5 Jenis Ban Motor yang Wajib Diketahui, dari Harian hingga Balap

Biasanya, pemilik motor lebih fokus pada mesin atau modifikasi tampilan. Padahal, ada komponen motor yang tidak kalah penting untuk diperhatikan yakni ban. Padahal, penentuan jenis ban motor sangat krusial untuk selalu dicek sebelum berkendara karena inilah komponen yang bersentuhan langsung dengan jalanan.

Meskipun mesin motor masih kuat tetapi jika grip ban buruk akan membuat motor kurang aman. Penulis pribadi baru benar-benar sadar akan pentingnya memahami jenis ban sesudah beberapa kali mengalami kondisi yang kurang mengenakkan. 

Ban motor penulis terlihat tebal, tetapi komponennya sudah keras karena usia. Pernah juga memilih jenis ban yang salah sehingga menyebabkan perjalanan jadi kurang nyaman.

Padahal, setiap jenis ban dibuat dengan fungsi yang berbeda. Ada yang lebih sesuai untuk perjalanan jauh, tapi ada juga yang justru nyaman untuk penggunaan harian. Ada yang dirancang untuk lintasan balap, dan ada juga yang khusus dirancang untuk kondisi hujan.

Nah, melalui artikel ini, Anda akan diajak untuk mengenal berbagai jenis ban motor yang wajib diketahui agar Anda tidak asal membeli!

Ban Motor Touring, sumber Eksimotor

Ban Motor Touring, sumber Eskipaper

Jenis Ban Motor yang Wajib Diketahui Pengendara

Inilah beberapa jenis ban motor yang wajib Anda ketahui sebagai bahan referensi sebelum menentukan membeli yang mana:

1. Ban Tubetype (Ban Dalam)

Salah satu tipe ban yang masih digunakan sampai saat ini adalah tubetype atau ban dalam yang terpisah. Ban tipe ini bisa ditemukan di motor lawas dan motor bebek entry level. Tipe ini memiliki ciri masih menggunakan ban dalam, dipasang pada velg jari-jari, serta harganya lebih murah.

Kelebihan dari jenis ban ini adalah biaya perbaikan yang relatif murah, mudah ditemukan pada bengkel kecil, serta sesuai untuk medan rusak karena velg jari-jarinya yang fleksibel. Namun, sayangnya, ban ini kalau bocor akan membuat angin langsung habis dengan cepat. Selain itu, ban ini juga rentan tertusuk benda tajam, ban ini juga kurang praktis ketimbang tipe ban motor matic tubeless.

Ban ini cukup masuk akal untuk area yang memiliki jalan rusak atau di pedesaan. Namun, kurang direkomendasikan untuk jalanan kota.

2. Ban Tubeless

Pada motor modern, jenis bannya sudah update ke yang lebih canggih yakni ban motor tubeless. Ban ini tidak memakai ban dalam karena udara ditahan langsung oleh struktur bannya sendiri dan velgnya juga rapat. Kelebihan dari ban ini adalah tidak bisa langsung kempes total jika tertusuk paku. 

Ban juga aman untuk berkendara dengan kecepatan tinggi, risiko pecah ban juga lebih kecil. Dalam hal perawatan juga lebih praktis ketimbang ban tubetype.

Namun, ban tubeless dibanderol dengan harga yang lebih mahal, jika sobek akan sulit ditambal, serta velgnya harus benar-benar presisi. Penulis pribadi lebih mempertimbangkan ban tubeless untuk motor harian karena faktor keamanan dan kepraktisan.

Ban Motor Racing, sumber Line Today

Ban Motor Racing, sumber Line Today

3. Ban Radial

Tipe ban ini lebih modern dan kerap dipakai pada motor sport atau jenis motor dengan performa tinggi. Ban ini memiliki struktur benang yang tegak lurus terhadap arah putaran ban sehingga ketika digunakan akan lebih stabil.

Kelebihan dari ban ini adalah memiliki grip yang lebih baik. Selain itu, ban radial juga lebih nyaman untuk menikung dan stabil meski digunakan pada kecepatan tinggi. Suhu panasnya juga lebih terkontrol. Namun, sebanding dengan performanya yang tinggi, harganya juga jauh lebih mahal. Dinding ban juga akan lebih tipis dan kurang sesuai untuk jalan rusak ekstrem.

Ban radial sebaiknya tidak digunakan hanya untuk gaya-gayaan saja. Banyak orang memilih ban ini padahal kebutuhan hariannya cukup dengan spek bawahnya. Jika motor hanya digunakan santai di dalam kota, maka manfaat radial tidak terlalu terasa ketimbang selisih harganya yang tinggi. Ban ini lebih cocok untuk Anda yang suka mengendarai sepeda motor untuk cornering atau touring.

