7 Tips Efektif Perawatan Mobil saat Musim Hujan Tiba

7 Tips Efektif Perawatan Mobil saat Musim Hujan Tiba

Bagi para pemilik mobil, tentu saja musim hujan dapat membuat mereka merasa lebih khawatir. Sebab, curah hujan yang tinggi dengan kelembaban yang semakin meningkat akan membuat mobil lebih riskan mengalami perubahan kondisi. Maka dari itu, sangat penting untuk memberikan perhatian lebih pada perawatan mobil ketika musim hujan tiba.

Perawatan mobil musim hujan memang cukup tricky. Namun, Anda tetap bisa mengantisipasi berbagai kerusakan atau gangguan yang terjadi pada mobil. Silakan ikuti tips berikut ini agar kondisi kendaraan tetap prima di tengah cuaca yang begitu ekstrem. Langsung saja, ini dia penjelasan selengkapnya!


Tips perawatan mobil saat musim hujan, Sumber: pexels.com

Tips Perawatan Mobil Musim Hujan untuk Kondisi yang Tetap Prima

Ada beberapa komponen pada mobil yang harus diberi perhatian lebih ketika musim hujan tiba. Dengan begitu, akan lebih menjamin keamanan dan keselamatan selama berkendara. Berikut uraiannya!

1. Ban dalam Kondisi yang Optimal

Komponen pada mobil yang sangat penting dan bisa berpotensi menyebabkan masalah keamanan selama perjalanan adalah ban. Sebab, ini adalah bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalanan. Ketika musim hujan tiba, jalanan menjadi lebih licin, sehingga daya cengkram ban pada jalanan harus benar-benar diperhatikan.

Maka dari itu, Anda perlu mengecek ketebalan kembang ban saat akan memulai perjalanan. Kedalaman kembang ban yang disarankan minimal 1,6 mm sehingga daya cengkeram jadi lebih optimal. Anda juga perlu memeriksa tekanan angin untuk menjaga stabilitas mobil ketika melaju.

2. Merawat Sistem Pengereman

Saat musim hujan, Anda juga perlu menaruh perhatian khusus pada sistem pengereman. Sebab, performa rem bisa dipengaruhi oleh air hujan, terlebih saat terjadi aquaplaning. Untuk itu, pastikan kampas rem dalam kondisi yang baik (tidak aus) sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, Anda cek juga minyak rem agar ada pada level cukup dan tidak terkontaminasi oleh air hujan. Selanjutnya, pastikan Anda membersihkan sistem rem secara berkala dari kotoran atau lumpur sehingga dapat mempengaruhi performa dari pengereman.

3. Memeriksa Karet Pelindung Jendela, Pintu, dan Bagasi

Karet pelindung di beberapa bagian mobil seperti bagasi, jendela, dan pintu memiliki fungsi yang krusial yakni mencegah air masuk ke dalam kabin. Apabila karet pelindung ini rusak, maka kemungkinan besar air hujan akan merembes masuk sehingga bisa merusak interior mobil.

Untuk itu, Anda bisa melakukan perawatan dengan selalu memeriksa kondisi karet. Pastikan agar karet tidak robek atau retak. Kemudian, bersihkan juga karet pelindung secara berkala dari berbagai macam kotoran. Terakhir, gunakan pelumas karet untuk menjaga elastisitasnya.


Memastikan bagian dalam mobil tetap bersih, Sumber: pexels.com

Memastikan bagian dalam mobil tetap bersih, Sumber: pexels.com

4. Memeriksa Wiper dan Gunakan Cairan Pembersih Kaca

Salah satu aksesoris eksterior mobil yang tidak kalah penting saat hujan turun adalah wiper. Pasalnya, wiper memiliki fungsi untuk menjaga visibilitas ketika hujan. Apabila wiper tidak berfungsi dengan baik, maka bisa mengganggu pandangan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar wiper berfungsi dengan baik adalah dengan mengganti karet wiper yang retak atau mengeras. Selain itu, Anda juga harus menyediakan cairan pembersih kaca agar bisa mengoptimalkan kinerja wiper. 

Kemudian, periksa juga apakah motor wiper masih berfungsi dengan optimal atau tidak untuk menghindari kerusakan yang terjadi ketika hujan deras.

5. Melindungi Cat Mobil

Air hujan yang telah tercampur dengan polusi udara juga bisa menyebabkan cat mobil menjadi lebih cepat kusam. Ditambah lagi dengan genangan air yang tercampur lumpur dan bahan kimia yang tercecer di jalanan bisa semakin memperparah keadaan.

