6 Tips Berkendara di Tanjakan, Jangan Panik dan Tetap Fokus!

6 Tips Berkendara di Tanjakan, Jangan Panik dan Tetap Fokus!

Berkendara di jalan menanjak sering jadi tantangan tersendiri bagi pengemudi, terutama jika belum terbiasa atau memiliki pengalaman minim. Medan tanjakan yang curam dengan kondisi lalu lintas padat bisa memicu rasa panik dan membuat konsentrasi buyar. Padahal fokus dan ketenangan merupakan tips berkendara di tanjakan yang sukses.


Kepanikan justru dapat berujung pada kesalahan fatal seperti salah oper gigi, kehilangan tenaga mesin atau bahkan mobil mundur yang tentu saja berbahaya bagi diri sendiri dan pengguna jalan lain. Jadi penting untuk memahami teknik yang benar saat menghadapi tanjakan.


Meski terlihat menakutkan, berkendara di tanjakan sebenarnya bisa dikuasai dengan latihan dan pemahaman yang tepat. Artikel ini akan membahas berbagai tips sederhana berkendara di tanjakan untuk membantu Anda agar tetap fokus dan tenang.


Berkendara di jalan tanjakan, Sumber: pexels.com

Berkendara di jalan tanjakan, Sumber: pexels.com

6 Tips Sukses Berkendara di Tanjakan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa berkendara di jalan yang menanjak bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun dengan persiapan dan teknik yang tepat, Anda bisa melewati tanjakan dengan aman dan nyaman. Ini dia beberapa tips sederhana agar Anda tetap tenang dan fokus saat berkendara di tanjakan.

1. Pahami Komponen dan Karakteristik Kendaraan

Sebelum menghadapi tanjakan penting untuk memahami karakteristik kendaraan dan komponen mesin mobil Anda. Ketahui di mana letak torsi puncak mesin. Torsi adalah gaya putar yang dihasilkan mesin dan torsi puncak adalah titik dimana mesin menghasilkan gaya putar terbesar. 


Dengan mengetahui letak torsi puncak Anda bisa menjaga putaran mesin di rentang tersebut saat menanjak sehingga tenaga yang dihasilkan optimal. Selain itu perhatikan juga kapasitas mesin dan jenis transmisinya. Mobil dengan mesin lebih besar umumnya memiliki tenaga yang lebih besar pula sehingga lebih mudah menanjak.


Transmisi manual memberikan kontrol lebih besar kepada pengemudi untuk bisa memilih gigi yang tepat. Sementara transmisi otomatis akan menyesuaikan gigi secara otomatis. Namun pada beberapa mobil matic Anda bisa memindahkan tuas ke posisi L atau 1 untuk mendapatkan tenaga yang lebih besar saat menanjak.

2. Gunakan Transmisi atau Gigi yang Tepat

Memiliki gigi yang tepat adalah kunci utama saat berkendara di tanjakan. Gigi yang terlalu tinggi akan membuat mesin kekurangan tenaga sedangkan gigi yang terlalu rendah akan membuat mesin meraung dan boros bahan bakar.


Idealnya gunakan gigi yang memungkinkan Anda untuk bisa menjaga putaran mesin di rentang torsi puncak. Jika menggunakan transmisi manual turunkan gigi sebelum tanjakan dan ketika mobil mulai kehilangan tenaga.


Jangan ragu untuk menurunkan hingga gigi 1 jika tanjakan sangat curam. Apabila menggunakan transmisi otomatis biarkan transmisi bekerja secara otomatis tetapi Anda bisa membantu dengan memindahkan tuas ke posisi L atau 1 jika diperlukan.


Gunakan transmisi atau gigi yang tepat, Sumber: pexels.com

Gunakan transmisi atau gigi yang tepat, Sumber: pexels.com

3. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan

Tips berkendara di tanjakan selanjutnya adalah jaga jarak aman dengan kendaraan. Jarak yang cukup akan memberikan Anda waktu untuk bereaksi jika kendaraan di depan tiba-tiba berhenti atau mengalami masalah.


Selain itu jarak yang cukup juga akan mencegah Anda agar tidak menabrak kendaraan di depannya jika kendaraan secara mendadak berhenti saat di tanjakan. Idealnya jaga jarak minimal 2 sampai 3 detik dengan kendaraan di depan.


Anda juga bisa menggunakan patokan benda tetap di pinggir jalan untuk mengukur jarak. Misalnya jika kendaraan di depan melewati tiang listrik, hitung berapa detik yang Anda butuhkan untuk melewati tiang listrik tersebut. Jika kurang dari 2 detik berarti Anda terlalu dekat. 

