Tips Singkat Berkendara Mobil Jarak Jauh

Mengemudi jarak jauh menggunakan mobil pribadi bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan sekaligus menantang. Apalagi di dalam perjalanan antar provinsi melewati area hutan, bukit dan persawahan. Apakah Anda baru ingin mencoba mengemudi jarak jauh? Simaklah tips mengemudi jarak jauh agar bisa membuat persiapan yang matang.


Berbeda dengan mengemudi di area perkotaan, mengemudi jarak jauh yang melewati berbagai area yang ramai maupun sepi memiliki tantangan tersendiri. Kondisi pengemudi, kondisi kendaraan, pengetahuan tentang lokasi menjadi hal yang perlu dipersiapkan termasuk berbagai kebutuhan logistik selama perjalanan. Simak tips mengemudi jarak jauh menggunakan mobil berikut ini.

Tips Mengemudi Jarak Jauh Menggunakan Mobil

Mungkin tahun ini di tengah kondisi pandemi kita tidak bisa mengunjungi kampung halaman. Namun bukan tidak mungkin, kita harus mengemudi jarak jauh untuk berbagai keperluan lainnya. Bagaimana tips mengemudi jarak jauh menggunakan mobil? Simak berikut ini.

Kondisi Mengantuk Saat Mengemudi, sumber Grid

1. Pastikan Kondisi Tubuh

Tips mengemudi jarak jauh yang pertama adalah berkaitan dengan kondisi tubuh. Jika kondisi tubuh tidak prima, konsentrasi di dalam perjalanan bisa terganggu. Padahal perjalanan jarak jauh menuntut fokus dalam waktu yang lama.


Anda bisa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan medis terkait kondisi tubuh Anda. Jika dokter atau ahli kesehatan menyarankan Anda untuk beristirahat lebih banyak lagi, sebaiknya ikuti saran mereka. Sampai Anda benar-benar siap melakukan perjalanan jauh.


Saat berkendara, pastikan Anda menggunakan pakaian yang nyaman untuk mengemudi. Jangan lupakan juga jaket untuk menangkal rasa dingin. Hal penting lainnya yang perlu diingat ialah Anda sangat disarankan untuk menggunakan sepatu saat mengemudi.

2. Pastikan Kondisi Kendaraan

Selain kondisi tubuh, tentu saja tips berkendara jarak jauh selanjutnya adalah seputar kendaraan Anda. Periksa kondisi mesin mobil serta air aki, air radiator, oli, rem dan ban. Untuk itu, ketahui bagaimana aki, oli, rem dan ban yang masih dalam kondisi bagus.


Untuk menghindari mobil sulit dinyalakan ketika Anda tengah berada dalam perjalanan jarak jauh, maka pastikan kondisi aki sehat. Bersihkan kerak-kerak yang menempel dan pastikan juga level air aki dalam jumlah yang mencukupi. Ini seputar kondisi aki mobil.


Selanjutnya adalah seputar oli kendaraan. Oli merupakan pelumas mesin yang bisa mengatur temperatur serta performa mesin kendaraan. Semakin baru oli yang terisi, tentu semakin layak pelumasan mesin yang ada sehingga mesin akan terjaga selama digunakan dalam waktu yang lama.



Ilustrasi Uang dan Dokumen Administrasi, sumber Blibli

Selain aki dan oli, masalah yang mungkin sering terjadi jika seorang mengemudikan mobil jarak jauh adalah ban mobil. Periksalah apakah ban masih dalam kondisi baik seperti alur permukaan ban. Selain itu, sebelum berkendara, pastikan tekanan ban dalam kondisi standar.

3. Ketahui Rute Perjalanan

Meskipun sudah terdapat GPS, namun tetap saja rute perjalanan yang akan kita lalui bisa tidak diprediksi. Mungkin ada bencana atau kemungkinan masalah dalam melewati rute tertentu dalam perjalanan jarak jauh yang akan kita lalui. Nah, bagaimana langkah untuk memastikannya?


Anda bisa bertanya mencari informasi atau mengikuti berita transportasi. Biasanya untuk jalan tol misalnya, terdapat pemberitaan khusus untuk melaporkan kondisi terkininya. Dengan mengetahui kondisi rute perjalanan Anda dapat menentukan pilihan yang tepat dalam setiap kondisi perjalanan.

5. Jangan Ragu Untuk Beristirahat

Meskipun sudah melakukan persiapan yang matang untuk berkendara jarak jauh, namun pasti tetap ada kondisi tidak terduga. Yang paling sering adalah capek dan mengantuk. Lantas, bagaimana jika menghadapi kondisi yang seperti ini?


Meskipun harus mengejar waktu untuk menyelesaikan berbagai urusan di tempat tujuan, perlu ada perhatian khusus seputar keselamatan selama berkendara. Karena itu, jika tiba-tiba merasa capek dan mengantuk jangan ragu untuk beristirahat. Misalnya di rest area yang ada di sekitar perjalanan Anda.

6. Ketahui Petunjuk Arah

Bisa jadi jarak perjalanan yang akan Anda lalui adalah yang tidak pernah Anda lalui sama sekali sebelumnya. Sehingga Anda mungkin akan bergantung dengan GPS. Namun memperhatikan GPS terus-menerus juga bisa membuat lamban bahkan terkadang berbahaya.


Sebenarnya petunjuk arah perjalanan terdapat di sisi-sisi jalan. Hal ini sebagaimana rambu-rambu lalu lintas yang sering kita lihat sehari-hari. Namun tidak ada salahnya juga Anda mempersiapkan peta, mempelajarinya sebelum atau saat sedang beristirahat dan melakukan perjalanan setelah mengetahui arahnya.

Memeriksa Air Radiator, sumber Kumparan

7. Persiapkan Kebutuhan Logistik

Kebutuhan logistik tidak kalah penting didalam melakukan perjalanan jarak jauh. Mempersiapkan makanan dan minuman untuk perjalanan jauh misalnya, bisa menghemat dana dan waktu Anda. Keuntungan lainnya ialah makanan yang Anda persiapkan sendiri lebih higienis dibanding jika harus membelinya di sembarang tempat selama perjalanan.


Selain itu untuk perjalanan yang mencapai berhari-hari, Anda perlu membawa pakaian ganti khusus untuk di perjalanan. Anda bisa melakukannya dengan memperhitungkan durasi perjalanan. Berangkat dari hal tersebut Anda bisa memperkirakan berapa banyak jumlah pakaian ganti yang perlu disiapkan. Letakkan pakaian ganti di lokasi yang mudah dijangkau. Sehingga Anda tak perlu membongkar sebagian besar bagasi hanya untuk mengambil, misalnya selembar t-shirt.


Selain itu tentu saja uang di dalam perjalanan yang sudah dipersiapkan dengan perkiraan kebutuhan. Dimungkinkan juga Anda harus membawa dokumen perjalanan sehingga tidak harus terhambat karena ada pemeriksaan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.


Itu dia beberapa tips berkendara jarak jauh menggunakan mobil yang bisa Anda lakukan. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat dalam rencana perjalanan Anda. Simak terus berbagai ulasan otomotif lainnya di halaman kursus otomotif Jogja.

Bagian Mesin Sepeda Motor Untuk Diketahui Pengguna

Sebagai pengetahuan dasar, komponen mesin motor adalah topik yang perlu diketahui oleh calon-calon montir handal. Karena itu, lembaga kursus montir sepeda motor harus menyediakan informasi lengkap seputar komponen mesin motor ini. Nah, apakah Anda sudah pernah mengetahui apa saja komponen mesin sepeda motor?


Meskipun bukan sebagai pelajar teknik mesin, sebagai pengguna sepeda motor sehari-hari kita perlu sedikit banyaknya mengetahui informasi seputar komponen mesin sepeda motor. Dengan mengetahuinya, kita bisa mengetahui perawatan yang tepat dan kendala-kendala yang mungkin terjadi saat motor digunakan.

Komponen Mesin Motor

Mesin motor sebenarnya dibedakan menjadi dua, yaitu mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Perbedaannya adalah pada mekanisme pembakaran mesin untuk menghasilkan tenaganya. Lantas, apa saja komponen mesin motor pada umumnya?

