Mengapa Servis Mobil Berkala Itu Penting? Ternyata Inilah Alasannya!

Mengapa Servis Mobil Berkala Itu Penting? Ternyata Inilah Alasannya!

Membeli mobil baru memang momen paling membahagiakan, tetapi jangan lupa, merawat mobil juga penting untuk dilakukan! Sebab kondisi komponen kendaraan Anda akan mulai menurun seiring berjalannya waktu. Maka penting untuk melakukan servis mobil berkala.


Terlebih jika Anda ingin mobil Anda bisa selalu berfungsi dengan baik dan optimal. Merawat mobil memang terkesan rumit dan repot, tetapi dengan servis berkala, Anda bisa mencegah kerusakan yang berisiko dan memastikan mobil Anda selalu dalam kondisi prima.


Di samping itu, servis berkala juga membantu memperpanjang umur mesin dan menghemat biaya perbaikan yang mahal di kemudian hari. Bagaimana? Apakah Anda sudah mulai sadar akan pentingnya servis mobil berkala?

 

Jika belum, mari kita pelajari lebih lanjut tentang servis mobil berkala dalam artikel ini bersama-sama. Jadi, simak terus artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan informasi lengkapnya!


Pentingnya melakukan servis mobil berkala, Sumber: caura.com

Pentingnya melakukan servis mobil berkala, Sumber: caura.com

Alasan Servis Mobil Berkala itu Penting

Banyak ditemukan kendaraan yang cepat rusak atau mogok disebabkan oleh perawatan mobil yang tidak cermat. Terlebih, masih banyak ditemukan pengendara yang menganggap bahwa servis hanya sekedar mengganti oli saja.


Yang faktanya, servis mobil berkala tidak sekedar itu saja, perlu pengecekan menyeluruh untuk memastikan komponen di dalam mobil bekerja dengan maksimal. Apakah hanya itu saja? Tentu tidak, berikut beberapa alasan mengapa servis berkala itu penting:

1. Meningkatkan Kinerja Mobil

Untuk menjaga kinerja mobil Anda tetap optimal, servis berkala adalah kuncinya. Sebab, servis ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap semua sistem dan komponen kendaraan Anda, mulai dari mesin, rem, oli, hingga filter.


Dengan demikian, servis berkala akan meningkatkan kinerja mobil Anda seperti kinerja mobil baru. Mobil akan terasa lebih responsif dan halus saat dikendarai sehingga Anda bisa lebih nyaman saat mengendarai mobil Anda.


Jadi, baik perjalanan jauh maupun dekat, perjalanan itu akan terasa lebih nyaman. Sehingga saat Anda akan berlibur dengan keluarga Anda, perjalanan itu akan terasa lebih menyenangkan.

2. Memastikan Keselamatan Berkendara

Alasan yang tak kalah penting untuk melakukan servis mobil secara berkala adalah  demi memastikan keselamatan Anda selama berkendara. 


Sebab, banyak ditemukan mobil yang mengalami kecelakaan diakibatkan oleh sistem pengereman yang rusak, kurangnya oli mesin, karet wiper kaca yang sudah rusak dan masih banyak lagi.


Kerusakan-kerusakan itu memang terdengar sepele, maka banyak yang menganggap bahwa mobil tersebut belum perlu diservis. Tapi kenyataannya, hal-hal kecil itu mungkin saja menjadi penyebab utama kecelakaan yang serius.


Jadi, agar hal itu tidak terjadi pada Anda maka pastikan mesin mobil Anda tetap dalam kondisi prima dengan melakukan servis secara berkala. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa mobil ini aman untuk berkendara.


Perawatan mobil yang dilakukan teknisi handal, Sumber: experian.com

Perawatan mobil yang dilakukan teknisi handal, Sumber: experian.com

3. Efisiensi Bahan Bakar

Apakah Anda termasuk yang mengeluhkan mobil boros bensin? Dimana hal itu tidak sesuai dengan standar efisiensi bahan bakar mobil Anda? Jika demikian, itu tandanya komponen mobil Anda tidak bekerja dengan baik sehingga komponen mobil tersebut memakan banyak bahan bakar untuk bekerja. 


Jadi, agar Anda tidak harus mengeluarkan biaya ekstra saat mengisi bensin, lakukanlah servis mobil secara berkala. 


Karena, para teknisi akan mengganti filter udara dan bahan bakar ketika ditemukan ada masalah pada mobil Anda untuk memastikan mesin Anda berfungsi dengan baik dan efisien.


Jika komponen mobil Anda bisa bekerja dengan baik, mesin akan bekerja lebih efisien. Dimana hal itu akan berpengaruh pada pengisian bahan bakar yang lebih hemat.

4. Mencegah Kerusakan Komponen Mobil Lebih Lanjut

Tidak ada orang yang ingin mobilnya mogok bahkan mengalami kerusakan saat melakukan perjalanan jauh. Maka untuk mencegah hal tersebut, Anda harus melakukan servis mobil secara rutin.


Di samping mencegah kerusakan komponen mobil lebih lanjut, servis secara berkala juga bisa menghindarkan Anda dari biaya di luar perkiraan.


Mulai dari menyewa towing karena harus membawa mobil mogok di pinggir jalan ke bengkel hingga mengeluarkan uang ekstra saat ditemukan ada komponen mobil yang sudah mengalami kerusakan berlebih.


Dengan servis secara berkala, para teknisi bisa mendeteksi kerusakan komponen mobil lebih awal dan memperbaiki kerusakan tersebut sebelum akhirnya menjadi kerusakan yang lebih serius. 


Jadi, Anda bisa menghindari masalah komponen yang lebih serius dan menghemat uang karena tidak harus memperbaiki komponen yang sudah rusak berlebih.


Rutin melakukan pengecekan pada mobil untuk menjaga performanya, Sumber: holtsauto.com

Rutin melakukan pengecekan pada mobil untuk menjaga performanya, Sumber: holtsauto.com

5. Meningkatkan Umur Mobil

Dengan penjelasan-penjelasan di atas bisa kita simpulkan bahwa dengan servis berkala bisa mencegah kerusakan komponen mobil, meningkatkan performa, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar sehingga umur mobil Anda bisa lebih panjang.


Sebab, mobil Anda akan terus dalam kondisi yang prima dengan servis secara berkala sehingga mobil tersebut bisa lebih awet dan tahan lama. Jadi, jika Anda ingin hal itu terjadi pada mobil Anda, jangan lupa untuk merawat mobil dengan servis secara berkala.


Demikianlah informasi terkait alasan kenapa servis mobil berkala itu penting. Semoga dengan informasi yang SpeedPlus Otomotif rangkumkan untuk Anda ini bisa menyakinkan Anda bahwa merawat mobil tidak cukup hanya dengan membersihkan mobil saja, tetapi juga harus melakukan servis secara berkala. 


Jadi, jika Anda memang mencintai mobil Anda dan ingin yang terbaik selama berkendara maka lakukanlah servis secara berkala dengan optimal. 


Dengan begitu, selama Anda berkendara baik sendiri maupun dengan anggota keluarga jaminan keselamatan mobil bisa Anda dapatkan. Sehingga tak hanya bisa berkendara dengan nyaman tetapi Anda juga bisa terhindar dari kecelakaan yang serius. 


Ada sedikit tambahan informasi khusus untuk Anda yang sedang mencari tempat kursus otomotif profesional, maka Anda bisa menghubungi SpeedPlus Otomotif. Kami merupakan tempat kursus otomotif yang telah berpengalaman melahirkan teknisi-teknisi handal. Jadi jangan ragu untuk menghubungi kami!

Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Untuk menjamin keselamatan penumpang saat kecelakaan terjadi, jika mengandalkan seatbelt saja tidak cukup. Oleh karena itu perlu adanya perangkat tambahan yang juga berperan penting untuk menjaga keselamatan penumpang yaitu airbag mobil.


Airbag mobil adalah perangkat keselamatan berkendara berupa bantalan yang berfungsi untuk meminimalisir risiko cedera penumpang ketika kecelakaan itu terjadi. Maka dari itu, sebagai pengguna mobil Anda perlu memahami dan mengenal apa itu airbag.


Sebab, meskipun Anda sudah berhati-hati saat berkendara untuk menghindari kecelakaan, tidak ada yang tahu kapan kecelakaan itu bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengenal fungsi airbag agar Anda dapat melindungi diri sendiri dan penumpang Anda.


Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Apa itu Airbag?

Kebanyakan orang menganggap airbag mobil hanyalah teknologi mobil tambahan saja, namun faktanya fungsi airbag mobil adalah inovasi yang berperan penting dalam menjamin keselamatan pengendaranya.


Komponen ini dihadirkan sebagai bentuk antisipasi benturan yang akan dialami pengendara saat terjadi kecelakaan. Meskipun di dalam mobil sudah ada seatbelt, adanya airbag ini mampu meningkatkan efisiensi fitur keselamatan pada mobil.


Bahkan beberapa orang berpendapat bahwa kehadiran airbag bagaikan terobosan baru sebagai perlindungan area vital pengendara. Biasanya, penyebab banyak korban meninggal saat kecelakaan adalah cedera pada area vital, seperti kepala, leher, dan dada.


Dengan fitur keselamatan ini, area-area vital tersebut akan terjamin keselamatannya dari benturan saat kecelakaan terjadi. 