4. Hindari Berhenti di Tanjakan Jika Perlu

Berhenti di tanjakan terutama tanjakan curam bisa menjadi mimpi buruk bagi sebagian pengemudi. Selain membuat mobil boros bahan bakar, berhenti di tanjakan juga meningkatkan risiko mobil mundur saat akan berjalan kembali.


Jadi usahakan untuk menghindari berhenti di tanjakan jika perlu. Apabila terpaksa berhenti di tanjakan gunakan rem tangan untuk menahan mobil. Saat akan berjalan kembali pindahkan kaki Anda dari pedal rem ke pedal gas dengan cepat sembari melepas rem tangan secara perlahan.


Pada mobil dengan fitur hill start assist, fitur ini akan menahan mobil secara otomatis selama beberapa detik ketika memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas. Jadi Anda tidak perlu khawatir mobil akan mundur.


Antisipasi kondisi jalan di depan, Sumber: pexels.com

Antisipasi kondisi jalan di depan, Sumber: pexels.com

5. Antisipasi Kondisi Jalan di Depan

Tips berkendara di tanjakan selanjutnya pandangan harus fokus ke depan. Perhatikan kondisi jalan seperti adanya lubang, batu, atau rintangan lainnya. Antisipasi juga kemungkinan adanya kendaraan lain yang keluar dari gang atau persimpangan. Dengan mengantisipasi kondisi jalan di depan, Anda bisa mengambil keputusan yang tepat untuk menghindari bahaya.


Contohnya jika melihat lubang di jalan Anda bisa menghindarinya dengan berpindah jalur atau mengurangi kecepatan. Lain halnya jika melihat ada kendaraan lain yang keluar dari gang Anda bisa membunyikan klakson untuk memberi peringatan.

6. Jaga Fokus dan Tetap Tenang

Kepanikan adalah musuh utama saat berkendara di tanjakan. Dalam kondisi panik Anda akan sulit berpikir jernih dan mengambil keputusan yang tepat. Jadi usahakan untuk tetap tenang dan fokus, tarik nafas dalam-dalam jika Anda merasa mulai panik.


Tetap fokuskan perhatian ke jalan dan kendaraan di sekitar. Hindari berbagai gangguan baik itu telepon genggam atau percakapan yang terlalu serius dengan penumpang. Jika dirasa terlalu lelah atau mengantuk beristirahatlah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.


Berkendara di tanjakan memang menantang namun dengan pemahaman dan persiapan yang tepat Anda tidak perlu panik lagi. Ingatlah bahwa ketenangan dan fokus adalah kunci utama dari tips berkendara di tanjakan. Jangan biarkan tanjakan menjadi momok, anggaplah sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan mengemudi Anda.


Jika ingin memahami lebih jauh seluk-beluk dunia otomotif termasuk teknik berkendara di berbagai medan, SpeedPlus Otomotif adalah partner terbaik. Kami menyediakan kursus otomotif yang komprehensif, siap membantu Anda memahami setiap detail kendaraan dan meningkatkan keterampilan mengemudi.

Mengenal Cara Kerja Sistem GPS yang Ada pada Mobil

Mengenal Cara Kerja Sistem GPS yang Ada pada Mobil

Sekarang ini sistem GPS mobil telah menjadi salah satu fitur yang tak terpisahkan dari berbagai jenis kendaraan. Lebih dari sekedar petunjuk arah, GPS pada mobil menawarkan kemudahan, efisiensi, dan peningkatan keamanan dalam berkendara.


Namun pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sebenarnya teknologi canggih ini bekerja? Memahami prinsip dasar dibalik sistem GPS akan membuka wawasan baru tentang bagaimana mobil Anda bisa mengetahui posisi, menentukan rute dan memberikan informasi lalu lintas secara real time.


Lantas sebenarnya bagaimana sih cara kerja dari sistem GPS yang terdapat pada mobil? Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara kerja dari sistem GPS pada kendaraan yang menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman berkendara modern.


Mengenal cara kerja sistem GPS mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal cara kerja sistem GPS mobil, Sumber: pexels.com

7 Cara Kerja Sistem GPS pada Mobil

Global Positioning System atau GPS telah menjadi salah satu fitur penting dalam teknologi mobil modern. Teknologi ini tidak hanya membantu pengemudi menemukan jalan. Namun juga memberikan informasi yang akurat tentang lokasi dan kondisi jalan. Secara garis besar ini dia cara kerja sistem GPS mobil.

1. Penentuan Lokasi Menggunakan Satelit

GPS bekerja dengan mengandalkan satelit yang mengorbit bumi. Setidaknya terdapat minimal 24 satelit yang beroperasi dengan konstelasi GPS. Ketika mobil menggunakan sistem GPS, maka receiver di dalam mobil akan menerima sinyal dari beberapa satelit. Melalui cara ini GPS akan menentukan lokasi spesifik mobil dengan akurat. 