1. Head Silinder

Ilustrasi Mesin Sepeda Motor, sumber

Kepala silinder atau cylinder head memiliki fungsi utama sebagai penutup lubang silinder pada blok silinder dan juga sebagai tempat dudukan busi mesin. Kepala silinder bertumpu di atas blok silinder yang titik tumpunya sendiri dipasang atau direkatkan oleh gasket yang berguna untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi mesin.


Kepala silinder terbuat dari bahan alumunium campuran yang bertujuan agar tahan terhadap karat dan juga tahan terhadap serangan suhu tinggi yang panas serta melindungi dari konstruksi ringan. Pada bagian kepala silinder biasanya terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau yang lebih Anda kenal dengan sebutan pendingin udara.

2. Blok Silinder

Blok silinder bisa dikatakan bagian yang penting pada suara mesin. Blok silinder adalah tempat piston bergerak bolak balik dan tempat beberapa komponen kelistrikan dipasangkan. Konstruksi blok silinder dipengaruhi oleh sistem pendinginannya, jumlah silindernya serta sistem pemasukan bahan bakarnya.

Sistem pendinginan sepeda motor kebanyakan adalah dengan menggunakan pendinginan udara. Untuk menambah efektifitas pendinginan maka bagian luar blok silinder dibuat bersirip agar luas bidang permukaan pendinginan lebih besar.

3. Crankcase

Crankcase adalah komponen yang memiliki fungsi khusus rumah dari beberapa komponen-komponen mesin bagian yang ada di dalamnya, yaitu kopling mesin, generator atau alternator, pompa oli, gigi transmisi, penampung oli dan juga poros engkol. Bak engkol mesin sendiri terbuat dari bahan alumunium die canting dengan sedikit campuran logam dan letak dari bak engkol ini berada pada bagian bawah silinder mesin.

Piston dan Ring Piston, sumber Amazon.com

4. Piston

Piston mempunyai bentuk seperti silinder. Bekerja dan bergerak secara translasi (gerak bolak-balik) di dalam silinder. Piston merupakan sumbu geser yang terpasang presisi di dalam sebuah silinder. Dengan tujuan, baik untuk mengubah volume dari tabung, menekan fluida dalam silinder, membuka-tutup jalur aliran ataupun kombinasi semua itu.


Dengan kata lain, piston merupakan komponen mesin pada sepeda motor yang berfungsi untuk memindahkan tenaga mesin yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar ke poros engkol atau crank shaft melalui batang torak (connecting road).

5. Ring Piston

Fungsi dari ring piston ini adalah sebagai komponen mesin yang berguna mencegah terjadinya kebocoran gas bahan bakar saat terjadi proses kompresi dan usaha. Selain itu nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya ini adalah untuk mencegah mencegah masuknya oli pelumas ke ruang bakar mesin serta memindahkan aliran pana dari bagian piston ke dinding silinder.

6. Crankshaft

Dari batang piston gerakan diteruskan ke poros engkol atau disebut juga crankshaft. Oleh poros engkol gerak lurus bolak balik tersebut diubah menjadi gerak putar. Putaran poros engkol tersebut tidaklah merata karena pada saat piston bergerak ke atas putaran poros engkol mengalami perlambatan yaitu pada saat langkah buang dan langkah kompresi.

7. Flywheel

Flywheel adalah roda yang meneruskan putaran piston untuk menggerakkan motor. Fungsi roda penerus yang utama adalah untuk menyimpan gaya lembam sehingga mesin masih dapat melaksanakan langkah buang, isap dan kompresi dengan tenaga yang cukup besar. Fungsi tersebut didasarkan pada hukum kelembaman yang menyebutkan bahwa setiap benda cenderung akan mempertahankan keadaannya.

Mesin Sepeda Motor, sumber Indoparts

8. Valve dan Rocker Arm

Fungsi dari Katup atau valve ini adalah untuk menutup serta membuka saluran masuk dan saluran buang. Sedangkan untuk pegas katupnya berfungsi untuk mengembalikan katup pada kedudukan atau posisi semula serta memberikan tekanan pada katup tersebut agar dapat menutup dengan rapat. Pada komponen tuas katup berfungsi untuk menekan katup-katup tersebut supaya dapat terbuka.


Katup hanya terdapat pada motor 4 tak, sedangkan motor 2 tak umumnya tidak memakai katup. Katup pada motor empat langkah terpasang pada kepala silinder. Tugas katup untuk membuka dan menutup ruang bakar. Setiap silinder dilengkapi dengan dua jenis katup (isap dan buang) Pembukaan dan penutupan kedua katup ini diatur dengan sebuah poros yang disebut poros cam (camshaft).

9. Push Rod dan Valve Lifter

Batang Pendorong atau push rod berfungsi untuk meneruskan gerakkan pengangkat katup ke rocker arm dan pengangkat katup atau valve lifter berfungsi memindahkan gerakkan poros nok ke rocker arm melalui push rod.

10. Busi

Mudahnya, busi merupakan pemicu dari pembakaran pada mesin motor yang berasal dari panas dan listrik. Prosesnya adalah tegangan listrik yang dipertemukan dengan panasnya ignition coil pada mesin ketika terjadi proses penekanan udara oleh piston. Sehingga menjadi ledakan yang mengakibatkan pembakaran mesin.


Itu dia beberapa bagian mesin motor untuk orang awam pengguna sepeda motor ketahui. Apakah Anda mendapatkan manfaat dari artikel ini? Silahkan share dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar. Simak artikel lainnya seputar bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor yang Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering menemukan pengendara sepeda motor yang berkendara seadanya. Padahal, mengendarai sepeda motor termasuk aktivitas yang beresiko besar terhadap keselamatan fisik dan lingkungan. Lantas, apakah benar siapa saja yang sudah mampu mengendarai sepeda motor dapat begitu saja berada di tengah lalu lintas?


Sebelum menyimak berbagai informasi seputar aturan mengendarai sepeda motor dengan baik, kami ingin memberikan sedikit informasi seputar kursus otomotif Jogja. Lembaga pendidikan montir ini juga membuka jurusan montir sepeda motor. Untuk Anda yang berminat, silahkan menghubungi nomor kontak yang terdapat di website.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor

Pengendara Dengan Pengaman Lengkap, sumber Intuisi

Pengendara Berpengaman Lengkap, sumber Intuisi.com

Mengendarai sepeda motor juga ada aturannya. Meskipun kita banyak menemukan sepeda motor dikendarai hampir oleh berbagai kalangan dan ramai di Indonesia, namun perhatikanlah aturan mengendarai sepeda motor dengan benar. Bukan tidak sering berbagai masalah termasuk hilangnya nyawa menjadi resiko yang dihadapi. Lantas seperti apa tips mengendarai sepeda motor dengan baik?

1. Perhatikan Kondisi Kendaraan

Agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, tentu hal utama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kendaraan. Jika terjadi masalah dengan performa kendaraan roda dua yang Anda miliki, perjalanan Anda akan tidak lancar. Karena itu, pastikan kondisi kendaraan roda dua Anda dalam kondisi yang baik.


Caranya tentu saja dengan memperhatikan perawatannya. Lakukanlah perawatan rutin bagian-bagian kendaraan motor roda dua baik secara mandiri dan berkala di layanan perawatan seperti bengkel. Dengan begitu, Anda mengetahui bahwa sepeda motor dalam kondisi terbaiknya saat Anda kemudikan.

2. Pakailah Perlengkapan Berkendara

Berkendara dengan kendaraan bermesin tidak lepas dengan faktor kecepatan. Semakin tinggi kecepatan yang mungkin dilakukan, semakin tinggi pula resiko berkendara. Lantas, untuk melindungi fisik pengemudi dan penumpangnya, pakailah perlengkapan berkendara.


Apa saja perlengkapan mengendarai sepeda motor? Yang paling sering diketahui adalah pelindung kepala yaitu helm. Gunakan helm standar sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, bisa saja Anda juga membutuhkan pelindung wajah, sarung tangan dan pelindung kaki yang cocok.

3. Patuhi Aturan yang Berlaku

Aturan yang berlaku dalam mengendarai sepeda motor tidak hanya persoalan undang-undang saja. Namun aturan yang berlaku ini menjadi kesepakatan antar kendaraan bermotor agar terdapat keteraturan saat berkendara. Misalnya kendaraan lambat berada di sisi kiri jalan.

