisa menghilangkan karat motor yang sudah mengganggu tampilan motor Anda.


Hampir sama seperti bensin, Anda hanya perlu mengoleskan oli tersebut ke bagian motor yang mengalami karatan kemudian gosok-gosok menggunakan sikat. 


Namun jika Anda ingin menghilangkan karat yang berada di bagian dalam motor seperti di knalpot, Anda bisa menghilangkannya dengan cara memasukan oli tersebut ke dalam knalpot melalui lubangnya.


Jika sudah, hidupkan mesin lalu biarkan oli tersebut melunturkan karat-karat yang ada di dalam knalpot. Pada proses ini nanti knalpot Anda akan mengeluarkan banyak asap, jadi Anda tak perlu panik saat melihat kondisi tersebut. Karena hal itu menunjukkan bahwa oli tersebut sedang bekerja dengan baik di dalam knalpot.

3. Menggunakan Baking Soda

Seperti cara-cara sebelumnya, menghilangkan karat motor menggunakan baking soda ini sangat mudah untuk dilakukan di rumah. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan baking soda dengan air terlebih dahulu. Kemudian sikat bagian motor yang berkarat tersebut menggunakan campuran air tersebut.


Apabila Anda menginginkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan perasan jeruk nipis pada campuran air tersebut.

4. Menggunakan Cuka

Tak hanya berguna untuk mengolah makanan, cuka juga bisa digunakan untuk menghilangkan karat. Karena cuka mengandung larutan asam yang bisa melarutkan karat yang ada di body motor.


Berbeda dengan cara-cara sebelumnya yang perlu digosok, dengan menggunakan cuka Anda hanya perlu mengoleskannya. Atau jika bagian motor tersebut bisa dicopot, rendam bagian tersebut semalaman.


Tetapi jika masih ada beberapa bagian yang tidak luntur saat Anda membilasnya, Anda perlu menyikatnya perlahan.


Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

5. Menggunakan Rust Remover

Rust Remover adalah produk pembersih yang digunakan untuk membersihkan kerak air dan karat besi. Dengan demikian, menghilangkan karat motor menggunakan rust remover adalah cara terbaik yang bisa Anda coba.


Pengaplikasiannya cukup mudah, Anda hanya perlu menyemprotkan cairan tersebut pada permukaan motor yang berkarat. Kemudian diamkan selama satu menit lalu gosok perlahan menggunakan lap halus.


Langkah terakhir jangan lupa keringkan menggunakan lap microfiber, jangan sampai Anda meninggalkan bagian tersebut dalam keadaan yang masih basah. Karena hal itu bisa menyebabkan karat kembali muncul.

6. Menggunakan Stempet

Stempet adalah gel yang digunakan sebagai pelumas mesin motor. Namun selain itu, stempet juga bisa digunakan sebagai penghilang karat dengan cara mengoleskannya pada bagian yang berkarat.

7. Menggunakan Pembersih Keramik

Saat membaca judul poin ini, mungkin Anda bertanya-bertanya kenapa bisa pembersih keramik dijadikan solusi untuk menghilangkan karat. Jawabannya karena pembersih keramik memiliki daya angkat kotoran yang baik. Sehingga pembersih ini juga bisa digunakan untuk membersihkan karat.


Anda hanya perlu mengoleskannya pada bagian sepeda motor yang berkarat kemudian gosok setelah menunggu beberapa saat. Saat menggunakan pembersih ini Anda harus berhati-hati, karena pembersih ini mengandung bahan yang cukup berbahaya jika mengenai kulit dan mata.

8. Menggunakan Amplas

Tanpa harus menambahkan bahan lainnya, hanya dengan menggunakan amplas Anda sudah bisa menghilangkan karat di motor Anda. Yang perlu Anda pastikan sebelum menggunakan amplas adalah pastikan permukaan bagian motor yang berkarat sudah bersih dari kotoran dan debu.


Jika Anda sudah benar-benar memastikannya, gosokkan amplas pada permukaan motor tersebut. Jangan gunakan kekuatan Anda terlalu keras saat menggunakan amplas ini, supaya permukaan motor tersebut tidak rusak terlalu parah.


Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com

Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com


Nah, itu dia 8 cara menghilangkan karat motor dengan menggunakan beberapa bahan yang berbeda. Kini Anda tinggal memilih hendak menggunakan cara yang mana dengan menyesuaikan penyebab dan dimana lokasi karat itu muncul. Semoga pembahasan ini dapat membantu Anda dalam menjaga kondisi terbaik motor Anda.

Inilah Rekomendasi Karburator Racing Terbaik Beserta Cara Memilihnya yang Tepat

Inilah Rekomendasi Karburator Racing Terbaik Beserta Cara Memilihnya yang Tepat

Mengingat karburator memiliki peranan yang cukup penting, jadi Anda tidak boleh sembarangan dalam memilihnya. Oleh sebab itu, Anda perlu memilih karburator racing terbaik agar performa kendaraan tetap prima. 

Perlu Anda ketahui, karburator merupakan salah satu aksesoris motor yang bermanfaat untuk mencampurkan bahan bakar dan udara menjadi kabut, kemudian mengirimkannya ke dalam ruang bahan bakar di dalam kendaraan. 

Bagi para pengguna motor 1.100 cc yang sering menggunakan kendaraannya di sirkuit tentu akan mengganti beberapa spare part, tidak terkecuali bagian karburator. Sebelum mengganti komponen tersebut, berikut beberapa rekomendasi dan cara memiliki karburator racing agar bisa mendapatkan karburator yang paling sesuai dengan kebutuhan.


Rekomendasi karburator racing terbaik, Sumber: beritabalap.com

Rekomendasi karburator racing terbaik, Sumber: beritabalap.com

Rekomendasi Karburator Racing Terbaik untuk Motor

Pada dasarnya, sistem pengabutan pada karburator berkaitan erat dengan sistem pengaturan. Pada beberapa kondisi harus diubah agar bisa mendapatkan karakter engine yang diinginkan. Set-up pada karburator racing sendiri bermanfaat untuk mencari molekul utama dengan bahan bakar yang ideal. 

Kelembaban merupakan salah satu faktor yang mampu mempengaruhinya. Semakin tinggi tingkat kelembaban, maka semakin tinggi pula konsumsi bahan bakar. Agar bisa mendapatkan karburator racing terbaik sesuai dengan kebutuhan, berikut beberapa rekomendasinya yang patut Anda pertimbangkan.

1. Keihin PWK

Rekomendasi karburator racing pertama yang bisa Anda pilih adalah Keihin PWK. Keihin PWK hadir dengan ukuran diameter 24 mm dan 28 mm. Jenis karburator ini mampu membuat tarikan mesin kendaraan Anda menjadi semakin cepat. 

Bukan hanya itu, Keihin PWK juga sudah dilengkapi dengan air stickers yang bermanfaat untuk mengarahkan udara langsung menuju nosel utama pada karburator racing. Pada umumnya, Keihin PWK diterapkan pada motor balap 1.100 cc yang turun di ajang balapan.

Pengaplikasian ini tidak terlepas karena pengaturan karburator Keihin PWK terbilang cukup mudah. Bahkan Anda juga dapat mengganti ukuran MJ 58 dan PJ 110 untuk membuat putaran rpm tengah dan bawah menjadi lebih bertenaga.

2. Mikuni TM

Mikuni TM merupakan rekomendasi karburator racing terbaik selanjutnya yang bisa Anda pilih. Banyak yang menyebut Mikuni TM sebagai karburator kotak. Mikuni TM juga sering diaplikasikan pada motor balap 1.100 cc, karena kemudahannya ketika melakukan pengaturan karburator. 

Salah satu kelebihan yang ditawarkan karburator Mikuni TM adalah jarum skep dan stok nosel yang berbeda-beda. Mulai dari nosel berkode P-8, P-6, P-5, P-4, P-2, P-0. Total keseluruhannya terdapat 26 nosel yang berbeda dan dapat ditukar pasang dengan diameter berukuran 24 mm.


