Inilah Perbedaan Antara Sparepart Original vs KW

Inilah Perbedaan Antara Sparepart Original vs KW

Membicarakan tentang dunia otomotif, tentu saja tidak lepas dari sparepart. Baik untuk motor atau mobil, tentunya, seiring berjalannya waktu akan ada komponen yang rusak atau aus karena penggunaan yang intens. Mengingat harga sparepart yang cukup tinggi, maka timbullah dilema memilih sparepart original vs KW.

Nah, pemilihan sparepart ini sebenarnya tidak boleh sembarangan karena memiliki dampak yang cukup tinggi untuk performa ataupun keawetan sparepart itu sendiri. Bahkan, sparepart juga turut menentukan keamanan dari pengguna.

Apabila Anda salah pilih, maka bisa membuat kendaraan bisa mudah rusak atau bahkan membahayakan. Untuk itu, di artikel ini, kami akan membantu Anda membahas secara lengkap apa plus minus dari sparepart original dan KW. Cek pembahasannya, yuk!


Mengenal perbedaan sparepart original vs KW, Sumber: pexels.com

Mengenal perbedaan sparepart original vs KW, Sumber: pexels.com

Sparepart Original, Pentingkah?

Sparepart original merupakan suku cadang yang resmi karena diproduksi oleh pabrikan kendaraan. Semisal, untuk motor Yamaha, suku cadang originalnya adalah yang bermerek Yamaha Genuine Part. Begitu juga brand lainnya yang memiliki sparepart original masing-masing.

Ada beberapa kelebihan dari sparepart original, yakni:

  • Kualitas yang mumpuni karena dibuat dengan standar pabrikan yang tinggi. Sehingga, akan kompatibel dan presisi bagi kendaraan Anda.

  • Awet karena menggunakan bahan premium.

  • Lebih terjamin keamanannya dan minim risiko terjadinya rusak secara mendadak.

  • Ada garansi untuk kerusakan yang diakibatkan bukan karena kesalahan dalam pemakaian.

Meski begitu, sparepart original tentunya memiliki harga yang lebih mahal. Namun, ini bukan suatu masalah kalau memang kualitasnya lebih tinggi, bukan?

Lalu, Bagaimana dengan Sparepart KW?

Sparepart KW merupakan versi imitasi atau tiruan dari versi aslinya. Kebanyakan, kualitas dari versi KW-nya di bawah dari standar original pabrik. Namun, beberapa jenis sparepart KW memiliki kemiripan dengan versi originalnya.

Kelebihan dari sparepart KW, di antaranya:

  • Harganya lebih murah, bahkan bisa mencapai sepertiga atau setengah harga sparepart original.

  • Tersedia di bengkel atau toko online sehingga mudah didapatkan.

  • Ada banyak variasi model dan merek yang dapat dipilih.

Namun, sparepart KW juga mempunyai sejumlah kekurangan, seperti:

  • Kualitas yang tidak konsisten sehingga Anda harus lebih jeli dalam memilih merek yang tepat.

  • Mudah rusak karena kualitasnya di bawah standar.

  • Bisa membuat mesin jadi mudah aus, bahkan bisa membahayakan jika diterapkan pada elemen yang penting seperti rem.

  • Tanpa adanya garansi.

Mari Bandingkan Sparepart Original vs KW

Meski di poin sebelumnya telah dibahas perbedaan keduanya, tetapi akan kami tegaskan lagi dalam perbandingan di bawah ini:

1. Dari Aspek Kualitas

Pada aspek kualitas, tentu saja sparepart original lebih unggul, pasalnya, suku cadang tersebut terbuat dari material premium, lolos uji standar yang ketat, dan juga presisi untuk jenis kendaraan. Sedangkan sparepart KW menggunakan bahan seadanya, sering kali Anda akan mendapati bahan yang rapuh dan ringan sehingga menjadi mudah aus.

2. Harga

Sparepart original dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Berbeda dengan sparepart KW yang lebih murah sehingga bisa menjadi penolong bagi kaum dengan budget yang minim. Namun pertanyaannya, apakah Anda mau mempertaruhkan keselamatan untuk selisih harga sekian rupiah?


Pentingnya menggunakan sparepart ori, Sumber: pexels.com

Pentingnya menggunakan sparepart ori, Sumber: pexels.com

3. Umur Pakai

Dari segi harga, sparepart KW memang unggul, tetapi tidak sebanding dengan harga yang harus dibayar untuk umur pakai yang sebentar. Biasanya, suku cadang KW lebih mudah rusak, penggunaannya hanya sekitar beberapa minggu sampai beberapa bulan.