Sinyal yang diterima dari satelit umumnya berisi informasi tentang waktu dan posisi satelit itu sendiri. Dengan menghitung jarak dari beberapa satelit, GPS bisa triangulasi posisi mobil di permukaan bumi. Proses ini berlangsung dalam hitungan detik, memberikan informasi lokasi yang real time kepada para pengemudi.

2. Navigasi dan Rute Terbaik

Setelah menentukan lokasi, sistem GPS akan membantu para pengemudi untuk bisa menentukan rute terbaik menuju alamat tujuan. Dengan memanfaatkan peta digital GPS bisa menawarkan berbagai pilihan rute hingga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti jarak, waktu tempuh, dan kondisi lalu lintas.


Menariknya sistem ini juga dapat memberikan pembaharuan secara real time tentang kondisi jalan. Baik itu kemacetan atau kecelakaan. Dengan begitu para pengemudi bisa membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari rute yang tidak efektif.

3. Penggunaan Peta Digital

GPS pada mobil biasanya sudah terintegrasi dengan peta digital yang selalu diperbarui. Peta ini umumnya mencakup informasi tentang jalan, lokasi tempat menarik dan batasan kecepatan. Pembaharuan pada peta biasanya dilakukan secara berkala baik melalui koneksi internet atau melalui perangkat penyimpanan eksternal.


Berkat hadirnya peta digital yang akurat, GPS bisa memberikan petunjuk arah yang jelas dan mudah diikuti. Hal ini tentu akan sangat membantu pengemudi yang tidak familiar dengan area tertentu. Jadi Anda bisa mencapai tujuan dengan lebih cepat dan aman.


GPS mobil sudah terintegrasi dengan peta digital, Sumber: pexels.com

GPS mobil sudah terintegrasi dengan peta digital, Sumber: pexels.com

4. Fitur Pemberitahuan dan Pembaharuan Real Time

Sistem GPS mobil juga dilengkapi dengan fitur pemberitahuan yang memberikan informasi penting kepada para pengemudi. Misalnya GPS dapat memberikan peringatan tentang batas kecepatan, lokasi kamera kecepatan, atau area rawan kecelakaan.


Bukan hanya itu saja GPS pada mobil juga dapat memberitahu tentang kondisi lalu lintas dan cuaca yang diperbarui secara real time. Berkat informasi semacam ini Anda bisa mengubah rute jika diperlukan, jadi perjalanan jadi lebih aman dan efisien.

5. Terintegrasi dengan Smartphone

Terdapat banyak sekali sistem GPS mobil modern yang sudah terintegrasi dengan smartphone. Melalui aplikasi seperti Google Maps atau Waze, pengemudi dapat mengakses data di GPS yang lebih luas dan terkini. Integrasi ini memungkinkan para pengguna untuk bisa melakukan pengaturan rute dan menerima notifikasi langsung melalui smartphone.


Selain itu Anda juga bisa membagikan lokasi terkini dengan teman atau keluarga untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan. Fitur semacam ini terbilang cukup bermanfaat dalam situasi darurat ketika pengemudi mungkin membutuhkan bantuan.

6. Sistem Keselamatan dan Keamanan

Selain beberapa hal di atas cara kerja dari sistem GPS mobil selanjutnya juga berperan penting terhadap keselamatan dan keamanan berkendara. Banyak kendaraan dilengkapi dengan fitur pelacakan berbasis GPS yang memungkinkan pemilik kendaraan untuk bisa melihat lokasi mereka secara real time.


Fitur semacam ini akan sangat berguna jika kendaraan dicuri. Selain itu terdapat beberapa sistem GPS yang juga terintegrasi dengan fitur darurat seperti panggilan otomatis ke layanan darurat jika terjadi kecelakaan. Fitur ini tentu dapat menyelamatkan nyawa dan memberikan respon cepat dari pihak berwenang.


Sistem GPS mobil berperan terhadap keselamatan dan keamanan berkendara, Sumber: pexels.com

Sistem GPS mobil berperan terhadap keselamatan dan keamanan berkendara, Sumber: pexels.com

7. Analisis Data Perjalanan

Sistem GPS yang terdapat pada mobil tidak hanya bisa digunakan untuk navigasi saja. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk analisis data perjalanan. Sebab saat ini terdapat beberapa jenis mobil modern yang sudah dilengkapi dengan sistem untuk merekam data perjalanan.


Baik itu kecepatan, waktu tempuh maupun jarak yang ditempuh. Meski terkesan sederhana namun faktanya data semacam ini bisa digunakan untuk menganalisis perilaku kendaraan dan membantu pengemudi menjadi lebih efisien saat berkendara.