Di samping itu, fitur keselamatan ini juga memiliki fungsi untuk memperlambat gerak laju penumpang dalam mobil akibat benturan. Dengan fungsi ini, penumpang bisa terhindar dari benturan keras dan risiko cedera yang lebih parah lainnya.

Letak Airbag pada Mobil

Airbag biasanya tersembunyi dan akan bereaksi saat kecelakaan terjadi, terutama di bagian depan dan samping kendaraan. Peletakan airbag ini bukan tanpa alasan, penempatannya dirancang secara strategis untuk membantu menyelamatkan nyawa penumpangnya.


Faktanya, letak airbag pada mobil di bagian depan terbukti mampu mengurangi risiko cedera pengemudi hingga 29%, sedangkan untuk penumpang bagian depan hingga 32%. 


Sementara itu, airbag di bagian samping terbukti mampu melindungi kepala dan mengurangi risiko kematian pengemudi dan penumpang hingga 37%. 


Meskipun demikian, para insinyur terus mencari tempat strategis lainnya agar penempatan fitur keselamatan mobil ini dapat mengurangi risiko cedera dengan lebih optimal.


Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Cara Kerja Airbag Mobil

Sebagai seorang pengendara mobil, Anda perlu menyiapkan mental dan memastikan bahwa kondisi mobil Anda dalam keadaan prima. Dengan demikian, Anda perlu memahami cara kerja seluruh elemen mobil Anda. 


Selain untuk memastikan mobil Anda dalam keadaan prima, pemahaman mengenai seluruh elemen mobil akan berguna saat terjadi kecelakaan sehingga Anda sudah siap siaga.


Mengenai airbag, elemen ini akan bekerja secara otomatis saat terjadi benturan yang sangat dahsyat pada mobil. 


Sebab, ketika ada tabrakan keras, sensor mobil akan langsung mengirimkan sinyal yang membuat fitur keselamatan ini akan mengembang dan menyelimuti beberapa bagian mobil. Dengan begitu, area vital pengendara akan terhindar dari benturan yang akan terjadi.


Airbag biasanya terbuat dari bahan nilon tipis dengan banyak lubang. Bahannya ini yang memudahkan airbag mengembangkan dirinya dan mengeluarkan udaranya agar bisa menyusut. 


Sedangkan gas yang ada di airbag adalah gas nitrogen murni, gas yang tidak berbahaya bagi manusia. Dengan demikian, jika ada kebocoran pada fitur pelindung ini, gas tersebut tidak akan membahayakan penumpang yang ada di dalam mobil.

Cara Merawat Airbag Mobil

Sama halnya dengan komponen mobil lainnya, airbag juga perlu diperhatikan perawatannya agar komponen tersebut tetap normal dan optimal seperti pada umumnya. Sebab, performa fitur keselamatan ini juga akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu.


Terlebih airbag ini adalah fitur keselamatan, maka akan sangat fatal apabila airbag ini mengalami kerusakan. Karena airbag ini didukung melalui energi listrik, cek berkala bahwa aki mobil masih mencukupi untuk berkendara.


Dengan begitu, alat pelindung diri ini bisa berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan listrik yang baik. Di samping itu, ada baiknya jika Anda tidak memodifikasi dan menambah beberapa elemen tertentu di mobil Anda agar fungsi airbag ini tidak menurun.


Kemudian, untuk mengecek kondisi airbag pada mobil Anda ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Salah satunya dengan cara memeriksa lampu indikator airbag.


Apabila saat kontak mobil dalam keadaan hidup dan lampu indikator airbag ini juga menyala maka kondisi fitur keselamatan ini masih bisa berfungsi dengan normal. Akan tetapi jika lampu indikator mati maka mesin airbag sudah pernah terpakai atau meledak. Jika demikian, Anda perlu mengganti satu set airbag yang ada di mobil Anda dengan yang baru.


Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org

Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org


Nah, itu dia penjelasan mengenai airbag yang bisa SpeedPlus Otomotif rangkumkan untuk Anda. Semoga informasi mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, hingga cara perawatan ini bisa membantu Anda semakin mengenal elemen yang ada di dalam mobil Anda.


Dengan begitu, Anda bisa berkendara dengan lebih baik dan terjamin keselamatannya. Meski demikian, tetap lakukan pengecekan terhadap kondisi mobil Anda secara berkala untuk memastikan fitur-fitur mobil Anda dalam keadaan prima.


Karena informasi saja tidak cukup jika tidak dibersamai dengan praktek langsung. Jadi, jika Anda mencintai mobil Anda dan ingin yang terbaik saat berkendara dengan mobil tersebut, perbanyaklah informasi terkait fitur mobil Anda dan lakukan perawatan secara berkala.


Ada sedikit tambahan informasi untuk Anda yang sedang mencari tempat kursus otomotif, maka bisa langsung menghubungi SpeedPlus Otomotif untuk konsultasinya. Terimakasih sudah membaca hingga akhir!

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Merawat radiator mobil adalah kegiatan rutin yang perlu Anda lakukan agar kendaraan tetap awet dan berfungsi dengan baik. Radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tidak overheat.

Overheat adalah kondisi yang perlu segera ditangani karena bisa merusak komponen pada mesin. Perawatan mobil secara tepat dapat mencegah masalah pada radiator mobil seperti kebocoran, korosi, dan penyumbatan yang bisa mengganggu kinerja mesin.

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips Merawat Radiator Mobil

Agar radiator pada mobil bisa berfungsi dengan baik Anda perlu melakukan perawatan rutin seperti memeriksa cairan pendingin dan membersihkannya secara berkala. Untuk lebih jelasnya berikut adalah tata cara merawat radiator mobil secara tepat.

1. Isi Cairan Radiator Harus Sesuai Standar

Pastikan Anda selalu mengisi cairan radiator sesuai dengan standar yang tertera pada buku panduan. Cairan radiator memiliki formulasi khusus yang dirancang untuk melindungi mesin dari overheat dan korosi. 

Cairan pendingin yang tepat mengandung bahan khusus yang membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dalam berbagai kondisi, serta melindungi komponen radiator dan mesin dari kerusakan akibat korosi.

Mengisi air radiator dengan air minum atau air mineral tidak disarankan karena keduanya tidak mengandung bahan kimia yang diperlukan untuk menjaga mesin agar tetap terlindungi. Air keran juga dapat meninggalkan residu mineral yang dapat menyumbat saluran pendingin.

2. Tutup Radiator dengan Rapat

Tips merawat radiator sebenarnya cukup mudah. Salah satunya yaitu dengan menutup radiator secara rapat. Radiator yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kebocoran pada sistem pendingin. 

Tutup yang kendur atau rusak juga dapat mengakibatkan tekanan yang ada di dalam sistem pendingin menjadi tidak stabil. Pada akhirnya hal itu dapat menyebabkan kebocoran atau bahkan mesin mengalami overheat.

Kebocoran yang tidak segera ditangani biasanya akan membuat mesin dan komponen lainnya rusak. Oleh karena itu jika tutup terdeteksi kendur atau rusak, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. 

3. Menjaga Volume Air Radiator

Menjaga volume air pada radiator mobil sangat penting karena air berfungsi sebagai media untuk menyerap panas. Ketika mesin beroperasi, suhu di dalam ruang bakar dan bagian-bagian mesin lainnya akan meningkat. 

Air yang beredar dalam sistem pendingin menyerap panas yang dihasilkan mesin dan kemudian dialirkan ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali lagi ke mesin. Volume air yang ada di dalam radiator harus cukup agar proses pendinginan bisa berjalan lancar.

Jika volume air terlalu rendah, radiator tidak akan mampu menyerap panas dengan baik. Pada akhirnya hal itu akan menyebabkan mesin menjadi overheat. Oleh karena itu, pastikan volume air radiator berada pada level yang sesuai.

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

4. Bersihkan Tangki Secara Berkala

Tips merawat radiator yang selanjutnya yaitu dengan cara membersihkan tangki radiator secara berkala. Tangki yang kotor dapat mengakibatkan berbagai masalah pada sistem pendingin. 

Kotoran, endapan, atau kerak yang menumpuk di dalam tangki radiator dapat menyumbat saluran-saluran dan mengganggu aliran cairan pendingin. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan suhu mesin, kerusakan pada komponen radiator, dan bahkan overheat.

Tangki radiator yang bebas dari kotoran akan membuat aliran cairan pendingin tetap lancar. Hal ini membantu menjaga performa mesin kendaraan dan mencegah risiko kerusakan yang disebabkan oleh overheat. 

5. Gunakan Radiator Coolant

Radiator coolant mengandung bahan kimia pelindung yang bisa membantu mencegah munculnya korosi dan karat pada bagian dalam radiator maupun sistem pendingin. Selain itu, radiator coolant juga memiliki titik didih dan titik beku yang lebih rendah daripada air biasa.

Hal ini berguna untuk menjaga suhu mesin agar tetap stabil dalam berbagai kondisi. Terutama dalam kondisi cuaca ekstrem, di mana suhu mesin dapat berubah secara cepat. Beberapa radiator coolant juga mengandung bahan tambahan seperti pelumas.

