Inilah 5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Pilih

Inilah 5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Pilih

Ada beberapa jenis oli mobil yang berfungsi sebagai pelumas, pembersih, dan pendingin mesin. Tanpa adanya oli komponen mobil akan mengalami gesekan berlebihan antar bagiannya. Gesekan yang disebabkan bisa keausan, overheating, atau bahkan kerusakan.

Semua jenis oli mobil perlu diganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi produsen atau jadwal pemeliharaan yang disarankan. Penggantian oli secara berkala perlu dilakukan untuk menjaga kinerja mesin agar tetap optimal.


Mengenal berbagai jenis oli mobil yang ada di pasaran, Sumber: carro.id

Mengenal berbagai jenis oli mobil yang ada di pasaran, Sumber: carro.id

Jenis-Jenis Oli Mobil

Jenis oli mobil terdiri dari oli mesin, oli gardan, oli transmisi, dan oli power steering. Setiap jenis oli memiliki fungsi berbeda sesuai dengan dimana lokasi oli ditempatkan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai masing-masing jenis oli.

1. Oli Mesin

Oli mesin merupakan salah satu jenis oli yang paling dikenal oleh masyarakat. Fungsi utama dari oli mesin adalah untuk menjaga performa mesin secara keseluruhan. Oli mesin berfungsi sebagai pelumas sekaligus pendingin dan pembersih komponen yang ada di dalam mesin.

Oli mesin dapat diibaratkan sebagai "nyawa" mesin mobil karena tanpa oli yang baik, mesin tidak dapat berfungsi dengan maksimal. Oli mesin akan melumasi dan melindungi bagian-bagian penting seperti piston, silinder mesin, dan crankshaft, dari gesekan dan korosi.

Idealnya oli mesin perlu diganti setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer. Hal itu tergantung pada kondisi mobil dan jenis oli yang digunakan. Mengganti oli terlalu jarang dapat menyebabkan keausan pada mesin.

Sedangkan mengganti oli terlalu sering juga bisa mengakibatkan pemborosan. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti panduan penggantian oli mesin yang disarankan oleh pabrikan mobil.

2. Oli Transmisi

Jenis oli mobil yang kedua ada oli transmisi. Oli transmisi merupakan oli yang berguna untuk memperlancar proses pergantian gigi atau transmisi. Ada dua jenis transmisi yang terdapat pada mobil yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis.

Transmisi manual memerlukan oli khusus untuk melumasi komponen seperti gear dan bearing. Oli transmisi bisa membantu mengurangi gesekan yang dapat menyebabkan getaran atau suara saat perpindahan gigi dilakukan secara manual.

Sedangkan pada transmisi otomatis, oli transmisi dibutuhkan untuk melumasi komponen yang ada pada mesin transmisi otomatis seperti clutch dan torque converter. Fungsinya tentu saja untuk membantu mengurangi gesekan dan memastikan perpindahan gigi berjalan lancar.

Umumnya, oli transmisi manual disarankan untuk diganti setiap 40.000 kilometer. Sementara oli transmisi otomatis bisa bertahan lebih lama, tergantung pada kondisi dan pemakaian. Di daerah tropis seperti Indonesia, penggantian oli transmisi disarankan setiap 50.000 kilometer.

3. Oli Gardan

Oli gardan merupakan jenis oli berfungsi untuk melumasi gigi pada sistem gardan. Oli gardan juga berguna untuk melindungi bagian pinion gear dari kontak langsung dengan bearing agar tidak terjadi keausan.

Tanda-tanda oli gardan perlu diganti adalah munculnya suara berdengung atau terjadi getaran yang cukup keras saat mobil dibelokkan. Selain itu secara kasat mata oli akan berubah warna dan tingkat kekentalannya menurun.

Ketika mobil mengalami gejala tersebut, sebaiknya oli gardan segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem gardan dan komponen-komponen yang terkait. Ganti oli gardan secara teratur dapat membantu menjaga kinerja sistem gardan pada mobil.


Ilustrasi penggantian oli mobil, Sumber: autos.id

Ilustrasi penggantian oli mobil, Sumber: autos.id

4. Oli Rem

Oli rem atau minyak rem adalah jenis oli mobil yang sangat penting karena berguna untuk menjaga kelancaran sistem pengereman pada mobil. Oli rem akan melumasi bagian-bagian penting seperti cakram dan kampas rem.

Oli rem juga berperan sebagai media transmisi tenaga dalam sistem hidrolik pada rem hidrolik. Tekanan hidrolik yang dihasilkan oleh oli rem dipindahkan ke kaliper rem atau silinder roda yang kemudian menghasilkan gaya pengereman pada cakram atau drum rem.

Oli rem sebaiknya diganti setiap 30.000 kilometer. Akan tetapi jika terjadi perubahan warna, penurunan kekentalan, dan penurunan volume oli maka Anda perlu segera mengganti oli rem.

5. Oli Power Steering

Mobil-mobil saat ini memiliki kemudi yang lebih mudah diputar dibandingkan dengan mobil lama berkat adanya teknologi power steering. Power steering memanfaatkan tekanan hidrolik atau elektrik untuk membantu perputaran roda kemudi.

Dengan adanya power steering, pengemudi bisa menggerakkan kemudi dengan lebih mudah meskipun ketika sedang berbelok atau saat berada di kecepatan rendah. Hal itu bisa membantu mengurangi kelelahan dan membuat mengemudi menjadi lebih nyaman.

Oli power steering adalah jenis oli mobil yang cukup jarang diganti. Anda hanya perlu menggantinya setiap 40.0000 kilometer. Namun jika ada tanda-tanda yang mengharuskan oli segera diganti sebaiknya Anda tidak perlu menunggu sampai 40.000 kilometer.

Merk Oli Mobil

Sebenarnya ada banyak sekali merk oli mobil yang beredar di pasaran. Masing-masing tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah contoh merk oli mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

1. Castrol

Castrol adalah merek oli yang cukup terkenal karena telah dibekali dengan teknologi terkini. Castrol magnatec 10W-30 menggunakan molekul pintar untuk membersihkan mesin secara menyeluruh. Harga castrol magnatec sekitar Rp 360 ribu per 4 liter.

2. Total

Total Quartz 9000 5W-40 adalah pilihan tepat untuk Anda yang suka melakukan perjalanan jauh. Oli total bisa menjaga mesin tetap berfungsi dengan baik meskipun dalam kondisi panas. Zat aditifnya membuat mesin lebih awet dan tahan oksidasi.


Pengecekan oli mobil, Sumber: automotive.evalube.com

Pengecekan oli mobil, Sumber: automotive.evalube.com

3. Shell

Shell merupakan perusahaan minyak dan gas terkemuka yang menyediakan pelumas. Produk terbaiknya, Shell Helix HX7 karena telah menggunakan teknologi flexi molecule untuk membersihkan mesin dan memiliki titik penguapan rendah dan mampu menghemat penggunaan oli. 

Itulah 5 jenis oli mobil yang perlu Anda ketahui beserta 3 merk brand oli yang cukup terkenal di Indonesia. Selain yang sudah disebutkan tadi, tentu saja masih banyak brand lain yang tak kalah bagus dan patut untuk dicoba.

Mengenal Serba-serbi Sistem AC yang Ada pada Mobil

Mengenal Serba-serbi Sistem AC yang Ada pada Mobil

Sistem AC mobil terdiri dari beberapa komponen utama yang saling berkaitan. Sehingga mampu menghasilkan udara dingin yang seringkali kita rasakan ketika berada di dalam mobil. Kondisi kabin yang dingin tentu akan terasa jauh lebih nyaman, apalagi jika sedang dalam perjalanan jauh.

Oleh karena itu, AC sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai jenis mobil. Baik itu mobil mobil sport, SUV, MPV, dan mobil double cabin keluaran terbaru hampir semua dilengkapi dengan sistem pendingin udara.


Mengenal sistem AC mobil, Sumber: seva.id

Mengenal sistem AC mobil, Sumber: seva.id

Apa Saja Komponen AC Mobil?

Penting bagi para pengemudi untuk memahami sistem kerja AC serta komponen-komponen yang mendukungnya agar AC dapat berfungsi secara optimal. Memang tidak harus melakukan perbaikan sendiri karena bisa melakukan perawatan mobil di bengkel.

Akan tetapi jika Anda mengetahui dimana letak masalahnya setidaknya proses perbaikan akan menjadi lebih cepat. Berikut ini adalah komponen-komponen penting yang terdapat dalam sistem AC mobil beserta cara kerjanya.

1. Kompresor

Kompresor adalah komponen utama dalam sistem AC mobil yang bertugas untuk memompa aliran gas freon agar freon bisa mengalir ke seluruh bagian sistem AC. Namun sebenarnya fungsi kompresor tidak hanya terbatas pada sirkulasi freon.

Kompresor juga bertanggung jawab untuk meningkatkan tekanan dan merapatkan molekul-molekul freon dan mengubahnya menjadi fase cair. Proses tersebut dimulai ketika poros kompresor yang terhubung dengan pulley mesin berputar. Poros ini memiliki pelat dengan nok-nok yang berfungsi menggerakkan piston.

Saat nok menyentuh piston, piston akan bergerak maju, mendorong freon keluar dengan tekanan tinggi. Setelah nok lepas dari piston, pegas pengembali membuat piston kembali bergerak ke belakang. Sehingga menyebabkan freon dari selang tekanan rendah memasuki ruang piston. Proses ini berulang terus-menerus sehingga kinerja agar AC tetap bekerja.