Berkat analisis data ini pengemudi bisa memahami pola kendaraan mereka dan membuat perubahan yang diperlukan untuk menghemat bahan bakar atau menghindari kebiasaan buruk. Data ini juga cukup bermanfaat bagi perusahaan transportasi dalam mengoptimalkan operasionalnya.


Memahami cara kerja sistem GPS mobil dapat membuka wawasan Anda terhadap teknologi canggih yang dapat mempermudah mobilitas sehari-hari. Dengan begitu maka Anda bisa semakin bijak dalam memanfaatkan fitur penting ini.


Jika tertarik menggali lebih dalam seluk beluk dunia otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai kursus otomotif berkualitas yang siap menjadi partner terbaik Anda. Jadi jangan ragu bergabung bersama kami dan tingkatkan pemahaman Anda tentang kendaraan dan seluk beluk dunia otomotif.

5 Keunggulan Mobil Listrik yang Semakin Diminati Masyarakat Indonesia

5 Keunggulan Mobil Listrik yang Semakin Diminati Masyarakat Indonesia

Teknologi otomotif memang menjadi salah satu lini yang tidak pernah berhenti melakukan inovasi. Termasuk mobil listrik yang saat ini dikembangkan secara massif. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran akan keberlangsungan lingkungan sekitar serta efisiensi energi yang diperlukan. Untuk itu, keunggulan mobil listrik semakin menggugah banyak orang.

Tren menggunakan mobil listrik semakin happening karena pemerintah juga mendukung dengan kebijakan pajak yang lebih rendah, pengembangan infrastruktur pengisian daya, serta subsidi pembelian. Apalagi, saat ini ada berbagai pilihan model dan harga sehingga menjadi alternatif nyata untuk masyarakat.

Bagi Anda yang masih ragu dengan pilihan mobil listrik, maka bisa mulai mempertimbangkan lagi. Pasalnya, kami telah merangkum sejumlah keunggulan mobil listrik yang mungkin bisa membuat Anda berubah pikiran. Mulai dari efisiensi energi, sampai biaya operasional rendah. Sehingga, bisa dibilang, mobil listrik lebih menjanjikan beragam manfaat yang tidak dapat Anda abaikan.


Mengenal berbagai keunggulan mobil listrik, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai keunggulan mobil listrik, Sumber: pexels.com

Keunggulan Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Masa Depan

Berikut ini adalah beberapa keunggulan mobil listrik yang bisa Anda simak. Anda bisa mempertimbangkan beberapa faktor di bawah ini sebelum memutuskan membeli mobil listrik:

1. Efisiensi Energi

Mobil listrik merupakan jenis mobil yang dapat melakukan efisiensi energi lebih tinggi ketimbang mobil bertenaga fosil. Jika mesin pembakaran internal yang ada pada mobil bensin maupun diesel hanya bisa mengonversi 30% bahan bakar yang berubah jadi tenaga gerak. Maka, mobil listrik menawarkan lebih banyak.

Mobil listrik bisa mengonversi 80% atau lebih dari energi listrik menjadi tenaga gerak yang membuat kendaraan melaju dengan optimal. Dalam hal ini, efisiensi energi berarti penggunaan daya pada mobil listrik jauh lebih hemat. Imbasnya adalah adanya pengurangan biaya operasional untuk para pengguna.

2. Eco Friendly

Keunggulan lain dari penggunaan mobil listrik adalah lebih ramah lingkungan. Pada mobil dengan bahan bensin maupun diesel, proses pembakarannya akan menghasilkan emisi gas buang yang tentu berbahaya untuk lingkungan. Penggunaan mesin mobil listrik dapat meminimalisir gas buang (hybrid), atau bahkan nol emisi pada mobil listrik murni.

Sehingga, mobil listrik bisa juga menjadi upaya pengurangan polusi udara dan membuat kualitas udara di perkotaan bisa lebih baik. Pemakaian energi listrik juga lebih bersih dan bisa mengurangi jejak karbon di suatu wilayah.


Mobil listrik lebih ramah lingkungan, Sumber: pexels.com

Mobil listrik lebih ramah lingkungan, Sumber: pexels.com

3. Biaya Operasional Rendah

Alasan beberapa orang beralih ke mobil listrik adalah biaya operasional yang rendah. Tentu saja, harga listrik jauh lebih murah ketimbang harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Perbandingan antara biaya pengisian daya mobil listrik dengan biaya bahan bakar adalah 1:2 atau bahkan 1:3 untuk perjalanan dengan jarak yang sama.

Hal ini juga disebabkan karena mobil listrik mempunyai komponen gerak yang lebih sedikit. Biaya perawatan atau servis juga akan menjadi semakin rendah. Termasuk juga tidak adanya transmisi kompleks, oli mesin, serta sistem knalpot yang membuat perawatan mobil listrik jauh lebih mudah.