Ilustrasi Jalur Lalu Lintas, sumber Guru
Jalur Berkendara, sumber Guru Sipil

Jika berbeda, misalnya karena berada di negara selain Indonesia, bisa saja aturan lajur kendaraan berada di sisi kanan. Lantas, jika tidak disepakati jelas akan mengakibatkan masalah. Karena itu, patuhilah aturan yang berlaku mulai dari administrasi pengendara hingga aturan berkendaraa di lalu lintas.

4. Pastikan Kesehatan Tubuh

Mengendarai sepeda motor menuntut pengemudi untuk dapat memberikan keputusan yang cepat dan tepat. Nah, kebutuhan untuk mengambil keputusan ini akan semakin baik dengan kondisi tubuh yang sehat. Selain itu, kondisi tubuh yang prima juga dapat memberikan keselamatan selama berkendara karena mampu menguasai medan dan mengendalikan alat transportasi dengan baik.

5. Jaga Lingkungan

Jangan lupa untuk tetap menjaga lingkungan. Kondisi lalu lintas yang baik serta sarana publik adalah kebutuhan bagi setipa pengedara kendaraan terutama yang mengendarai sepeda motor. Dengan sama-sama menjaga lingkungan berkendara, tentu keselamatan juga dapat terjaga.

Perhatikan Selalu Kendaraan Anda

Karena memperhatikan kendaraan dengan baik adalah salah satu kunci agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, kami berikan sedikit informasi mengenai beberapa bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan secara rutin. Berikut ulasannya.

1. Tekanan angin ban

Bagian motor yang paling sering perlu diperhatikan adalah ban. Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

2. Oli Mesin

Bagian motor selanjutnya adalah oli mesin. Oli mesin berperan penting agar sepeda motor khususnya pada bagian dapur pacu yang memiliki begitu banyak material dari logam agar tetap berputar dan bergerak tanpa ada kerusakan. Ada baiknya, selalu mengecek atau mengganti oli mesin sesuai rekomendasi. Perhatikan, agar oli mesin tak bocor atau kotor. Jika tak sesuai maka bukan tak mungkin mesin sepeda motor akan bermasalah.

Aki Motor, sumber Moladin

Aki Motor, sumber Moladin

3. Filter Udara

Sama seperti mobil, filter udara juga ada di sejumlah sepeda motor yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari luar sebelum udara memasuki ruang bakar. Jika bagian motor yang satu ini tak dibersihkan bukan tidak mungkin hal itu akan membuat motor bermasalah, seperti mogok atau boros bahan bakar.

4. Kopling

Kopling juga terdapat pada sepeda motor, perangkat ini diperlukan untuk menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling ini dipasang antara mesin dan transmisi, cara kerjanya dibantu dengan handle kopling. Jika bagian ini bermasalah, tentu Anda akan sangat repot. Perlu dicatat, handle kopling harus diatur dengan benar agar lebih nyaman.


Tentu saja memeriksa mesin secara menyeluruh perlu dilakukan. Jika memang Anda tak paham dengan mesin ada baiknya sepeda motor dibawa ke bengkel resmi. Sebaliknya, jika mesin bermasah, hal itu justru dapat membuat kantong Anda jebol. Untuk memeriksa bagian jantung pacu, ada baiknya ikut rekomendasi bengkel atau mekanik.

6. Rantai

Beberapa sepeda motor masih menggunakan rantai terutama bagian motor manual (non matic). Nah, bagian ini juga perlu diperiksa dan dirawat dengan baik. Anda tak boleh sembarang melumasi bagian rantai, terlebih menggunakan oli bekas yang sudah menghitam kental.


Rantai juga perlu dibersihkan, nah untuk membersihkannya gunakan paraffin, lalu sediakan sepotong kain dan sikat lembut lalu bersihkan. Perlu dicatat jangan membersihkan rantai dengan air, hal itu justru dapat merusaknya. Perlu diingat, rantai roda juga perlu diatur ketegangannya dengan tepat, jangan terlalu longgar atau tegang.

7. Kebersihan Sepeda Motor

Mencuci sepeda motor bukan sekedar agar tampil kinclong. Hal ini justru ikut membersihkan sejumlah kotoran terutama di bagian-bagian krusial. Pastikan, sejumlah titik pengapian juga tetap berfungsi. Selain itu, ada baiknya memarkirkan sepeda motor di tempat yang teduh dan hindari parkir terkena sinar matahari langsung.

8. Aki Motor

Baterai atau aki juga perlu diperhatikan dan dirawat secara berkala. Jika sepeda motor tidak digunakan dalam waktu lama, maka pastikan baterai tetap terjaga. Pasalnya, baterai bisa jadi sumber untuk menghidupkan berbagai ornament yang menggunakan listrik.

9. Rem atau Brake

Rem sangat vital dalam sepeda motor. Sebab hal ini mencegah agar sepeda motor melaju tanpa kendali. Karena itu, periksa rem atau gantilah bantalan rem jika perlu. Pergantian rem juga bisa dilakukan jika ciri-cirinya seperti mulai berdecit. Jika itu terjadi mungkin waktunya rem diganti.

10. Performa Motor

Bagian motor yang juga penting untuk diperhatikan bukan hanya pada kendaraannya saja, tetapi juga performanya. Ada baiknya mempertahankan laju kecepatan sepeda motor antara 40-60 km. Selain meningkatkan kewaspadaan, hal ini juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Itu dia ulasan seputar tips mengendarai sepeda motor dengan benar. Apakah Anda merasa ini bermanfaat? Jangan ragu untuk bertanya dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar yang tersedia. Simak terus berbagai informasi seputar otomotif lainnya di website ini.

Bagian Kendaraan Sepeda Motor yang Perlu Diperhatikan

Kendaraan roda dua atau biasa disebut motor merupakan kendaraan bermotor yang paling massal digunakan di Indonesia. Meskipun bukan sebagai mekanik dan sudah tersedia layanan servis motor dimana-mana, sebagai pengguna motor, ketahuilah berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan. Karena tentu saja, kita perlu merawat agar motor tetap bisa dikemudikan dengan performa terbaiknya.


Kursus otomotif Jogja juga menyediakan paket keterampilan kursus mekanik sepeda motor. Tentu saja dibutuhkan banyak montir-montir handal yang mengenal teknik otomotif bisa menyelesaikan berbagai permasalahan kendaraan massal yang satu ini. Simak berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan pemiliknya berikut ini.

Bagian Sepeda Motor

Memiliki kendaraan bermotor bukan hanya sekedar digunakan terus tanpa memperhatikan perawatannya. Kita perlu memperhatikan bagian motor yang rentan dan penting untuk performa kendaraan. Begitu pula, perlu diketahui bagian motor yang perlu dirawat harian ataupun rutin untuk periode tertentu.

Manufaktur Sepeda Motor, sumber Otosia

1. Tekanan angin ban

Bagian motor yang paling sering perlu diperhatikan adalah ban. Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

2. Oli Mesin

Bagian motor selanjutnya adalah oli mesin. Oli mesin berperan penting agar sepeda motor khususnya pada bagian dapur pacu yang memiliki begitu banyak material dari logam agar tetap berputar dan bergerak tanpa ada kerusakan. Ada baiknya, selalu mengecek atau mengganti oli mesin sesuai rekomendasi. Perhatikan, agar oli mesin tak bocor atau kotor. Jika tak sesuai maka bukan tak mungkin mesin sepeda motor akan bermasalah.

3. Filter Udara

Sama seperti mobil, filter udara juga ada di sejumlah sepeda motor yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari luar sebelum udara memasuki ruang bakar. Jika bagian motor yang satu ini tak dibersihkan bukan tidak mungkin hal itu akan membuat motor bermasalah, seperti mogok atau boros bahan bakar.

4. Kopling

Kopling juga terdapat pada sepeda motor, perangkat ini diperlukan untuk menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling ini dipasang antara mesin dan transmisi, cara kerjanya dibantu dengan handle kopling. Jika bagian ini bermasalah, tentu Anda akan sangat repot. Perlu dicatat, handle kopling harus diatur dengan benar agar lebih nyaman.