Maka dari itu, agar cat mobil terlindungi dari kerusakan, maka sebaiknya Anda cuci mobil secara rutin. Jangan sampai air hujan dibiarkan sampai kering di permukaan mobil. Untuk memberikan perlindungan ekstra, maka Anda gunakan wax atau coating untuk melindungi bagian terluar mobil dari karat dan noda.

6. Menjaga Kebersihan Bagian dalam Mobil

Selain bagian eksterior, Anda juga perlu menjaga kebersihan interior mobil. Pasalnya, air hujan yang lembab bisa menyebabkan bau tidak sedap pada kabin mobil. Air yang masuk ke dalam mobil juga bisa merusak jok dan karpet.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda dapat menggunakan alas kaki karet agar lebih mudah dibersihkan. Selain itu, keringkan interior mobil yang terkena air. Anda dapat menggunakan vacuum cleaner atau lap microfiber. Tambahkan juga pengharum kabin untuk mengurangi bau apek karena udara yang lembab.

7. Mempersiapkan Perlengkapan Darurat

Sebagai upaya preventif jika terjadi kendala di perjalanan seperti ban bocor, maka Anda harus mempersiapkan beberapa perlengkapan darurat. Mulai dari dongkrak dan kunci roda, ban cadangan, kabel jumper untuk mengantisipasi accu yang lemah, serta senter dan jas hujan.

Pastikan benda-benda tersebut tersedia agar perjalanan Anda tetap aman. Apabila terjadi kendala seperti ban bocor, maka Anda bisa langsung menanganinya.


Memastikan bagian luar mobil dalam keadaan aman, Sumber: pexels.com

Memastikan bagian luar mobil dalam keadaan aman, Sumber: pexels.com

Pelajari Hal-Hal yang Penting dalam Dunia Otomotif di SpeedPlus Otomotif

Setelah menyimak uraian tentang perawatan mobil musim hujan, tentunya Anda menjadi lebih aware lagi terhadap berbagai komponen mobil yang benar-benar harus dijaga untuk keamanan dan keselamatan selama berkendara. 

Jika Anda tertarik dengan dunia otomotif atau bahkan berencana untuk membuka usaha di bidang ini, maka bisa mulai mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Di sini, Anda akan mendapatkan materi sekaligus praktik dalam dua semester. Materi-materi penting mengenai otomotif akan didapatkan secara optimal di sini. Selain itu, praktik juga dilakukan secara maksimal sehingga peserta juga bisa mengalami pengalaman langsung mengatasi masalah dalam dunia otomotif.

Maka dari itu, segera daftarkan diri Anda sekarang dengan bertanya langsung pada narahubung SpeedPlus Otomotif dengan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

Punya Mobil Berwarna Putih? Ikuti 6 Tips Perawatannya Berikut Ini!

Punya Mobil Berwarna Putih? Ikuti 6 Tips Perawatannya Berikut Ini!

Mobil berwarna putih mempunyai tampilan yang sangat menarik dan khas. Pasalnya, warna putih memang memberikan kesan yang bersih, elegan, dan modern. Tak hanya itu saja, mobil putih juga mudah dikenali di jalan raya sehingga memberi rasa aman yang lebih untuk pengendara.

Sayangnya, mobil putih juga memiliki karakteristik yang mudah terlihat kotor. Sehingga, Anda harus memberikan perawatan yang ekstra untuk membuatnya tampak bersih dan bagus. Pasalnya, banyak hal yang bisa membuat mobil putih Anda jadi mudah kotor. Mulai dari kotoran, noda, goresan, hingga polusi dan bekas air hujan.


Tips merawat mobil berwarna putih, Sumber: pexels.com

Tips merawat mobil berwarna putih, Sumber: pexels.com

Tips Merawat Mobil Warna Putih

Untuk membantu Anda dalam merawat mobil putih, kami telah merangkum beberapa tips yang tentunya sangat berguna. Apa saja itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini:

1. Cucilah Mobil Secara Rutin

Salah satu hal terpenting dalam perawatan mobil putih adalah melakukan pencucian secara rutin. Sebab, debu dan berbagai macam kotoran bisa lebih mudah terlihat pada mobil dengan warna putih. Maka dari itu, pencucian mobil setidaknya dilakukan dalam satu minggu sekali.

Agar pencucian lebih optimal, maka Anda perlu memakai sabun khusus mobil. Pastikan juga sabun tersebut tidak memiliki komposisi bahan keras yang dapat merusak cat mobil. Anda juga harus menggunakan spons lembut supaya tidak meninggalkan goresan pada mobil.