Berbeda dengan umur pakai dari pengelolaan sparepart original yang bisa mencapai bulanan sampai tahunan. Jadi, Anda mau pilih yang mana?

4. Aspek Keamanan

Salah satu aspek yang harus Anda pertimbangkan matang-matang adalah keamanan berkendara. Pada sparepart original, Anda akan mendapatkan jaminan keamanan yang lebih tinggi karena berbagai faktor yang sudah disebutkan sebelumnya.

Untuk itu, sangat disarankan hanya memilih pengelolaan sparepart mobil atau motor original untuk komponen yang vital seperti suspensi, rem, hingga kampas kopling. Bayangkan jika Anda menggunakan sparepart KW yang mengandung risiko gagal fungsi yang sangat tinggi seperti rem yang mendadak blong.

5. Garansi

Pada sparepart original, terdapat jaminan garansi yang resmi dari pabrik, sedangkan suku cadang KW tidak ada garansi.

Risiko Jika Terus Menggunakan Sparepart KW

Banyak orang yang memilih sparepart KW karena harganya yang lebih murah, tetapi ada konsekuensi yang harus Anda tanggung atas pilihan tersebut, seperti:

  • Lebih boros karena mudah rusak, sehingga Anda harus mengeluarkan uang lagi dan lagi untuk mengganti sparepart tersebut,

  • Kerusakan secara domino yang artinya, komponen KW justru bisa merusak komponen yang lain. Seperti pada kampas rem KW yang justru akan membuat cakram jadi mudah tergerus.

  • Bahaya keselamatan karena sparepart KW bisa saja mengalami gagal fungsi saat berkendara yang jaminannya adalah nyawa pengendara.

Bedakan Sparepart Original vs KW

Dengan semakin maraknya penggunaan marketplace, tentu sparepart KW bertebaran di mana-mana. Bahkan, bisa saja Anda tertipu karena marketing yang meyakinkan. Untuk itu, perhatikan beberapa hal terlebih dahulu seperti kemasannya yang rapi dan tersegel secara resmi.

Biasanya, sparepart original memiliki kode khusus dan hologram. Harganya juga wajar, jika terlampau murah, bisa jadi itu KW. Biasanya, sparepart asli juga terdapat nomor seri yang jelas. Pastikan Anda cek terlebih dahulu.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada baiknya Anda membeli sparepart ori di toko resmi. Pastinya, lebih aman dan terjamin keasliannya.


Hindari penggunaan sparepart KW, Sumber: pexels.com

Hindari penggunaan sparepart KW, Sumber: pexels.com

Penutup

Mengenal sparepart adalah bagian yang penting dari kursus otomotif yang akan diajarkan di SpeedPlus Otomotif Jogja. Di sini, Anda akan mendapatkan tidak hanya ilmu saja, tetapi juga praktik langsung yang menjadikan Anda siap terjun ke industri atau membuka bengkel sendiri.

Yuk, cek ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap!

Mesin Mobil Overheat? Lakukan 7 Langkah Ini Segera!

Mesin Mobil Overheat? Lakukan 7 Langkah Ini Segera!

Melihat indikator suhu mesin pada dasbor mobil merangkak naik hingga ke batas merah adalah skenario paling menakutkan bagi setiap pengemudi. Kondisi mesin mobil overheat atau panas berlebih bukan masalah sepele yang bisa diabaikan.


Jika dibiarkan, panas berlebih ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen vital mesin mobil. Mulai dari kepala silinder yang melengkung, paking kepala silinder bocor, hingga kerusakan permanen pada blok mesin.


Tentu saja perbaikan karena penyebab mesin mobil overheat bisa sangat mahal dan memakan waktu. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk bertindak cepat dan tepat begitu menyadari terdapat masalah dengan suhu mesin.


Mengatasi mesin mobil yang overheat, Sumber: pexels.com

Mengatasi mesin mobil yang overheat, Sumber: pexels.com

7 Langkah Sederhana Atasi Mesin Mobil Overheat

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa tanda mesin overheat adalah masalah serius yang bisa merusak komponen mesin mobil. Overheating dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk kekurangan cairan pendingin kerusakan pada termostat atau masalah pada sistem radiator. Lakukan beberapa langkah ini segera ketika mobil mengalami overheat.

1. Matikan Mesin Kendaraan Sesegera Mungkin

Langkah pertama yang perlu Anda ambil adalah mematikan mesin kendaraan sesegera mungkin setelah menyadari adanya tanda-tanda overheating. Baik itu indikator suhu yang menunjukkan level tinggi atau uap yang keluar dari bagian kap mesin.