4. Kenyamanan Berkendara yang Lebih Tinggi

Mobil listrik akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan halus. Pada motor listrik di dalam sistem mobil, ada torsi instan yang membuat akselerasi mobil jadi lebih responsif. Sistem transmisi pada mobil listrik juga lebih sederhana sehingga perpindahan gigi yang rumit tidak perlu dirisaukan lagi oleh pengendara.

Pada mobil listrik, getaran dan suara bisingnya juga sangat minim sehingga kenyamanan berkendara akan meningkat. Berbeda dengan suara bising yang dihasilkan oleh mesin berbahan bakar fosil. Maka dari itu, penggunaan mobil listrik akan membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.

5. Perkembangan Infrastruktur yang Didukung Pemerintah

Respon positif dari pemerintah terkait dengan penggunaan mobil listrik bisa dijadikan pertimbangan lebih untuk Anda yang mulai berpikir ingin beralih dari mobil konvensional. Pemerintah Indonesia memberikan berbagai insentif seperti subsidi pembelian, pembebasan pajak kendaraan bermotor, dan sebagainya.

Saat ini, stasiun pengisian daya atau SPKLU di Indonesia juga semakin banyak dan tersebar terutama di kota-kota besar. Bahkan, perusahaan otomotif juga semakin gencar menghadirkan mobil listrik dengan teknologi dan fitur terbaru yang cukup menggiurkan. Harga mobil listrik juga semakin kompetitif sehingga ada lebih banyak pilihan yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki.


Perkembangan infrastruktur yang Ddidukung pemerintah, Sumber: pexels.com

Perkembangan infrastruktur yang Ddidukung pemerintah, Sumber: pexels.com

Tantangan Penggunaan Mobil Listrik

Keunggulan mobil listrik memang cukup beragam, tetapi di Indonesia masih ada sejumlah tantangan yang perlu Anda pertimbangkan juga. Misalnya, infrastruktur pengisian daya yang masih dikembangkan. Walau jumlah SPKLU terus bertambah, tetapi ketersediaannya hanya ada di kota-kota besar dan belum menjangkau wilayah kota-kota kecil di Indonesia.

Harga mobil listrik juga relatif mahal daripada mobil konvensional. Sehingga, butuh waktu lebih lama untuk menabung dan membeli mobil listrik. Akan tetapi, di masa depan mungkin saja produksi mobil listrik yang meningkat, sehingga harganya lebih terjangkau di kalangan masyarakat.

Namun di Indonesia sendiri, mobil listrik akan terus berkembang. Apalagi, dengan adanya dukungan pemerintah, maka masyarakat sudah saatnya sadar dengan penggunaan mobil listrik yang ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi. Inovasi yang terus berkembang, diharapkan menjadi celah bagi masyarakat untuk lebih tertarik pada mobil listrik.

Kesimpulan

Mobil listrik bisa menjadi solusi nyata untuk Anda yang menyadari pentingnya menjaga lingkungan sekitar dari polusi udara. Pentingnya mendalami ilmu tentang otomotif dan perkembangannya adalah kita jadi tahu perkembangan inovasi terbaru. Maka dari itu, Anda bisa mengandalkan SpeedPlus Otomotif untuk belajar tentang otomotif.

Tak hanya mendapatkan ilmu saja, tetapi, Anda juga bisa melakukan praktik langsung. Bahkan, bisa juga magang kerja di industri otomotif. Selama dua semester, Anda akan memperoleh berbagai hal yang dibutuhkan sebelum siap berkecimpung di dunia otomotif. 

Tentunya, kursus otomotif yang satu ini cocok untuk fresh graduate atau orang-orang yang ingin membuka bengkel dan industri otomotif lainnya.

4 Jenis Mobil Listrik yang Beredar Dipasaran, Mau Pilih Mana?

4 Jenis Mobil Listrik yang Beredar Dipasaran, Mau Pilih Mana?

Saat ini, banyak orang yang kian sadar akan pentingnya pengurangan emisi karbon dan energi bersih berkelanjutan. Maka dari itu, penggunaan jenis mobil listrik menjadi semakin populer. Kendaraan ini menawarkan solusi penggunaan transportasi ramah lingkungan yang bisa melakukan efisiensi bahan bakar ketimbang mobil dengan bahan bakar fosil.

Maka dari itu, pabrik otomotif semakin gencar melakukan inovasi baru pada industri kendaraan listrik. Nah, sudah saatnya pula bagi Anda untuk beralih ke kendaraan listrik yang memiliki banyak keunggulan. Ada banyak jenis mobil listrik dari berbagai merek terkenal. Setiap model mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Sehingga, Anda bisa memilih sesuai dengan preferensi dan kebutuhan. Untuk mendapatkan referensi perbandingan model yang ada, Anda bisa simak penjelasan di bawah ini!