Selain itu, gunakan juga air yang tidak mengandung mineral sehingga meninggalkan bekas noda pada cat mobil. Jangan lupa mencuci mobil pada bagian bawah yang kerap terkena lumpu dan kotoran.

2. Pakai Microfiber untuk Mengeringkan

Sesudah mobil dicuci, pakailah lap yang bersih dan lembut untuk mengeringkan. Anda disarankan untuk memakai microfiber yang tidak akan meninggalkan serat di permukaan cat mobil. Sebaiknya tidak memakai kain yang kasar atau handuk biasa karena dapat membuat goresan halus pada cat mobil.

Lap microfiber ini mempunyai kemampuan dalam menyerap air dengan lebih baik. Selain itu, bahan ini juga tidak meninggalkan sisa air pada mobil.

Dalam pengeringan mobil, Anda perlu menjangkau bagian-bagian sulit seperti sudut bodi dan kaca agar bisa kering secara menyeluruh. Apabila tidak dikeringkan dengan baik, maka akan meninggalkan bekas noda dan juga bisa jadi penyebab tumbuh jamur di bagian dalam atau luar mobil.

3. Jangan Parkir di Lokasi yang Terkena Sinar Matahari

Anda tidak boleh parkir di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, hal ini akan menyebabkan warna cat mobil lebih gampang pudar. Panas matahari langsung juga akan membuat minyak, noda air, dan debu menempel dengan lebih intens dan sulit untuk dibersihkan,

Sebaiknya, parkirlah di lokasi yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Jika mungkin, pakai pelindung mobil agar cat dan aksesoris eksterior mobil tidak mudah kusam. Anda juga tidak disarankan parkir di tempat yang dekat dengan pohon dimana getahnya dapat menetes ke mobil dan meninggalkan noda permanen di mobil.


Rawat bagian eksterior mobil, Sumber: pexels.com

Rawat bagian eksterior mobil, Sumber: pexels.com

4. Gunakan Pelindung Cat

Agar cat mobil putih lebih terawat, pastikan Anda memberi perlindungan lebih menggunakan wax atau sealant. Produk tersebut bisa memberikan lapisan pelindung yang bisa membuat permukaan mobil jadi lebih mudah dibersihkan dan lebih halus. Bahkan, produk tersebut juga mampu mengurangi timbulnya noda pada mobil.

Anda bisa memilih antara penggunaan wax atau sealant sesuai dengan kebutuhan. Untuk melindungi dari air hujan, kotoran, dan polusi yang tidak terlalu intens, Anda bisa mengandalkan wax. Namun, untuk mobil yang dipakai setiap hari, lebih disarankan menggunakan sealant karena lebih tahan lama.

Agar mobil putih tetap mengkilap, maka gunakan setiap 3 sampai 6 bulan sekali. Anda bisa memperkirakan sendiri kapan waktu yang tepat untuk mengaplikasikannya tergantung seberapa sering pemakaian mobil.

5. Membersihkan Noda Secepatnya

Warna putih memang riskan meninggalkan bekas noda ketimbang mobil dengan warna gelap. Maka dari itu, Anda harus segera bergegas untuk segera membersihkan mobil apabila ada noda yang menempel. Baik berupa oli, tumpahan makanan, hingga kotoran hewan seperti burung.

Untuk membersihkan noda pada mobil putih, maka Anda sebaiknya memakai cairan khusus mobil yang aman bagi cat mobil. Pastikan Anda tidak memakai bahan kimia keras yang justru bisa merusak lapisan cat.

Jika noda yang menempel sedikit membandel, maka pakailah clay bar. Bahan ini akan mampu mengangkat kotoran yang menempel dengan lebih efektif. Pastikan agar noda segera dihilangkan agar tidak mudah meresap pada lapisan cat dan justru meninggalkan bekas yang sulit hilang.

6. Rawat Juga Bagian Velg dan Ban

Jangan lupakan bagian velg dan ban agar tampilan mobil putih lebih kinclong. Velg dan ban yang kotor akan merusak penampilan dari mobil secara menyeluruh. Maka dari itu, Anda harus membersihkannya secara berkala apalagi di musim hujan yang penuh dengan lumpur.

Anda bisa mencuci velg dengan memakai pembersih khusus. Pastikan juga kondisi ban memiliki tekanan angin yang pas supaya tidak aus. Agar tampilan ban lebih mengkilap, maka Anda bisa menggunakan tire shine atau produk lainnya.