Meski terkesan sederhana namun mematikan mesin terbilang cukup efektif untuk membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada komponen internal seperti silinder kepala atau gasket. Selain mematikan mesin biarkan mobil dalam keadaan diam selama beberapa menit.


Hal ini bertujuan memberikan waktu bagi mesin untuk mendingin. Selain itu perlu diingat jangan langsung membuka bagian kap mesin. Sebab uap panas dapat keluar dan berpotensi membahayakan diri Anda sendiri.

2. Buka Kap Mesin dengan Hati-Hati

Setelah beberapa saat Anda bisa membuka kap mesin dengan hati-hati. Usahakan untuk membukanya secara perlahan dan waspadai kemungkinan uap panas yang keluar. Ventilasi yang baik dapat membantu mengurangi resiko terbakar.


Periksa kondisi mesin secara visual. Pastikan tidak ada kebocoran cairan dan perhatikan apakah terdapat bagian yang tampak rusak atau terbakar. Jika melihat tanda-tanda kerusakan sebaiknya jangan mencoba untuk mengemudikan mobil dan cari bantuan profesional.

3. Cek Level Cairan Pendingin

Setelah membuka bagian kap mesin, langkah selanjutnya adalah memeriksa level cairan pendingin. Level cairan yang rendah dapat menyebabkan mesin mengalami overheat. Apabila levelnya kurang dari yang seharusnya Anda perlu menambahkannya.


Namun usahakan untuk selalu menggunakan cairan pendingin yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda. Pastikan untuk tidak membuka tutup radiator saat mesin panas karena dapat menyebabkan semburan cairan yang berbahaya. Tunggu hingga mesin benar-benar dingin sebelum menambahkan cairan pendingin.


Memeriksa level cairan pendingin, Sumber: pexels.com

Memeriksa level cairan pendingin, Sumber: pexels.com

4. Periksa Sistem Radiator

Sistem radiator merupakan komponen penting yang berfungsi untuk mendinginkan mesin. Cek bagian radiator untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan. Apabila Anda menemukan kebocoran segera cari solusi untuk memperbaikinya.


Selain itu periksa juga bagian kipas radiator. Sebab bagian kipas yang tidak berfungsi dengan baik hanya akan menyebabkan mesin menjadi lebih cepat panas. Pastikan kipas berputar saat mesin menyala dan jika tidak berputar periksa bagian sambungan listriknya atau bawa ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.

5. Cek Bagian Thermostat

Thermostat yang mengalami kerusakan hanya akan menyebabkan masalah serius pada sistem pendingin. Bagian thermostat yang mengalami kemacetan pada posisi tertutup, cairan pendingin tidak akan mengalir ke radiator sehingga menyebabkan mesin mobil overheat.


Untuk memeriksa thermostat Anda mungkin perlu melepasnya dan menguji fungsinya. Jika thermostat tidak berfungsi dengan baik ganti dengan yang baru. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa sistem pendingin berfungsi optimal dan mesin tidak akan mengalami overheat di kemudian hari.

6. Periksa Bagian Selang dan Konektor

Selain beberapa hal di atas selang dan konektor pada bagian sistem pendingin juga harus diperiksa. Sebab selang yang mengalami kebocoran atau kendor akan mengakibatkan kehilangan cairan pendingin yang membuat mesin menjadi overheating. Periksa apakah ada tanda-tanda kerusakan seperti retakan atau kebocoran.


Jika Anda menemukan masalah pada bagian selang segera ganti dengan yang baru. Pastikan juga semua bagian konektor terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran. Hal ini terbilang cukup penting untuk menjaga tekanan sistem pendingin agar tetap stabil dan mencegah overheat.


Periksa selang dan konektor pada bagian sistem pendingin, Sumber: pexels.com

Periksa selang dan konektor pada bagian sistem pendingin, Sumber: pexels.com

7. Segera Hubungi Mekanik Profesional

Jika setelah melakukan semua langkah di atas mesin kendaraan Anda masih tetap mengalami masalah segera hubungi mekanik profesional. Masalah overheating ini bisa menjadi indikasi adanya kerusakan serius pada bagian mesin dan membutuhkan penanganan ahli.


Mekanik akan melakukan diagnosa lebih mendalam untuk menemukan penyebab masalah dan memberikan solusi yang tepat. Jangan menunda-nunda untuk mencari bantuan karena mengemudikan mobil dalam keadaan overheating dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

SpeedPlus Otomotif, Partner Terbaik untuk Tingkatkan Skill Otomotif Anda

Menghadapi mesin mobil overheat memang situasi yang mengkhawatirkan. Namun dengan 7 langkah cepat yang telah dibahas sebelumnya Anda bisa mencegah kerusakan fatal dan menjaga kendaraan tetap aman.