2. Magnetic Clutch

Dalam sistem AC mobil, magnetic clutch berfungsi untuk mengatur kapan kompresor AC harus aktif atau nonaktif meskipun saat pulley mesin sedang berputar. Saat kompresor diaktifkan, tekanan freon yang dikeluarkan terus meningkat, terutama saat mesin dipercepat. 

Namun ada risiko mengintai jika kompresor terus bekerja secara berlebihan. Oleh karena itu, ketika tekanan freon mencapai level maksimum, magnetic clutch akan memutus hubungan antara pulley kompresor dan poros kompresor.

Magnetic clutch bekerja dengan menggunakan daya tarik magnet yang dihasilkan melalui induksi elektromagnetik. Saat terjadi induksi, magnetic clutch akan bergerak mendekati coil dan menempel dengan pulley kompresor agar poros bisa berputar.

3. Kondensor

Fungsi utama kondensor dalam sistem AC mobil adalah untuk menghilangkan panas dari freon atau refrigerant. Setelah itu kondensor mentransfernya ke udara di sekitar mobil. Cara kerja kondensor sebenarnya hampir sama dengan radiator. Cara kerja kondensor AC dimulai dengan kompresor yang memampatkan refrigerant menjadi gas panas.

Gas tersebut mengalir ke kondensor di mana udara luar dialirkan untuk menyerap panas dari refrigerant. Hal itu menyebabkan gas tersebut berubah menjadi cairan. Cairan refrigeran kemudian mengalir ke dalam sistem untuk mendinginkan ruangan. Proses ini berulang terus menerus saat AC beroperasi untuk menjaga suhu ruangan tetap dingin.


Mengatur sistem AC agar dingin, Sumber: gardaoto.com

Mengatur sistem AC agar dingin, Sumber: gardaoto.com

4. Dryer

Dryer merupakan komponen tambahan dalam sistem AC mobil yang memiliki fungsi serupa dengan filter. Seperti namanya, tugas utama dryer adalah menghilangkan kelembaban dari freon. Meskipun sistem AC mobil beroperasi dalam kondisi tertutup, kemungkinan masih ada sedikit uap air yang bisa masuk ke dalam saluran AC.

Hal ini bisa terjadi selama proses pengisian ulang freon atau saat penggantian komponen AC. Ketika saluran AC terbuka, udara dari lingkungan luar dapat masuk ke dalam sistem pendingin. Terlebih lagi sebagian wilayah Indonesia memiliki kondisi udara yang lembab. Sehingga kemungkinan besar ada uap air yang masuk ke dalam sistem AC.

5. Evaporator

Fungsi sistem AC mobil yang satu ini tidak hanya bertugas mengubah freon menjadi udara dingin dalam bentuk uap. Akan tetapi juga berfungsi untuk mengontrol kecepatan pendinginan kendaraan. Freon dipompa melalui evaporator dan kecepatan pompa ini bisa  mempengaruhi seberapa cepat AC akan mendinginkan mobil.

Ketika freon mencapai suhu maksimum, evaporator mengarahkannya ke kondensor untuk menurunkan suhu hingga sekitar 60 derajat celcius. Freon yang berubah menjadi gas akan membawa udara dingin ke dalam kabin mobil.

Selain itu, evaporator juga berfungsi menyaring udara kotor sehingga udara yang dihembuskan ke dalam kabin bersih dan aman untuk dihirup oleh penumpang.

6. Expansion Valve

Expansion valve adalah komponen dalam sistem AC mobil yang berfungsi untuk mengubah freon cair menjadi gas lewat proses penyemprotan. Analoginya seperti penggunaan parfum spray. Meskipun suhu di dalam tabung parfum normal tapi saat disemprotkan terasa sejuk.

Hal ini terjadi karena zat cair dari selang bertekanan tinggi keluar ke ruang bertekanan rendah dengan kecepatan tinggi. Sehingga menyebabkan penurunan suhu yang signifikan. Jadi proses penyemprotan ini digunakan untuk membuat suhu freon semakin dingin.


Rutin merawat komponen AC mobil agar tetap awet dan dingin, Sumber: hyundaimobil.co.id

Rutin merawat komponen AC mobil agar tetap awet dan dingin, Sumber: hyundaimobil.co.id

Bagaimana Cara Kerja AC Mobil?

Cara kerja AC mobil melalui empat tahapan utama yang dimulai dari kompresor dan berakhir di evaporator. Berikut ini adalah uraian lengkap mengenai cara kerja AC mobil:

  • Tahap pertama dimulai saat kompresor dinyalakan untuk memompa freon yang berbentuk gas. Kekuatan kompresor menentukan seberapa cepat kabin mobil menjadi dingin karena AC.

  • Selanjutnya, cairan freon yang telah berubah dimasukkan ke receiver dryer untuk menyaring kotoran yang bisa mengganggu kinerja mesin pendingin. Proses filterisasi ini penting untuk menjaga kebersihan AC.

  • Tahap ketiga adalah proses perubahan freon cair menjadi uap dingin melalui katup ekspansi. Cairan freon yang memiliki tekanan tinggi melewati katup tersebut dan berubah menjadi kabut atau uap dengan tekanan rendah.

  • Terakhir, uap freon yang sudah dingin dialirkan ke evaporator. Di sini, hawa dingin yang dihasilkan akan ditiupkan ke dalam kabin mobil sehingga memberikan kenyamanan kepada pengemudi dan penumpang.

Itulah komponen-komponen yang terdapat dalam sistem AC mobil dan cara kerja AC secara umum. Meskipun prinsip dasarnya mirip tetapi ada perbedaan dalam desain, kapasitas, dan efisiensi antara merek dan model mobil. 

Beberapa mobil dilengkapi dengan sistem AC yang lebih canggih, seperti pengaturan suhu otomatis atau filtrasi udara. Pemeliharaan yang tepat dan pemilihan suku cadang yang sesuai perlu dilakukan untuk menjaga kinerja AC mobil agar tetap optimal.

Jika Anda seorang mekanik atau pemilik bengkel, dapatkan pengetahuan mendalam tentang perawatan dan perbaikan AC mobil di SpeedPlus Otomotif. Di sini Anda bisa mengikuti kursus otomotif untuk  mempelajari segala hal tentang mobil, termasuk sistem AC.

5 Sistem Penting Kelistrikan Mobil yang Wajib untuk Diketahui

5 Sistem Penting Kelistrikan Mobil yang Wajib untuk Diketahui

Sistem kelistrikan mobil memiliki peran yang sangat vital setelah mesin mobil itu sendiri. Jika dalam bayangan Anda sistem kelistrikan ini hanya berfungsi agar lampu menyala dan starter bisa berfungsi dengan baik, itu salah besar.

Sistem kelistrikan sebenarnya memiliki cara kerja yang sangat rumit dengan fungsi yang kompleks. Bahkan jika ada salah satu komponen kelistrikan yang bermasalah maka ada kemungkinan mobil tidak bisa dihidupkan.


Sistem kelistrikan mobil yang wajib diketahui, Sumber: lifepal.co.id

Sistem kelistrikan mobil yang wajib diketahui, Sumber: lifepal.co.id

Komponen Sistem Kelistrikan Mobil

Sistem kelistrikan mobil memiliki komponen-komponen yang saling terhubung satu sama lain. Masing-masing komponen dihubungkan oleh kabel. Oleh karena itu, apabila ada bagian tertentu dari kabel yang terputus maka bisa membuat speedometer mobil mati.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah adalah 5 komponen utama yang ada dalam sistem kelistrikan mobil yang perlu Anda ketahui.

1. Supply Arus

Supply arus dalam sistem kelistrikan mobil adalah komponen utama yang menyediakan aliran listrik untuk berbagai komponen lain seperti AC, lampu, dan audio. Terdapat dua komponen utama yang termasuk dalam kategori supply arus.

Komponen tersebut yaitu baterai dan alternator (dinamo ampere). Baterai menyediakan arus hingga 12 volt, sedangkan alternator menyediakan arus hingga 14 volt. Jumlah baterai yang digunakan dalam mobil bervariasi sesuai dengan kebutuhan listriknya. 

Mobil-mobil berukuran besar seperti truk atau bus biasanya membutuhkan daya listrik yang lebih besar. Untuk itu mobil-mobil tersebut butuh baterai tambahan agar kebutuhan listriknya bisa terpenuhi.

2. Sistem Kontrol

Sistem kelistrikan mobil dikendalikan oleh komponen pengontrol. Sistem kontrol memiliki peran yang sangat penting, terutama untuk mobil-mobil modern yang menggunakan sistem computerized analytic. 

Sistem kontrol dikendalikan oleh serangkaian prosesor komputer yang bekerja dengan cara mengatur daya listrik mobil tanpa perlu komponen input eksternal. Teknologi ini memungkinkan sistem kontrol beroperasi secara otomatis tanpa intervensi pengemudi.

Contoh kelistrikan yang menggunakan sistem kontrol otomatis adalah sistem ABS, Engine Control Module, Transmission Control Module, dan Auto Leveling Headlamp. Sistem ini bisa merespons secara cepat dan efisien terhadap kondisi jalan dan situasi pengemudi.

3. Komponen Input

Komponen input adalah bagian dari sistem kelistrikan mobil yang bisa dikendalikan secara manual maupun otomatis oleh sistem. Input manual dapat berasal dari saklar, tombol, kenop, atau switch.

Sedangkan input otomatis diperoleh melalui sensor dan sistem komputerisasi kendaraan. Kelistrikan mobil menjadi aktif atau nonaktif bergantung pada komponen input yang menginisiasi proses tersebut.