Pastikan untuk membersihkan noda yang menempel di mobil, Sumber: pexels.com

Pastikan untuk membersihkan noda yang menempel di mobil, Sumber: pexels.com

Kesimpulan

Itulah 6 tips perawatan mobil putih yang perlu Anda perhatikan agar kondisi mobil dalam keadaan yang baik dan performa prima. Nah, untuk mendalami lebih jauh mengenai hal-hal terkait mobil, Anda bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. 

Apalagi, jika Anda memiliki ketertarikan dengan mesin motor dan mobil. Disarankan juga untuk Anda yang ingin bekerja di dunia otomotif maupun membuka bengkel sendiri.

Informasi lebih lanjut mengenai SpeedPlus Otomotif, dapat Anda ketahui melalui laman utama web ini. Untuk melakukan pendaftaran, Anda juga bisa menghubungi customer service melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

Mengapa Servis Mobil Berkala Itu Penting? Ternyata Inilah Alasannya!

Mengapa Servis Mobil Berkala Itu Penting? Ternyata Inilah Alasannya!

Membeli mobil baru memang momen paling membahagiakan, tetapi jangan lupa, merawat mobil juga penting untuk dilakukan! Sebab kondisi komponen kendaraan Anda akan mulai menurun seiring berjalannya waktu. Maka penting untuk melakukan servis mobil berkala.


Terlebih jika Anda ingin mobil Anda bisa selalu berfungsi dengan baik dan optimal. Merawat mobil memang terkesan rumit dan repot, tetapi dengan servis berkala, Anda bisa mencegah kerusakan yang berisiko dan memastikan mobil Anda selalu dalam kondisi prima.


Di samping itu, servis berkala juga membantu memperpanjang umur mesin dan menghemat biaya perbaikan yang mahal di kemudian hari. Bagaimana? Apakah Anda sudah mulai sadar akan pentingnya servis mobil berkala?

 

Jika belum, mari kita pelajari lebih lanjut tentang servis mobil berkala dalam artikel ini bersama-sama. Jadi, simak terus artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan informasi lengkapnya!


Pentingnya melakukan servis mobil berkala, Sumber: caura.com

Pentingnya melakukan servis mobil berkala, Sumber: caura.com

Alasan Servis Mobil Berkala itu Penting

Banyak ditemukan kendaraan yang cepat rusak atau mogok disebabkan oleh perawatan mobil yang tidak cermat. Terlebih, masih banyak ditemukan pengendara yang menganggap bahwa servis hanya sekedar mengganti oli saja.


Yang faktanya, servis mobil berkala tidak sekedar itu saja, perlu pengecekan menyeluruh untuk memastikan komponen di dalam mobil bekerja dengan maksimal. Apakah hanya itu saja? Tentu tidak, berikut beberapa alasan mengapa servis berkala itu penting:

1. Meningkatkan Kinerja Mobil

Untuk menjaga kinerja mobil Anda tetap optimal, servis berkala adalah kuncinya. Sebab, servis ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap semua sistem dan komponen kendaraan Anda, mulai dari mesin, rem, oli, hingga filter.


Dengan demikian, servis berkala akan meningkatkan kinerja mobil Anda seperti kinerja mobil baru. Mobil akan terasa lebih responsif dan halus saat dikendarai sehingga Anda bisa lebih nyaman saat mengendarai mobil Anda.


Jadi, baik perjalanan jauh maupun dekat, perjalanan itu akan terasa lebih nyaman. Sehingga saat Anda akan berlibur dengan keluarga Anda, perjalanan itu akan terasa lebih menyenangkan.

2. Memastikan Keselamatan Berkendara

Alasan yang tak kalah penting untuk melakukan servis mobil secara berkala adalah  demi memastikan keselamatan Anda selama berkendara. 


Sebab, banyak ditemukan mobil yang mengalami kecelakaan diakibatkan oleh sistem pengereman yang rusak, kurangnya oli mesin, karet wiper kaca yang sudah rusak dan masih banyak lagi.


Kerusakan-kerusakan itu memang terdengar sepele, maka banyak yang menganggap bahwa mobil tersebut belum perlu diservis. Tapi kenyataannya, hal-hal kecil itu mungkin saja menjadi penyebab utama kecelakaan yang serius.


Jadi, agar hal itu tidak terjadi pada Anda maka pastikan mesin mobil Anda tetap dalam kondisi prima dengan melakukan servis secara berkala. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa mobil ini aman untuk berkendara.


Perawatan mobil yang dilakukan teknisi handal, Sumber: experian.com

Perawatan mobil yang dilakukan teknisi handal, Sumber: experian.com

3. Efisiensi Bahan Bakar

Apakah Anda termasuk yang mengeluhkan mobil boros bensin? Dimana hal itu tidak sesuai dengan standar efisiensi bahan bakar mobil Anda? Jika demikian, itu tandanya komponen mobil Anda tidak bekerja dengan baik sehingga komponen mobil tersebut memakan banyak bahan bakar untuk bekerja. 