Ingat respon yang tenang dan tepat waktu adalah kunci utama. Jangan pernah mengabaikan indikator suhu mesin karena deteksi dini dan tindakan sigap dapat menyelamatkan Anda dari biaya perbaikan yang jauh lebih besar.


Memahami cara kerja sistem pendingin dan tanda-tanda masalah adalah bekal penting bagi setiap pemilik mobil. Jika Anda tertarik untuk mendalami lebih jauh seluk-beluk dunia otomotif termasuk cara kerja mesin dan sistem pendingin, SpeeePlus Otomotif adalah pilihan tepat.


Kami menyediakan jasa kursus otomotif dengan berbagai pilihan paket yang siap membantu Anda untuk memahami lebih jauh dunia otomotif. Berkat pengetahuan yang memadai Anda akan lebih percaya diri dalam merawat mobil dan mengatasi berbagai masalah, termasuk overheating secara mandiri.

AC Mobil Rusak? Jangan Panik, Lakukan 7 Hal Ini

AC Mobil Rusak? Jangan Panik, Lakukan 7 Hal Ini

Berkendara di tengah teriknya matahari Indonesia tanpa pendingin udara yang berfungsi adalah mimpi buruk bagi banyak pemilik mobil. Masalah AC mobil rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan tapi juga mempengaruhi konsentrasi pengemudi dan kesehatan penumpang akibat udara yang panas dan pengap.

Ketika AC mobil Anda tiba-tiba tidak berfungsi wajar jika muncul rasa panik dan frustasi. Namun penting untuk diingat bahwa tidak semua masalah memerlukan perbaikan besar atau biaya mahal. Seringkali masalah ini bisa jadi sederhana dan dapat diidentifikasi bahkan diatasi sendiri sebelum Anda perlu membawa mobil ke bengkel.

Artikel ini akan memberikan beberapa tips penting yang bisa Anda lakukan saat terjadi kerusakan pada AC mobil. Jadi jangan panik, berkat informasi yang tepat Anda bisa lebih siap menghadapi situasi tersebut dan mengambil langkah yang paling efektif untuk mengembalikan fungsi pendingin udara mobil.


Tips saat AC mobil rusak, Sumber: pexels.com

Tips saat AC mobil rusak, Sumber: pexels.com

7 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan saat AC Mobil Rusak

Sudah barang tentu jika AC mobil adalah salah satu fitur penting yang dapat membuat perjalanan jadi lebih nyaman, terutama saat cuaca panas. Namun apa jadinya jika AC mobil tiba-tiba rusak?

Jangan panik dulu terdapat beberapa langkah awal yang bisa dilakukan sebelum memutuskan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel. Nah ini dia beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan ketika terdapat ciri AC mobil rusak dan tidak berfungsi dengan baik.

1. Periksa Kondisi Freon

Freon adalah zat pendingin yang bersirkulasi dalam sistem AC mobil. Kekurangan freon adalah penyebab umum AC mobil tidak dingin. Jadi Anda bisa memeriksa kondisi freon dengan melihat indikator tekanan freon pada sistem AC.

Jika tekanan freon rendah kemungkinan terdapat kebocoran pada sistem AC kendaraan. Oleh sebab itu ketika menemukan indikasi kebocoran ada baiknya segera bawa mobil kesayangan Anda ke bengkel spesialis AC.

Sebab kebocoran freon yang ditangani sendiri cukup berbahaya dan tindakan ini membutuhkan peralatan khusus. Bukan hanya itu saja, kebocoran freon juga dapat merusak komponen AC lainnya jika tidak segera diperbaiki.

2. Periksa Kondisi Kompresor AC

Kompresor merupakan jantung dari sistem AC pada mobil. Fungsinya untuk memompa freon ke seluruh sistem. Jadi jika kompresor rusak AC mobil tidak akan berfungsi dengan baik. Periksa kondisi kompresor dengan mendengar suara yang dihasilkan saat AC dihidupkan.

Suara berisik atau kasar bisa menjadi indikasi adanya kerusakan pada bagian kompresor AC. Selain suara perhatikan juga apa kompresor berputar saat AC dihidupkan. Jika kompresor tidak berputar kemungkinan ada masalah pada kelistrikan atau komponen internal kompresor. Kerusakan ini membutuhkan penggantian komponen yang sebaiknya dilakukan oleh teknisi.

3. Cek Kondisi Kondensor AC

Kondensor bermanfaat untuk mendinginkan freon yang dikompresi oleh kompresor. Kondensor terletak di bagian depan radiator mobil, rentan terhadap kotoran dan kerusakan akibat benturan. Periksa kondisi kondensor secara visual.