Mengenal berbagai jenis mobil listrik, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai jenis mobil listrik, Sumber: pexels.com

Jenis Mobil Listrik dari Berbagai Kategori

Berikut telah kami rangkum sejumlah kategori mobil listrik yang dapat Anda pilih sesuai keinginan. Pastikan untuk menyimak setiap detail informasinya sebelum Anda membeli.

1. Battery Electric Vehicle (BEV)

Battery Electric Vehicle atau sering disingkat dengan BEV merupakan mobil listrik murni yang energi utamanya menggunakan listrik tanpa ada tambahan energi lain. Energi listrik akan disimpan pada baterai. Sehingga, tidak terdapat mesin pembakaran internal yang memungkinkan terjadinya emisi.

BEV memiliki beberapa kelebihan seperti 100% ramah lingkungan karena tidak adanya emisi karbon. Karena mengandalkan energi listrik murni, maka biaya operasionalnya juga menjadi lebih rendah ketimbang mobil konvensional. Meski begitu, performanya sangat responsif dan memiliki akselerasi yang halus.

Akan tetapi, ada juga sejumlah kekurangan dari BEV seperti memiliki jarak tempuh yang terbatas. Selain itu, di beberapa daerah juga belum tersedia infrastruktur pengisian daya. Kemudian, pengisian baterai juga membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang pengisian bahan bakar yang konvensional.

Di pasaran, ada beberapa merek mobil listrik murni seperti Hyundai Ioniq 5, Nissan Leaf, Tesla Model 3, serta Wuling Air EV. Anda bisa mempertimbangkan beberapa faktor yang sudah disebutkan. Apakah jenis mobil listrik ini memang worthy untuk dipilih?

2. Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Selanjutnya, ada HEV atau Hybrid Electric Vehicle yang mengkombinasikan antara motor listrik dengan mesin bensin. Dengan adanya teknologi gabungan ini, maka mobil bisa lebih hemat bahan bakar dengan memanfaatkan motor listrik pada kondisi khusus. Semisal, ketika sedang melaju pada kecepatan yang rendah maupun saat sedang terjebak macet.

Kelebihan dari HEV yakni konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih hemat ketimbang mobil dengan bahan bakar bensin murni. Anda tidak perlu lagi menggunakan charger eksternal karena baterai akan terisi secara otomatis ketika berkendara. Mobil jenis ini sangat sesuai untuk pengguna yang ingin melakukan transisi ke kendaraan listrik.

Namun, kekurangan dari cara kerja mobil listrik yang satu ini adalah masih menghasilkan emisi karbon meski lebih rendah. Harga mobil listrik yang satu ini juga lebih mahal ketimbang mobil bensin. Selain itu, efisiensi bahan bakarnya juga kurang optimal apalagi saat dipakai untuk perjalanan yang jauh.

Beberapa contoh merek mobil listrik HEV yang beredar di pasaran adalah Toyota Corolla Hybrid, Honda CR-V Hybrid, serta Toyota Prius.


Mobil listrik dari Hyundai, Sumber: pexels.com

Mobil listrik dari Hyundai, Sumber: pexels.com

3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

PHEV merupakan versi HEV yang lebih canggih. Hal ini dikarenakan mesin mobil listrik PHEV ini mempunyai baterai yang lebih besar. Selain itu, bisa juga melakukan isi ulang menggunakan charger eksternal. Sehingga, mobil tersebut bisa beroperasi penuh memakai tenaga listrik pada jarak tertentu sebelum melakukan peralihan ke mesin bensin.

Kelebihan dari PHEV yakni dapat dipakai dalam mode full listrik jika melakukan perjalanan pendek. Selain itu, konsumsi bahan bakarnya juga irit. Pun, lebih fleksibel karena bisa memakai bensin apabila mengalami kehabisan baterai.

Kekurangan dari PHEV yakni harganya lebih mahal ketimbang HEV dan BEV. Kapasitas baterainya juga lebih kecil ketimbang BEV. Diperlukan adanya infrastruktur pengisian daya yang lebih memadai. Beberapa contoh PHEV yang dapat Anda pertimbangkan adalah BMW 330e, Mitsubishi Outlander PHEV, serta Toyota RAV4 Prime.

4. Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)

Jenis mobil listrik yang selanjutnya adalah FCEV atau kendaraan listrik yang memanfaatkan hidrogen sebagai sumber energinya. Mobil tersebut dapat menghasilkan listrik dengan proses elektrokimia. Dimana, terjadi reaksi gabungan antara hidrogen dengan oksigen.

Kemudian, akan menghasilkan listrik sehingga bisa menggerakkan motor dengan efektif. Proses ini akan menghasilkan emisi berupa uap air saja. Tentu saja, ini sangat ramah lingkungan.