Jadi, agar Anda tidak harus mengeluarkan biaya ekstra saat mengisi bensin, lakukanlah servis mobil secara berkala. 


Karena, para teknisi akan mengganti filter udara dan bahan bakar ketika ditemukan ada masalah pada mobil Anda untuk memastikan mesin Anda berfungsi dengan baik dan efisien.


Jika komponen mobil Anda bisa bekerja dengan baik, mesin akan bekerja lebih efisien. Dimana hal itu akan berpengaruh pada pengisian bahan bakar yang lebih hemat.

4. Mencegah Kerusakan Komponen Mobil Lebih Lanjut

Tidak ada orang yang ingin mobilnya mogok bahkan mengalami kerusakan saat melakukan perjalanan jauh. Maka untuk mencegah hal tersebut, Anda harus melakukan servis mobil secara rutin.


Di samping mencegah kerusakan komponen mobil lebih lanjut, servis secara berkala juga bisa menghindarkan Anda dari biaya di luar perkiraan.


Mulai dari menyewa towing karena harus membawa mobil mogok di pinggir jalan ke bengkel hingga mengeluarkan uang ekstra saat ditemukan ada komponen mobil yang sudah mengalami kerusakan berlebih.


Dengan servis secara berkala, para teknisi bisa mendeteksi kerusakan komponen mobil lebih awal dan memperbaiki kerusakan tersebut sebelum akhirnya menjadi kerusakan yang lebih serius. 


Jadi, Anda bisa menghindari masalah komponen yang lebih serius dan menghemat uang karena tidak harus memperbaiki komponen yang sudah rusak berlebih.


Rutin melakukan pengecekan pada mobil untuk menjaga performanya, Sumber: holtsauto.com

Rutin melakukan pengecekan pada mobil untuk menjaga performanya, Sumber: holtsauto.com

5. Meningkatkan Umur Mobil

Dengan penjelasan-penjelasan di atas bisa kita simpulkan bahwa dengan servis berkala bisa mencegah kerusakan komponen mobil, meningkatkan performa, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar sehingga umur mobil Anda bisa lebih panjang.


Sebab, mobil Anda akan terus dalam kondisi yang prima dengan servis secara berkala sehingga mobil tersebut bisa lebih awet dan tahan lama. Jadi, jika Anda ingin hal itu terjadi pada mobil Anda, jangan lupa untuk merawat mobil dengan servis secara berkala.


Demikianlah informasi terkait alasan kenapa servis mobil berkala itu penting. Semoga dengan informasi yang SpeedPlus Otomotif rangkumkan untuk Anda ini bisa menyakinkan Anda bahwa merawat mobil tidak cukup hanya dengan membersihkan mobil saja, tetapi juga harus melakukan servis secara berkala. 


Jadi, jika Anda memang mencintai mobil Anda dan ingin yang terbaik selama berkendara maka lakukanlah servis secara berkala dengan optimal. 


Dengan begitu, selama Anda berkendara baik sendiri maupun dengan anggota keluarga jaminan keselamatan mobil bisa Anda dapatkan. Sehingga tak hanya bisa berkendara dengan nyaman tetapi Anda juga bisa terhindar dari kecelakaan yang serius. 


Ada sedikit tambahan informasi khusus untuk Anda yang sedang mencari tempat kursus otomotif profesional, maka Anda bisa menghubungi SpeedPlus Otomotif. Kami merupakan tempat kursus otomotif yang telah berpengalaman melahirkan teknisi-teknisi handal. Jadi jangan ragu untuk menghubungi kami!

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Inilah 7 Tips Merawat Radiator Mobil yang Tepat

Merawat radiator mobil adalah kegiatan rutin yang perlu Anda lakukan agar kendaraan tetap awet dan berfungsi dengan baik. Radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tidak overheat.

Overheat adalah kondisi yang perlu segera ditangani karena bisa merusak komponen pada mesin. Perawatan mobil secara tepat dapat mencegah masalah pada radiator mobil seperti kebocoran, korosi, dan penyumbatan yang bisa mengganggu kinerja mesin.

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips merawat radiator mobil, Sumber: otomotif.kompas.com

Tips Merawat Radiator Mobil

Agar radiator pada mobil bisa berfungsi dengan baik Anda perlu melakukan perawatan rutin seperti memeriksa cairan pendingin dan membersihkannya secara berkala. Untuk lebih jelasnya berikut adalah tata cara merawat radiator mobil secara tepat.