Ketika komponen input diaktifkan, sistem listrik mobil juga akan aktif dan mengalirkan daya. Sebaliknya, saat komponen input dimatikan, aliran listrik juga akan terhenti. Jadi fungsi utama komponen input adalah menghubungkan atau memutuskan aliran listrik.


Terlihat sistem kelistrikan saat mobil dibongkar, Sumber: mitsubishi-motors.co.id

Terlihat sistem kelistrikan saat mobil dibongkar, Sumber: mitsubishi-motors.co.id

4. Komponen Output

Setelah komponen input menginisiasi aktivasi sistem kelistrikan mobil, diperlukan komponen output yang bekerja bersamaan dengan input. Komponen output akan menampilkan hasil kerja dari komponen input yang mengaktifkan sistem kelistrikan.

Jenis output yang dihasilkan juga sangat bervariasi tergantung dari fungsinya masing-masing. Contoh perangkat output antara lain adalah LED, lampu bohlam, motor wiper, washer pump, motor jendela, sistem audio, head unit, power steering, klakson, AC, dan masih banyak lagi.

Komponen output ini juga berperan penting dalam menjalankan fungsi-fungsi vital dalam kendaraan. Seperti pencahayaan, sistem pengaturan kaca, pengaturan suhu, audio, dan lain sebagainya.

5. Wiring Harness

Bagian terakhir dari komponen utama dalam sistem kelistrikan mobil adalah wiring harness atau rangkaian kabel. Komponen ini bertugas untuk mengalirkan listrik dari sumbernya, baik itu baterai atau alternator menuju perangkat kendaraan yang membutuhkan daya.

Jika dilihat secara sekilas, wiring harness mungkin terlihat seperti kabel biasa dalam sistem listrik. Namun sebenarnya rangkaian ini memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan memiliki kaitan erat antara kabel satu dengan lainnya.

Bahkan saat terjadi kerusakan pada salah satu bagian kabel, bisa saja mengakibatkan seluruh rangkaian harus diganti secara keseluruhan. Beberapa contoh komponen wiring harness meliputi wiring mesin, wiring sistem AC mobil, dan wiring audio.

Cara Kerja Sistem Kelistrikan Mobil

Berikut adalah penjelasan tentang cara kerja sistem kelistrikan mobil secara sederhana sehingga sangat mudah dipahami:

1. Alternator

Generator atau alternator berfungsi untuk menghasilkan listrik saat mesin mobil berjalan. Alternator mengubah energi mekanik dari mesin menjadi energi listrik melalui cara induksi elektromagnetik.

2. Aki atau Battery

Aki berfungsi sebagai penyimpan energi listrik untuk memasok daya ke sistem kelistrikan saat mesin mati. Aki juga berperan sebagai penyangga tegangan untuk menjaga konsistensi listrik saat mesin beroperasi.

3. Sistem Pengisian

Alternator akan mengisi ulang aki saat mobil berjalan. Sedangkan regulator tegangan berfungsi untuk mengontrol tegangan output alternator untuk mencegah overcharging pada aki mobil.

4. Sistem Starter

Ketika kunci kontak diputar ke posisi "start", sinyal listrik dikirimkan ke starter solenoid. Hal itu akan memicu motor starter untuk memutar flywheel. Pada saat itulah sistem pembakaran pada mesin mulai bekerja.


Perawatan sistem kelistrikan mobil, Sumber: seva.id

Perawatan sistem kelistrikan mobil, Sumber: seva.id

5. Distribusi Daya

Kabel listrik dan relay bertanggung jawab atas aliran daya dari aki ke berbagai sistem kelistrikan mobil. Fungsi utama distribusi daya adalah untuk mengalirkan daya secara efisien ke lampu, klakson, AC, dan perangkat lainnya.

6. Sensor dan Pengendali

Sensor-sensor seperti sensor suhu mesin, sensor kecepatan, dan sensor tekanan oli memberikan data kepada pengendali untuk mengontrol berbagai fungsi di dalam mobil. Pengendali elektronik bertugas mengatur sistem kelistrikan dan memastikan kinerjanya.

7. Perlindungan Kelistrikan

Fuse dan relay berperan sebagai perlindungan terhadap lonjakan arus listrik yang dapat merusak komponen-komponen elektronik. Jika terjadi korsleting atau beban berlebih, fuse akan terputus untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Itulah 5 komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil beserta cara kerjanya. Sumber energi utama sistem kelistrikan mobil konvensional sebagian besar berasal dari bahan bakar minyak. Sedangkan pada mobil listrik semuanya berasal dari energi listrik.

Oleh karena itu, untuk menambah pengetahuan dan wawasan seputar sistem kelistrikan pada mobil-mobil keluaran terbaru seorang mekanik perlu mengikuti kelas kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Waspada Rem Mobil Blong, Inilah 7 Penyebabnya!

Waspada Rem Mobil Blong, Inilah 7 Penyebabnya!

Penting bagi setiap pengemudi untuk memahami penyebab di balik terjadinya rem mobil yang blong agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan merinci berbagai faktor yang dapat menyebabkan rem mobil blong.


Ketika kita duduk dibalik kemudi dan merasakan ketenangan saat mengemudi, kepercayaan diri terletak pada seberapa baik sistem pengereman kendaraan berfungsi. Namun, terkadang  terdapat momen yang cukup menegangkan, yaitu ketika rem tiba-tiba terasa tidak responsif.


Atau parahnya rem mobil menjadi “blong”. Kondisi ini bukan hanya membuat pengemudi khawatir, tetapi juga menghadirkan ancaman serius terhadap keselamatan. Maka kali ini mari kita eksplorasi bersama apa saja penyebab rem mobil blong.


Penyebab rem mobil blong, Sumber: otomotif.kompas.com

Penyebab rem mobil blong, Sumber: otomotif.kompas.com

7 Penyebab Rem Mobil Blong

Ketika kita berbicara tentang keselamatan berkendara, fungsi rem mobil menjadi unsur krusial yang tidak bisa diabaikan. Rem yang baik bukan hanya tentang kemampuan untuk menghentikan kendaraan, tetapi juga tentang keamanan pengendara dan penumpang. 


Namun, bagaimana ketika pengemudi mengalami kondisi dimana rem mobil tiba-tiba terasa "blong" atau kehilangan daya cengkeram. Apa penyebabnya? Mari kita simak bersama, supaya dapat diketahui cara memperbaiki rem mobil blong.

1. Kebocoran Sistem Hidrolik

Salah satu penyebab umum rem mobil blong adalah kebocoran pada sistem hidrolik rem. Sistem ini menggunakan cairan rem untuk mentransmisikan tekanan dan menggerakkan komponen-komponen rem. 


Kondisi kebocoran dapat terjadi ketika terjadi kerusakan pada saluran-saluran atau komponen-komponen sistem hidrolik. Jika ada kebocoran, tekanan cairan akan menurun, menyebabkan rem kehilangan daya cengkram yang efektif.


Pentingnya pemeliharaan rutin dan pemeriksaan berkala sistem hidrolik tidak dapat diabaikan. Kondisi yang cepat diidentifikasi dan diperbaiki dapat mencegah kebocoran dan menjaga kinerja rem, dan tentu memberikan keamanan dan ketenangan selama perjalanan.

2. Penggunaan Cairan Rem yang Tidak Sesuai

Penggunaan cairan rem yang tidak sesuai dengan rekomendasi produsen dapat menjadi  salah satu penyebab potensial dari kondisi rem mobil blong. Cairan rem yang salah dapat menyebabkan ketidakstabilan pada sistem dan mempengaruhi performa rem.


Salah satu masalah umum adalah perbedaan titik didih. Cairan rem yang tidak sesuai dapat memiliki titik didih yang lebih rendah, menyebabkan penguapan cairan lebih cepat selama pemakaian intensif, seperti saat mengemudi dalam kondisi lalu lintas berat atau di perbukitan.

 

Penting bagi Anda untuk selalu menggunakan cairan rem yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan atau sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Pemilihan cairan rem yang tepat dapat memastikan kinerja rem yang optimal dan mencegah risiko rem mobil blong.

3. Pad Rem yang Aus atau Tidak Efektif

Pad rem yang aus atau tidak efektif adalah salah satu penyebab umum terjadinya kondisi rem blong pada kendaraan. Termasuk juga kampas rem habis. Pad rem berfungsi sebagai komponen yang berkontak langsung dengan cakram atau drum untuk memperlambat atau menghentikan putaran roda kendaraan. 


Keausan pad rem dapat menyebabkan lapisan gesek pada permukaan pad menjadi tipis. Akibatnya, daya cengkeram pad pada cakram atau drum menjadi berkurang, dan kendaraan memerlukan jarak pengereman yang lebih panjang. 


Penting untuk menjaga kondisi pad rem dengan melakukan pemeriksaan berkala. Pada umumnya, produsen kendaraan merekomendasikan penggantian pad rem setelah mencapai ketebalan tertentu. 


Dengan memahami kondisi pad rem dan menggantinya sesuai rekomendasi, pengemudi dapat mencegah terjadinya rem mobil yang blong. Pemeliharaan yang baik pada sistem pengereman merupakan langkah penting untuk keamanan.


Ilustrasi kampas rem mobil, Sumber: seva.id

Ilustrasi kampas rem mobil, Sumber: seva.id

4. Overheating atau Pemanasan Berlebih

Pemanasan berlebih pada sistem rem selama penggunaan yang intens dapat menyebabkan rem blong. Overheating dapat merusak komponen-komponen rem dan membuatnya kehilangan efektivitasnya.