Pelumas tersebut berfungsi untuk membantu mengurangi gesekan di dalam sistem pendingin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan radiator coolant sesuai dengan takaran yang direkomendasikan pabrik.

6. Perhatikan Kisi Udara Radiator

Agar radiator bisa berfungsi dengan maksimal Anda tidak boleh mengabaikan bagian kisi udara pada radiator. Kisi udara adalah bagian radiator mobil yang menjadi jalur utama bagi udara segar untuk masuk dan mendinginkan radiator. 

Jika kisi udara terhalang oleh debu atau kotoran, aliran udara ke radiator akan terhambat. Akibatnya kemampuan radiator dalam mendinginkan cairan pendingin akan berkurang. Pada akhirnya hal ini akan menyebabkan suhu di dalam mesin menjadi naik.

Cara merawatnya yaitu dengan membersihkan bagian kisi udara secara berkala. Perhatikan juga untuk tidak menyumbat kisi udara dengan benda-benda seperti daun atau kertas. Sumbatan dapat mengganggu aliran udara dan kinerja pendinginan radiator.

7. Servis Rutin ke Bengkel

Rajin mengecek dan melakukan servis mobil di bengkel merupakan salah satu tips penting dalam merawat radiator mobil. Ketika melakukan servis rutin bengkel akan melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh.

Termasuk pemeriksaan pada bagian sistem pendingin. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kebocoran atau masalah lain yang dapat menyebabkan overheat. Selain itu, bengkel akan membersihkan radiator untuk menghilangkan kotoran.

Jadi melakukan servis secara rutin berguna untuk menjaga agar radiator berfungsi dengan baik, mengurangi risiko overheating, dan memperpanjang umur mesin mobil. Servis rutin juga kesempatan bagi teknisi untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah sedini mungkin.

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Kelas Kursus di SpeedPlus Otomotif

Mengingat pentingnya fungsi radiator bisa dipastikan akan selalu ada pelanggan bengkel yang datang untuk memperbaiki atau merawat radiator. Oleh karena setiap bengkel harus didukung oleh mekanik yang menguasai teknik perawatan dan perbaikan radiator.

Untuk teknisi baru, ketrampilan bisa didapat melalui pelatihan. Karyawan bisa mendapatkan  pelatihan langsung dari SpeedPlus Otomotif. Disini karyawan akan belajar tentang teknik perawatan radiator dan komponen-komponen lain pada mesin mobil. 

Dengan mengikuti kelas kursus otomotif di SpeedPlus, karyawan akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merawat dan memperbaiki radiator. Bergabunglah dengan SpeedPlus Otomotif dan jadilah teknisi yang handal dan berpengetahuan luas.

8 Tips Jitu Menghilangkan Karat Mobil yang Bisa Anda Ikuti

8 Tips Jitu Menghilangkan Karat Mobil yang Bisa Anda Ikuti

Karat pada mobil tentunya akan jadi masalah umum yang sering dialami oleh pemilik mobil. Bahkan jika dibiarkan begitu saja justru akan merusak tampilan mobil. Lebih buruknya dapat merusak struktur dan kekuatan kendaraan. Jadi sebaiknya ketahui cara menghilangkan karat mobil.


Dengan mengetahui cara tersebut maka penyebaran karat bisa diminimalisir. Ada banyak sekali cara atau tips yang bisa Anda ikuti di rumah sebagai langkah awal sebelum akhirnya meminta bantuan bengkel.


Tips menghilangkan karat pada mobil, Sumber: moladin.com

Tips menghilangkan karat pada mobil, Sumber: moladin.com

Tips dan Cara Menghilangkan Karat Mobil Sebagai Alternatif Awal

Jika bukan Anda sebagai pemilik kendaraan yang lebih aware siapa lagi coba? Oleh sebab itu tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencobanya terlebih dahulu agar karat tidak menyebar ke bagian lain. Berikut adalah beberapa tips dan caranya:


1. Mencuci Mobil Secara Teratur

Salah satu penyebab utama mobil rawan berkarat yakni sering dalam keadaan kotor. Oleh sebab itu langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghilangkan karat pada mobil adalah dengan mencucinya secara teratur.


Mobil dengan keadaan bersih menjadi langkah awal untuk mencegah timbulnya karat. Mulai dari sekarang Anda bisa membuat jadwal cuci mobil. Bisa satu minggu sekali, seminggu dua kali, atau dengan kuantitas lain sesuai waktu longgar yang Anda miliki.


Pada saat mencuci mobil selalu pastikan Anda sudah membersihkan kotoran dan debu yang menempel di bagian permukaan. Jika perlu gunakan sabun khusus pencuci mobil agar hasilnya bisa lebih maksimal.

2. Gunakan Amplas

Cara yang tergolong paling mudah untuk menghilangkan karat mobil yakni dengan menggunakan bantuan amplas. Namun hal paling penting yang yakni dengan melihat terlebih dahulu kondisi dari karatnya. 


Apabila karat yang ada pada mobil masih terbilang sedikit atau justru baru saja timbul. Maka karat tersebut masih bisa dihilangkan secara mudah menggunakan amplas. Anda dapat memakai amplas kasar sikat bagian permukaan yang mulai muncul karat.


Jika karat tersebut sudah hilang maka Anda dapat melanjutkan dengan menggosoknya menggunakan amplas bertekstur lebih halus. Lapisi bagian yang sudah diamplas menggunakan cat dasar supaya karat tidak muncul lagi.


Cara menghilangkan karat mobil yang satu ini tidak disarankan untuk bagian body mobil. Jadi Anda bisa menggunakannya pada beberapa bagian tertentu. Seperti bawah bagasi, kaki-kaki, ruang mesin, dek bawah jok mobil, dan lainnya selain body mobil.

3. Menggunakan Rush Remover

Cara lainnya yang bisa digunakan guna menghilangkan karat pada mobil yakni dengan menggunakan bantuan cairan rust remover. Untuk cara pemakaiannya hampir sama seperti cara pengecatan dasar setelah di amplas tadi.


Jadi Anda sebagai pemilik mobil disarankan untuk melakukan pengamplasan pada bagian berkarat terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk membersihkan karatnya, lalu menggunakan cairan penghilang karat ini untuk menuntaskan pertumbuhan karat. 


Biasanya orang akan menggunakan cairan rust remover saat membersihkan beberapa bagian seperti baut-baut, mur, serta benda lainnya dengan ukurannya kecil. Selain itu Anda juga bisa memakainya pada bagian body mobil. Namun selalu pastikan untuk selalu berhati-hati ketika terkena cat. 


Jika cairan sudah diaplikasikan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembersihan kedua dengan amplas atau sikat kawat bertekstur lebih halus. Setelahnya lakukan penyemprotan anti karat serta cat dasar.

4. Menggunakan Wax dan Sealant

Alternatif lain untuk menghilangkan karat mobil yang bisa Anda lakukan di rumah adalah dengan memanfaatkan wax atau sealant. Bahan tersebut bisa membantu untuk melindungi permukaan mobil dari karat. 


Wax atau sealant sendiri nantinya akan membentuk lapisan pelindung, sehingga dapat menghalangi air ataupun oksigen mencapai permukaan logam mobil. Saat ini juga sudah ada banyak sekali produk wax yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. 


Teknik mengamplas mobil, Sumber: klikmjm.com

Teknik mengamplas mobil, Sumber: klikmjm.com

5. Memperbaiki Goresan Sesegera Mungkin

Selain keadaan mobil yang kotor ternyata goresan yang ada di bagian permukaan mobil bisa menjadi penyebab atau titik awal adanya karat. Oleh sebab itu langkah terbaik untuk menghilangkan karat mobil sedari dini mungkin dengan memperbaiki goresan dengan segera.


Anda bisa dengan segera memperbaiki bagian permukaan yang tergores menggunakan cat atau bahan lainnya agar karat segera teratasi. Jika tidak memungkinkan diperbaiki sendiri maka Anda bisa meminta bantuan bengkel untuk mengatasinya. 

6. Menghindari Air yang Menggenang

Jika saat ini mobil Anda sudah berkarat maka sebaiknya hindari air yang menggenang pada permukaan mobil. Sebab air yang ada di bagian permukaan akan semakin mempercepat terbentuknya karat. 


Cara paling tepat yang bisa Anda lakukan yakni dengan parkir mobil pada tempat kering. Selalu usahakan untuk menghindari genangan air. Selain itu selalu pastikan Anda segera mengeringkan mobil jika basah terkena air hujan.

7. Memanfaatkan Produk Anti Karat Mobil

Saat ini Anda cukup terbantu untuk menghilangkan karat mobil. Bagaimana tidak ada banyak sekali produk anti-karat yang tersedia di pasaran. Mulai dari harga terjangkau hingga mahal. Anda bisa menyelesaikannya berdasarkan kebutuhan.


Produk anti karat ini mampu melindungi mobil dari timbulnya karat. Sebelum menggunakan produk tersebut sebaiknya Anda sudah membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan yang sudah tertera pada kemasan produk.

8. Lakukan Perawatan Berkala

Selain beberapa langkah yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya Anda melakukan perawatan mobil secara berkala. Bukan hanya bagian permukaan mobil saja. Namun perawatan dilakukan secara menyeluruh.