4. Ban Bias

Ban bias merupakan tipe konstruksi ban dengan lapisan benang menyilang diagonal. Tipe ini paling umum digunakan dan lebih terjangkau harganya. Ban bias memiliki dinding ban yang lebih tebal dan kuat dan cocok untuk beban yang berat sekalipun. Cocok pula untuk jalanan yang kasar.

Ban ini sangat tahan banting meskipun harganya ekonomis. Pastinya sangat cocok untuk penggunaan harian. Meski begitu, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan motor dalam kecepatan tinggi karena handlingnya kurang presisi. Selain itu, ban juga cepat panas.

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

5. Ban Sport

Ban sport dirancang untuk grip maksimal serta performa yang agresif. Ban ini mempunyai tapak yang lebih besar, profil yang mendukung manuver cepat, serta kompon yang lebih lunak. Daya cengkramnya juga tinggi dan stabil untuk menikung. Soal tampilannya juga cukup sporty.

Kekurangan dari ban ini adalah cepat aus, kurang nyaman untuk jalanan yang rusak, serta kurang optimal digunakan ketika hujan. banyak yang mengira ban sport bagus untuk semua kondisi, padahal tidak demikian. Ban sport memang memiliki kompon lunak yang gacor jika diajak ngebut, tetapi untuk penggunaan harian justru boros karena cepat habis.

Sebelum membeli ban, Anda pastikan terlebih dahulu kebutuhannya untuk apa, tipe jalan yang dilalui seperti apa, bebannya berat atau tidak, dan sebagainya. Sebab, ban yang terbaik bukan yang paling mahal, tetapi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu kesalahan yang paling umum dilakukan adalah memilih ban yang terlampau besar demi tampilan, hanya fokus pada merek, serta mengabaikan usia ban. Inilah pentingnya memiliki pengetahuan dasar otomotif yang mumpuni. Terlebih untuk Anda yang ingin mendalami bidang otomotif untuk membuka bengkel atau bekerja di industri.

Untuk menambah insight baru tentang dunia otomotif dan perbengkelan, kami merekomendasikan bagi Anda mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif Jogja. Anda tidak hanya akan mendapatkan materi saja, melainkan juga praktik secara langsung!

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

8 Cara Menghilangkan Karat Motor yang Perlu Anda Ketahui, Mudah dan Praktis!

Tak perlu repot-repot pergi ke bengkel, Anda bisa menghilangkan karat yang ada di motor kesayangan Anda sendiri di rumah. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, Kursus Otomotif sudah menyediakan 8 cara menghilangkan karat motor yang bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah dan praktis di rumah.


Dengan cuaca lembab dan lebatnya hujan, mampu menimbulkan efek karatan pada besi motor sehingga mampu merusak tampilan motor. Apabila hal ini tidak segera ditangani, karat tersebut akan merusak body motor dan bahkan membuat body motor keropos. 


Dengan demikian, karat tidak hanya merusak tampilan motor saja, tapi karat juga bisa membahayakan keselamatan pengguna motor tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda sang pemilik motor untuk segera menyingkirkan karat ini di tubuh motor Anda.


Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

Informasi terkait berbagai cara menghilangkan karat motor, Sumber: belitung.tribunnews.com

8 Cara Menghilangkan Karat Motor

Walau karat memang bisa dicegah dengan mengenali berbagai penyebab munculnya karat di tubuh motor, namun Anda juga perlu mengetahui cara menghilangkan karat di motor Anda. Karena terkadang karat muncul di bagian motor yang tidak terlihat, sehingga bisa saja tanpa sepengetahuan Anda karat tersebut sudah mulai membesar dan merusak motor Anda.


Sehingga sebagai pemilik dan pengendara sepeda motor penting bagi Anda untuk mengetahui cara menghilangkan karat motor. Dengan demikian apabila Anda menemukan karat saat Anda melakukan perawatan motor, Anda sudah tahu apa yang perlu Anda lakukan saat itu. 


Apa saja cara untuk menghilangkan karat motor yang bisa dilakukan sendiri? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Menggunakan Bensin

Apakah Anda tahu jika Anda bisa menggunakan bensin untuk menghilangkan karat di motor Anda? Yap, dengan bensin yang memiliki nilai oktan 92 Anda bisa menghilangkan karat di motor Anda.


Campur bensin dan solar dengan perbandingan 1:2 kemudian oleskan campuran tersebut ke bagian motor yang berkarat. Gosok-gosok menggunakan sikat gigi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Menggunakan Oli Bekas

Apabila Anda baru saja mengganti oli motor Anda, maka sebaiknya Anda tidak membuang oli bekas tersebut. Karena dengan oli bekas ini, Anda bisa menghilangkan karat motor yang sudah mengganggu tampilan motor Anda.