Pastikan tidak ada kotoran yang menempel dan menghalangi aliran udara. Selain itu penting juga bagi Anda untuk memperhatikan apakah terdapat kerusakan fisik seperti penyok atau kebocoran pada bagian kondensor AC.

Sebab kondensor yang kotor atau rusak akan mengurangi efisiensi pendinginan AC. Bersihkan bagian kondensor menggunakan air bertekanan rendah. Namun jika komponen ini mengalami kerusakan parah sebaiknya diganti dengan yang baru.


Cek bagian kondensor AC, Sumber: pexels.com

Cek bagian kondensor AC, Sumber: pexels.com

4. Cek Kipas Pendingin atau Cooling Fan

Kipas pendingin membantu mendinginkan kondensor dan radiator mobil. Jika cooling fan tidak berfungsi dengan baik maka proses pendinginan akan terganggu dan AC mobil tidak akan terasa dingin. Jadi periksa apakah kipas pendingin berputar saat AC dihidupkan?

Jika tidak kemungkinan terdapat masalah pada motor kipas atau relay. Pastikan juga tidak ada benda asing yang menghalangi putaran kipas. Cooling fan yang rusak atau terhalang akan menyebabkan overheat pada mesin mobil. Jadi ketika kipas tidak berfungsi segera perbaiki atau ganti dengan produk yang baru.

5. Periksa Filter Kabin AC

Filter kabin AC berfungsi menyaring udara yang masuk ke dalam kabin mobil. Filter dalam keadaan kotor dapat menghambat aliran udara dan menurunkan efisiensi AC. Selain itu filter yang kotor juga bisa menjadi sarang bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan bau tak sedap di dalam kabin.

Periksa kondisi filter kabin secara berkala idealnya setiap 6 bulan sekali atau sesuai rekomendasi pabrik. Jika filter terlihat kotor segera bersihkan atau ganti dengan yang baru. Penggantian filter kabin secara rutin akan menjaga kualitas udara di dalam kabin dan membuat AC bekerja lebih efisien.

6. Periksa Selang dan Sambungan AC

Sambungan dan selang AC bermanfaat untuk mengalirkan freon ke seluruh sistem. Selang dan sambungan AC yang bocor akan menyebabkan freon berkurang dan AC tidak dingin. Periksa kondisi selang dan sambungan secara visual. Perhatikan apakah ada retakan, kebocoran, atau tanda-tanda kerusakan lainnya.

Anda bisa menggunakan sabun dan air untuk mendeteksi kebocoran pada sambungan. Oleskan sabun dan air pada sambungan, jika muncul gelembung berarti ada kebocoran. Segera perbaiki atau ganti selang dan sambungan yang bocor untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.


Periksa sambungan dan selang AC, Sumber: pexels.com

Periksa sambungan dan selang AC, Sumber: pexels.com

7. Periksa Kelistrikan AC

Sistem AC mobil melibatkan banyak komponen kelistrikan seperti relay sensor dan kabel. Masalah pada kelistrikan dapat menyebabkan AC tidak berfungsi. Periksa kondisi relay dan sekring yang terkait dalam sistem AC. Pastikan tidak ada relay atau sekering yang terputus.

Periksa juga kondisi kabel dan konektor. Pastikan tidak ada kabel putus dan konektor yang longgar. Jika tidak yakin dengan kemampuan Anda dalam memeriksa kelistrikan, sebaiknya serahkan pekerjaan ini kepada teknisi ahli.

Masalah AC mobil rusak memang bisa membuat sebagian besar pemilik kendaraan panik. Namun 7 hal di atas bisa Anda lakukan sebelum buru-buru ke bengkel. Dari pemeriksaan sederhana hingga pemahaman gejala, langkah-langkah ini tidak hanya membantu mengidentifikasi masalah tapi juga berpotensi menghemat waktu dan biaya.

Jika tertarik untuk mendalami lebih jauh seluk-beluk otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai pilihan terbaik. Sebagai tempat kursus otomotif terpercaya kami siap menjadi partner terbaik Anda untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dunia otomotif.

6 Fitur Keselamatan Canggih yang Ada pada Mobil

6 Fitur Keselamatan Canggih yang Ada pada Mobil

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika keselamatan berkendara bukan lagi sekedar mengandalkan kehati-hatian pengemudi. Industri otomotif terus berinovasi menghadirkan berbagai fitur keselamatan mobil canggih yang dirancang khusus untuk mengurangi resiko kecelakaan dan melindungi pengemudi serta penumpang.


Fitur keselamatan mungkin dulunya hanya bisa ditemukan pada mobil-mobil mewah saja. Namun sekarang ini mulai banyak diadopsi pada berbagai segmen kendaraan. Menjanjikan perjalanan yang lebih aman dan tenang bagi semua orang.