Hal ini tentunya juga termasuk rutin melakukan pengecekan terhadap mobil Anda. Baik itu untuk bagian-bagian yang rentan terhadap karat seperti bagian bawah mobil dan roda, serta bagian yang tidak rentan dengan karat lainnya. 


Menggunakan produk anti karat mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Menggunakan produk anti karat mobil, Sumber: otomotif.kompas.com


Beberapa tips yang ada di atas bisa membantu Anda mencegah serta menghilangkan karat mobil. Namun untuk karat mobil yang sudah parah dan sulit untuk dijangkau sebaiknya Anda bawa mobil ke bengkel untuk memperoleh penanganan tepat atau cari tahu melalui kursus otomotif.

11 Bagian Body Mobil yang Wajib Anda Pahami

11 Bagian Body Mobil yang Wajib Anda Pahami

Salah satu hal yang membuat sebagian besar orang menyukai sebuah mobil adalah bentuk desainnya. Terutama pada bagian body mobil yang terlihat begitu mewah dan mempesona. Bahkan tak jarang beberapa produsen juga menambahkan berbagai fitur unggulan pada produknya.


Body mobil sendiri merupakan salah satu komponen utama yang akan membentuk struktur serta penampilan dari sebuah kendaraan. Oleh sebab itu jika Anda mengaku pecinta otomotif maka sebaiknya pahami juga bagian-bagian body yang ada pada sebuah mobil.


Mengenal bagian body mobil, Sumber: hyundai.com

Mengenal bagian body mobil, Sumber: hyundai.com

Mengenal Bagian Body Mobil yang Membuat Penampilan Terlihat Menawan

Dengan memahami beberapa bagian-bagiannya maka Anda akan lebih mudah untuk mengenali kendaraan. Sehingga mudah memahami ketika akan ikut serta pada kursus otomotif. Nah di bawah ini ada penjelasan singkat tentang bagian-bagian body mobil. 

1. Chassis

Chassis merupakan bagian kerangka atau struktur dasar pada sebuah mobil. Peran kerangka sendiri sangatlah penting yakni untuk menopang keseluruhan komponen lain mobil. Sesuai dengan kegunaannya, bahan material chasis terkenal kokoh serta tahan lama. 

Pada umumnya chasis atau kerangka dibuat menggunakan bahan berupa baja dan alumunium. Sedangkan untuk fungsi utama dari bagian body mobil satu ini yaitu memberikan kekuatan serta kestabilan pada mobil.

2. Panel Body

Berikutnya ada panel body. Panel body sendiri adalah bagian luar mobil yang mana terdiri dari berbagai macam jenis panel. Diantaranya adalah kap mesin, pintu, kap bagasi, dan body mobil. 

Panel body memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan sekaligus menjadikan penampilan terlihat estetik. Bagian ini bahkan biasanya dilengkapi dengan aksesoris eksterior mobil tambahan. Seperti spoiler yang berguna untuk meningkatkan performa.

3. Windshield atau Kaca Depan

Windshield dikenal dengan kaca pada bagian depan mobil. Fungsi adalah memberikan keamanan, karena dapat melindungi para pengemudi serta penumpang dari angin, debu, serta hujan. 

Anda sebagai pemilik kendaraan juga disarankan untuk selalu menjaga kebersihan dan kejernihan dari windshield. Pasalnya kaca bagian depan yang bersih akan membuat visibilitas saat mengemudi jadi tetap optimal.

4. Lampu Depan dan Belakang

Bagian body mobil yang satu ini memang terlihat kecil dan sederhana daripada ornamen lainnya. Meski begitu perannya termasuk penting. Terutama untuk masalah pencahayaan dari mobil itu sendiri.

Lampu depan memiliki fungsi untuk menerangi jalanan yang ada di depan mobil ketika malam hari atau pada kondisi cuaca buruk. Lampu belakang berfungsi untuk memberikan tanda kepada pengemudi yang sedang berada di belakang mobil. 

Lampu ini menjadi informasi visual bagi para pengemudi di belakang mobil untuk aksi yang akan Anda lakukan. Seperti berbelok kanan atau kiri dan berhenti. Jadi selalu pastikan lampu-lampu pada mobil selalu dalam kondisi baik serta berfungsi dengan baik guna keamanan dan kenyamanan dalam berkendara.

5. Pintu dan Jendela

Bagian mobil lainnya yang tidak kalah penting adalah pintu dan jendela. Kedua hal ini menjadi bagian yang memungkinkan para pengemudi dan penumpang untuk masuk dan keluar dari mobil. 

Anda juga perlu selalu memastikan jika pintu dan jendela pada mobil berfungsi secara baik. Hal ini termasuk pada sistem kunci dan kaca jendela yang mana dapat dioperasikan dengan lancar.


Bagian pintu dan jendela mobil, Sumber: carmudi.co.id

Bagian pintu dan jendela mobil, Sumber: carmudi.co.id

6. Spion

Anda sepertinya juga sudah tidak asing lagi dengan bagian body mobil yang satu ini. Ya kaca kecil yang berada di bagian samping depan ini merupakan bagian yang memungkinkan para pengemudi untuk melihat ke belakang mobil. 


Setidaknya pada sebuah mobil terdapat spion dalam mobil dan spion luar. Kedua jenis spion ini juga dapat diatur posisinya. Sama halnya dengan bagian lainnya, spion harus selalu dipastikan dalam kondisi baik sehingga memberikan pandangan jelas dari belakang mobil.

7. Bumper

Selanjutnya ada bumper. Bumper sendiri merupakan bagian dari body mobil yang terletak di bagian depan dan belakang mobil. Fungsi bumper yakni untuk melindungi mobil dari benturan.

Benturan yang dimaksud adalah benturan dengan skala ringan. Bumper pada umumnya terbuat dari bahan fleksibel. Misalnya saja plastik atau karet. Tujuan penggunaan bahan tersebut adalah agar bumper bisa menyerap energi benturan dengan baik.

8. Kap Mesin

Hood atau dikenal dengan sebutan kap mesin merupakan bagian dari body mobil yang mana dapat dibuka. Dengan membuka bagian ini Anda bisa melihat mesin dan komponen-komponen lain yang ada di dalamnya.

Selain itu kap mesin juga memiliki fungsi untuk memberikan pelindung pada mesin dari elemen yang bisa mengurangi performanya. Misalnya saja adalah cuaca dan debu. Pada sebagian jenis mobil biasanya ada baut dan pegas untuk menjaga hood tetap terkunci dengan benar.

9. Atap Mobil

Atap pada mobil memiliki fungsi untuk melindungi penumpang dari hujan, panas terik matahari, serta beberapa pengaruh cuaca lainnya. Biasanya ada beberapa jenis atap seperti atap tetap, atap yang bisa dilipat atau convertible, serta atap sunroof yang dapat dibuka.

10. Bagasi

Selanjutnya ada bagasi. Bagasi pada umumnya adalah bagian body mobil yang terletak di bagian belakang dan berfungsi untuk menyimpan barang bawaan. Sedangkan untuk kapasitasnya akan bergantung pada setiap jenis kendaraan. Bisa besar bisa juga kecil.


Bagian bagasi mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Bagian bagasi mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

11. Fender

Fender merupakan bagian body yang melingkupi roda. Fungsi dari fender sendiri yakni untuk memberikan perlindungan terhadap percikan kerikil serta debu yang mana terlempar oleh roda ketika mobil sedang bergerak. Fender dari setiap mobil juga mempunyai desain berbeda.

Di atas tadi adalah beberapa bagian body mobil yang perlu untuk Anda ketahui. Pasalnya ketika memahami fungsi dari masing-masing maka Anda bisa memberikan perawatan yang tepat pada setiap bagian. Sehingga nantinya mobil tetap dalam kondisi baik dan aman.

Inilah 5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Pilih

Inilah 5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Pilih

Ada beberapa jenis oli mobil yang berfungsi sebagai pelumas, pembersih, dan pendingin mesin. Tanpa adanya oli komponen mobil akan mengalami gesekan berlebihan antar bagiannya. Gesekan yang disebabkan bisa keausan, overheating, atau bahkan kerusakan.

Semua jenis oli mobil perlu diganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi produsen atau jadwal pemeliharaan yang disarankan. Penggantian oli secara berkala perlu dilakukan untuk menjaga kinerja mesin agar tetap optimal.


Mengenal berbagai jenis oli mobil yang ada di pasaran, Sumber: carro.id

Mengenal berbagai jenis oli mobil yang ada di pasaran, Sumber: carro.id

Jenis-Jenis Oli Mobil

Jenis oli mobil terdiri dari oli mesin, oli gardan, oli transmisi, dan oli power steering. Setiap jenis oli memiliki fungsi berbeda sesuai dengan dimana lokasi oli ditempatkan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai masing-masing jenis oli.

1. Oli Mesin

Oli mesin merupakan salah satu jenis oli yang paling dikenal oleh masyarakat. Fungsi utama dari oli mesin adalah untuk menjaga performa mesin secara keseluruhan. Oli mesin berfungsi sebagai pelumas sekaligus pendingin dan pembersih komponen yang ada di dalam mesin.

Oli mesin dapat diibaratkan sebagai "nyawa" mesin mobil karena tanpa oli yang baik, mesin tidak dapat berfungsi dengan maksimal. Oli mesin akan melumasi dan melindungi bagian-bagian penting seperti piston, silinder mesin, dan crankshaft, dari gesekan dan korosi.