Pencegahan overheating melibatkan penggunaan sistem pengereman yang dirancang dengan baik. Sistem pendingin rem yang efisien, penggunaan cairan rem yang tepat, dan pengereman yang sesuai dengan kondisi jalan adalah faktor pencegah overheating.

5. Penyusutan Karet Selang Rem

Penyusutan karet selang rem adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan kondisi rem blong pada kendaraan. Selang rem berfungsi sebagai saluran pengantaran cairan rem dari master cylinder ke komponen rem seperti kaliper atau silinder roda.


Penyusutan karet selang rem dapat mengurangi kemampuan selang untuk merespons tekanan. Hal ini dapat menyebabkan ketidakmampuan sistem pengereman untuk mempertahankan tekanan yang diperlukan untuk operasi pengereman yang efektif, mengakibatkan rem blong.


Pemeliharaan yang baik, termasuk pemeriksaan berkala pada selang rem, dapat membantu mendeteksi tanda-tanda penyusutan atau kerusakan sejak dini. Penggantian selang rem yang aus atau rusak dapat mencegah risiko rem blong.

6. Master Cylinder Bermasalah

Master cylinder berperan penting dalam mentransmisikan tekanan dari pedal rem ke sistem rem. Jika master cylinder bermasalah, seperti kebocoran atau aus, rem dapat kehilangan daya cengkeram.


Master cylinder bermasalah dapat menjadi penyebab serius dari kondisi rem mobil blong. Master cylinder merupakan komponen utama dalam sistem pengereman hidrolik, bertugas untuk menghasilkan dan mentransmisikan tekanan cairan rem ke komponen lain. 


Pemeriksaan berkala pada master cylinder selama pemeliharaan rutin dapat membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini. Jika ditemukan tanda-tanda masalah pada master cylinder, perbaikan segera diperlukan untuk mencegah terjadinya rem blong.


Rem mobil yang blong dapat menyebabkan kecelakaan, Sumber: lifepal.co.id

Rem mobil yang blong dapat menyebabkan kecelakaan, Sumber: lifepal.co.id

7. Ketidakseimbangan Sistem Rem

Ketidakseimbangan antara rem depan dan belakang dapat menyebabkan rem mobil blong. Pastikan sistem rem seimbang dan bekerja secara proporsional untuk menghindari kehilangan daya cengkram yang tiba-tiba.


Memperbaiki ketidakseimbangan pada sistem rem penting untuk menjaga keamanan berkendara dan mencegah rem blong yang dapat menyebabkan kecelakaan. Rutin melakukan pemeriksaan pada sistem rem serta komponennya dapat membantu mencegah masalah ini.


Penting untuk diingat bahwa jika Anda mengalami gejala rem blong, segera periksakan kendaraan Anda ke bengkel terpercaya. Mengatasi masalah rem dengan cepat adalah langkah penting dalam menjaga keselamatan selama berkendara. 


Di sisi lain apakah Anda tipe orang yang suka dengan modifikasi kendaraan? Bukan hal yang salah, selama Anda tetap memperhatikan hal-hal penting dan memodifikasi sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda.


Untuk itu, Anda bisa mengikuti kursus otomotif dulu, sebelum memodifikasi kendaraan Anda. SpeedPlus merupakan lembaga kursus otomotif yang akan melatih Anda untuk menjadi teknisi handal yang mengerti segala permasalahan pada kendaraan.

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik agar Tetap Tampil Menawan

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik agar Tetap Tampil Menawan

Seiring maraknya kemunculan mobil-mobil terbaru, nyatanya interior mobil klasik memang memiliki pesona tak tertandingi. Namun sayangnya, perawatan interior mobil klasik tidak sepraktis interior mobil baru. Jadi, apabila memiliki mobil klasik harus memberikan perhatian ekstra agar tetap dapat menikmati pesona tersebut dalam jangka waktu panjang.

Meski begitu, merawat mobil klasik bisa menjadi sesuatu yang menarik karena komponennya cenderung lebih sensitif dibanding mobil keluaran terbaru. Sehingga perawatan mobil zaman dulu dan sekarang membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda. Dengan perawatan yang tepat, tentu juga akan berpengaruh terhadap terjaganya kondisi mobil tersebut. 


Tidak hanya dari segi eksterior atau estetika tampilan luarnya saja. Melainkan juga kondisi mesin mobil secara keseluruhan. Dengan begitu, mobil klasik kesayangan Anda pun dapat digunakan untuk menemani perjalanan dan membuatnya menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan.


Tips tepat merawat interior mobil klasik, Sumber: topgear.com

Tips tepat merawat interior mobil klasik, Sumber: topgear.com

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik

Merawat interior mobil klasik memang susah-susah gampang, namun bukan berarti tidak bisa melakukannya dengan baik. Bagi Anda yang memiliki mobil klasik, simak beberapa tips berikut ini agar interior mobil klasik kesayangan tetap terawat dengan baik dan kondisinya prima.

1. Rutin Membersihkan Interior Mobil

Tips pertama merawat interior mobil klasik tetap tampil menawan adalah rutin membersihkannya. Karena kondisi interior yang terjaga berawal dari rutin membersihkannya. Jangan biarkan interior mobil tertutup debu dan kotoran yang menumpuk. Jika hal itu sampai terjadi, besar kemungkinan mobil akan terlihat kotor dan menimbulkan bau tidak sedap.


Jadi, pastikan semua interior mobil selalu dalam kondisi yang bersih. Mulai dari jok, karpet, setir kemudi, dashboard. hingga area-area yang mungkin tidak terlihat. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner atau kain microfiber untuk membersihkan setiap bagian interior mobil.


Apabila Anda termasuk orang yang tidak memiliki waktu untuk membersihkan interior mobil secara rutin dan teratur, maka hindarilah kebiasaan makan dan minum di dalam mobil. Karena kebiasaan ini yang juga dapat membuat mobil cepat kotor jika tidak sengaja menjatuhkan makanan dalam mobil. Selain itu, pastikan juga alas kaki dalam keadaan bersih saat memasuki mobil.

2. Hindari Bahan Pembersih yang Kuat

Rutin membersihkan memang baik, tapi akan menjadi fatal jika menggunakan bahan pembersih yang kuat. Terlebih interior mobil klasik terbuat dari berbagai jenis bahan yang berbeda. Sehingga cara membersihkannya pun berbeda. Jadi, pastikan untuk tidak memilih bahan pembersih secara sembarangan. 


Karena bisa-bisa bukan kotoran dan debu yang hilang tapi justru pembersih tersebut merusak bagian interior mobil. Jadi, ada baiknya jika mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan ahlinya mengenai bahan pembersih apa yang tepat untuk tipe interior mobil klasik yang dimiliki.

3. Melapisi Permukaan Interior

Selain rutin membersihkan interior, tips merawat mobil klasik lainnya adalah menggunakan pelapis permukaan interior. Hal ini dapat membantu menjaga permukaan mobil Anda dari kerusakan akibat sinar UV yang membahayakan dan kerusakan lainnya.


Terlebih apabila interior mobil klasik didominasi dengan material kulit dan vinyl. Maka melapisi interior dengan pelindung khusus menjadi penting. Karena sinar UV mampu membuat warna kulit dan vinyl menjadi pudar dan terlihat kusam.


Wajib secara rutin membersihkan mobil klasik untuk menjaga tampilannya, Sumber: x.com

Wajib secara rutin membersihkan mobil klasik untuk menjaga tampilannya, Sumber: x.com

4. Modifikasi Mobil untuk Upgrade Tampilan

Jika merasa terdapat beberapa interior mobil klasik yang sudah mulai rusak dan tidak bisa diperbaiki, maka Anda bisa melakukan modifikasi di bagian tersebut. Tujuannya tentu saja untuk mengupgrade tampilan mobil klasik mewah menjadi lebih menawan lagi.


Tapi pastikan tetap dengan memperhatikan aturan modifikasi kendaraan yang ada. Agar kendaraan tetap aman dan tidak menimbulkan masalah baru ketika dikendarai.

5. Menggunakan Penyegar Udara

Kendaraan yang nyaman digunakan adalah kendaraan yang memiliki sirkulasi udara lancar. Maka dari itu, gunakanlah penyegar udara yang dapat membantu sirkulasi udara di dalam mobil menjadi lebih baik dan lancar. Sehingga untuk mendapatkan udara segar dan bersih di dalam mobil, bisa memilih penyegar udara dengan aroma yang segar dan menenangkan.

6. Rutin Memeriksa Kondisi AC

Aspek lain yang bisa mempengaruhi sirkulasi udara di dalam mobil ialah kondisi AC mobil. Jika AC mobil rusak, bukan udara dingin yang akan tercipta tapi justru udara panas lah yang akan menguasai mobil. Karena itu, penting sekali untuk menjaga kondisi AC dengan cara rutin memeriksa kondisinya. 


Jika ternyata sudah terdapat tanda-tanda kerusakan, maka segera cari solusi untuk memperbaikinya. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan AC mobil dan rutin mengisi ulang cairan freon AC. Karena cairan inilah yang menjadi kunci udara yang tercipta nantinya.


Memiliki mobil klasik butuh perawatan yang ekstra, Sumber: topgear.com

Memiliki mobil klasik butuh perawatan yang ekstra, Sumber: topgear.com

7. Hindari Kebiasaan Menumpuk Sampah di Dalam Mobil

Semua tips merawat mobil klasik akan sia-sia jika Anda masih memiliki kebiasaan menumpuk sampah di dalam mobil. Karena kebiasaan ini akan menimbulkan kerusakan interior dan kenyamanan saat digunakan. Terlebih sampah yang basah, karena mampu menimbulkan bau tidak sedap dan memicu tumbuhnya jamur dan karat di dalam mobil.