Memperhatikan kualitas karburator merupakan hal yang penting, Sumber: otomotifnet.gridoto.com

Memperhatikan kualitas karburator merupakan hal yang penting, Sumber: otomotifnet.gridoto.com

3. Yoshimura

Rekomendasi karburator racing terakhir yang bisa Anda pilih berasal dari pabrikan Yoshimura. Jenis karburator ini jarang sekali digunakan, bahkan tercatat hanya ada 1 tim balap yang menggunakan jenis karburator ini pada ajang Indoprix pada kelas 1.100 cc.

Meski jarang digunakan, namun karburator racing dari Yoshimura juga memiliki beberapa kelebihan yang jarang diketahui. Salah satunya adalah dalam jarum skep terdapat lubang yang mampu membuat pengabutan pada karburator menjadi lebih merata. Jarum skep tersebut juga dilengkapi dengan bunshin plastik yang membuatnya tidak mudah goyang. 

Meski demikian, mengapa sih karburator racing dari Yoshimura jarang sekali digunakan? Hal ini disebabkan karena banyak yang mengatakan jika Yoshimura ini memiliki cara pengaturan karburator yang terbilang rumit. Pada sisi lain harga yang ditawarkan juga relatif mahal berapa pada kisaran 8 jutaan.

Cara Memilih Karburator Racing Terbaik

Setelah mengetahui beberapa rekomendasi karburator terbaik, penting juga bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara memilih karburator racing yang sebagai dengan kebutuhan. Saat memilih karburator racing dari beberapa merek di atas, Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa poin penting. Berikut beberapa hal yang bisa diperimbangkan saat memilihnya.

1. Kualitas

Kualitas merupakan poin penting pertama yang perlu Anda perhatikan ketika memilih karburator racing. Pastikan untuk selalu memilih karburator racing yang memiliki reputasi dalam hal kualitas. Jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Sebab harga murah belum tentu menjamin kualitas. Ada baiknya selalu utamakan kualitas di atas harga.

2. Keandalan

Selain kualitas, keandalan juga merupakan salah satu poin penting selanjutnya yang patut Anda pertimbangkan. Usahakan untuk selalu memilih merek karburator yang memiliki tingkat keandalan tinggi. Hal ini bukan hanya bertujuan untuk menjamin jika karburator tersebut mampu berfungsi dengan baik, namun juga memiliki masa pakai yang lama.

3. Performa

Pastikan untuk selalu memilih karburator racing yang memiliki performa tinggi dan mampu memberikan kinerja yang optimal untuk kendaraan Anda. Performa tersebut juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. 

Jika kendaraan tersebut akan Anda gunakan sehari-hari, maka Anda perlu melakukan pertimbangan matang. Namun jika kendaraan tersebut hanya akan digunakan untuk kebutuhan balap tertentu, Anda perlu memperhatikan performa yang ditawarkan.


Saat memilih karburator racing wajib melihat keandalannya, Sumber: bukalapak.com

Saat memilih karburator racing wajib melihat keandalannya, Sumber: bukalapak.com

4. Harga

Meski harga yang ditawarkan juga mencerminkan kualitas yang ditawarkan karburator tersebut, namun pastikan untuk selalu menyesuaikannya dengan anggaran yang Anda miliki. Jangan terlalu memaksakan diri untuk membeli karburator racing dengan harga tinggi, namun tidak sesuai dengan kualitas yang ditawarkan.

5. Perhatikan Ulasannya

Jangan lupa untuk selalu membaca ulasan dari para pengguna yang sudah menggunakan merek karburator racing tersebut. Hal ini terbilang cukup penting untuk dilakukan. Sebab dengan memperhatikan ulasannya, maka Anda bisa mendapatkan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari produk yang akan dibeli. 

Setelah mempertimbangkan beberapa hal di atas, tentu Anda bisa mendapatkan karburator racing terbaik sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Meski demikian, jangan lupa untuk melakukan servis motor secara berkala. Melakukan servis secara rutin mampu membantu performa kendaraan tetap prima dan nyaman untuk digunakan.