Idealnya oli mesin perlu diganti setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer. Hal itu tergantung pada kondisi mobil dan jenis oli yang digunakan. Mengganti oli terlalu jarang dapat menyebabkan keausan pada mesin.

Sedangkan mengganti oli terlalu sering juga bisa mengakibatkan pemborosan. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti panduan penggantian oli mesin yang disarankan oleh pabrikan mobil.

2. Oli Transmisi

Jenis oli mobil yang kedua ada oli transmisi. Oli transmisi merupakan oli yang berguna untuk memperlancar proses pergantian gigi atau transmisi. Ada dua jenis transmisi yang terdapat pada mobil yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis.

Transmisi manual memerlukan oli khusus untuk melumasi komponen seperti gear dan bearing. Oli transmisi bisa membantu mengurangi gesekan yang dapat menyebabkan getaran atau suara saat perpindahan gigi dilakukan secara manual.

Sedangkan pada transmisi otomatis, oli transmisi dibutuhkan untuk melumasi komponen yang ada pada mesin transmisi otomatis seperti clutch dan torque converter. Fungsinya tentu saja untuk membantu mengurangi gesekan dan memastikan perpindahan gigi berjalan lancar.

Umumnya, oli transmisi manual disarankan untuk diganti setiap 40.000 kilometer. Sementara oli transmisi otomatis bisa bertahan lebih lama, tergantung pada kondisi dan pemakaian. Di daerah tropis seperti Indonesia, penggantian oli transmisi disarankan setiap 50.000 kilometer.

3. Oli Gardan

Oli gardan merupakan jenis oli berfungsi untuk melumasi gigi pada sistem gardan. Oli gardan juga berguna untuk melindungi bagian pinion gear dari kontak langsung dengan bearing agar tidak terjadi keausan.

Tanda-tanda oli gardan perlu diganti adalah munculnya suara berdengung atau terjadi getaran yang cukup keras saat mobil dibelokkan. Selain itu secara kasat mata oli akan berubah warna dan tingkat kekentalannya menurun.

Ketika mobil mengalami gejala tersebut, sebaiknya oli gardan segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem gardan dan komponen-komponen yang terkait. Ganti oli gardan secara teratur dapat membantu menjaga kinerja sistem gardan pada mobil.


Ilustrasi penggantian oli mobil, Sumber: autos.id

Ilustrasi penggantian oli mobil, Sumber: autos.id

4. Oli Rem

Oli rem atau minyak rem adalah jenis oli mobil yang sangat penting karena berguna untuk menjaga kelancaran sistem pengereman pada mobil. Oli rem akan melumasi bagian-bagian penting seperti cakram dan kampas rem.

Oli rem juga berperan sebagai media transmisi tenaga dalam sistem hidrolik pada rem hidrolik. Tekanan hidrolik yang dihasilkan oleh oli rem dipindahkan ke kaliper rem atau silinder roda yang kemudian menghasilkan gaya pengereman pada cakram atau drum rem.

Oli rem sebaiknya diganti setiap 30.000 kilometer. Akan tetapi jika terjadi perubahan warna, penurunan kekentalan, dan penurunan volume oli maka Anda perlu segera mengganti oli rem.

5. Oli Power Steering

Mobil-mobil saat ini memiliki kemudi yang lebih mudah diputar dibandingkan dengan mobil lama berkat adanya teknologi power steering. Power steering memanfaatkan tekanan hidrolik atau elektrik untuk membantu perputaran roda kemudi.

Dengan adanya power steering, pengemudi bisa menggerakkan kemudi dengan lebih mudah meskipun ketika sedang berbelok atau saat berada di kecepatan rendah. Hal itu bisa membantu mengurangi kelelahan dan membuat mengemudi menjadi lebih nyaman.

Oli power steering adalah jenis oli mobil yang cukup jarang diganti. Anda hanya perlu menggantinya setiap 40.0000 kilometer. Namun jika ada tanda-tanda yang mengharuskan oli segera diganti sebaiknya Anda tidak perlu menunggu sampai 40.000 kilometer.

Merk Oli Mobil

Sebenarnya ada banyak sekali merk oli mobil yang beredar di pasaran. Masing-masing tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah contoh merk oli mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

1. Castrol

Castrol adalah merek oli yang cukup terkenal karena telah dibekali dengan teknologi terkini. Castrol magnatec 10W-30 menggunakan molekul pintar untuk membersihkan mesin secara menyeluruh. Harga castrol magnatec sekitar Rp 360 ribu per 4 liter.

2. Total

Total Quartz 9000 5W-40 adalah pilihan tepat untuk Anda yang suka melakukan perjalanan jauh. Oli total bisa menjaga mesin tetap berfungsi dengan baik meskipun dalam kondisi panas. Zat aditifnya membuat mesin lebih awet dan tahan oksidasi.


Pengecekan oli mobil, Sumber: automotive.evalube.com

Pengecekan oli mobil, Sumber: automotive.evalube.com

3. Shell

Shell merupakan perusahaan minyak dan gas terkemuka yang menyediakan pelumas. Produk terbaiknya, Shell Helix HX7 karena telah menggunakan teknologi flexi molecule untuk membersihkan mesin dan memiliki titik penguapan rendah dan mampu menghemat penggunaan oli. 

Itulah 5 jenis oli mobil yang perlu Anda ketahui beserta 3 merk brand oli yang cukup terkenal di Indonesia. Selain yang sudah disebutkan tadi, tentu saja masih banyak brand lain yang tak kalah bagus dan patut untuk dicoba.

6 Tips Perawatan Eksterior Mobil yang Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

6 Tips Perawatan Eksterior Mobil yang Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

Tidak sedikit pemilik mobil yang kurang peduli dengan perawatan eksterior mobil. Alhasil mobil yang belum lama dibeli penampilannya sudah seperti mobil-mobil lama. Kusam, baret, dan tampak kumuh.

Padahal merawat eksterior mobil sama pentingnya dengan merawat bagian interior atau bahkan mesin mobil. Mobil yang mendapat perawatan secara menyeluruh memiliki tampilan bagus sehingga lebih nyaman dikendarai.


Informasi terkait tips perawatan eksterior mobil, Sumber: otomotifxtra.semaraknews.co.id

Informasi terkait tips perawatan eksterior mobil, Sumber: otomotifxtra.semaraknews.co.id

Tips Perawatan Eksterior Mobil

Merawat bagian eksterior mobil bisa dimulai dengan langkah sederhana seperti memarkir di tempat yang aman atau membersihkan mobil dari debu dan kotoran yang menempel. Namun untuk kondisi tertentu perawatan perlu dilakukan di tempat khusus seperti salon mobil.

Sebagai tempat kursus otomotif, kali ini SpeedPlus Otomotif akan membagikan tips merawat bagian eksterior mobil agar tampilannya selalu bagus dan berkilau.

1. Memarkir Mobil Ditempat yang Aman

Supaya cat mobil tidak cepat rusak sebaiknya Anda selalu memilih parkiran mobil yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Usahakan untuk memarkirkan mobil di dalam gedung atau di bawah pohon yang rindang. 

Apabila sulit menemukan tempat parkir yang aman Anda bisa menutup bagian eksterior dengan cover mobil. Selain itu jangan biarkan mobil terlalu lama terkena hujan. Paparan air hujan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko korosi dan kerusakan pada cat mobil. 

Kerusakan eksterior juga bisa terjadi jika mobil diparkir di tempat yang kurang aman seperti daerah yang rawan tindak vandalisme. Pencurian aksesori atau bagian eksterior seperti spion, emblem, atau pelek juga bisa terjadi jika mobil dibiarkan di tempat yang rentan.

2. Cuci Mobil Secara Tepat

Mencuci mobil secara tepat adalah langkah penting dalam merawat eksterior mobil. Anda harus menggunakan sabun yang diformulasikan secara khusus dan spon lembut untuk menghindari goresan pada cat mobil. 

Mulailah dengan membersihkan bagian atas mobil terlebih dahulu, kemudian turun ke bagian bawah untuk menghindari penyebaran kotoran yang sudah terangkat. Jangan lupa bersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau, seperti di bawah bodi dan di sekitar roda. 

Setelah mencuci, bilas mobil menggunakan air bersih dan keringkan dengan kain microfiber yang bersih dan lembut. Tujuannya adalah untuk menghindari terbentuknya noda air. Sebaiknya hindarilah mencuci mobil di luar ruangan yang terpapar terik matahari langsung.

Air dan sabun bisa mengering dengan cepat sehingga dapat meninggalkan noda yang sulit dihapus. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mencuci mobil dengan tepat dan menjaga penampilan eksterior mobil Anda tetap bersih dan terawat.

3. Gunakan Wax agar Body Mengkilap

Wax adalah salah satu cara paling efektif untuk membuat tampilan eksterior mobil agar terlihat mengkilap. Perawatan eksterior mobil menggunakan wax bahkan banyak dilakukan di salon mobil karena hasilnya yang bagus.

Sebelum mengaplikasikan wax pada bagian eksterior mobil, pertama-tama Anda harus membersihkan mobil secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan debu yang dapat menyebabkan goresan saat proses waxing. 