Di samping itu, sampah yang menumpuk juga akan merusak estetika di dalam mobil. Jadi pastikan Anda menghindari kebiasaan buruk ini. Atau bisa juga menyiasatinya dengan menempatkan tempat sampah di dalam mobil yang rutin dibuang setelah tempat sampah dirasa sudah penuh.


Nah, itu dia beberapa tips merawat mobil klasik yang bisa Kursus Otomotif berikan untuk Anda. Dengan menerapkan salah satu atau bahkan semua tips yang ada, dapat membantu Anda untuk menjaga mobil klasik keren agar tetap dalam kondisi primanya. Semoga ulasan ini bisa membantu Anda dalam menjaga kondisi mobil kesayangan. Simak berbagai ulasan mengenai otomotif lainnya di website kami!

Inilah 7 Jenis Velg Mobil yang Biasa Digunakan dalam Dunia Otomotif

Inilah 7 Jenis Velg Mobil yang Biasa Digunakan dalam Dunia Otomotif

Jika Anda adalah orang yang tertarik dengan dunia otomotif, atau memang sedang belajar mengenai otomotif, tentu Anda tidak asing dengan istilah velg mobil. Dan pasti Anda akan sering menemui benda yang satu ini. Perlu diketahui bahwa, jenis dari velg mobil ini memiliki beberapa rupa. 


Velg mobil merupakan salah satu sparepart mobil yang menyatu dengan roda kendaraan. Velg mobil berfungsi sebagai cakram yang menopang ban mobil. Selain fungsi pentingnya pada roda kendaraan, velg mobil juga berfungsi menambah estetika dari mobil. 


Dan ukuran velg mobil juga berbeda-beda, tergantung dengan kebutuhan. Dengan memilih jenis velg mobil yang tepat, maka hal tersebut dapat memaksimalkan performa mobil, kenyamanan, dan estetika mobil secara keseluruhan. 


Velg mobil yang baik dan tepat adalah velg yang mampu menahan beban berat dan tekanan yang terjadi saat mobil dijalankan. Selain itu juga, ukuran velg mobil harus sesuai dengan ukuran ban mobil. Sehingga ban bisa dipasang dengan sempurna. Lalu, apa saja sih jenis-jenis velg mobil? Berikut ulasannya untuk Anda.


Informasi terkait berbagai jenis velg mobil, Sumber: carro.id

Informasi terkait berbagai jenis velg mobil, Sumber: carro.id

7 Jenis Velg Mobil dalam Dunia Otomotif

Bahan penyusunan velg mobil pun sejatinya berbeda-beda, tak hanya ukuran dan desainnya saja. Pada umumnya velg mobil terbuat dari bahan logam, baik dari aluminium maupun dari baja. 


Apabila Anda ingin mengganti velg mobil, maka Anda perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam velg mobil yang ada. Untuk informasi lebih lanjut tentang jenis velg mobil, yuk simak ulasan berikut ini.

1. Standar

Untuk jenis velg mobil yang satu ini merupakan velg mobil yang paling umum, dan banyak dipakai. Pasalnya velg standar adalah jenis velg bawaan pabrik, dan bahan yang digunakan biasanya dari baja atau aluminium. Velg standar ini didesain sederhana dan fungsional pada kendaraan.

2. Alloy

Nah, jenis velg mobil yang satu ini agak berbeda dengan velg mobil standar. Bahan yang dipakai untuk membuat velg alloy ini berupa campuran logam, seperti aluminium maupun magnesium. 


Bobot dari velg inipun lebih ringan dari velg sederhana. Dan desainnya juga tampak lebih menarik daripada yang standar. Velg Alloy ini memiliki konduktivitas panas yang cukup baik, sehingga bisa membantu mendinginkan sistem pada rem.

3. Steel

Jenis velg mobil yang selanjutnya yaitu velg steel. Velg ini terbuat dari baja. Hal ini membuat dia lebih kuat dan tahan benturan. Namun sayangnya velg steel ini lebih berat dari velg alloy, sedangkan untuk harga, velg steel biasanya lebih murah dari velg alloy. 


Jenis velg steel ini biasanya digunakan pada kendaraan yang dipakai pada medan berat maupun kendaraan yang digunakan untuk pekerjaan berat. Apabila digunakan untuk mobil pribadi agak kurang cocok dan justru membuat kendaraan menjadi tidak nyaman dipakai karena beban berat dari velg.


Pemilihan velg yang tepat dapat memberikan tampilan menarik pada mobil, Sumber: gardaoto.com

Pemilihan velg yang tepat dapat memberikan tampilan menarik pada mobil, Sumber: gardaoto.com

4. Chrome

Selanjutnya yaitu velg mobil dengan jenis chrome. Velg mobil ini memiliki lapisan krom yang membuat tampilannya menjadi lebih indah, mengkilap, dan mewah. Dari penampilan dan bahan yang cukup beda, maka tidak heran harga velg chrome ini lebih mahal dari velg lain, dan jenis velg mobil yang satu ini juga memerlukan perawatan khusus.

5. Forged

Nah, untuk jenis velg mobil yang satu ini cara pembuatannya cukup berbeda dengan yang lain. Karena velg forged dibuat dengan cara menempa logam dengan sangat kuat. Dan hal ini membuat velg forged menjadi velg yang sangat tahan terhadap beban dan keausan. 


Velg forged ini cocok digunakan untuk mobil dengan performa tinggi. Untuk harganya memang lebih mahal dari velg lainnya, tetapi poin plusnya velg forged memiliki bobot yang lebih ringan dari semua velg.

6. Racing

Sesuai dengan namanya, jenis velg mobil yang keenam ini biasa digunakan oleh mobil-mobil balap atau mobil dengan performa tinggi. Velg racing didesain khusus supaya menjadi velg yang lebih ringan dan kuat dari velg standar. Selain itu, velg racing memiliki desain yang aerodinamis, sehingga dapat meningkatkan performa mobil.

7. Offroad

Setelah ada velg racing, selanjutnya ada juga velg offroad. Velg ini tentu didesain untuk kendaraan yang sering digunakan di medan-medan berat atau offroad. Performa velg offroad ini lebih kuat dan tahan terhadap guncangan maupun benturan daripada jenis velg lainnya. 


Setelah mengetahui jenis-jenisnya, maka Anda juga perlu memperhatikan hal-hal penting saat hendak memilih velg untuk mobil Anda. Baik dari ukuran, material, anggaran yang Anda miliki, dan juga merk velg mobil yang cocok. 


Setelah membeli velg mobil yang cocok, tentu Anda juga perlu mengetahui cara perawatannya. Beberapa jenis velg terkadang memerlukan perawatan khusus, seperti halnya perlindungan dari kerikil atau pembersih velg yang teratur. 


Komunikasikan hal tersebut dengan penjual di tempat Anda membeli velg. Dan pastikan Anda siap untuk merawat velg yang Anda beli sesuai dengan perawatan yang sesuai. Hal ini tentu supaya velg Anda selalu terlihat baik dan bisa bertahan lama.


Ilustrasi pemasangan velg mobil, Sumber: otomax.store

Ilustrasi pemasangan velg mobil, Sumber: otomax.store


Itulah tadi 7 jenis velg mobil yang terdapat di dunia otomotif. Nah, jika Anda tertarik dengan dunia otomotif, Anda bisa bergabung untuk kursus otomotif bersama kami, SpeedPlus Otomotif. 


SpeedPlus Otomotif merupakan pusat pelatihan otomotif yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun mengelola pelatihan yang berfokus di otomotif. SpeedPlus juga telah meluluskan ribuan mekanik otomotif yang berkualitas dan telah tersebar di berbagai industri otomotif. Yuk, tunggu apalagi? Segera bergabung dengan SpeedPlus Otomotif sekarang juga!

8 Jenis Cat Body Motor yang Wajib Anda Ketahui, Mau Coba Mana?

8 Jenis Cat Body Motor yang Wajib Anda Ketahui, Mau Coba Mana?

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa perawatan tepat akan membuat kondisi motor tetap terjaga. Salah satu jenis perawatan yang wajib dilakukan yakni membersihkan motor dari kotoran, agar cat body motor tetap bagus dan tidak mudah kusam. Namun jika sudah terlanjur kusam salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecatan ulang. 

Pengecatan ulang bermanfaat agar kondisi motor terlihat baru lagi. Dalam hal ini Anda bisa memilih warna cat body motor keren yang sama seperti sebelumnya ataupun warna baru. Namun jika memutuskan untuk memilih warna baru, maka Anda harus mengurus pergantian warna motor yang tertera pada STNK agar tidak ditilang ketika razia. 

Meskipun sudah tahu resiko mengganti cat warna motor, namun ternyata masih ada banyak orang yang nekat mengganti cat body motor sendiri tanpa memperbarui STNK. Hal ini memang sah-sah saja jika kendaraan tersebut tidak digunakan untuk berkeliaran di jalan raya dan hanya sebatas untuk koleksi atau mengikuti kontes modifikasi.


Mengenal berbagai jenis cat untuk body motor, Sumber: qhomemart.com

Mengenal berbagai jenis cat untuk body motor, Sumber: qhomemart.com

Berbagai Jenis Cat Body Motor yang Wajib Diketahui

Modifikasi merupakan alasan utama penggantian warna cat body pada motor. Setiap orang tentu menginginkan kendaraannya tetap terlihat keren. Namun jika motor sudah cukup umur, tentu kondisi cat body pada motor akan terlihat sedikit kusam sehingga harus diganti dengan yang baru.