Tentu saja memeriksa mesin secara menyeluruh perlu dilakukan. Jika memang Anda tak paham dengan mesin ada baiknya sepeda motor dibawa ke bengkel resmi. Sebaliknya, jika mesin bermasah, hal itu justru dapat membuat kantong Anda jebol. Untuk memeriksa bagian jantung pacu, ada baiknya ikut rekomendasi bengkel atau mekanik.

Industri Kendaraan Roda Dua, sumber Astra

6. Rantai

Beberapa sepeda motor masih menggunakan rantai terutama bagian motor manual (non matic). Nah, bagian ini juga perlu diperiksa dan dirawat dengan baik. Anda tak boleh sembarang melumasi bagian rantai, terlebih menggunakan oli bekas yang sudah menghitam kental.

Rantai juga perlu dibersihkan, nah untuk membersihkannya gunakan paraffin, lalu sediakan sepotong kain dan sikat lembut lalu bersihkan. Perlu dicatat jangan membersihkan rantai dengan air, hal itu justru dapat merusaknya. Perlu diingat, rantai roda juga perlu diatur ketegangannya dengan tepat, jangan terlalu longgar atau tegang.

7. Kebersihan Sepeda Motor

Mencuci sepeda motor bukan sekedar agar tampil kinclong. Hal ini justru ikut membersihkan sejumlah kotoran terutama di bagian-bagian krusial. Pastikan, sejumlah titik pengapian juga tetap berfungsi. Selain itu, ada baiknya memarkirkan sepeda motor di tempat yang teduh dan hindari parkir terkena sinar matahari langsung.

8. Aki Motor

Baterai atau aki juga perlu diperhatikan dan dirawat secara berkala. Jika sepeda motor tidak digunakan dalam waktu lama, maka pastikan baterai tetap terjaga. Pasalnya, baterai bisa jadi sumber untuk menghidupkan berbagai ornament yang menggunakan listrik.

9. Rem atau Brake

Rem sangat vital dalam sepeda motor. Sebab hal ini mencegah agar sepeda motor melaju tanpa kendali. Karena itu, periksa rem atau gantilah bantalan rem jika perlu. Pergantian rem juga bisa dilakukan jika ciri-cirinya seperti mulai berdecit. Jika itu terjadi mungkin waktunya rem diganti.

10. Performa Motor

Bagian motor yang juga penting untuk diperhatikan bukan hanya pada kendaraannya saja, tetapi juga performanya. Ada baiknya mempertahankan laju kecepatan sepeda motor antara 40-60 km. Selain meningkatkan kewaspadaan, hal ini juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Perawatan Motor

Dari berbagai bagian motor yang perlu diperhatikan di atas, tentu saja harus dihubungkan dengan kapan saatnya merawat berbagai bagian motor tersebut. Diantara berbagai komponen kendaraan serta performanya, perawatan bagian motor ini berbeda-beda dilihat dari jangka waktu atau rutinitasnya.

Aki Motor, sumber Moladin

Untuk mesin mobil atau mesin sepeda motor misalnya, selama dilakukan pemeriksaan oli mesin kendaraan serta penggantian yang tepat, biasanya mesin motor adalah bagian yang perawatannya cukup tahunan saja. Namun berbeda jika kita tidak mengenali atau memperhatikan perawatan dari sisi pelumasan (oli) mesin. Bisa saja mesin sudah aus terdengar dari suaranya yang tidak ramah lingkungan.


Begitu juga untuk bagian kendaraan lainnya, memiliki waktu atau periode khusus untuk perawatannya. Sehingga, Anda perlu mengetahuinya untuk menjaga kendaraan yang selalu menemani hari-hari Anda. Itu dia berbagai ulasan seputar bagian-bagian kendaraan motor yang perlu diperhatikan. Apakah Anda sudah mengerti semuanya? Simak terus berbagai ulasan seputar otomotif di halaman kursus otomotif Jogja. Jika terdapat pertanyaan dan saran, berikan komentar atau hubungi nomor yang terdapat di halaman kontak.

10 Kesalahan Perawatan Mobil yang Perlu Dihindari

Perawatan mobil adalah salah satu cara untuk menjaga agar mobil terus stabil dengan performa yang bagus serta tahan lama. Apalagi untuk mobil yang digunakan untuk aktivitas harian, perawatan mobil merupakan kegiatan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tetapi perawatan mobil ini malah menjadi hal yang sering terlewatkan.

Selain perawatan mobil yang seadanya, ada juga kesalahan dalam menjaga mobil yang sering dilakukan. Terutama karena kurang pengetahuan dan mencoba melakukan sendiri perawatan hanya sekedar untuk menghemat pembiayaan. Nah, apa saja kesalahan dalam perawatan mobil yang harus dicegah?

Kesalahan Dalam Perawatan Mobil

Mobil adalah kendaraan yang esensial bagi sebagian orang. Apabila ada masalah, maka menjadi kerugian yang cukup besar. Salah satu cara untuk mencegah kerugian akibat permasalahan kendaraan mobil adal mengetahui cara perawatan mobil dengan benar.

Penggantian Oli, sumber Detik Oto

Tidak jarang kesalahan perawatan mobil ini karena kurangnya informasi. Akibatnya, sembarang menggunakan berbagai alat dan melakukan berbagai cara padahal bisa menyebabkan kerusakan. Nah, berikut ini beberapa kesalahan dalam perawatan mobil sehingga mengakibatkan mobil menjadi rusak.

1. Tidak Mengetahui Jadwal Perawatan Rutin

Masalah perawatan mobil secara rutin, sebagian orang merasa bahwa hal ini akan merepotkan. Harus mengantri, menunggu dan mengeluarkan biaya. Padahal, melakukan perawatan rutin yang terjadwal sangat penting untuk menjaga performa mobil.

Kesalahan yang bisa terjadi adalah sembarang menetapkan jadwal perawatannya. Bisa saja kendaraan Anda hanya perlu diservis sebulan sekali namun bisa juga lebih lama. Untuk mengetahui kapan harusnya kendaraan Anda dirawat, pastikan tanggal perawatannya.

2. Hanya Mengganti Oli

Kesalahan dalam perawatan mobil selanjutnya adalah hanya melakukan ganti oli saja. Ganti oli merupakan salah satu langkah perawatan mobil namun dari aspek mesinnya saja. Namun untuk bagian kendaraan lainnya, tentu saja tidak ada hubungannya dengan oli.

Terkadang, akibat pengaruh dari lingkungan, bagian lain dari kendaraan seperti ban, air conditioner, shock dan lainnya tidak dalam performa yang bagus. Bagian lain ini juga perlu diperhatikan sehingga tidak fatal karena harus menggantinya dengan biaya yang mahal. Jadi, bukan hanya mengganti oli saja, namun juga memperhatikan bagian lain yang perlu dilakukan perawatan.

3. Tidak Menggunakan Suku Cadang Asli

Kadang kala pemilik kendaraan bingung oleh sebab kerusakan yang sering terjadi. Misalnya saja ban yang sering bocor dan harus selalu diganti. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena tidak menggunakan suku cadang asli untuk perawatan mobil Anda.

Bagian lainnya yang juga sering menjadi masalah adalah aki mobil. Seringnya terjadi masalah ini bisa saja disebabkan ketidak sesuaian suku cadang dengan kendaraan yang dimiliki. Karena itu, pastikan Anda menggunakan suku cadang asli karena sudah dibuat sesuai dengan tipe kendaraannya masing-masing untuk menghindari kerusakan yang sering.

Membersihkan Kaca Mobil, sumber Okezone

4. Mencuci Mobil Menggunakan Deterjen

Mencuci mobil menggunakan deterjen memang menjadikan bodi mobil akan kilat dan bersih. Tetapi perlu Anda ketahui dibalik kelebihan deterjen ini terdapat dampak yang buruk untuk mobil. Beberapa bahan yang terdapat di deterjen akan merusak warna eksterior mobil Anda. Dan lama-kelamaan warna mobil Anda akan memudar. Tentu saja Anda tidak mau jika hal ini terjadi bukan? Oleh karena itu segera tinggalkan hal ini apabila melakukan perawatan mobil.