Artikel ini akan membahas tentang berbagai fitur keselamatan canggih yang banyak disematkan pada mobil-mobil modern. Jadi Anda tidak hanya akan mengemudi dengan lebih percaya diri tetapi juga mampu merespon potensi bahaya dengan lebih efektif.


Mengenal berbagai fitur keselamatan mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai fitur keselamatan mobil, Sumber: pexels.com

Berkendara Jadi Makin Aman dengan 6 Fitur Keselamatan Ini

Keselamatan berkendara adalah prioritas utama bagi setiap pengemudi. Untungnya industri otomotif terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai teknologi canggih seperti fitur keselamatan yang dirancang untuk melindungi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.


Fitur-fitur ini tidak hanya membantu mencegah kecelakaan saja. Namun juga mengurangi resiko cedera jika terjadi kecelakaan yang tak terhindarkan. Nah ini dia beberapa fitur keselamatan canggih pada mobil yang wajib Anda ketahui.

1. Sistem Pengereman Anti Terkunci ABS

ABS adalah salah satu fitur keselamatan yang paling umum dan penting pada mobil modern. Sistem ini bekerja dengan cara mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak sehingga pengemudi tetap bisa mengendalikan arah kendaraan.


Jika roda terkunci mobil akan kehilangan traksi dan sulit untuk dikendalikan, terutama saat melakukan manuver menghindar. Berkat hadirnya teknologi mobil ABS, pengemudi dapat melakukan pengereman dengan lebih aman dan efektif tanpa kehilangan kendali. Cara kerja ABS cukup sederhana namun tetap efektif. 


Sensor pada roda akan mendeteksi jika ada roda yang mulai terkunci. Ketika hal ini terjadi ABS secara otomatis mengurangi tekanan pengereman pada roda, memungkinkan roda untuk terus berputar dan mempertahankan traksi. Proses ini terjadi berulang kali dalam hitungan detik, menghasilkan pengereman yang optimal dan terkendali.


Sistem pengereman anti terkunci ABS, Sumber: astra-daihatsu.id

Sistem pengereman anti terkunci ABS, Sumber: astra-daihatsu.id

2. Electronic Stability Control ESC

Lain halnya dengan ABS, ESC adalah fitur keselamatan mobil yang dirancang khusus untuk membantu pengemudi mempertahankan kendali kendaraan saat terjadi selip atau kehilangan traksi. Sistem ini bekerja dengan memantau arah yang diinginkan pengemudi melalui input kemudi dan membandingkannya dengan arah sebenarnya.


Jika ESC mendeteksi perbedaan yang cukup signifikan, sistem akan secara otomatis menerapkan pengereman pada roda tertentu untuk membantu mengembalikan kendaraan ke jalur yang benar. ESC sangat berguna dalam situasi darurat seperti menghindari rintangan di jalan atau saat berkendara di permukaan licin.


Dengan membantu pengemudi mempertahankan kendali, ESC bisa mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh selip atau kehilangan traksi. Fitur ini cukup penting untuk membantu meningkatkan keselamatan berkendara terutama bagi pengemudi yang kurang berpengalaman.


ESC merupakan fitur keselamatan mobil, Sumber: practicalmotoring.com.au

ESC merupakan fitur keselamatan mobil, Sumber: practicalmotoring.com.au

3. Airbag

Airbag merupakan fitur keselamatan pasif yang dirancang untuk melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi benturan. Airbag secara otomatis akan mengembang dalam hitungan milidetik saat sensor mendeteksi benturan yang cukup kuat. Fitur ini akan memberikan bantalan antara pengemudi atau penumpang dengan komponen interior mobil.


Mobil modern umumnya dilengkapi dengan berbagai jenis airbag. Termasuk airbag depan, airbag samping, dan airbag tirai. Airbag depan dirancang untuk melindungi kepala dan dada penumpang saat terjadi benturan frontal.


Sedangkan airbag samping dirancang khusus untuk melindungi tubuh bagian samping saat terjadi benturan dari samping. Lain halnya dengan airbag tirai yang dirancang untuk melindungi kepala saat terjadi benturan dari samping atau saat mobil terguling.


Fitur airbag, Sumber: pexels.com

Fitur airbag, Sumber: pexels.com

4. Automatic Emergency Braking (AEB)

AEB adalah fitur keselamatan mobil yang dirancang khusus untuk membantu pengemudi menghindari atau mengurangi dampak tabrakan dengan kendaraan lain. Sistem ini bekerja menggunakan sensor untuk memantau lalu lintas di depan kendaraan dan memberikan peringatan jika mendeteksi potensi tabrakan.