Mengingat biaya cat body motor terbilang mahal, jadi tidak mengherankan jika banyak orang yang memutuskan untuk melakukan pengecatan sendiri. Namun proses penggantian cat motor tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Penting untuk selalu menggunakan cat berkualitas dan dikerjakan oleh orang yang sudah berpengalaman. 

Hal ini bertujuan agar body tetap awet dan tahan lama. Pemilihan cat yang salah akan membuat ketahanannya menjadi berkurang. Jadi sebelum memulai proses pengecatan, penting untuk mengetahui jenis cat body motor terlebih dahulu agar hasilnya maksimal. Ini dia beberapa jenis cat body untuk motor yang sering digunakan versi Kursus Otomotif.

1. Cat Polyurethane 2K

Salah satu hal yang membedakan jenis cat motor ini dengan cat polyurethane standar adalah sudah dilengkapi dengan clear coat. Jadi Anda tidak perlu menambahkan vernis jika ingin menggunakan cat polyurethane 2K. Hasil akhir yang diberikan juga terbilang cukup keren, karena bagian body kendaraan akan langsung terlihat glossy ketika cat sudah kering.

2. Cat Semprot

Saat ini ada banyak sekali orang yang menggunakan cat semprot untuk mengubah warna kendaraan miliknya. Samurai merupakan salah satu merek cat semprot yang cukup terkenal. Selain harganya yang relatif lebih murah, penggunaannya juga cukup mudah. Anda hanya perlu menyemprotkan cat ke bagian body motor dan proses pengerjaannya juga relatif lebih cepat.

3. Clear Coat atau Vernis

Fungsi utama dari clear coat pada cat body motor adalah untuk membantu melindungi lapisan cat. Jenis cat yang satu ini umumnya digunakan sebagai bahan lapisan anti gores untuk menghasilkan efek glossy yang lebih tinggi. Jadi bagian cat kendaraan akan terlihat lebih mengkilap dan memukau.

4. Cat Duco

Sebenarnya cat ini berjenis nitrocellulose namun seiring dengan berjalannya waktu masyarakat sering menyebutnya sebagai cat duco. Kelebihan utama yang ditawarkan oleh jenis cat duco adalah proses pengeringannya terbilang cukup cepat tanpa perlu bantuan oven. Harga dari cat duco juga relatif lebih murah dengan pengaplikasian yang cukup mudah. 

Anda hanya perlu menyemprotkan cat ke bagian body maupun rangka sepeda motor. Setelah itu poles hingga mengkilap. Sayangnya lama-kelamaan jenis cat ini akan terlihat kusam. Jadi banyak orang yang memilih untuk beralih menggunakan jenis cat body motor lainnya.


Mengecat body motor butuh teknik khusus, Sumber: astramotor.co.id

Mengecat body motor butuh teknik khusus, Sumber: astramotor.co.id

5. Cat Epoxy Primer Surfacer & Filler

Sebelum memulai proses pengecatan secara menyeluruh, tentu Anda membutuhkan cat dasar terlebih dahulu. Epoxy primer surfacer & filler merupakan salah satu jenis cat dasar yang sering kali digunakan untuk melapisi bagian body kendaraan. 

Fungsi utama dari jenis cat ini adalah untuk menutupi bagian pori-pori kasar yang sering kali muncul pada bagian plat ketika selesai di dempul. Pengaplikasian epoxy primer surfacer & filler juga cocok untuk bagian rangka motor. Sebab jenis cat yang satu ini dapat mencegah timbulnya karat pada bagian rangka motor sebelum maupun sesudah di dempul.

6. Cat Lacquere atau Nitrocellulose

Jenis cat body motor selanjutnya yang sering digunakan adalah lacquare atau nitrocellulose. Jenis cat yang satu ini sangat bermanfaat bagi Anda apabila ingin melakukan pengecatan mendadak karena karakteristiknya yang lebih cepat kering. 

Namun pada sisi lain jenis cat lacquare atau nitrocellulose memiliki kekurangan, yaitu mudah luntur dan tidak tahan lama. Terlebih lagi jika Anda sering memarkirkan kendaraannya di bawah sinar matahari. Kebiasaan semacam ini akan menyebabkan warnanya menjadi cepat menghilang atau memudar.

7. Cat Polyurethane

Jenis cat ini juga seringkali dikenal sebagai cat PU. Polyurethane termasuk ke dalam salah satu jenis cat untuk body kendaraan yang memiliki kualitas bagus. Bahkan proses pengaplikasiannya juga terbilang cukup mudah. Tidak seperti cat stoving yang membutuhkan oven. 

Namun proses pengeringan cat polyurethane membutuhkan waktu relatif lebih lama karena tidak menggunakan bantuan oven. Polyurethane juga hadir dengan pilihan warna yang bervariasi, sehingga cukup menarik dan layak untuk dipertimbangkan.


Mengecat body motor sendiri, Sumber: youtube.com

Mengecat body motor sendiri, Sumber: youtube.com

8. Cat Stoving atau Basecoat

Jenis cat body untuk motor yang satu ini sangat jarang digunakan untuk keperluan pribadi. Sebab cat stoving atau basecoat dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Namun harga yang ditawarkan tentu sebanding dengan kualitasnya. 

Cat stoving menawarkan kualitas yang jauh lebih baik, awet, tahan lama, dan tidak mudah tergores. Namun sayangnya penggunaan jenis cat ini terbilang cukup rumit karena membutuhkan sistem oven agar hasil akhirnya lebih maksimal.

Cat body motor merupakan hal fundamental yang  berperanan penting untuk meningkatkan penampilan dalam menjaga bagian sepeda motor agar tetap awet. Nah di atas merupakan beberapa ulasan seputar jenis cat motor yang sering digunakan. Memilih cat untuk body motor bukan hanya soal merek, namun pertimbangkan juga kelebihan dan kekurangannya.

Beginilah 5 Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat, Jangan Asal Pilih!

Beginilah 5 Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat, Jangan Asal Pilih!

Sebagai pemilik mobil, Anda tidak boleh sembarangan memilih oli mobil. Kenapa? Karena oli mobil bagaikan jantungnya mesin mobil. Maka dari itu oli memiliki peran vital dalam menjaga kinerja dan umur mesin mobil Anda.


Di samping itu, oli yang tepat juga membantu mengurangi gesekan antar komponen mesin, melindungi mesin dari karat, dan menjaga mesin tetap bersih. 


Namun, dengan banyaknya pilihan oli di pasaran membuat kebanyakan orang untuk menentukan pilihan yang tepat. Oleh karena itu, Kursus Otomotif hadir dengan 5 tips praktis yang bisa Anda jadikan panduan dalam memilih oli mobil yang sesuai.  Maka dari itu, simak terus artikel ini sampai akhir untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai tips-tips ini.


Tips memilih oli mobil, Sumber: hyundai.com

Tips memilih oli mobil, Sumber: hyundai.com

5 Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat

Pada umumnya, semua jenis oli mesin mobil memiliki fungsi yang sama. Berfungsi sebagai pelumas mesin mobil agar kinerja mesin berjalan dengan baik dan bebas gangguan. 


Akan tetapi, tiap jenis mesin mobil memiliki standar kekentalan oli yang berbeda. Contohnya mesin diesel yang memiliki temperatur tinggi sudah pasti membutuhkan oli yang berbeda dengan oli yang dibutuhkan mesin bensin.


Maka dari itu, dalam memilih oli mobil harus dilakukan secara cermat dan tepat. Dengan demikian oli mobil yang Anda pilih nantinya adalah oli mesin mobil terbaik yang sesuai dengan karakteristik mobil Anda.


Lalu bagaimana cara memilih oli mobil yang baik? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Kenali Karakteristik Mesin Mobil

Tips pertama yang perlu Anda perhatikan saat memilih oli mobil adalah mengenali karakteristik dari mesin mobil Anda. Kenapa? Karena setiap mobil memiliki kebutuhan oli yang berbeda-beda.


Nah untuk mengenali mesin mobil ini, Anda bisa melihat manual book yang diberikan saat Anda membeli mobil. Dalam buku tersebut biasanya dijelaskan mengenai karakteristik mobil dan jenis oli yang tepat untuk digunakan.

2. Perhatikan Kekentalan Oli

Angka kekentalan oli atau yang dikenal juga sebagai angka viskositas adalah indikator seberapa tebal oli pada suhu tertentu. Dimana tingkat kekentalan ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE).


Contohnya “SAE 10W-30” atau “SAE 5W-40”. Angka pertama yang berada di belakang “SAE” ini menunjukkan kekentalan oli pada suhu dingin (winter), sedangkan angka kedua ini menunjukkan kekentalan oli pada suhu panas.


Memilih tingkat kekentalan adalah langkah penting agar mesin dapat bekerja dengan optimal, baik saat kondisi dingin maupun panas. Anda bisa memilih oli dengan tingkat kekentalan yang direkomendasikan oleh pabrik mobil Anda untuk mendapatkan jenis oli yang tepat.


Berbagai merk dari oli mobil yang bisa dipilih, Sumber: blog.tribunjualbeli.com

Berbagai merk dari oli mobil yang bisa dipilih, Sumber: blog.tribunjualbeli.com

3. Pertimbangkan Kondisi Penggunaan Mobil

Untuk mendapatkan jenis oli mobil yang tepat untuk mobil Anda, Anda juga perlu mempertimbangkan kondisi penggunaan mobil Anda. Kenapa? Karena cara Anda menggunakan mobil sehari-hari juga berpengaruh pada pemilihan oli yang tepat.