Hampir sama seperti bensin, Anda hanya perlu mengoleskan oli tersebut ke bagian motor yang mengalami karatan kemudian gosok-gosok menggunakan sikat. 


Namun jika Anda ingin menghilangkan karat yang berada di bagian dalam motor seperti di knalpot, Anda bisa menghilangkannya dengan cara memasukan oli tersebut ke dalam knalpot melalui lubangnya.


Jika sudah, hidupkan mesin lalu biarkan oli tersebut melunturkan karat-karat yang ada di dalam knalpot. Pada proses ini nanti knalpot Anda akan mengeluarkan banyak asap, jadi Anda tak perlu panik saat melihat kondisi tersebut. Karena hal itu menunjukkan bahwa oli tersebut sedang bekerja dengan baik di dalam knalpot.

3. Menggunakan Baking Soda

Seperti cara-cara sebelumnya, menghilangkan karat motor menggunakan baking soda ini sangat mudah untuk dilakukan di rumah. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan baking soda dengan air terlebih dahulu. Kemudian sikat bagian motor yang berkarat tersebut menggunakan campuran air tersebut.


Apabila Anda menginginkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan perasan jeruk nipis pada campuran air tersebut.

4. Menggunakan Cuka

Tak hanya berguna untuk mengolah makanan, cuka juga bisa digunakan untuk menghilangkan karat. Karena cuka mengandung larutan asam yang bisa melarutkan karat yang ada di body motor.


Berbeda dengan cara-cara sebelumnya yang perlu digosok, dengan menggunakan cuka Anda hanya perlu mengoleskannya. Atau jika bagian motor tersebut bisa dicopot, rendam bagian tersebut semalaman.


Tetapi jika masih ada beberapa bagian yang tidak luntur saat Anda membilasnya, Anda perlu menyikatnya perlahan.


Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

Ilustrasi menghilangkan karat di velg motor, Sumber: harapanrakyat.com

5. Menggunakan Rust Remover

Rust Remover adalah produk pembersih yang digunakan untuk membersihkan kerak air dan karat besi. Dengan demikian, menghilangkan karat motor menggunakan rust remover adalah cara terbaik yang bisa Anda coba.


Pengaplikasiannya cukup mudah, Anda hanya perlu menyemprotkan cairan tersebut pada permukaan motor yang berkarat. Kemudian diamkan selama satu menit lalu gosok perlahan menggunakan lap halus.


Langkah terakhir jangan lupa keringkan menggunakan lap microfiber, jangan sampai Anda meninggalkan bagian tersebut dalam keadaan yang masih basah. Karena hal itu bisa menyebabkan karat kembali muncul.

6. Menggunakan Stempet

Stempet adalah gel yang digunakan sebagai pelumas mesin motor. Namun selain itu, stempet juga bisa digunakan sebagai penghilang karat dengan cara mengoleskannya pada bagian yang berkarat.

7. Menggunakan Pembersih Keramik

Saat membaca judul poin ini, mungkin Anda bertanya-bertanya kenapa bisa pembersih keramik dijadikan solusi untuk menghilangkan karat. Jawabannya karena pembersih keramik memiliki daya angkat kotoran yang baik. Sehingga pembersih ini juga bisa digunakan untuk membersihkan karat.


Anda hanya perlu mengoleskannya pada bagian sepeda motor yang berkarat kemudian gosok setelah menunggu beberapa saat. Saat menggunakan pembersih ini Anda harus berhati-hati, karena pembersih ini mengandung bahan yang cukup berbahaya jika mengenai kulit dan mata.

8. Menggunakan Amplas

Tanpa harus menambahkan bahan lainnya, hanya dengan menggunakan amplas Anda sudah bisa menghilangkan karat di motor Anda. Yang perlu Anda pastikan sebelum menggunakan amplas adalah pastikan permukaan bagian motor yang berkarat sudah bersih dari kotoran dan debu.


Jika Anda sudah benar-benar memastikannya, gosokkan amplas pada permukaan motor tersebut. Jangan gunakan kekuatan Anda terlalu keras saat menggunakan amplas ini, supaya permukaan motor tersebut tidak rusak terlalu parah.


Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com

Karat yang dibersihkan menggunakan amplas, Sumber: edukasi.kompas.com


Nah, itu dia 8 cara menghilangkan karat motor dengan menggunakan beberapa bahan yang berbeda. Kini Anda tinggal memilih hendak menggunakan cara yang mana dengan menyesuaikan penyebab dan dimana lokasi karat itu muncul. Semoga pembahasan ini dapat membantu Anda dalam menjaga kondisi terbaik motor Anda.