1. Isi Cairan Radiator Harus Sesuai Standar

Pastikan Anda selalu mengisi cairan radiator sesuai dengan standar yang tertera pada buku panduan. Cairan radiator memiliki formulasi khusus yang dirancang untuk melindungi mesin dari overheat dan korosi. 

Cairan pendingin yang tepat mengandung bahan khusus yang membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dalam berbagai kondisi, serta melindungi komponen radiator dan mesin dari kerusakan akibat korosi.

Mengisi air radiator dengan air minum atau air mineral tidak disarankan karena keduanya tidak mengandung bahan kimia yang diperlukan untuk menjaga mesin agar tetap terlindungi. Air keran juga dapat meninggalkan residu mineral yang dapat menyumbat saluran pendingin.

2. Tutup Radiator dengan Rapat

Tips merawat radiator sebenarnya cukup mudah. Salah satunya yaitu dengan menutup radiator secara rapat. Radiator yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kebocoran pada sistem pendingin. 

Tutup yang kendur atau rusak juga dapat mengakibatkan tekanan yang ada di dalam sistem pendingin menjadi tidak stabil. Pada akhirnya hal itu dapat menyebabkan kebocoran atau bahkan mesin mengalami overheat.

Kebocoran yang tidak segera ditangani biasanya akan membuat mesin dan komponen lainnya rusak. Oleh karena itu jika tutup terdeteksi kendur atau rusak, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. 

3. Menjaga Volume Air Radiator

Menjaga volume air pada radiator mobil sangat penting karena air berfungsi sebagai media untuk menyerap panas. Ketika mesin beroperasi, suhu di dalam ruang bakar dan bagian-bagian mesin lainnya akan meningkat. 

Air yang beredar dalam sistem pendingin menyerap panas yang dihasilkan mesin dan kemudian dialirkan ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali lagi ke mesin. Volume air yang ada di dalam radiator harus cukup agar proses pendinginan bisa berjalan lancar.

Jika volume air terlalu rendah, radiator tidak akan mampu menyerap panas dengan baik. Pada akhirnya hal itu akan menyebabkan mesin menjadi overheat. Oleh karena itu, pastikan volume air radiator berada pada level yang sesuai.

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

Radiator mobil wajib dicek secara rutin, Sumber: hyundai.com

4. Bersihkan Tangki Secara Berkala

Tips merawat radiator yang selanjutnya yaitu dengan cara membersihkan tangki radiator secara berkala. Tangki yang kotor dapat mengakibatkan berbagai masalah pada sistem pendingin. 

Kotoran, endapan, atau kerak yang menumpuk di dalam tangki radiator dapat menyumbat saluran-saluran dan mengganggu aliran cairan pendingin. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan suhu mesin, kerusakan pada komponen radiator, dan bahkan overheat.

Tangki radiator yang bebas dari kotoran akan membuat aliran cairan pendingin tetap lancar. Hal ini membantu menjaga performa mesin kendaraan dan mencegah risiko kerusakan yang disebabkan oleh overheat. 

5. Gunakan Radiator Coolant

Radiator coolant mengandung bahan kimia pelindung yang bisa membantu mencegah munculnya korosi dan karat pada bagian dalam radiator maupun sistem pendingin. Selain itu, radiator coolant juga memiliki titik didih dan titik beku yang lebih rendah daripada air biasa.

Hal ini berguna untuk menjaga suhu mesin agar tetap stabil dalam berbagai kondisi. Terutama dalam kondisi cuaca ekstrem, di mana suhu mesin dapat berubah secara cepat. Beberapa radiator coolant juga mengandung bahan tambahan seperti pelumas.

Pelumas tersebut berfungsi untuk membantu mengurangi gesekan di dalam sistem pendingin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan radiator coolant sesuai dengan takaran yang direkomendasikan pabrik.

6. Perhatikan Kisi Udara Radiator

Agar radiator bisa berfungsi dengan maksimal Anda tidak boleh mengabaikan bagian kisi udara pada radiator. Kisi udara adalah bagian radiator mobil yang menjadi jalur utama bagi udara segar untuk masuk dan mendinginkan radiator. 

Jika kisi udara terhalang oleh debu atau kotoran, aliran udara ke radiator akan terhambat. Akibatnya kemampuan radiator dalam mendinginkan cairan pendingin akan berkurang. Pada akhirnya hal ini akan menyebabkan suhu di dalam mesin menjadi naik.