Pada umumnya, jenis oli mobil ini dapat dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah oli sintetis yang memiliki performa lebih baik dalam kondisi ekstrim, sedangkan yang kedua adalah oli konvensional yang memiliki performa lebih baik dalam kondisi normal.


Jika Anda sering mengemudi dalam kondisi ekstrim seperti kemacetan lalu lintas, maka memilih jenis oli sintetis adalah pilihan yang paling tepat. Karena oli jenis ini dapat melindungi mesin mobil dari suhu yang ekstrim.

4. Pilih Oli Sesuai dengan Usia Mobil

Tak hanya kondisi penggunaan, usia mobil juga mempengaruhi jenis oli yang sebaiknya digunakan. Untuk mobil baru yang memiliki teknologi lebih canggih akan cocok dengan jenis oli sintetis.


Sedangkan mobil yang lebih tua akan lebih baik menggunakan oli konvensional. Terlebih ketika Anda melakukan perawatan mesin mobil, kemudian menemukan adanya tanda-tanda kebocoran atau konsumsi oli yang tinggi pada mobil Anda, maka oli konvensional ini akan cocok untuk kondisi mobil Anda tersebut.


Pastikan mengganti oli mobil secara rutin, Sumber: mypertamina.id

Pastikan mengganti oli mobil secara rutin, Sumber: mypertamina.id

5. Perhatikan Label Kualitas dan Standar

Ketika Anda memilih oli mobil, pastikan untuk membaca label kualitas dan standar yang tertera pada kemasan oli ini. Label-label ini menunjukkan bahwa oli tersebut sudah melewati uji kualitas dan dapat dipercaya untuk menjaga kinerja mesin mobil.


Untuk oli yang berkualitas biasanya memiliki label atau kode American Petroleum Institute (API). Kode inilah yang menunjukkan seberapa besar kemampuan oli dalam menahan gesekan yang terjadi di dalam mesin.


Tergantung mesinnya, kode API ini ditunjukkan dengan huruf yang berbeda. Untuk oli pada mesin bensin dituliskan dengan huruf pertama “S”, sedangkan untuk oli pada mesin diesel dituliskan dengan huruf pertama “C”.


Kemudian, huruf pertama ini akan diikuti dengan huruf abjad mulai dari A hingga Z. Dimana huruf kedua ini nanti yang menunjukkan peringkat oli tersebut. Semakin tinggi peringkatnya maka semakin tinggi pula urutan abjadnya.


Contohnya kode “API CJ” dan “CM”. Kedua kode ini menunjukkan bahwa kedua oli tersebut diperuntukkan untuk mesin diesel. Kemudian, oli dengan kode “API CM” memiliki peringkat lebih tinggi daripada oli dengan kode “API CJ”. Kenapa? Karena urutan abjad “M” lebih jauh daripada urutan abjad “J”.


Itu dia beberapa tips praktis yang bisa Anda jadikan panduan saat memilih oli mobil yang tepat. Akan tetapi jika Anda masih bingung dan ragu dalam memilih oli yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan mekanik atau ahli otomotif. Mereka pasti bisa memberikan saran yang lebih spesifik dengan kondisi kendaraan Anda saat ini.


Di samping memilih oli mobil yang tepat, penting juga untuk berkomitmen dalam mengganti oli Anda berdasarkan jadwal yang tetap. Jadi, jangan lupa untuk ganti oli mobil sendiri atau dengan bantuan ahli agar kualitas oli yang ada di mobil Anda tetap optimal dan mencegah adanya penumpukan kotoran dan sludge dalam mesin.


Terimakasih sudah menyimak hingga akhir!

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

Tak perlu repot-repot pergi ke bengkel, Anda bisa menghilangkan karat yang ada di motor kesayangan Anda sendiri di rumah. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, Kursus Otomotif sudah menyediakan 8 cara menghilangkan karat motor yang bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah dan praktis di rumah.


Dengan cuaca lembab dan lebatnya hujan, mampu menimbulkan efek karatan pada besi motor sehingga mampu merusak tampilan motor. Apabila hal ini tidak segera ditangani, karat tersebut akan merusak body motor dan bahkan membuat body motor keropos. 


Dengan demikian, karat tidak hanya merusak tampilan motor saja, tapi karat juga bisa membahayakan keselamatan pengguna motor tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda sang pemilik motor untuk segera menyingkirkan karat ini di tubuh motor Anda.


Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

8 Cara Menghilangkan Karat Motor

Walau karat memang bisa dicegah dengan mengenali berbagai penyebab munculnya karat di tubuh motor, namun Anda juga perlu mengetahui cara menghilangkan karat di motor Anda. Karena terkadang karat muncul di bagian motor yang tidak terlihat, sehingga bisa saja tanpa sepengetahuan Anda karat tersebut sudah mulai membesar dan merusak motor Anda.


Sehingga sebagai pemilik dan pengendara sepeda motor penting bagi Anda untuk mengetahui cara menghilangkan karat motor. Dengan demikian apabila Anda menemukan karat saat Anda melakukan perawatan motor, Anda sudah tahu apa yang perlu Anda lakukan saat itu. 


Apa saja cara untuk menghilangkan karat motor yang bisa dilakukan sendiri? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Menggunakan Bensin

Apakah Anda tahu jika Anda bisa menggunakan bensin untuk menghilangkan karat di motor Anda? Yap, dengan bensin yang memiliki nilai oktan 92 Anda bisa menghilangkan karat di motor Anda.


Campur bensin dan solar dengan perbandingan 1:2 kemudian oleskan campuran tersebut ke bagian motor yang berkarat. Gosok-gosok menggunakan sikat gigi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Menggunakan Oli Bekas

Apabila Anda baru saja mengganti oli motor Anda, maka sebaiknya Anda tidak membuang oli bekas tersebut. Karena dengan oli bekas ini, Anda bisa menghilangkan karat motor yang sudah mengganggu tampilan motor Anda.


Hampir sama seperti bensin, Anda hanya perlu mengoleskan oli tersebut ke bagian motor yang mengalami karatan kemudian gosok-gosok menggunakan sikat. 


Namun jika Anda ingin menghilangkan karat yang berada di bagian dalam motor seperti di knalpot, Anda bisa menghilangkannya dengan cara memasukan oli tersebut ke dalam knalpot melalui lubangnya.


Jika sudah, hidupkan mesin lalu biarkan oli tersebut melunturkan karat-karat yang ada di dalam knalpot. Pada proses ini nanti knalpot Anda akan mengeluarkan banyak asap, jadi Anda tak perlu panik saat melihat kondisi tersebut. Karena hal itu menunjukkan bahwa oli tersebut sedang bekerja dengan baik di dalam knalpot.

3. Menggunakan Baking Soda

Seperti cara-cara sebelumnya, menghilangkan karat motor menggunakan baking soda ini sangat mudah untuk dilakukan di rumah. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan baking soda dengan air terlebih dahulu. Kemudian sikat bagian motor yang berkarat tersebut menggunakan campuran air tersebut.


Apabila Anda menginginkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan perasan jeruk nipis pada campuran air tersebut.

4. Menggunakan Cuka

Tak hanya berguna untuk mengolah makanan, cuka juga bisa digunakan untuk menghilangkan karat. Karena cuka mengandung larutan asam yang bisa melarutkan karat yang ada di body motor.


Berbeda dengan cara-cara sebelumnya yang perlu digosok, dengan menggunakan cuka Anda hanya perlu mengoleskannya. Atau jika bagian motor tersebut bisa dicopot, rendam bagian tersebut semalaman.


Tetapi jika masih ada beberapa bagian yang tidak luntur saat Anda membilasnya, Anda perlu menyikatnya perlahan.


Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

5. Menggunakan Rust Remover

Rust Remover adalah produk pembersih yang digunakan untuk membersihkan kerak air dan karat besi. Dengan demikian, menghilangkan karat motor menggunakan rust remover adalah cara terbaik yang bisa Anda coba.


Pengaplikasiannya cukup mudah, Anda hanya perlu menyemprotkan cairan tersebut pada permukaan motor yang berkarat. Kemudian diamkan selama satu menit lalu gosok perlahan menggunakan lap halus.


Langkah terakhir jangan lupa keringkan menggunakan lap microfiber, jangan sampai Anda meninggalkan bagian tersebut dalam keadaan yang masih basah. Karena hal itu bisa menyebabkan karat kembali muncul.

6. Menggunakan Stempet

Stempet adalah gel yang digunakan sebagai pelumas mesin motor. Namun selain itu, stempet juga bisa digunakan sebagai penghilang karat dengan cara mengoleskannya pada bagian yang berkarat.

7. Menggunakan Pembersih Keramik

Saat membaca judul poin ini, mungkin Anda bertanya-bertanya kenapa bisa pembersih keramik dijadikan solusi untuk menghilangkan karat. Jawabannya karena pembersih keramik memiliki daya angkat kotoran yang baik. Sehingga pembersih ini juga bisa digunakan untuk membersihkan karat.


Anda hanya perlu mengoleskannya pada bagian sepeda motor yang berkarat kemudian gosok setelah menunggu beberapa saat. Saat menggunakan pembersih ini Anda harus berhati-hati, karena pembersih ini mengandung bahan yang cukup berbahaya jika mengenai kulit dan mata.