Kemudian aplikasikan wax secara merata menggunakan busa aplikator atau kain yang bersih dengan gerakan melingkar. Biarkan wax mengering selama beberapa menit atau sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan.

Wax membantu melindungi cat mobil dari kerusakan akibat sinar UV dan lainnya. Oleh karena itu wax juga berfungsi sebagai lapisan pelindung yang membuat mobil tampak lebih berkilau.


Memarkirkan mobil di tempat yang tepat, Sumber: otomotif.antaranews.com

Memarkirkan mobil di tempat yang tepat, Sumber: otomotif.antaranews.com

4. Coating

Coating merupakan perawatan eksterior mobil untuk memberi perlindungan yang lebih baik daripada waxing. Coating sendiri adalah proses menambahkan lapisan khusus pada permukaan mobil sehingga tampilannya lebih mengkilap dan sedap dipandang mata.

Coating sering dipilih untuk merawat cat mobil yang sudah mulai memudar supaya lebih bening, glossy, dan cerah. Umumnya proses coating menggunakan bahan silikon dioksida yang biasanya sering digunakan dalam proses pembuatan kaca atau keramik.

Tingkat ketebalan lapisan coating yang diaplikasikan bisa mempengaruhi kemampuan cat mobil untuk menahan goresan dan baret. Semakin tebal dan keras lapisan coating, semakin baik perlindungan terhadap goresan halus. 

Coating juga bisa membuat permukaan mobil menjadi lebih tahan terhadap bercak air dan jamur dari efek water repellent yang dihasilkan. Air dan kotoran akan langsung tergelincir sehingga  mencegah bercak air dan pertumbuhan jamur.

5. Auto Detailing

Auto detailing tidak hanya fokus pada bagian eksterior dan interior, tetapi juga pada bagian mesin. Mobil yang digunakan untuk keperluan sehari-hari sangat rentan terhadap berbagai kotoran seperti debu, aspal, oli, goresan, dan kotoran burung.

Dalam proses auto detailing, mobil akan diberi perawatan secara menyeluruh sampai ke bagian velg dan kolong mobil. Oleh karena itu auto detailing bisa membuat mobil menjadi lebih bersih dan tampak seperti baru.

Pada auto detailing tahap pertama yang dilakukan yaitu proses cleaning atau pembersihan. Setelah semua bagian bersih lalu lanjut ke tahap paint correction. Pada tahap ini cat mobil yang sudah rusak karena baret halus, goresan, atau oksidasi akan diperbaiki.

Setelah itu lanjut ke tahap protection di mana bagian mobil akan diberi wax, sealant, atau coating. Sedangkan proses auto detail yang terakhir yaitu maintenance. Metode yang digunakan bisa berupa detailer, last touch, atau finishing.

6. Menambahkan Aksesoris 

Menambahkan aksesoris eksterior mobil adalah cara sederhana untuk mengubah penampilan mobil Anda. Dengan menambahkan aksesori tertentu, mobil Anda bisa terlihat lebih menarik, sporty, atau elegan, sesuai dengan preferensi. 

Selain menambah nilai estetika, menambahkan aksesori pada bagian eksterior mobil juga bisa mencerminkan gaya dan kepribadian pemilik mobil. Saat ini, tersedia berbagai pilihan aksesori untuk memperindah dan meningkatkan penampilan mobil Anda.

Adapun aksesori untuk eksterior mobil antara lain adalah kaca film, air scoop, velg, roof rail,  body kit, body set moulding, headlamp garnish, muffler cutter, dan lain sebagainya. 


Pastikan mencuci mobil dengan benar, Sumber: autos.id

Pastikan mencuci mobil dengan benar, Sumber: autos.id

Itulah 6 tips perawatan eksterior mobil yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perawatan yang dilakukan secara sembarangan sangat beresiko karena bisa mengurangi nilai estetika mobil dan fungsionalitasnya.

Mengenal Serba-serbi Sistem AC yang Ada pada Mobil

Mengenal Serba-serbi Sistem AC yang Ada pada Mobil

Sistem AC mobil terdiri dari beberapa komponen utama yang saling berkaitan. Sehingga mampu menghasilkan udara dingin yang seringkali kita rasakan ketika berada di dalam mobil. Kondisi kabin yang dingin tentu akan terasa jauh lebih nyaman, apalagi jika sedang dalam perjalanan jauh.

Oleh karena itu, AC sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai jenis mobil. Baik itu mobil mobil sport, SUV, MPV, dan mobil double cabin keluaran terbaru hampir semua dilengkapi dengan sistem pendingin udara.


Mengenal sistem AC mobil, Sumber: seva.id

Mengenal sistem AC mobil, Sumber: seva.id

Apa Saja Komponen AC Mobil?

Penting bagi para pengemudi untuk memahami sistem kerja AC serta komponen-komponen yang mendukungnya agar AC dapat berfungsi secara optimal. Memang tidak harus melakukan perbaikan sendiri karena bisa melakukan perawatan mobil di bengkel.

Akan tetapi jika Anda mengetahui dimana letak masalahnya setidaknya proses perbaikan akan menjadi lebih cepat. Berikut ini adalah komponen-komponen penting yang terdapat dalam sistem AC mobil beserta cara kerjanya.

1. Kompresor

Kompresor adalah komponen utama dalam sistem AC mobil yang bertugas untuk memompa aliran gas freon agar freon bisa mengalir ke seluruh bagian sistem AC. Namun sebenarnya fungsi kompresor tidak hanya terbatas pada sirkulasi freon.

Kompresor juga bertanggung jawab untuk meningkatkan tekanan dan merapatkan molekul-molekul freon dan mengubahnya menjadi fase cair. Proses tersebut dimulai ketika poros kompresor yang terhubung dengan pulley mesin berputar. Poros ini memiliki pelat dengan nok-nok yang berfungsi menggerakkan piston.

Saat nok menyentuh piston, piston akan bergerak maju, mendorong freon keluar dengan tekanan tinggi. Setelah nok lepas dari piston, pegas pengembali membuat piston kembali bergerak ke belakang. Sehingga menyebabkan freon dari selang tekanan rendah memasuki ruang piston. Proses ini berulang terus-menerus sehingga kinerja agar AC tetap bekerja.

2. Magnetic Clutch

Dalam sistem AC mobil, magnetic clutch berfungsi untuk mengatur kapan kompresor AC harus aktif atau nonaktif meskipun saat pulley mesin sedang berputar. Saat kompresor diaktifkan, tekanan freon yang dikeluarkan terus meningkat, terutama saat mesin dipercepat. 

Namun ada risiko mengintai jika kompresor terus bekerja secara berlebihan. Oleh karena itu, ketika tekanan freon mencapai level maksimum, magnetic clutch akan memutus hubungan antara pulley kompresor dan poros kompresor.

Magnetic clutch bekerja dengan menggunakan daya tarik magnet yang dihasilkan melalui induksi elektromagnetik. Saat terjadi induksi, magnetic clutch akan bergerak mendekati coil dan menempel dengan pulley kompresor agar poros bisa berputar.

3. Kondensor

Fungsi utama kondensor dalam sistem AC mobil adalah untuk menghilangkan panas dari freon atau refrigerant. Setelah itu kondensor mentransfernya ke udara di sekitar mobil. Cara kerja kondensor sebenarnya hampir sama dengan radiator. Cara kerja kondensor AC dimulai dengan kompresor yang memampatkan refrigerant menjadi gas panas.

Gas tersebut mengalir ke kondensor di mana udara luar dialirkan untuk menyerap panas dari refrigerant. Hal itu menyebabkan gas tersebut berubah menjadi cairan. Cairan refrigeran kemudian mengalir ke dalam sistem untuk mendinginkan ruangan. Proses ini berulang terus menerus saat AC beroperasi untuk menjaga suhu ruangan tetap dingin.


Mengatur sistem AC agar dingin, Sumber: gardaoto.com

Mengatur sistem AC agar dingin, Sumber: gardaoto.com

4. Dryer

Dryer merupakan komponen tambahan dalam sistem AC mobil yang memiliki fungsi serupa dengan filter. Seperti namanya, tugas utama dryer adalah menghilangkan kelembaban dari freon. Meskipun sistem AC mobil beroperasi dalam kondisi tertutup, kemungkinan masih ada sedikit uap air yang bisa masuk ke dalam saluran AC.

Hal ini bisa terjadi selama proses pengisian ulang freon atau saat penggantian komponen AC. Ketika saluran AC terbuka, udara dari lingkungan luar dapat masuk ke dalam sistem pendingin. Terlebih lagi sebagian wilayah Indonesia memiliki kondisi udara yang lembab. Sehingga kemungkinan besar ada uap air yang masuk ke dalam sistem AC.

5. Evaporator

Fungsi sistem AC mobil yang satu ini tidak hanya bertugas mengubah freon menjadi udara dingin dalam bentuk uap. Akan tetapi juga berfungsi untuk mengontrol kecepatan pendinginan kendaraan. Freon dipompa melalui evaporator dan kecepatan pompa ini bisa  mempengaruhi seberapa cepat AC akan mendinginkan mobil.

Ketika freon mencapai suhu maksimum, evaporator mengarahkannya ke kondensor untuk menurunkan suhu hingga sekitar 60 derajat celcius. Freon yang berubah menjadi gas akan membawa udara dingin ke dalam kabin mobil.