Cara merawatnya yaitu dengan membersihkan bagian kisi udara secara berkala. Perhatikan juga untuk tidak menyumbat kisi udara dengan benda-benda seperti daun atau kertas. Sumbatan dapat mengganggu aliran udara dan kinerja pendinginan radiator.

7. Servis Rutin ke Bengkel

Rajin mengecek dan melakukan servis mobil di bengkel merupakan salah satu tips penting dalam merawat radiator mobil. Ketika melakukan servis rutin bengkel akan melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh.

Termasuk pemeriksaan pada bagian sistem pendingin. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kebocoran atau masalah lain yang dapat menyebabkan overheat. Selain itu, bengkel akan membersihkan radiator untuk menghilangkan kotoran.

Jadi melakukan servis secara rutin berguna untuk menjaga agar radiator berfungsi dengan baik, mengurangi risiko overheating, dan memperpanjang umur mesin mobil. Servis rutin juga kesempatan bagi teknisi untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah sedini mungkin.

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Ilustrasi pengisian air radiator, Sumber: dunlop.co.id

Kelas Kursus di SpeedPlus Otomotif

Mengingat pentingnya fungsi radiator bisa dipastikan akan selalu ada pelanggan bengkel yang datang untuk memperbaiki atau merawat radiator. Oleh karena setiap bengkel harus didukung oleh mekanik yang menguasai teknik perawatan dan perbaikan radiator.

Untuk teknisi baru, ketrampilan bisa didapat melalui pelatihan. Karyawan bisa mendapatkan  pelatihan langsung dari SpeedPlus Otomotif. Disini karyawan akan belajar tentang teknik perawatan radiator dan komponen-komponen lain pada mesin mobil. 

Dengan mengikuti kelas kursus otomotif di SpeedPlus, karyawan akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merawat dan memperbaiki radiator. Bergabunglah dengan SpeedPlus Otomotif dan jadilah teknisi yang handal dan berpengetahuan luas.

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik agar Tetap Tampil Menawan

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik agar Tetap Tampil Menawan

Seiring maraknya kemunculan mobil-mobil terbaru, nyatanya interior mobil klasik memang memiliki pesona tak tertandingi. Namun sayangnya, perawatan interior mobil klasik tidak sepraktis interior mobil baru. Jadi, apabila memiliki mobil klasik harus memberikan perhatian ekstra agar tetap dapat menikmati pesona tersebut dalam jangka waktu panjang.

Meski begitu, merawat mobil klasik bisa menjadi sesuatu yang menarik karena komponennya cenderung lebih sensitif dibanding mobil keluaran terbaru. Sehingga perawatan mobil zaman dulu dan sekarang membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda. Dengan perawatan yang tepat, tentu juga akan berpengaruh terhadap terjaganya kondisi mobil tersebut. 


Tidak hanya dari segi eksterior atau estetika tampilan luarnya saja. Melainkan juga kondisi mesin mobil secara keseluruhan. Dengan begitu, mobil klasik kesayangan Anda pun dapat digunakan untuk menemani perjalanan dan membuatnya menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan.


Tips tepat merawat interior mobil klasik, Sumber: topgear.com

Tips tepat merawat interior mobil klasik, Sumber: topgear.com

7 Tips Merawat Interior Mobil Klasik

Merawat interior mobil klasik memang susah-susah gampang, namun bukan berarti tidak bisa melakukannya dengan baik. Bagi Anda yang memiliki mobil klasik, simak beberapa tips berikut ini agar interior mobil klasik kesayangan tetap terawat dengan baik dan kondisinya prima.

1. Rutin Membersihkan Interior Mobil

Tips pertama merawat interior mobil klasik tetap tampil menawan adalah rutin membersihkannya. Karena kondisi interior yang terjaga berawal dari rutin membersihkannya. Jangan biarkan interior mobil tertutup debu dan kotoran yang menumpuk. Jika hal itu sampai terjadi, besar kemungkinan mobil akan terlihat kotor dan menimbulkan bau tidak sedap.


Jadi, pastikan semua interior mobil selalu dalam kondisi yang bersih. Mulai dari jok, karpet, setir kemudi, dashboard. hingga area-area yang mungkin tidak terlihat. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner atau kain microfiber untuk membersihkan setiap bagian interior mobil.


Apabila Anda termasuk orang yang tidak memiliki waktu untuk membersihkan interior mobil secara rutin dan teratur, maka hindarilah kebiasaan makan dan minum di dalam mobil. Karena kebiasaan ini yang juga dapat membuat mobil cepat kotor jika tidak sengaja menjatuhkan makanan dalam mobil. Selain itu, pastikan juga alas kaki dalam keadaan bersih saat memasuki mobil.