5. Membersihkan Kaca Mobil Belakang Menggunakan Pembersih Kaca

Untuk membersihkan kaca mobil belakang menggunakan pembersih kaca memang hal yang sederhana dan kaca akan berkilat. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa cara tersebut salah. Karena pembersih tersebut akan merusak komponen kabel pemanas defogger kaca mobil bagian belakang atau antenna. Solusinya, bersihkanlah kaca mobil bagian belakang Anda dengan menggunakan kain lembab. Kemudian kain tersebut basahi dengan air hangat dan usapkan secara perlahan kaca bagian belakang sampai bersih.

6. Membersihkan Embun Pada Kaca Mobil Menggunakan Tangan Atau Lap

Perlu Anda ketahui bahwa membersihkan embun pada kaca mobil dengan tangan atau lap adalah salah. Sebagian orang tidak mengetahui akan hal ini. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih sering melakukan hal ini, segera hindarilah dan bergantilah cara pembersihannya. Caranya hanya menghidupkan AC mobil ketika terdapat embun di kaca mobil. Entah itu embun di pagi hari maupun terjadi hujan.

7. Menghidupkan Mesin Di Pagi Hari Dengan Menginjak Gas

Menghidupkan mesin di pagi hari dengan menginjak gas merupakan perawatan mobil yang salah. Bagi Anda yang masih sering melakukan cara ini, perlu diketahui bahwa hal ini berdampak buruk pada mobil Anda. Karena mesin yang baru saja dihidupkan belum seluruhnya dilumasi oleh bahan bakar.

Menyemprot Jok Mobil, sumber Moladin

8. Memanaskan Mesin Terlalu Lama

Hal yang perlu diperhatikan lainnya dalam perawatan mobil adalah waktu memanaskan mesin. Seringkali pemilik kendaraan menghidupkannya di pagi hari dengan tujuan untuk perawatan mesin. Namun ternyata setelah dihidupkan, kendaraannya ditinggal begitu saja. Akibatnya mesin dipanaskan terlalu lama.


Mesin kendaraan bahkan mesin keluaran terbaru relatif tidak perlu dipanaskan dalam waktu yang lama. Karena tujuan menghidupkan mesin setelah dingin agar seluruh komponen mesin dapat bergerak sesuai fungsinya sebelum kendaraan digunakan. Jadi, tidak perlu memanaskan mesin terlalu lama.

9. Mencuci Lantai Kabin Menggunakan Air

Air yang digunakan untuk mencuci kabin mobil akan menimbulkan kerusakan pada mobil Anda. Sistem audio merupakan salah satu bagian mobil yang sensitif. Apabila komponen listrik terkena air, sistem audio pun akan rusak. Selain itu, perlu Anda ketahui kerusakan yang parah terjadi pada mobil ketika menggunakan cara ini adalah berkarat. Berkaratnya bodi mobil pasti menjadi masalah besar buat Anda. Oleh karena itu, untuk mencuci lantai kabin gunakanlah kain lap yang lembab.

10. Membersihkan Jok Dengan Cairan

Memang perlu dilakukan perawatan interior mobil terutama jok mobil. Namun seringkali, akibat membersihkan jok dengan cairan, akhirnya jok malah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Untuk itu, konsultasikan cara membersihkan jok mobil di bengkel variasi agar tidak bau.

Semoga berbagai informasi kesalahan perawatan mobil diatas dapat bermanfaat untuk Anda. Simak berbagai ulasan seputar otomotif lainnya di halaman kursus otomotif Jogja. Jika terdapat pertanyaan seputar kursus otomotif motor di Jogja, hubungi nomor kontak yang tersedia.

Perawatan Mesin Mobil yang Praktis Untuk Dilakukan

Perawatan mesin mobil merupakan salah satu rutinitas agar kendaraan mobil selalu prima di jalanan serta tahan lama. Apalagi untuk mobil yang dipakai harian, setiap hari tanpa libur, memeriksakan mesin penting untuk menjaga performa kendaraan. Karena mesin memang bagian yang sangat penting pada kendaraan.


Bagi montir kendaraan bermotor, mengetahui hal-hal terkait perawatan mesin juga merupakan kursus otomotif yang perlu dipelajari. Meskipun bisa saj lebih menyukai untuk mengambil kursus motor Jogja, namun memperhatikan mesin kendaraan dan mampu melakukan perawatan adalah keahlian yang dibutuhkan. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin mobil?

Bagian Mesin Mobil

Bagian mesin mobil perlu diketahui agar mampu memahami cara perawatan mobil yang perlu. Sebut saja penggantian oli secara berkala. Jika memahami bagaimana mesin mobil melalui bagian mesin mobil, maka pasti merasakan pentingnya penggantian oli secara berkala.

Penggantian Oli, sumber Detik Oto


Namun disamping banyaknya bagian dari mesin mobil, ketahui bagian paling inti dan besar pengaruhnya. Beberapa bagian mobil yang paling inti diantaranya :

1. Kepala Silinder

Kepala silinder merupakan bagian mesin yang ditempatkan secara bersmaan dengan blok silinder. Pada bagian ini terdapat sebuah ruang bakar serta dudukan busi. Bukan hanya itu saja, kalian juga akan melihat sebuah mekanisme katup. Biasanya kepala silinder ini terbuat dari campuran besi tuang dengan almunium yang dapat membatasi pemuaian.

2. Katup Hisap

Katup hisap menjadi komponen mesin mobil yang terdapat pada bagian kepala silinder. Fungi utamanya untuk membuka saluran hisap agar proses intake udara yang dibutuhkan di dalam ruang bakar akan terpenuhi.

3. Katup Buang

Kebalikan dari fungsi katup hisap, fungsi katup buang yaitu untuk membuka saluran buang. Dengan begitu gas sisa pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar akan bisa di lepaskan ke udara bebas melalui knalpot mobil.

4. Busi

Mungkin bagi kita busi merupakan sebuah komponen yang tidak asing lagi, fungsi utamanya busi mobil yaitu untuk memercikan bunga api pada saat langkah pembakaran terjadi di dalam ruang bakar.

5. Intake Manifold

Fungsi komponen mesin mobil yang ada dibagian kepala silinder ini yaitu untuk menjadi saluran udara disaat akan memasuki ruang silinder. Tidak hanya itu saja, komponen intake manifold juga difungsikan untuk bisa menciptakan kevakuman didalam ruang bakar.

6. Exhaust Manifold

Sementara exhaust manifold memiliki fungsi sebagai saluran gas pembuangan sisa pembakaran. Gas tersebut akan melalui komponen exhaust manifold lalu akan disarlurkan melalui knalpot mobil agar keluar ke udara bebas.

Membersihkan Bagian Mesin, sumber Putera Mentari

7. Piston

Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.

8. Ring Piston

Ring piston menjadi salah satu komponen mesin mobil yang bisa dibilang cukup penting. Pasalnya fungsi ring piston sendiri untuk merapatkan piston dengan dinding blok silinder agar tidak terjadi kebocoran pada saat langkah kompresi berlangsung.

9. Poros Penggerak

Sesuai dengan namanya, batang pernggerak merupakan komponen mesin mobil yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara piston dengan poros engkol.

Perawatan Mesin Mobil

Berbagai bagian mobil diatas, bekerja terus untuk memproduksi tenaga penggerak kendaraan mobil. Kemudian perlu dilakukan perawatan mobil agar performa mesin tetap stabil dan awet sehingga umur pemakaian mobil dapat lama. Nah, berikut beberapa yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin mobil.

1. Mengganti oli mobil secara rutin

Oli adalah salah satu komponen penting bagi mobil. Oli berfungsi sebagai pelumas dan pendingin bagi mesin mobil dan bagian mobil lainnya. Oli mobil harus diganti secara rutin setiap 3 bulan sekali atau jika sudah menempuh jarak 5000 kilometer. Pilih oli yang sesuai dengan mobil Anda, dan masukkan oli sesuai takaran.