Motor Mendadak Mogok karena Kemasukan Air? Segera Lakukan Ini!

Motor Mendadak Mogok karena Kemasukan Air? Segera Lakukan Ini!

Musim sudah berganti dari musim kemarau menjadi musim hujan. Beberapa daerah tercatat sebagai langganan banjir. Bahkan tidak jarang para pengendara sepeda motor, baik itu sepeda motor skuter matic, underbone, maupun sport memilih untuk menerjang banjir. Kondisi semacam ini sering kali menyebabkan motor kemasukan air setelah menerjang banjir. 

Cara memperbaiki motor mogok akibat kemasukan air setelah menerjang banjir juga harus dilakukan dengan tepat. Sebab penanganan yang salah hanya akan menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Cara Mengatasi Mesin Motor Kemasukan Air

Ketika hujan deras terjadi secara terus-menerus, akan ada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami banjir. Banjir merupakan salah satu jenis bencana alam yang tidak bisa dihindari. Kondisi semacam ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor. Sepeda motor yang terendam banjir juga berpotensi mengalami kerusakan. 

Bahkan tidak sedikit sepeda motor mati ketika dipaksa untuk menebas banjir atau genangan air. Oleh sebab itu, penting bagi para pengendara sepeda motor untuk menghindari jalanan yang sudah tergenang banjir cukup tinggi. Lantas apa bagaimana cara tepat untuk mengatasi motor yang kemasukan air? Berikut tips mengatasi motor mogok akibat menerjang banjir.

1. Jangan Langsung Hidupkan Mesin Kendaraan

Ketika mesin sepeda motor mati setelah menerobos banjir, para pengguna sangat disarankan untuk tidak memaksakan untuk menyalakannya. Mengapa demikian? Sebab hal ini berpotensi menyebabkan air masuk ke dalam mesin yang bisa menyebabkan kerusakan pada komponen utama ruang bakar. 

Beberapa efek mesin motor kemasukan air dan langsung menyalakan mesin kendaraan adalah piston rusak, piston bengkok, dan crankcase rusak atau retak akibat water hammer. Kondisi ini akan menyebabkan air terjebak dan menyebabkan tekanan berlebih pada sekeliling ruang pembakaran dan mendorongnya. 

Dalam beberapa kondisi, hal semacam ini dapat menyebabkan komponen lain mengalami kerusakan. Berbagai masalah yang disebabkan karena konsleting listrik juga sangat rentan terjadi. Oleh sebab itu, para pengendara motor sangat tidak disarankan untuk lengsung menghidupkan mesin kendaraan ketika mati karena banjir. 

Ada baiknya untuk menepi terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman dan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap komponen kelistrikan pada sepeda motor. Pastikan tidak ada konslet sebelum menyalakan kendaraan. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan jasa bengkel online untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.


Motor yang nekat menerobos banjir, Sumber: ridergalau.com

Motor yang nekat menerobos banjir, Sumber: ridergalau.com

2. Periksa Selang Indikator CVT

Bagi para pengendara skuter matik, cara paling mudah untuk memeriksa apakah mesin kendaraan kemasukan air atau tidak adalah dengan melihat selang indikator berwarna transparan yang berada di bawah CVT. Jika ada air yang mengendap artinya kemungkinan besar terdapat pula air yang masuk ke bagian dalam mesin dan harus segera dikeluarkan. 

Cara mengeluarkannya pun juga terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu melepas selang kemudian parkirkan kendaraan menggunakan standar tengah. Tekan bagian behel belakang kendaraan ke bawah hingga roda depan terangkat. Hal ini bertujuan agar air di dalam mesin kendaraan ikut keluar. 

Setelah semua air dirasa sudah keluar, tutup kembali lubang menggunakan selang indikator dan coba hidupkan mesin. Setelah itu naikan gas secara perlahan. Apabila V-belt tidak selip dan roda belakang berputar artinya sepeda motor sudah bisa digunakan. Meski demikian, pastikan segera membawanya ke bengkel untuk pemeriksaan secara menyeluruh.