Selain itu, evaporator juga berfungsi menyaring udara kotor sehingga udara yang dihembuskan ke dalam kabin bersih dan aman untuk dihirup oleh penumpang.

6. Expansion Valve

Expansion valve adalah komponen dalam sistem AC mobil yang berfungsi untuk mengubah freon cair menjadi gas lewat proses penyemprotan. Analoginya seperti penggunaan parfum spray. Meskipun suhu di dalam tabung parfum normal tapi saat disemprotkan terasa sejuk.

Hal ini terjadi karena zat cair dari selang bertekanan tinggi keluar ke ruang bertekanan rendah dengan kecepatan tinggi. Sehingga menyebabkan penurunan suhu yang signifikan. Jadi proses penyemprotan ini digunakan untuk membuat suhu freon semakin dingin.


Rutin merawat komponen AC mobil agar tetap awet dan dingin, Sumber: hyundaimobil.co.id

Rutin merawat komponen AC mobil agar tetap awet dan dingin, Sumber: hyundaimobil.co.id

Bagaimana Cara Kerja AC Mobil?

Cara kerja AC mobil melalui empat tahapan utama yang dimulai dari kompresor dan berakhir di evaporator. Berikut ini adalah uraian lengkap mengenai cara kerja AC mobil:

  • Tahap pertama dimulai saat kompresor dinyalakan untuk memompa freon yang berbentuk gas. Kekuatan kompresor menentukan seberapa cepat kabin mobil menjadi dingin karena AC.

  • Selanjutnya, cairan freon yang telah berubah dimasukkan ke receiver dryer untuk menyaring kotoran yang bisa mengganggu kinerja mesin pendingin. Proses filterisasi ini penting untuk menjaga kebersihan AC.

  • Tahap ketiga adalah proses perubahan freon cair menjadi uap dingin melalui katup ekspansi. Cairan freon yang memiliki tekanan tinggi melewati katup tersebut dan berubah menjadi kabut atau uap dengan tekanan rendah.

  • Terakhir, uap freon yang sudah dingin dialirkan ke evaporator. Di sini, hawa dingin yang dihasilkan akan ditiupkan ke dalam kabin mobil sehingga memberikan kenyamanan kepada pengemudi dan penumpang.

Itulah komponen-komponen yang terdapat dalam sistem AC mobil dan cara kerja AC secara umum. Meskipun prinsip dasarnya mirip tetapi ada perbedaan dalam desain, kapasitas, dan efisiensi antara merek dan model mobil. 

Beberapa mobil dilengkapi dengan sistem AC yang lebih canggih, seperti pengaturan suhu otomatis atau filtrasi udara. Pemeliharaan yang tepat dan pemilihan suku cadang yang sesuai perlu dilakukan untuk menjaga kinerja AC mobil agar tetap optimal.

Jika Anda seorang mekanik atau pemilik bengkel, dapatkan pengetahuan mendalam tentang perawatan dan perbaikan AC mobil di SpeedPlus Otomotif. Di sini Anda bisa mengikuti kursus otomotif untuk  mempelajari segala hal tentang mobil, termasuk sistem AC.

Inilah 9 Fitur dan Teknologi Terbaru Mobil

Inilah 9 Fitur dan Teknologi Terbaru Mobil

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah tidak dapat terbendung lagi. Tentu saja hal itu membawa dampak positif terhadap dunia otomotif. Salah satu yang sedang booming saat ini adalah teknologi mobil listrik.

Selain mobil listrik, mobil dengan bahan bakar minyak juga telah mengalami perkembangan yang signifikan. Ada banyak sekali teknologi canggih dan fitur-fitur baru yang ditambahkan untuk menunjang performa kendaraan.


Informasi terkait perkembangan teknologi mobil, Sumber: hops.id

Informasi terkait perkembangan teknologi mobil, Sumber: hops.id

Fitur dan Teknologi Terbaru Mobil

Perkembangan teknologi mobil-mobil baru hadir untuk meningkatkan kenyamanan penggunanya. Produsen mobil berlomba-lomba menciptakan fitur canggih dan teknologi otomotif terbaru untuk menarik hati konsumen.

Tentu saja hal ini tak lepas dari persaingan bisnis yang semakin hari semakin ketat. Berikut ini adalah beberapa contoh fitur dan teknologi terbaru yang ada di mobil-mobil canggih:

1. Fitur Autopilot

Pada awalnya fitur autopilot hanya ditemukan pada pesawat terbang. Keberadaan fitur autopilot memungkinkan pesat untuk bergerak mengikuti navigasi tanpa harus mendapat kendali langsung dari seorang pilot. 

Fitur serupa saat ini sudah mulai diterapkan pada kendaraan mobil dengan sebutan autonomous drive. Dengan adanya fitur autonomous drive maka mobil bisa bergerak tanpa harus dikendalikan langsung oleh pengemudi.

Contoh mobil yang telah mengadopsi teknologi autonomous drive seperti BMW 7-Series dan Tesla Model S. Tesla Model S adalah sedan yang memiliki tampilan sporty dan didukung oleh mesin mobil listrik dengan tipe penggerak Dual 3-phase AC induction motor.

2. Teknologi Hybrid

Teknologi mobil hybrid memanfaat dua sumber energi yaitu listrik dan mesin bensin. Kombinasi keduanya mampu menghasilkan produk kendaraan yang memiliki kinerja lebih efisien dan ramah lingkungan.

Berkat kombinasi tersebut mobil hybrid juga menjadi lebih bertenaga. Mobil hybrid yang telah dilengkapi dengan plugin bisa melakukan pengisian daya listrik melalui sumber daya yang ada di rumah. Hal ini tentu saja bisa mengurangi ketergantungan pada charging station.

3. Automatic Safety Braking System

Meskipun sering dianggap mengganggu oleh beberapa orang karena responnya yang kadang berlebihan, automatic safety braking system sangat bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan dalam berkendara.

Mobil yang telah dilengkapi dengan automatic safety braking system ketika sedang bergerak lambat dan ternyata sensor mendeteksi adanya hambatan di depan, rem akan berfungsi secara otomatis yang tentunya bisa meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

4. Connected Cars

Connected cars adalah inovasi terbaru yang sangat bermanfaat. Dengan adanya teknologi connected cars mobil yang Anda kemudikan bisa dihubungkan dengan smartphone. Fitur ini bisa membuat Anda melakukan pemantauan kondisi kendaraan hanya dari smartphone.

Selain itu, mobil akan menjadi lebih aman karena connected car telah dilengkapi dengan sistem tracking yang terhubung ke smartphone. Jika terjadi pencurian, Anda bisa melacak kendaraan dan mematikan pengoprasian kedaraan dari jarak jauh.


Penggunaan fitur autopilot, Sumber: tagar.id

Penggunaan fitur autopilot, Sumber: tagar.id

5. Fitur Self-Leveling Suspension

Salah satu terobosan terbaru di bidang teknologi mobil yang mampu memberi manfaat besar yaitu fitur self-leveling suspension. Sebelum adanya fitur ini, suspensi mobil akan cenderung tertekan saat terdapat beban di bagian belakang.

Hal itu mengakibatkan bagian depan mobil terangkat dan mengurangi traksi roda depan. Akhirnya stabilitas mobil menjadi menurun dan berpotensi membahayakan penumpang. Dengan adanya teknologi self leveling suspension maka mobil menjadi lebih stabil.

6. Electromagnetic Parking Sensor

Meskipun sudah ditemukan sejak tahun 1992 silam, teknologi electromagnetic parking sensor masih dikembangkan hingga saat ini. Baru-baru ini electromagnetic parking sensor telah disempurnakan menjadi front and rear parking sensor.

Sensor elektromagnetik ini bekerja dengan cara mendeteksi objek di sekitar mobil yang ada di depan, belakang, atau samping. Bahkan beberapa mobil terbaru dilengkapi juga dengan kamera kecil sehingga pengemudi bisa menghindari tabrakan dan memudahkan parkir.

7. Automagnetic

Air maintenance technology adalah teknologi otomotif terbaru yang sangat bermanfaat bagi ban mobil. Dengan adanya automagnetic, maka ban secara otomatis bisa mengatur tekanan angin sesuai kebutuhan sehingga keseimbangan menjadi lebih terjaga.

Cara kerja teknologi ini memanfaatkan sensor yang terpasang di dalam rongga kecil untuk menghubungkan ke bagian dalam ban. Ketika ban berputar, udara akan masuk memenuhi setiap bagian ban secara merata

Beberapa keuntungan ditawarkan oleh teknologi mobil yang satu ini. Sebut saja seperti menjaga tekanan angin, meningkatkan traksi dan stabilitas kendaraan, memperpanjang umur ban, mengurangi risiko keausan, serta meningkatkan efisiensi bahan bakar.

8. Turbo Compound

Proses pembakaran yang terjadi dalam mesin mobil akan menghasilkan gas buang dan energi panas. Sayangnya energi tersebut sering terbuang sia-sia. Namun, ada teknologi terkini yang bisa mengubah energi panas tersebut menjadi turbocompounding.