2. Memastikan air radiator terisi

Blok Silinder, sumber : supercar.id

Radiator adalah bagian penting pada mobil yang fungsinya menetralkan panas pada mesin mobil. Jika air radiator kosong, mesin bisa mengalami overheat dan mengalami kerusakan. Bahkan bisa menyebabkan kebakaran yang membahayakan penumpang mobil. Air radiator sebaiknya diganti setiap menempuh jarak 1000 kilometer. Dan pastikan saat mengganti air radiator, mesin mobil dalam keadaan dingin dan tidak sedang menyala.

3. Membersihkan Filter Karburasi

Filter karburasi yang tersumbat oleh kotoran akan membuat mesin mobil susah dinyalakan. Oleh karena itu, Anda harus rajin membersihkan filter karburasi. Untuk membersihkan filter karburasi, cukup dengan menggunakan sikat gigi. Jangan gunakan hairdryer karena beresiko merusak filter karburasi.

4. Mengganti spare part yang rusak dengan spare part original

Mobil terdiri dari banyak sekali komponen penyusunnya. Terkadang, performa mobil menurun karena salah satu komponen atau sering disebut spare partnya rusak. Di bengkel, biasanya Anda akan ditawari untuk mengganti dengan spare part asli atau tiruan. Jangan terkecoh dengan harga yang murah, namun pastikan mobil Anda diperbaiki dengan spare part yang asli.

5. Memastikan timing belt bekerja dengan baik

Bila terdengar suara dengung saat mobil dinyalakan, bisa saja terjadi kerusakan pada timing belt. Timing belt adalah bagian mobil yang fungsinya meneruskan putaran roda gigi yang dihubungkan ke bagian internal mesin mobil. Jika kerusakan dibiarkan, timing belt bisa putus dan merusak komponen lain. Timing belt sebaiknya diganti jika mobil sudah mencapai jarak tempuh 40.000 kilometer.

6. Memastikan aki mobil dalam keadaan yang baik

Aki adalah bagian dari mobil yang berfungsi sebagai sumber energi listrik yang diubah dari energi kimia. Untuk memastikan aki dalam keadaan yang baik, cek kondisi air aki. Air aki seharusnya berada di antara garis batas penanda. Selain itu, cek juga kondisi tegangan aki dengan voltmeter. Jika aki mobil Anda sudah tidak bekerja dengan baik, Anda bisa melakukan stroom aki atau menggantinya dengan yang baru.


Itu dia berbagai informasi seputar mesin mobil dan perawatan mesin mobil yang praktis untuk dilakukan. Bagaimana, apakah Anda sudah memahaminya? Jangan lupa dipraktikkan agar merasakan manfaatnya. Simak terus berbagai informasi otomotif lainnya.

Inilah Komponen Mesin Mobil yang Perlu Diketahui

Jika Anda hobi dengan otomotif atau ingin mengikuti kursus otomotif, Anda harusnya sudah mempelajari berbagai informasi seputar mesin. Salah satunya adalah mesin mobil. Apa saja komponen mesin mobil?


Dengan mengetahui komponen mesin mobil, Anda menjadi semakin mengenal bagaimana cara kerja mesin menghasilkan tenaga dorong untuk mobil. Dengan begitu, saat mengikuti kelas kursus Anda tinggal mengasah kemampuan analisa atau kemampuan untuk perbaikan apabila terdapat masalah mesin.

Mesin Mobil, sumber Otosia.com

Komponen Mesin Mobil


Jumlah komponen mesin mobil bisa dikatakan lebih dari 40 item. Jika dirinci lebih detil lagi, bisa saja ada lebih banyak komponen mesin mobil. Namun kali ini tim redaksi kursus otomotif Jogja akan mengajak Anda untuk mengetahui sebagian komponen mesin mobil sedangkan sisanya akan dijelaskan pada artikel lanjutan.


1. Kepala Silinder


Kepala silinder merupakan bagian mesin yang ditempatkan secara bersmaan dengan blok silinder. Pada bagian ini terdapat sebuah ruang bakar serta dudukan busi. Bukan hanya itu saja, kalian juga akan melihat sebuah mekanisme katup. Biasanya kepala silinder ini terbuat dari campuran besi tuang dengan almunium yang dapat membatasi pemuaian.


2. Katup Hisap


Katup hisap menjadi komponen mesin mobil yang terdapat pada bagian kepala silinder. Fungi utamanya untuk membuka saluran hisap agar proses intake udara yang dibutuhkan di dalam ruang bakar akan terpenuhi.


3. Katup Buang


Kebalikan dari fungsi katup hisap, fungsi katup buang yaitu untuk membuka saluran buang. Dengan begitu gas sisa pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar akan bisa di lepaskan ke udara bebas melalui knalpot mobil.


4. Poros Nok


Pada bagian ini terdapat yang namanya poros nok. Poros ini berfungsi untuk mengatur kapan katup hisap dan buang akan membuka. Proses pembukaan katup tersebut akan menfungsikan nok yang dibuat dengan memiliki sudut kemiringan tertentu.


5. Rocker Arm


Komponen berikutnya bernama rocker arm. Fungsi rocker arm sendiri menjadi tempat nok menekan batang katup buang dan hisap serta berfungsi untuk mengatur seberapa lebar celah katup.


6. Tutup Kepala Silinder


Seperti namanya, fungsi komponen mesin mobil yang satu ini digunakan untuk menutup bagian dalam kepala silinder yang didalamnya terdisi komponen-komponen mekanisme katup.

Blok Silinder, sumber : supercar.id

7. Busi


Mungkin bagi kita busi merupakan sebuah komponen yang tidak asing lagi, fungsi utamanya busi mobil yaitu untuk memercikan bunga api pada saat langkah pembakaran terjadi di dalam ruang bakar.

8. Intake Manifold


Fungsi komponen mesin mobil yang ada dibagian kepala silinder ini yaitu untuk menjadi saluran udara disaat akan memasuki ruang silinder. Tidak hanya itu saja, komponen intake manifold juga difungsikan untuk bisa menciptakan kevakuman didalam ruang bakar.


9. Exhaust Manifold


Sementara exhaust manifold memiliki fungsi sebagai saluran gas pembuangan sisa pembakaran. Gas tersebut akan melalui komponen exhaust manifold lalu akan disarlurkan melalui knalpot mobil agar keluar ke udara bebas.


10. Blok Silinder


Ada banyak jenis blok silinder mesin yang ada saat ini. Tetapi dari semua jenis tersebut, fungsi utamanya tetaplah sama yaitu sebagai penopang berbagai komponen mesin lain serta menjadi tempat untuk naik dan turunnya piston.


11. Gasket


Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.


12. Piston


Gasket merupakan komponen mesin silinder yang memiliki bentuk pipih dan terbuat dari bahan yang kuat. Fungsinya sebagai seal untuk merapatkan sambungan antara blok silinder dan juga kepala silinder agar pelumas yang terdapat didalamnya tidak keluar.


13. Ring Piston


Ring piston menjadi salah satu komponen mesin mobil yang bisa dibilang cukup penting. Pasalnya fungsi ring piston sendiri untuk merapatkan piston dengan dinding blok silinder agar tidak terjadi kebocoran pada saat langkah kompresi berlangsung.


14. Poros Penggerak


Sesuai dengan namanya, batang pernggerak merupakan komponen mesin mobil yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara piston dengan poros engkol.

Bagian Mesin Mobil, sumber : Mechanical Engineering

15. Poros Engkol


Sementara poros engkol, menjadi bagian atau komponen yang akan digunakan untuk mengubah energi naik dan turunnya piston menjadi sebuah gerak putar.


16. Carter/Oil Pan


Merupakan komponen penampung oli mesin sebagai pelumas seluruh komponen mesin agar tidak keluar dari dalam mesin.


17. Drain Plug


Kemudian didalam bagian blok silinder juga terdapat komponen bernama drain plug. Dimana fungsi utama dari komponen ini untuk tempat menguras atau menglurkan oli mesin saat ingin diganti.


18. Pulley Mesin


Pulley mesin memiliki fungsi sebagai media pemutar komponen lain yang bertugas sebagai pelengkap mesin mobil dengan menggunakan sebuah media sebuah driver belt.


19. Fly Wheel


Kemudian pada bagian blok silinder terdapat komponen bernama Flywheel. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan energi yang dimiliki mesin ke bagian kopling mobil. Selain itu digunakan juga untuk menyimpan energi mesin agar putaran yang dihasilkan lebih stabil.