3. Periksa Pengapian Busi

Cara mengatasi motor kemasukan air selanjutnya adalah memeriksa bagian pengapian busi. Busi juga termasuk ke dalam salah satu komponen yang harus segera diperiksa setelah melewati banjir. Sebab, busi dalam keadaan basah bisa menyebabkan percikan api yang digunakan untuk proses pembakaran pada ruang pembakaran. 

Selain itu, busi merupakan salah satu komponen kendaraan yang cukup sensitif. Fungsi utama dari onderdil ini adalah memantik api yang berguna untuk menyalakan mesin kendaraan. Oleh sebab itu, setelah melewati banjir sangat disarankan untuk segera memeriksa bagian busi. 

Bukan hanya diperiksa saja, Anda juga perlu membersihkan busi dan keringkan menggunakan lap agar komponen tersebut tetap bisa berjalan secara optimal. Anda juga bisa menggunakan kick starter untuk membantu memberikan dorongan kepada mesin agar air keluar.


Ilustrasi motor yang mogok karena kemasukan air, Sumber: otomotif.kompas.com

Ilustrasi motor yang mogok karena kemasukan air, Sumber: otomotif.kompas.com

4. Periksa Kondisi Oli

Oli mesin menjadi salah satu komponen penting yang tidak boleh lepas dari pengecekkan. Ketika kendaraan terkontaminasi air, maka oli juga akan menjadi lebih encer dan berubah warna menjadi abu-abu atau coklat. Jika terjadi kondisi semacam ini, para pengendara disarankan untuk tidak menyalakan mesin kendaraan.

Langkah paling tepat yang bisa Anda lakukan adalah mencari bengkel terdekat untuk menguras oli dan menggantinya dengan oli baru. Cara memeriksa kondisi oli juga terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu memanfaatkan deep stick yang menyatu dengan tutup oli mesin.

5. Segera Bawa ke Bengkel

Apabila kerusakan yang terjadi dirasa cukup parah dan tidak bisa ditangani sendiri, maka sebaiknya segera bawa sepeda motor Anda ke bengkel terdekat. Pemeriksaan secara menyeluruh mampu membuat kendaraan Anda terhindar dari berbagai kerusakan yang tidak diinginkan.


Motor yang dibawa ke bengkel untuk diperbaiki, Sumber: dutatv.com

Motor yang dibawa ke bengkel untuk diperbaiki, Sumber: dutatv.com

6. Cuci dan Berikan Pelumas

Kendaraan yang sudah digunakan menerobos banjir umumnya akan kotor dan mudah berkarat. Oleh sebab itu, pastikan segera cuci kendaraan Anda dan berikan pelumas pada komponen yang rawan berkarat. Beberapa komponen sepeda motor yang rawan mengalami karat antara lain seperti bagian footstep, kaki motor, dan standar samping serta tengah. 

Itu dia beberapa langkah awal mengatasi motor kemasukan air setelah menerobos banjir. Selain itu jangan lupa untuk selalu merawat motor secara rutin agar tetap prima. Rutin melakukan perawatan motor juga mampu menambah usia pemakaiannya. Bukan hanya itu saja, sepeda motor juga akan lebih aman dan nyaman saat dibawa berkendara.

Komponen Servis Rutin Motor Yang Perlu Anda Ketahui

Komponen Servis Rutin Motor Yang Perlu Anda Ketahu

Servis rutin motor dilakukan untuk menjaga kesehatan kendaraan. Karena motor merupakan mesin yang tidak selalu memiliki performa baik, beberapa part-nya harus di servis secara rutin. 

Servis yang rutin akan membuat kendaraan lebih awet dan selalu prima ketika dikendarai. Mungkin sebagian besar orang masih rajin membawa motornya ke bengkel di awal-awal pembelian. Apalagi motornya itu motor baru dan bukan second. Biasanya yang diminta adalah ganti oli.