Teknologi tersebut mampu mengambil kembali energi dari gas buang. Energi yang sudah dipulihkan kemudian dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin. Energi dari turbin kemudian digunakan untuk memutar komponen lain seperti kompresor udara atau generator listrik

Penggunaan teknologi turbocompounding ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, mengurangi emisi gas buang, dan meningkatkan kinerja mesin mobil agar lebih optimal.


Adanya fitur automatic safety braking system, Sumber: tomtom.com

Adanya fitur automatic safety braking system, Sumber: tomtom.com

9. Pre Collision

Sesuai namanya, pre collision adalah sebuah sistem yang dipasang untuk mencegah terjadinya tabrakan. Jikapun kecelakaan tidak bisa dihindari maka sistem akan bekerja untuk meminimalisir dampak tabrakan.

Contoh mobil yang sudah dilengkapi dengan teknologi pre collision adalah Mercedez Benz dengan sistem PRE-SAFE. Sistem ini mampu mendeteksi potensi tabrakan melalui kalkulasi kecepatan, sudut kemudi, dan sensor-sensor di sekitar mobil. 

Setelah mendeteksi situasi berbahaya, dalam hitungan detik sistem secara otomatis akan mengencangkan sabuk pengaman, menyesuaikan ketinggian sandaran kepala, serta mengatur sudut sandaran kursi untuk memaksimalkan perlindungan penumpang. 

Itulah 9 fitur dan teknologi mobil terbaru yang hadir untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan dan kemudahan pada pengemudi. Simak terus informasi-informasi menarik lain seputar dunia otomotif hanya di SpeedPlus Otomotif.

Selain membagikan beragam informasi bermanfaat, Anda juga bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. Kelas yang tersedia diperuntukkan bagi teknisi atau pemilik bengkel yang ingin meningkatkan keahlian mereka di bidang otomotif.

6 Fungsi Bumper Mobil yang Lebih dari Sekedar Aksesoris

6 Fungsi Bumper Mobil yang Lebih dari Sekedar Aksesoris

Bumper mobil adalah salah satu komponen penting yang umumnya dipasang di bagian depan atau belakang kendaraan. Dengan desain dan bentuknya yang unik, fungsi bumper mobil tidak sebatas untuk tampilan visual saja. Lebih dari itu, bumper juga menjadi elemen pelindung yang signifikan untuk mobil atau penumpang.

Sekilas Tentang Bumper Mobil

Bumper pada kendaraan adalah bagian yang umumnya dilengkapi dengan engsel dan dibuat secara built-in. Dimana biasanya ditempatkan di bagian depan maupun belakang mobil. Namun, seringkali juga ditempatkan pada titik-titik ekstrim kendaraan baik itu di bagian depan maupun bagian belakang.


Desain dan penempatan bumper sendiri sangat bergantung pada ide desain dari pembuat mobil. Secara visual, bumper akan menyatu dengan desain keseluruhan kendaraan sehingga menciptakan kesan stylish, elegan, dan modern. 


Itulah yang akhirnya membuat banyak orang menganggap bumper hanya sebatas elemen dekoratif semata, padahal perannya lebih dari itu. Pada kenyataannya, bumper mobil memiliki fungsi atau peran sekunder yang sangat penting, khususnya dalam aspek keselamatan pejalan kaki.


Struktur berengsel dalam bumper dirancang untuk mencegah berbagai kerusakan pada bagian mobil yang mungkin terjadi ketika tabrakan. Sebagaimana bumper modern yang dirancang khusus dengan fokus pada ketahanan dan kemampuan untuk meredam benturan.


Bumper mobil memiliki berbagai jenis bahan yang dipilih sesuai desain kendaraan dan kebutuhan perusahaan pembuatnya. Dimana setiap jenis bahan memiliki karakteristiknya masing-masing yang memungkinkan untuk memberikan kombinasi optimal antara kekuatan, elastisitas, ketahanan terhadap suhu, dan tampilan visual.


Mengenal berbagai fungsi bumper mobil, Sumber: auto2000.co.id

Mengenal berbagai fungsi bumper mobil, Sumber: auto2000.co.id

Apa Fungsi Bumper pada Mobil?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, meskipun banyak diketahui sebagai aspek dekoratif nyatanya fungsi dari bumper tidak hanya terbatas untuk itu saja. Bumper yang terbagi menjadi bumper mobil depan dan bumper mobil belakang ini memiliki berbagai fungsi tambahan yang tidak kalah penting.


Kali ini, SpeedPlus Otomotif sebagai penyedia jasa kursus otomotif akan mengulas beberapa peran dari bumper kendaraan, apa saja? 

1. Sebagai Peredam Benturan

Ketika terjadi insiden tabrakan, umumnya bagian mobil yang pertama kali terkena dampak adalah bagian depan maupun belakang. Nah, bumper inilah yang berfungsi untuk meredam benturan atau hantaman dengan cara menyerap energi kinetik yang dihasilkan dari benturan tersebut.


Energi yang diserap oleh bumper diteruskan ke crumple zone. Crumple zone ini adalah area yang dirancang khusus untuk mengurangi dampak benturan secara maksimal.


Dengan kehadiran bumper yang dilengkapi dengan bantalan karet inilah yang dapat membantu meminimalkan resiko cedera parah ketika kecelakaan tak terduga terjadi sewaktu-waktu.

2. Sebagai Standar Keamanan

Seperti yang kita tahu, insiden kecelakaan mobil masih sering terjadi hingga saat ini. Tak jarang, dari insiden tersebut menyebabkan cedera pada penumpang maupun pengemudi kendaraan. Oleh sebab itu, keberadaan bumper mobil menjadi sangat penting dalam hal ini.


Bumper mobil yang berperan dalam meredam benturan dapat meminimalisir konsekuensi dan dampak buruk dari benturan tersebut. Sehingga efek dari kecelakaan dapat diperkecil dan meningkatkan potensi keselamatan bagi semua yang berada di dalam kendaraan tersebut.


Inilah yang mengharuskan bumper wajib mematuhi standar keamanan yang telah ditetapkan oleh badan regulasi dan otoritas berwenang. Dimana standar keamanan tersebut mengharuskan desain dan konstruksi bumper sesuai dengan aspek-aspek keamanan yang sudah melewati serangkaian uji coba. 


Uji coba untuk menjamin kinerjanya yang sesuai dengan standar keamanan. Proses pengujian inilah yang dirancang untuk memastikan bahwa bumper mampu memberikan perlindungan optimal kepada penumpang dan kendaraan dalam berbagai skenario benturan.

3. Meningkatkan Fungsi Aerodinamis

Selain memiliki desain yang estetis untuk meningkatkan tampilan, bumper juga memiliki fungsi tambahan dalam meningkatkan aerodinamis mobil untuk performa yang lebih optimal. Bahkan beberapa mobil juga dilengkapi dengan lipatan di bagian belakang bumper yang dirancang untuk menjaga downforce.


Dengan adanya lipatan ini, mobil dapat mempertahankan kestabilannya sehingga memberikan dampak positif terhadap kontrol dan kinerja keseluruhan mobil.


Tampilan bumper mobil yang keren, Sumber: skinnerautoworks.com

Tampilan bumper mobil yang keren, Sumber: skinnerautoworks.com

4. Melindungi Tangki Bensin

Nyatanya selain dapat melindungi mesin ketika terjadi benturan akibat kecelakaan, bumper mobil juga memiliki peran dalam menjaga tangki bensin. Ini sangat berdampak dalam meminimalisir potensi bahaya akibat tumpahan bensin ketika terjadi benturan, salah satunya resiko kebakaran yang mungkin terjadi.


Dengan adanya bumper, resiko akibat kebocoran dapat diminimalkan sehingga mampu memberikan perlindungan tambahan pada aspek keamanan kendaraan.

5. Rumah Lampu Kabut

Selain memiliki fungsi sebagai elemen pelindung, bumper mobil juga berperan sebagai tempat untuk memasang lampu kabut. Lampu kabut sendiri sangat bermanfaat, terutama ketika kondisi jalanan sedang penuh dengan kabut atau keadaan hujan.


Dengan adanya lampu kabut di bumper, pengemudi tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman meskipun sedang dalam cuaca yang kurang mendukung.

6. Tempat Sensor Parkir

Kemajuan teknologi di industri otomotif membawa inovasi berupa penggunaan sensor parkir. Sensor satu ini memiliki fungsi utama untuk memberikan peringatan tentang jarak kendaraan dengan objek di sekitarnya ketika sedang melakukan manuver parkir.


Sebagai informasi tambahan, sensor parkir biasanya dipasang di bagian bumper mobil belakang untuk memberikan fungsi secara optimal.


Bumper mobil bukan hanya sekedar aksesoris saja, Sumber: review.bukalapak.com

Bumper mobil bukan hanya sekedar aksesoris saja, Sumber: review.bukalapak.com


Itu dia enam fungsi penting dari adanya bumper pada mobil. Bukan hanya sekedar untuk tampilan visual saja, melainkan juga berperan cukup vital untuk kendaraan itu sendiri maupun untuk semua yang berada di dalamnya.


Jadi, mengingat begitu pentingnya keberadaan bumper, ketika Anda melakukan perawatan mobil jangan lupa juga untuk checking kondisi bumper. Agar bumper selalu dalam kondisi terbaiknya dan dapat memberikan perlindungan secara optimal.