Apabila pengemudi tidak merespon peringatan maka AEB secara otomatis akan melakukan pengereman guna mengurangi kecepatan atau bahkan menghentikan kendaraan sepenuhnya. AEB sangat efektif dalam mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang terlambat merespon situasi berbahaya.


Fitur AEB mobil, Sumber: wheel-cylinder.com

Fitur AEB mobil, Sumber: wheel-cylinder.com

5. Blind Spot Monitoring (BSM)

Fitur keselamatan mobil ini membantu pengemudi mendeteksi kendaraan lain yang berada di titik buta. Blind spot, area di sekitar mobil yang tidak dapat dilihat oleh pengemudi melalui kaca spion. BSM menggunakan sensor untuk memantau area ini dan memberikan peringatan kepada pengemudi apabila ada kendaraan lain yang terdeteksi di titik buta.


Peringatan BSM umumnya berupa lampu indikator yang menyala di kaca spion atau suara peringatan. Fitur ini cukup bermanfaat saat berpindah jalur atau saat berkendara di jalan raya yang ramai. Berkat adanya fitur ini Anda bisa menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang berada di titik buta.


Blind spot monitoring, Sumber: otomotif.kompas.com

Blind spot monitoring, Sumber: otomotif.kompas.com

6. Lane Departure Warning (LDP)

LDP adalah fitur keselamatan yang dirancang untuk memperingatkan pengemudi apabila kendaraan mulai keluar jalur tanpa sengaja. Fitur ini menggunakan kamera untuk memantau marka jalan dan memberikan peringatan jika kendaraan mendekati atau melintasi marka jalan tanpa memberikan sinyal belok.


Peringatan fitur keselamatan mobil ini biasanya berupa suara peringatan atau getaran pada setir. Meski terbilang sederhana namun faktanya Lane Departure Warning cukup bermanfaat untuk membantu mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk atau kurang fokus.


Dengan adanya peringatan dini, LDW akan memberikan kesempatan kepada pengemudi untuk bisa mengoreksi arah kendaraan dan kembali ke jalur yang benar. Fitur ini terbilang cukup penting untuk membantu meningkatkan keselamatan berkendara terutama saat melakukan perjalanan jauh.


Lane departure warning, Sumber: kreditkerenbanget.com

Lane departure warning, Sumber: kreditkerenbanget.com


Itu dia beberapa fitur keselamatan mobil yang bisa menjadi andalan Anda agar perjalanan semakin aman dan nyaman. Beberapa fitur di atas membantu pengemudi agar lebih sadar dan mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara maksimal demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.


Jika Anda memiliki ketertarikan lebih dalam dan ingin memahami seluk-beluk dunia otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai jasa kursus otomotif berkualitas yang siap menjadi partner terbaik. Bersama kami Anda akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merawat dan memperbaiki kendaraan kesayangan.

Mengenal Cara Kerja Sistem GPS yang Ada pada Mobil

Mengenal Cara Kerja Sistem GPS yang Ada pada Mobil

Sekarang ini sistem GPS mobil telah menjadi salah satu fitur yang tak terpisahkan dari berbagai jenis kendaraan. Lebih dari sekedar petunjuk arah, GPS pada mobil menawarkan kemudahan, efisiensi, dan peningkatan keamanan dalam berkendara.


Namun pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sebenarnya teknologi canggih ini bekerja? Memahami prinsip dasar dibalik sistem GPS akan membuka wawasan baru tentang bagaimana mobil Anda bisa mengetahui posisi, menentukan rute dan memberikan informasi lalu lintas secara real time.


Lantas sebenarnya bagaimana sih cara kerja dari sistem GPS yang terdapat pada mobil? Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara kerja dari sistem GPS pada kendaraan yang menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman berkendara modern.


Mengenal cara kerja sistem GPS mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal cara kerja sistem GPS mobil, Sumber: pexels.com

7 Cara Kerja Sistem GPS pada Mobil

Global Positioning System atau GPS telah menjadi salah satu fitur penting dalam teknologi mobil modern. Teknologi ini tidak hanya membantu pengemudi menemukan jalan. Namun juga memberikan informasi yang akurat tentang lokasi dan kondisi jalan. Secara garis besar ini dia cara kerja sistem GPS mobil.

1. Penentuan Lokasi Menggunakan Satelit

GPS bekerja dengan mengandalkan satelit yang mengorbit bumi. Setidaknya terdapat minimal 24 satelit yang beroperasi dengan konstelasi GPS. Ketika mobil menggunakan sistem GPS, maka receiver di dalam mobil akan menerima sinyal dari beberapa satelit. Melalui cara ini GPS akan menentukan lokasi spesifik mobil dengan akurat. 