Seiring berjalannya waktu, orang-orang tersebut mulai sadar bahwa ganti oli secara rutin ternyata begitu menguras kantong dan sebenarnya tidak terlalu berefek pada pengalaman berkendara. 

Nah, mindset seperti ini bisa muncul karena dua hal : yang pertama karena memang orangnya sejak awal tidak ada niat merawat motor, dan yang kedua, renggang waktu pergantian oli yang terlalu singkat padahal intensitas penggunaannya tidak panjang.

Ketika motor mulai mudah sakit-sakitan, beberapa komponennya rusak, Anda mulai sadar bahwa perbaikan yang rutin itu penting bahkan hanya untuk ganti oli. Hal ini berlaku untuk motor secara umum tak terkecuali jenis motor japstyle.

Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Sumber : unsplash.com

Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Sumber : unsplash.com

Namun yang menjadi permasalahan biasanya adalah Anda tidak tahu part motor bagian mana yang perlu di servis secara rutin. Anda hanya membawa motor ke bengkel ketika partnya sudah rusak. Padahal, seperti yang diketahui, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Kesehatan motor yang selalu dipakai tiap hari tentunya berbeda dengan motor yang hanya dipakai sesekali. Sangat disayangkan jika ternyata Anda begitu rutin menggunakan motor, namun tidak melakukan servis rutin motor yang seharusnya diperlukan.

Nah, untuk menambah kesadaran Anda perihal apa saja bagian yang perlu di servis secara rutin, artikel berikut akan membantu Anda.

Komponen Apa Saja yang Harus Mendapatkan Servis Rutin Motor 

Servis rutin motor tidak dimaksudkan untuk keuntungan wirausaha bengkel. Informasi ini dampak baiknya murni untuk pengendara motor / pemilik motor. Maka dari itu, cost (biaya) secara umum juga dicantumkan untuk transparansi informasi.

Servis motor bisa dilakukan dengan melakukan tune up dan mengganti komponen-komponen fast moving secara berkala. Berikut adalah informasi lebih lengkapnya :

1. Servis Rutin Motor Tun Up

Tune up merupakan istilah untuk penyetelan ulang dan pengembalian performa motor seperti sedia kala. Tune up biasa dilakukan dengan mengecek sejumlah part motor apakah masih prima dan bisa bekerja secara normal

Transmisi dan sistem penggerak juga dicek. Anda tinggal bilang saja untuk tune up motor. Kocek yang harus dibayar biasanya mulai Rp 70 ribu. Lama pengerjaan tentunya berbeda tergantung jenis motor dan jumlah part yang trouble. 

Untuk rutinnya, tune up bisa dilakukan setelah jarak tempuh 2.000 km. Atau paling tidak tiga-empat bulan dengan pemakaian motor setiap hari.

2. Servis Rutin Motor Ganti Oli

Banyak yang tidak paham apa fungsi ganti oli secara rutin untuk motor. Setidaknya oli berperan penting dalam tiga hal : pelumas, pendingin, dan pelindung. Ketiga hal ini sangat penting untuk kebugaran kendaraan. 



Penggantian oli secara berkala penting untuk mesin. Sumber : istockphoto.com

Penggantian oli secara berkala penting untuk mesin. Sumber : istockphoto.com

Supaya ganti oli tidak mubazir, yang artinya oli ternyata masih bagus dan banyak tapi terlanjur kena ganti, Anda bisa sesuaikan jadwal ganti oli dengan intensitas penggunaan motor. Bila setiap hari digunakan dengan jarak lebih dari 5 km, hendaknya oli diganti rutin tiap 2 bulan sekali.

Jika kurang dari itu, normalnya perlu diganti 3-4 bulan sekali. Merek oli sejatinya tidak penting. Namun beberapa orang mungkin punya pandangan lain. Yang jelas, pemilihan oli mesin dikembalikan pada jenis motornya. 

Biasanya bengkel pinggir jalan masih mematok harga Rp 35 ribu untuk ganti oli. Setidaknya Anda hanya perlu mengeluarkan Rp 50 ribu untuk ganti oli.