20. Timing Chain Assembly


Komponen mesin mobil yang satu ini berfungsi untuk menghubungkan putaran engkol dengan putaran camshaft. Tujuannya agar membuat mekanisme katup bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.


Itu dia sebagian dari komponen mesin mobil yang ada. Masih terdapat sebagian lainnya yang belum dibahas. Bagaimana, apakah Anda semakin mengenal bagaimana mesin mobil bekerja? Silahkan berikan komentar Anda. Simak juga informasi seputar industri otomotif semoga bermanfaat untuk Anda.


Ketahui Industri Otomotif Untuk Prospek Kerja Anda

Industri otomotif di Indonesia termasuk yang ramai diantara berbagai negara yang ada di dunia. Terdapat banyak perusahaan yang bergerak di bidang otomotif baik jenis motor kendaraan roda dua hingga kendaraan roda empat. Nah, industri otomotif yang banyak ini tentunya membutuhkan penyaluran tenaga dari lulusan kursus otomotif dari berbagai tempat.


Lantas, apa itu industri otomotif dan perusahaan seperti apa yang termasuk kedalamnya? Nah, jika Anda memiliki ketertarikan di bidang kendaraan bermotor, topik ini adalah salah satu yang perlu Anda cari. Simak ulasan seputar industri kendaraan bermotor yang berhasil dirangkum tim redaksi kursus otomotif Jogja berikut.

Definisi Industri Otomotif

Industri otomotif merupakan gabungan dari dua kata yang dirangkai menjadi satu frase untuk menunjukkan suatu topik yang sama. Aslinya kedua kata ini memiliki makna masing-masing yang perlu dipahami terlebih dahulu. Tujuannya untuk dapat memahami secara keseluruhan dalam satu rangkaiannya.


Menurut situs wikipedia, Industri adalah suatu bidang atau kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pengolahan bahan baku atau pembuatan barang jadi di pabrik dengan menggunakan keterampilan dan tenaga kerja serta penggunaan alat-alat. Biasanya bergerak di bidang pengolahan hasil bumi, dan distribusinya sebagai kegiatan utama.


Industri dapat juga diartikan kumpulan berbagai perusahaan yang menawarkan produk yang sama. Dengan kata lain, masing-masing produk saling mensubstitusi satu sama lain karena perusahaan menggunakan input yang sama dan menghadapi lebih kurang sekelompok pemasok dan pembeli yang sama juga.

Industri Kendaraan Roda Dua, sumber Astra

Industri Kendaraan Roda Dua, sumber Astra

Bidang industri dibedakan menjadi dua, yaitu industri barang dan industri jasa. Industri barang merupakan usaha mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan industri ini menghasilkan berbagai jenis barang, seperti pakaian, sepatu, mobil, sepeda motor, pupuk, dan obat-obatan.


Sementara itu, industri jasa merupakan kegiatan ekonomi yang dengan cara memberikan pelayanan jasa. Contohnya, jasa transportasi seperti angkutan bus, kereta api, penerbangan, dan pelayaran. Perusahaan jasa ada juga yang membantu proses produksi. Contohnya, jasa bank dan pergudangan. Pelayanan jasa ada yang langsung ditujukan kepada para konsumen. Contohnya asuransi, kesehatan, penjahit, pengacara, salon kecantikan, dan tukang cukur.


Sedangkan otomotif, adalah sebuah ilmu yang mengulas tentang berbagai jenis alat transportasi yang menggunakan mesin/ motor sebagai sumber penggerak. Karena jika mesin/ motor diaktifkan akan dapat menghasilkan tenaga yang dapat mengerakan alat transportasi seperti sepeda motor, mobil, traktor, bus, alat berat, dan lain sebagainya.


Jadi, industri otomotif adalah kegiatan ekonomi yang berupa perusahaan dan usaha dengan produk barang atau jasa yang bergerak di bidang kendaraan bermotor. Sehingga perusahaan yang membuat dan menjual bagian mesin misalnya, serta usaha yang menyediakan jasa perawatan dan perbaikan kendaraan seperti bengkel juga merupakan bagian dari industri kendaraan bermotor ini.

Industri Kendaraan Bermotor di Dunia

Penjualan Mobil, sumber Kompas.com

Penjualan Mobil, sumber Kompas.com

Industri otomotif pada tahun 2007, sejumlah 71,9 juta mobil baru dijual ke seluruh dunia: 22,9 juta ke Eropa, 21,4 juta di Asia-Pasifik, 19,4 juta ke Amerika Serikat dan Kanada, 4,4 juta di Amerika Latin, 2,4 di Timur Tengah dan 1,4 juta di Afrika. Pasaran di Amerika Utara dan Nihon menjadi stagnan, sementara di Amerika Selatan dan Asia berkembang pesat. Dari pemasar utama, Rusia, Brasil, India dan Republik Rakyat Tiongkok menunjukkan pertumbuhan yang cepat.


Sekitar 250 juta kendaraan ada di Amerika Serikat. Di seluruh dunia, ada sekitar 806 juta mobil dan truk ringan di jalanan pada tahun 2007, yang semuanya menghabiskan lebih dari 260 miliar galon BBM tiap tahun. Jumlahnya bertambah dengan cepat, khususnya di Republik Rakyat Tiongkok dan India.


Pada tahun 2008, akibat meningkatnya harga minyak, industri seperti otomotif mengalami tekanan harga dari ongkos bahan mentah dan mengubah perilaku membeli konsumen. Industri otomotif juga menghadapi persaingan luar dari sektor transpor umum, karena konsumen mengevaluasi kembali penggunaan kendaraan pribadi mereka.


Pada akhir tahun 2008, sebagai akibat dari krisis ekonomi global, industri otomotif di seluruh dunia melemah sebagai akibat meningginya harga BBM.

Industri di Dalam Negeri

Industri Otomotif, sumber Bisnis.com

Industri Otomotif, sumber Bisnis.com

Sedangkan di dalam negeri, untuk mengetahui perkembangan industri otomotif di Indonesia, berikut terdapat ulasan yang dikutip dari kompas.com. Yang terbaru adalah keterangan dari Kementrian Perindustrian di tahun 2020 kemarin.


“...saat ini Indonesia memiliki 22 perusahaan industri KBM (penjualan kendaraan bermotor) roda 4 atau lebih yang memiliki fasilitas perakitan dan atau manufaktur di dalam negeri dengan kapasitas produksi sekitar 2,2 juta unit per tahun," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2020).


"Kemudian, penyerapan tenaga kerjanya secara langsung sebanyak 75 ribu orang, serta tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,5 juta orang. Belum lagi banyak sektor yang bersinggungan dengan otomotif, rantainya panjang," lanjut dia.


Di samping itu, saat ini ada sekitar 1.550 perusahaan industri bahan baku dan komponen otomotif dalam negeri, yang terdiri atas 550 perusahaan industri tier 1, dan 1.000 perusahaan industri merupakan tier 2 dan 3. Dari jumlah tersebut, 237 perusahaan industri tergabung dalam GIAMM (Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor) dan 128 perusahaan industri tergabung dalam PIKKO (Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif).


Sementara dari sisi penjualan, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), wholesales di Juni 2020 meningkat 255 persen dari 3.551 unit di Mei 2020 menjadi 12.623 unit. Sementara penjualan retail di periode sama, naik 11 ribuan unit yaitu dari 17.083 unit menjadi 29.862 unit. Tapi secara tahunan, kinerja penjualan mobil di semester I/2020 memang mengalami perlambatan sebesar 46 persen.


Itu dia berbagai informasi seputar industri otomotif yang berhasil dirangkum oleh tim redaksi kursus otomotif Jogja. Bagaimana, apakah artikel ini semakin meningkatkan minat Anda di bidang teknik otomotif? Berikan jawaban di kolom komentar ya.

Sebelum Ambil Kursus, Kenali Dulu Teknik Otomotif Secara Lengkap

Kursus otomotif adalah salah satu pendidikan keahlian yang banyak peminatnya. Kendaraan bermotor memang salah satu sarana yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia. Karenanya, kursus otomotif terbilang penting untuk melahirkan berbagai lulusan yang ahli dalam bidang yang satu ini.