8. Menggunakan Amplas

Tanpa harus menambahkan bahan lainnya, hanya dengan menggunakan amplas Anda sudah bisa menghilangkan karat di motor Anda. Yang perlu Anda pastikan sebelum menggunakan amplas adalah pastikan permukaan bagian motor yang berkarat sudah bersih dari kotoran dan debu.


Jika Anda sudah benar-benar memastikannya, gosokkan amplas pada permukaan motor tersebut. Jangan gunakan kekuatan Anda terlalu keras saat menggunakan amplas ini, supaya permukaan motor tersebut tidak rusak terlalu parah.


Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com

Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com


Nah, itu dia 8 cara menghilangkan karat motor dengan menggunakan beberapa bahan yang berbeda. Kini Anda tinggal memilih hendak menggunakan cara yang mana dengan menyesuaikan penyebab dan dimana lokasi karat itu muncul. Semoga pembahasan ini dapat membantu Anda dalam menjaga kondisi terbaik motor Anda.

Bagaimana Caranya Menghilangkan Jamur di Mobil yang Ampuh? Simak Tipsnya Berikut Ini!

Bagaimana Caranya Menghilangkan Jamur di Mobil yang Ampuh? Simak Tipsnya Berikut Ini!

Tahukah Anda jika ternyata ada banyak sekali cara yang bermanfaat untuk menghilangkan jamur di mobil. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa cat dan kaca mobil sangat rentan terhadap jamur. Masalah ini tentu akan membuat penampilan kendaraan Anda menjadi kotor dan tidak menarik lagi. 

Timbulnya jamur pada mobil zaman sekarang umumnya disebabkan karena adanya sisa air yang menempel pada bagian cat dan kaca mobil. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan menimbulkan bercak putih. Sisa-sisa air yang sering menempel pada bagian kendaraan biasanya berasal dari air hujan. 

Oleh sebab itu, ada baiknya untuk selalu mencuci kendaraan setelah terkena air hujan dan memastikan seluruh permukaan body dalam keadaan kering agar tidak menimbulkan jamur. Lantas bagaimana jika bagian cat mobil sudah mulai tumbuh jamur? Apa yang harus dilakukan? Berikut beberapa cara bersihkan jamur di mobil yang bisa diterapkan.


Cara menghilangkan jamur yang ada di mobil, Sumber: nissan.co.id

Cara menghilangkan jamur yang ada di mobil, Sumber: nissan.co.id

Cara Menghilangkan Jamur di Mobil, Mudah dan Praktis

Pergi ke salon mobil menjadi salah satu solusi yang kerap dipilih. Namun biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan perawatan tersebut terbilang tidak murah. Tidak perlu merasa khawatir, ada beberapa cara alami dan mudah yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jamur di mobil. Berikut beberapa tips menghilangkan jamur yang menempel pada mobil.

1. Gunakan Alkohol

Hilangkan jamur yang menempel pada bagian mobil pertama dengan menggunakan cairan alkohol. Biasanya cairan alkohol digunakan untuk membersihkan luka pada area kulit. Namun ternyata alkohol juga termasuk bahan kimia yang dapat dimanfaatkan sebagai penghilang jamur pada area kaca dan body mobil. 

Anda hanya perlu menyiapkan alkohol dengan kadar 50-90%. Langkah selanjutnya kocok alkohol, kemudian celupkan kain lembut atau kapas ke dalamnya. Gosok secara perlahan menggunakan cairan alkohol hingga noda jamur menghilang. 

Meski cukup kuno, namun cara yang satu ini terbilang cukup efektif untuk mengusir jamur pada area body dan kaca kendaraan. Terlebih lagi bahan dan alat yang dibutuhkan dapat dengan mudah ditemukan di sekitar.


Penggunaan cairan alkohol, Sumber: tokopedia.com

Penggunaan cairan alkohol, Sumber: tokopedia.com

2. Cairan Pemutih Pakaian

Tips menghilangkan jamur di mobil selanjutnya adalah dengan menggunakan cairan pemutih pakaian. Bukan hanya bermanfaat untuk menghilangkan noda membandel saja cairan pemutih pakaian juga terbilang cukup efektif untuk menghilangkan jamur di area kaca dan body mobil. Selanjutnya celup  kain lembut ke dalam larutan pemutih pakaian. 

Setelah itu gosokkan pada area yang menjamur hingga menghilang. Setelah noda jamur terangkat, cukup basuh area tersebut menggunakan air bersih hingga tuntas. Dapat dipastikan jika kaca dan body mobil Anda kembali kinclong dan terbebas dari jamur membandel. Cukup mudah dan praktis bukan?


Ilustrasi pemutih pakaian, Sumber: pickybest.id

Ilustrasi pemutih pakaian, Sumber: pickybest.id

3. Minuman Soda

Apakah Anda juga termasuk pecinta minuman soda? Jika iya, maka Anda perlu mengetahui bahwa jenis minuman tersebut ternyata juga efektif untuk membersihkan jamur pada bagian kaca dan body mobil. Lain halnya dengan dua cara di atas, kali ini Anda perlu membersihkan bagian yang mengalami jamur tanpa menggunakan air terlebih dahulu. 

Hal ini bertujuan agar unsur kimia dari minuman soda tidak bercampur dengan air. Anda dapat membersihkannya menggunakan kain bersih. Setelah itu bersihkan dengan minuman soda kemudian gosok secara perlahan pada bagian yang berjamur. Ulangi beberapa kali hingga noda jamur menghilang.


Minuman bersoda, Sumber: ners.unair.ac.id

Minuman bersoda, Sumber: ners.unair.ac.id

4. Cuka Apel

Tips menghilangkan jamur di mobil selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan cuka apel. Caranya Anda hanya perlu mencampurkan cuka apel dengan air. Masukkan 3 sendok makan cuka apel ke dalam 1 liter air. Setelah itu, celupkan kain lembut ke dalam larutan tersebut kemudian gosokkan pada area mobil yang mengalami jamur. 

Gosok dengan gerakan memutar searah dengan jarum jam hingga noda bisa hilang sempurna. Setelah bercak jamur menghilang, Anda dapat mengeringkan bagian tersebut menggunakan kertas koran. Setelah melakukan beberapa langkah tersebut Anda bisa melihat sendiri, hasilnya benar-benar menakjubkan.


Cuka apel bisa menghilangkan jamur di mobil, Sumber: astronauts.id

Cuka apel bisa menghilangkan jamur di mobil, Sumber: astronauts.id

5. Pasta Gigi

Pasta gigi tidak hanya bermanfaat untuk membersihkan kotoran pada area plak di gigi saja. Namun pasta gigi juga terbilang cukup efektif untuk menghilangkan jamur pada area kaca dan body mobil. Pastikan kondisi kaca dan body mobil dalam keadaan bersih dan kering. Setelah itu oleskan pasta gigi di area yang berjamur. 

Tunggu beberapa saat hingga pasta gigi mengering. Setelah pasta gigi mengering, Anda dapat membersihkannya menggunakan air bersih. Agar noda jamur bersih sempurna, Anda juga bisa menggosoknya menggunakan kain lembut.

Penggunaan pasta gigi untuk mobil, Sumber: sehatq.com

Penggunaan pasta gigi untuk mobil, Sumber: sehatq.com

6. Air Tembakau

Selain beberapa cara di atas, air tembakau juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan jamur di mobil. Anda hanya perlu menyiapkan 1 genggam tembakau kering, kemudian rendam dengan air bersih selama kurang lebih 15 menit. Namun selalu pastikan jika kondisi air yang digunakan tidak tercampur dengan bahan lain seperti deterjen atau sabun. 

Sembari menunggu rendaman air tembakau, bersihkan bagian mobil yang mengalami jamur menggunakan air dingin bersih. Setelah bersih dan kering siramkan air tembakau pada area mobil yang bermasalah. 

Jangan lupa untuk menggosok area tersebut menggunakan busa. Ulangi beberapa cara di atas hingga jamur pada area kaca dan body mobil menghilang. Jika jamur sudah benar-benar menghilang, Anda dapat mengeringkannya menggunakan kain halus.


Ilustrasi tembakau yang ada pada rokok, Sumber: suara.com

Ilustrasi tembakau yang ada pada rokok, Sumber: suara.com

7. Gunakan Produk Pembersih Jamur Khusus Mobil

Tips terakhir yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan noda membandel hingga berjamur pada area mobil adalah dengan menggunakan produk pembersih jamur khusus mobil. Saat ini terdapat beberapa merk pembersih atau penghilang jamur yang dijual bebas di pasaran. 

Produk glass scrub ini umumnya digunakan ketika jamur sudah tampak pada bagian kaca dan area body mobil. Setelah itu jangan lupa olesi bagian tersebut menggunakan rain clear agar tetap bersih. Rain clear juga bermanfaat sebagai pencegahan.

Ilustrasi cairan pembersih jamur untuk mobil, Sumber: suzuki.co.id

Ilustrasi cairan pembersih jamur untuk mobil, Sumber: suzuki.co.id


Itu dia beberapa tips menghilangkan jamur di mobil secara alami yang dapat Anda lakukan tanpa perlu pergi ke salon. Agar tetap awet dan tahan lama, pastikan untuk selalu melakukan perawatan mobil secara berkala. Kendaraan yang dirawat secara berkala juga akan ikut meningkatkan masa pemakaiannya, sehingga lebih awet dan tahan lama.


Bahkan jika Anda seorang pengusaha bisnis rental mobil, maka sangat dibutuhkan untuk mengetahui cara menghilangkan jamur di mobil tersebut. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda sekalian.