2. Hindari Bahan Pembersih yang Kuat

Rutin membersihkan memang baik, tapi akan menjadi fatal jika menggunakan bahan pembersih yang kuat. Terlebih interior mobil klasik terbuat dari berbagai jenis bahan yang berbeda. Sehingga cara membersihkannya pun berbeda. Jadi, pastikan untuk tidak memilih bahan pembersih secara sembarangan. 


Karena bisa-bisa bukan kotoran dan debu yang hilang tapi justru pembersih tersebut merusak bagian interior mobil. Jadi, ada baiknya jika mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan ahlinya mengenai bahan pembersih apa yang tepat untuk tipe interior mobil klasik yang dimiliki.

3. Melapisi Permukaan Interior

Selain rutin membersihkan interior, tips merawat mobil klasik lainnya adalah menggunakan pelapis permukaan interior. Hal ini dapat membantu menjaga permukaan mobil Anda dari kerusakan akibat sinar UV yang membahayakan dan kerusakan lainnya.


Terlebih apabila interior mobil klasik didominasi dengan material kulit dan vinyl. Maka melapisi interior dengan pelindung khusus menjadi penting. Karena sinar UV mampu membuat warna kulit dan vinyl menjadi pudar dan terlihat kusam.


Wajib secara rutin membersihkan mobil klasik untuk menjaga tampilannya, Sumber: x.com

Wajib secara rutin membersihkan mobil klasik untuk menjaga tampilannya, Sumber: x.com

4. Modifikasi Mobil untuk Upgrade Tampilan

Jika merasa terdapat beberapa interior mobil klasik yang sudah mulai rusak dan tidak bisa diperbaiki, maka Anda bisa melakukan modifikasi di bagian tersebut. Tujuannya tentu saja untuk mengupgrade tampilan mobil klasik mewah menjadi lebih menawan lagi.


Tapi pastikan tetap dengan memperhatikan aturan modifikasi kendaraan yang ada. Agar kendaraan tetap aman dan tidak menimbulkan masalah baru ketika dikendarai.

5. Menggunakan Penyegar Udara

Kendaraan yang nyaman digunakan adalah kendaraan yang memiliki sirkulasi udara lancar. Maka dari itu, gunakanlah penyegar udara yang dapat membantu sirkulasi udara di dalam mobil menjadi lebih baik dan lancar. Sehingga untuk mendapatkan udara segar dan bersih di dalam mobil, bisa memilih penyegar udara dengan aroma yang segar dan menenangkan.

6. Rutin Memeriksa Kondisi AC

Aspek lain yang bisa mempengaruhi sirkulasi udara di dalam mobil ialah kondisi AC mobil. Jika AC mobil rusak, bukan udara dingin yang akan tercipta tapi justru udara panas lah yang akan menguasai mobil. Karena itu, penting sekali untuk menjaga kondisi AC dengan cara rutin memeriksa kondisinya. 


Jika ternyata sudah terdapat tanda-tanda kerusakan, maka segera cari solusi untuk memperbaikinya. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan AC mobil dan rutin mengisi ulang cairan freon AC. Karena cairan inilah yang menjadi kunci udara yang tercipta nantinya.


Memiliki mobil klasik butuh perawatan yang ekstra, Sumber: topgear.com

Memiliki mobil klasik butuh perawatan yang ekstra, Sumber: topgear.com

7. Hindari Kebiasaan Menumpuk Sampah di Dalam Mobil

Semua tips merawat mobil klasik akan sia-sia jika Anda masih memiliki kebiasaan menumpuk sampah di dalam mobil. Karena kebiasaan ini akan menimbulkan kerusakan interior dan kenyamanan saat digunakan. Terlebih sampah yang basah, karena mampu menimbulkan bau tidak sedap dan memicu tumbuhnya jamur dan karat di dalam mobil.


Di samping itu, sampah yang menumpuk juga akan merusak estetika di dalam mobil. Jadi pastikan Anda menghindari kebiasaan buruk ini. Atau bisa juga menyiasatinya dengan menempatkan tempat sampah di dalam mobil yang rutin dibuang setelah tempat sampah dirasa sudah penuh.


Nah, itu dia beberapa tips merawat mobil klasik yang bisa Kursus Otomotif berikan untuk Anda. Dengan menerapkan salah satu atau bahkan semua tips yang ada, dapat membantu Anda untuk menjaga mobil klasik keren agar tetap dalam kondisi primanya. Semoga ulasan ini bisa membantu Anda dalam menjaga kondisi mobil kesayangan. Simak berbagai ulasan mengenai otomotif lainnya di website kami!