3. Servis Khusus Metic, Ganti Oli Garden

Pengguna motor matic hendaknya secara berkala melakukan ganti oli gardan. Oli gardan berfungsi untuk melumasi gir-gir yang berada di dalam rumah CVT. Oli gardan lebih awet ketimbang oli mesin. Akhirnya, Anda bisa lakukan pergantian oli gardan ketika motor sering macet-macet.

Atau, dengan kalkulasi jarak tempuh kendaraan, pergantian oli gardan dilakukan setiap 8.000 km. Range biaya mulai Rp 15 ribuan.

4. Ganti Busi

Busi memiliki andil dalam pembakaran internal. Busi berfungsi mengubah aliran listrik dari koil menjadi percikan api. Bagaimana kondisi busi mencerminkan kesehatan mesin motor. 

Busi yang perlu diganti selalu kotor berwarna hitam pekat karena jumlah bensin yang masuk ke ruang bakar lebih banyak dibanding udara. Dalam kasus pergantian busi, mayoritas kasus selalu membawa motor ke bengkel ketika busi benar-benar sudah rusak. 

Busi yang terlalu kotor tapi masih bisa bekerja rasanya mubazir untuk diganti. Namun jika Anda ingin menghindari motor mogok mendadak karena busi yang rusak, Anda bisa gunakan perhitungan dari website NGK terkait massa pergantian busi, yakni per kelipatan jarak tempuh 6.000 km.

Anda juga bisa membeli busi cadangan jika suatu ketika busi motor rusak. Kisaran harga busi ialah Rp 50 ribu. Sesuaikan merek busi dengan jenis motor Anda.

5. Ganti Filter Udara

Filter udara pada motor berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam pembakaran. Ia menangkap kotoran-kotoran dari lingkungan luar. Pada motor dengan filter udara kering, biasanya cenderung di rekomendasikan untuk membersihkannya saja alih-alih mengganti.

Namun perlu diketahui mayoritas motor keluaran terbaru menggunakan filter udara basah yang terbuat dari sejenis kertas. Di dalam filternya ada lapisan oli untuk maksimalisasi penyaringan. Disinilah filter baiknya diganti ketimbang di bersihkan.

Sebab filter udara basah tidak bisa dibersihkan dengan cairan apapun. Membersihkannya dengan angin bertekanan juga tidak efektif. Berapa biaya ganti filter udara? Normalnya mulai Rp 60 ribu.

6. Ganti Kampas Rem

Kampas rem yang masih bagus adalah kampas rem yang memiliki ketebalan ideal untuk bergesekan dengan cakram atau tromol. Pesan khusus untuk pengguna motor pada poin adalah, jangan tunggu penggantian kampas rem seandainya diperlukan. 

Kampas rem termasuk komponen penting untuk dipastikan secara rutin

Anda bisa rasakan sendiri ketika berkendara apakah sistem rem motor Anda baik-baik saja atau sedikit kendor. Biaya ganti kampas rem normalnya mulai dari Rp 60 ribu.

7. Aki

Pengecekan aki sejatinya bisa dilakukan secara mandiri. Namun jika Anda tidak tahu cara pengecekannya, Anda bisa tanyakan ke ahli reparasi. Ketika aki dirasa kurang optimal. Bawa motor ke bengkel untuk kemudian di cash atau diganti yang baru. 

Aki motor yang normal memiliki tegangan antara 12.3 – 12.6 V dalam kondisi mesin yang mati. Sedangkan dalam kondisi mesin menyala tegangannya antara 13.7 – 14.2 V. Alat yang digunakan untuk cek voltase aki adalah multitester. 

Pesan khusus bagi kendaraan dengan aki basah, Anda perlu mengecek volume cairan elektrolit yang berada di dalamnya.

Itulah ulasan seputar bagian motor yang perlu di sevis secara rutin. Dengan mengetahui informasi ini, Anda semakin bijak dalam menggunakan kendaraan. Silahkan tinggalkan komentar dan share artikel ini jika dirasa bermanfaat. Terima kasih. []