Namun sudahkah Anda memahami apa sebenarnya Teknik Otomotif? Memang teknik otomotif sudah lumrah diketahui. Masyarakat kebanyakan juga relatif sudah memahami bahwa bidang yang satu ini adalah yang berkaitan dengan perbaikan kendaraan bermotor. Namun tahukah Anda bahwa teknik otomotif sebenarnya lebih luas daripada aktivitas perbaikan kendaraan bermotor?

Pabrik Otomotif, sumber DDTC

Pabrik Otomotif, sumber DDTC

Definisi Teknik Otomotif

Biasanya kata otomotif tidak berdiri sendiri. Namun kata ini merupakan kata yang menjadi keterangan bidang tertentu seperti teknik atau aktivitas tertentu seperti kursus otomotif dan lainnya. Sehingga kata ini merupakan penjelas dari berbagai hal. Untuk lebih memahaminya, simak definisi yang dikutip dari wikipedia berikut ini.


Teknik otomotif adalah salah satu cabang ilmu teknik mesin yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membuat dan mengembangkan alat-alat transportasi darat yang menggunakan mesin, terutama sepeda motor, mobil, bis dan truk. Teknik otomotif menggabungkan elemen-elemen pengetahuan mekanika, listrik, elektronik, keselamatan dan lingkungan serta matematika, fisika, kimia, biologi dan manajemen.


Cabang-cabang dari teknik otomotif meliputi Perencanaan (product atau design), Pengembangan (development), Produksi (manufacturing), Perawatan (maintenance). Jadi bukan hanya sekedar aktivitas maintenance saja. Di Indonesia saat ini cabang yang sangat berkembang adalah perawatan dan umumnya mengenai perawatan mobil dan sepeda motor.

Planning



Perencanaan atau Planning adalah cabang dan pengertian otomotif yang membicarakan tentang perencanaan produk dan desain kendaraan-kendaraan bermotor. Di sini, seseorang akan belajar mengenai produk-produk pabrik yang akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan transportasi.

Developing

Pengembangan atau Developing di sini merupakan cabang dan pengertian otomotif yang mempelajari tentang bagaimana masterplan dari produk-produk yang akan dibuat. Agar produk ini bisa terus meningkatkan laba industri otomotif. Pemikiran akan varian-varian kendaraan juga bagian dari proses developing, yakni menciptakan inovasi baru. Proses developing sebenarnya dibagi menjadi dua, yaitu pra dan pasca produksi.

Manufacturing

Di sinilah cabang dan pengertian otomotif yang mulai mengarahkan pada proses produksi dan implementasi dari perencanaan dan ide-ide pengembangan produk. Kegiatan pabrik-pabrik perakitan motor dan mobil berada pada wilayah cabang manufacturing ini.


Bisa dibilang Maintenance menjadi cabang dan pengertian otomotif yang paling lemah dimengerti oleh kebanyakan pembelajar otomotif Indonesia. Masih banyak orang yang pandai merakit kendaraan, namun kesulitan untuk melakukan maintenance. Ini semua dikarenakan karena adanya monopoli atas sparepart-sparepart kendaraan oleh pabrik-pabrik otomotif besar di luar Indonesia.


Ketika komponen atau sparepart kendaraan ini semuanya buatan luar negeri, jadi teknisi otomotif di Indonesia mau tidak mau harus mengimpornya dari luar. Ini akan meningkatkan biaya produksi pada akhirnya.

Suasana Kursus Otomotif, sumber : SpeedPlus

Suasana Kursus Otomotif, sumber : SpeedPlus

Kursus Otomotif


Setelah mengetahui berbagai pembagian dari teknik otomotif, seharusnya bagi siapa saja yang berminat dan mengambil kursus otomotif sudah mendapatkan gambaran bagian mana yang ingin dia target. Tidak hanya selalu menjadi montir di bengkel maintenance kendaraan bermotor saja. Bisa saja di bidang produksi sehingga nantinya kemampuan yang dimiliki disalurkan di pabrik kendaraan.


Menurut SpeedPlus Otomotif, Industri otomotif di Indonesia berkembang sangat pesat, bukan hanya menjadi tempat produksi kendaraan bermotor untuk keperluan ekspor akan tetapi juga sebagai pasar penjualan kendaraan bermotor yang besar. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang beredar di masyarakat, dibutuhkan teknisi - teknisi yang mampu memberikan layanan dan jasa perawatan kepada para pemilik kendaraan bermotor dan ini merupakan ladang pekerjaan yang bisa memberikan manfaat buat banyak orang.


Untuk menjawab kebutuhan tersebut, SpeedPlus Otomotif hadir di tengah masyarakat dengan menyelenggarakan berbagai program pelatihan di bidang otomotif mobil dan motor yang berbasis pada CBT (Competency Based Training) dengan sistem 80% praktek dan 20% teori. Dengan metode pelatihannya, lulusan dari Speedplus Otomotif diharapkan bisa memberikan kontribusinya terhadap perkembangan Industri Otomotif di tanah air dengan menelurkan teknisi-teknisi mobil yang siap pakai.

Secara umum, bagian dari kendaraan bermotor meliputi sistem-sistem yang relatif sama. Berikut ini sistem yang terdapat pada kendaraan bermotor yang dilansir dari situs galeri.id :

1. Sistem Mesin

Pada sistem mesin, maka siswa otomotif akan mempelajari tentang bagaimana mesin dibuat dan mempengaruhi sebuah kendaraan. Mesin akan dipandang sebagai sistem yang dibuat oleh manusia.

2. Sistem Bahan Bakar

Kemudian pada sistem bahan bakar, maka akan mempelajari mengenai penggunaan bahan bakar dan emisi yang dihasilkannya.

3. Sistem Pengapian

Ignition System atau sistem pengapian ini masuk ke dalam tahapan produksi. Di sinilah akan dikupas mengenai bagaimana pemanasan mesin bisa terjadi.

4. Sistem Pendinginan

Cooling System wajib dimiliki oleh sebuah mesin yang bergerak. Karena tanpa sistem pendingin yang berjalan dengan baik, rasanya mustahil sebuah kendaraan bisa awet dan melaju secara aman dan normal.

5. Sistem Pemasukan

Maksudnya adalah mempelajari tentang bagaimana udara bisa masuk ke dalam tangki pengisian bahan bakar. Analisis tentang suhu dan tekanan udara amat berpengaruh menciptakan kendaraan yang safety dan lancar.

6. Sistem Pembuangan

Pada sistem pembuangan ini artinya membicarakan soal emisi dari bahan bakar juga. Asap kendaraan yang harus dikeluarkan melalui knalpot. Serta bagaimana membuat asap yang mengepul lebih ramah lingkungan.

Suasana Kelas Kursus, sumber SpeedPlus

Suasana Kelas Kursus, sumber SpeedPlus

7. Sistem Pelumasan

Tak lupa untuk membicarakan perihal pelumasan atau Lubricating System. Sebuah kendaraan itu harus punya sistem pelumas yang baik. Karena tanpanya, maka akan sangat sulit bagi rangka-rangka mesin motor untuk tetap berjalan dengan halus.

8. Sistem Keseimbangan Roda

Inilah sistem spooring yang mempelajari bagaimana roda dipasang dan berputar. Torsi dan kecepatan dikupas tuntas pada sistem ini.

9. Sistem Kemudi

Tentu saja sebuah kendaraan juga memiliki sistem kemudi. Dan kemudinya tidak bisa dibuat dengan sembarangan. Model kemudi sangat mempengaruhi bagaimana kenyamanan kendaraan saat digunakan.

10. Sistem Suspensi

Suspensi juga menjadi bagian dari otomotif yang dipelajari. Di sini dipelajari bagaimana gesekan antara roda dengan jalan dalam mempengaruhi guncangan yang terjadi.

11. Sistem Lainnya

Sistem lainnya adalah Listrik, Body Kendaraan, Pemindah Daya, serta Sistem Jual-Beli. Semua ini merupakan bagian dari kendaraan yang perlu dipelajari saat kursus.


Bagaimana, apakah Anda semakin tertarik untuk menekuni bidang teknik otomotif? Jika Anda ingin mengikuti kursus otomotif di Jogja, Anda bisa menghubungi kontak SpeedPlus. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.