Kelebihan dari FCEV adalah nol emisi karbon. Memiliki jarak tempuh yang lebih jauh ketimbang jenis mobil listrik lainnya. Pengisian hidrogen jauh lebih cepat ketimbang pengisian baterai listrik. 

Namun sayangnya, infrastruktur pengisian hidrogen masih sangat terbatas. Harganya juga cenderung sangat mahal. Teknologi ini juga masih dikembangkan lebih lanjut di berbagai negara. Saat ini, ada beberapa produk FCEV yang beredar di pasaran. Mulai dari Hyundai Nexo, Honda Clarity Fuel Cell, serta Toyota Mirai. Apakah mobil jenis ini menarik perhatian Anda?


BMW juga mengeluarkan tipe mobil listrik, Sumber: pexels.com

BMW juga mengeluarkan tipe mobil listrik, Sumber: pexels.com

Kesimpulan

Dalam memilih jenis mobil listrik, tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing. Nah, jika Anda juga tertarik untuk mempelajari tentang sistem-sistem dalam otomotif, maka bisa mempelajarinya di SpeedPlus Otomotif. Di sini, Anda akan mendapatkan layanan kursus otomotif yang memadai selama dua semester.

Anda juga bisa mendapatkan pengalaman praktik langsung atau bahkan magang di berbagai tempat. Untuk itu, Anda tidak hanya akan memperoleh pengetahuan saja, melainkan juga skill yang baik. Untuk itu, segera hubungi SpeedPlus Otomotif melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

Mengenal Kecanggihan Mobil Tanpa Sopir, Teknologi Modern Masa Depan

Mengenal Kecanggihan Mobil Tanpa Sopir, Teknologi Modern Masa Depan

Saat ini, perkembangan teknologi memang sudah sangat pesat melampaui apa yang bisa dipikirkan oleh manusia. Ada banyak sekali terobosan dan inovasi baru yang sering kali membuat tercengang. Termasuk teknologi mobil tanpa sopir yang dikenal juga dengan self driving car.

Mungkin, Anda pernah mendengar tentang teknologi ini dan terlintas di pikiran untuk memilikinya. Saat ini bisa jadi masih jarang digunakan. Tapi, let’s see 5 atau 10 tahun lagi, bisa jadi teknologi ini akan familiar di tengah manusia modern.

Untuk itu, ada baiknya bagi Anda mengenal kecanggihan mobil tanpa sopir ini. Sekedar menjadi informasi atau pertimbangan jika Anda ingin memilikinya.


Mengenal kecanggihan mobil tanpa sopir, Sumber: intelligenttransport.com

Mengenal kecanggihan mobil tanpa sopir, Sumber: intelligenttransport.com

Apa Itu Mobil Tanpa Sopir?

Mungkin tidak sih, Anda menuju ke suatu tempat yang jauh tanpa harus repot-repot menyetir? Tentu saja ini bukan hal yang mustahil. Pasalnya, dengan adanya teknologi mobil terbaru ini, maka kendaraan akan bergerak otomatis tanpa harus dikendarai oleh manusia.

Mengapa mobil bisa melakukan hal tersebut? Ini dikarenakan adanya beberapa sensor yang disematkan di dalamnya. Mulai dari GPS, radar, sonar, dan juga unit pengukuran inersia. 

Meskipun mobil ini tidak secara langsung dikendalikan manusia, tetapi sudah memiliki sistem kontrol canggih. Sehingga, mobil bisa menginterpretasikan informasi sensorik dan melakukan identifikasi jalur navigasi dengan benar.

Meskipun tampak seperti hal yang “baru” di dunia otomotif, ternyata mobil tanpa sopir sudah dipikirkan oleh cendekiawan sejak seabad yang lalu. Percobaan-percobaan tentang ADS atau automated driving systems ini sudah dipikirkan sejak 1950. Bahkan, idenya sudah ada 30 tahun sebelumnya.

Akan tetapi, mobil tanpa sopir ini dikembangkan secara serius baru di tahun 1977. Percobaan tersebut dilakukan oleh Japan’s Mechanical Engineering Laboratory.

Mobil dengan sistem self driving pertama bisa dengan mudah melacak marka jalan dengan dibantu dua buah kamera yang ada di kendaraan. Sedangkan pemrosesan sinyal menggunakan komputer analog. Laju kendaraan tersebut sebesar 30 km/jam.

Teknologi pada Mobil Tanpa Sopir

Ada beberapa jenis teknologi yang membuat cara kerja mobil tanpa sopir jadi lebih efektif. Berikut kami jelaskan satu per satu:

1. Sensor 

Ada beberapa sensor canggih yang membantu mobil mencapai tujuan dengan baik. Mulai dari kamera, lidar, radar, serta GPS. Perpaduan teknologi tersebut berhasil membuat mobil dapat memetakan lingkungan sekitar dengan tingkat presisi yang tinggi. 

Sensor berfungsi untuk mendeteksi adanya objek lain di jalan. Mulai dari pejalan kaki, kendaraan lain, serta rambu lalu lintas.

2. Algoritma yang Cerdas

Jika dianalogikan dengan tubuh, maka algoritma ini adalah otak dari mobil self driving. Pasalnya, data yang berasal dari sensor tadi akan dianalisis serta diinterpretasikan dengan kecepatan tinggi. 

Algoritma yang cerdas akan mempelajari situasi dan pola di jalan sehingga mobil bisa mengambil keputusan yang tepat, bahkan hanya dalam hitungan detik.

3. Navigasi

Mobil tanpa sopir juga mengandalkan teknologi pemetaan dan navigasi sehingga bisa tahu posisi mobil secara akurat. Navigasi juga memungkinkan mobil untuk merencanakan rute terbaik ke tujuan. 

Agar pemetaan selalu akurat, maka Anda harus sering-sering memperbarui navigasi digitalnya. Sehingga mobil dapat beradaptasi dengan perubahan jalan maupun situasi lalu lintas.

4. AI (Artificial Intelligence)

Dalam mobil jenis ini, hal yang terpenting adalah AI atau kecerdasan buatan. Algoritma AI bisa membuat mobil beradaptasi dengan situasi dan kondisi jalanan. Bahkan, mobil ini bisa memprediksi perilaku pengemudi lain, membuat keputusan yang aman, serta mengantisipasi adanya bahaya.


Teknologi navigasi dibutuhkan untuk mengetahui posisi mobil yang akurat, Sumber: pbs.org

Teknologi navigasi dibutuhkan untuk mengetahui posisi mobil yang akurat, Sumber: pbs.org

Bagaimana dengan Keamanannya?

Keamanan memang hal yang harus dipertimbangkan dalam berkendara. Maka dari itu, pertanyaan tentang apakah aman naik mobil tanpa sopir wajar diungkapkan. Ada berbagai risiko di jalanan yang harus diwaspadai ketika berkendara. Namun, sebenarnya, menaiki self driving car ini cukup aman.

Bahkan, dalam sebuah riset disebutkan jika penggunaan kendaraan otonom bisa mengurangi 90% kecelakaan mobil di Amerika Serikat. Bahkan, bisa mencegah risiko kerusakan dan biaya kesehatan sebesar US$ 190 Miliar. Pun, bisa menyelamatkan ribuan nyawa sekaligus.

Pasalnya, kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian manusia seperti terdistraksi, berkendara dengan kecepatan yang tinggi, serta tertunda mengerem di situasi tertentu. Tentunya, lebih aman daripada berkendara apalagi saat Anda sedang dalam kondisi yang kurang prima.

Meski begitu, ternyata self driving car tetap bisa mengalami masalah. Teknologi AI pada mobil ini tidak bisa berfungsi di pusat kota yang mengalami kemacetan. Cuaca yang ekstrim juga bisa merusak sistem pengindraan dari mobil ini.

Efek Hadirnya Mobil Tanpa Sopir

Fakta di lapangan menunjukkan jika mobil tanpa sopir ini lebih ramah lingkungan karena bisa meningkatkan penghematan bahan bakar mobil. Jika penggunaan mobil otomatis ini lebih luas lagi, maka bisa mengakibatkan penggunaan bahan bakar yang lebih efisien.

Dalam riset lainnya, penggunaan mobil autopilot di Indonesia bisa mengurangi 2% sampai 4% konsumsi minyak bumi hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, mobil juga bisa mengerem dengan efisien serta mengurangi energi yang terbuang.


Mobil self driving memanfaatkan teknologi AI, Sumber: cpomagazine.com

Mobil self driving memanfaatkan teknologi AI, Sumber: cpomagazine.com

Kesimpulan

Demikian penjelasan mengenai kecanggihan teknologi mobil tanpa sopir yang bisa jadi akan lebih familiar di lingkungan Anda beberapa tahun mendatang. Semua kecanggihan itu didapatkan dari sistem navigasi, AI, algoritma, hingga sensor penginderaan pada mobil.

Tentu menarik mengenal berbagai teknologi dalam mobil ataupun motor. Nah, jika Anda ingin mendalami lebih lanjut tentang otomotif, langsung saja belajar di SpeedPlus Otomotif. 

Anda bisa mendapatkan tidak hanya materi, tetapi juga pengalaman kursus otomotif yang efektif dan efisien. Sebab, pelatihannya menggunakan sistem CBT (Competency Based Training) yang terdiri dari 20% teori dan 80% praktik.

Yuk, segera daftar kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif dengan menekan ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!