Sinyal yang diterima dari satelit umumnya berisi informasi tentang waktu dan posisi satelit itu sendiri. Dengan menghitung jarak dari beberapa satelit, GPS bisa triangulasi posisi mobil di permukaan bumi. Proses ini berlangsung dalam hitungan detik, memberikan informasi lokasi yang real time kepada para pengemudi.

2. Navigasi dan Rute Terbaik

Setelah menentukan lokasi, sistem GPS akan membantu para pengemudi untuk bisa menentukan rute terbaik menuju alamat tujuan. Dengan memanfaatkan peta digital GPS bisa menawarkan berbagai pilihan rute hingga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti jarak, waktu tempuh, dan kondisi lalu lintas.


Menariknya sistem ini juga dapat memberikan pembaharuan secara real time tentang kondisi jalan. Baik itu kemacetan atau kecelakaan. Dengan begitu para pengemudi bisa membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari rute yang tidak efektif.

3. Penggunaan Peta Digital

GPS pada mobil biasanya sudah terintegrasi dengan peta digital yang selalu diperbarui. Peta ini umumnya mencakup informasi tentang jalan, lokasi tempat menarik dan batasan kecepatan. Pembaharuan pada peta biasanya dilakukan secara berkala baik melalui koneksi internet atau melalui perangkat penyimpanan eksternal.


Berkat hadirnya peta digital yang akurat, GPS bisa memberikan petunjuk arah yang jelas dan mudah diikuti. Hal ini tentu akan sangat membantu pengemudi yang tidak familiar dengan area tertentu. Jadi Anda bisa mencapai tujuan dengan lebih cepat dan aman.


GPS mobil sudah terintegrasi dengan peta digital, Sumber: pexels.com

GPS mobil sudah terintegrasi dengan peta digital, Sumber: pexels.com

4. Fitur Pemberitahuan dan Pembaharuan Real Time

Sistem GPS mobil juga dilengkapi dengan fitur pemberitahuan yang memberikan informasi penting kepada para pengemudi. Misalnya GPS dapat memberikan peringatan tentang batas kecepatan, lokasi kamera kecepatan, atau area rawan kecelakaan.


Bukan hanya itu saja GPS pada mobil juga dapat memberitahu tentang kondisi lalu lintas dan cuaca yang diperbarui secara real time. Berkat informasi semacam ini Anda bisa mengubah rute jika diperlukan, jadi perjalanan jadi lebih aman dan efisien.

5. Terintegrasi dengan Smartphone

Terdapat banyak sekali sistem GPS mobil modern yang sudah terintegrasi dengan smartphone. Melalui aplikasi seperti Google Maps atau Waze, pengemudi dapat mengakses data di GPS yang lebih luas dan terkini. Integrasi ini memungkinkan para pengguna untuk bisa melakukan pengaturan rute dan menerima notifikasi langsung melalui smartphone.


Selain itu Anda juga bisa membagikan lokasi terkini dengan teman atau keluarga untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan. Fitur semacam ini terbilang cukup bermanfaat dalam situasi darurat ketika pengemudi mungkin membutuhkan bantuan.

6. Sistem Keselamatan dan Keamanan

Selain beberapa hal di atas cara kerja dari sistem GPS mobil selanjutnya juga berperan penting terhadap keselamatan dan keamanan berkendara. Banyak kendaraan dilengkapi dengan fitur pelacakan berbasis GPS yang memungkinkan pemilik kendaraan untuk bisa melihat lokasi mereka secara real time.


Fitur semacam ini akan sangat berguna jika kendaraan dicuri. Selain itu terdapat beberapa sistem GPS yang juga terintegrasi dengan fitur darurat seperti panggilan otomatis ke layanan darurat jika terjadi kecelakaan. Fitur ini tentu dapat menyelamatkan nyawa dan memberikan respon cepat dari pihak berwenang.


Sistem GPS mobil berperan terhadap keselamatan dan keamanan berkendara, Sumber: pexels.com

Sistem GPS mobil berperan terhadap keselamatan dan keamanan berkendara, Sumber: pexels.com

7. Analisis Data Perjalanan

Sistem GPS yang terdapat pada mobil tidak hanya bisa digunakan untuk navigasi saja. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk analisis data perjalanan. Sebab saat ini terdapat beberapa jenis mobil modern yang sudah dilengkapi dengan sistem untuk merekam data perjalanan.


Baik itu kecepatan, waktu tempuh maupun jarak yang ditempuh. Meski terkesan sederhana namun faktanya data semacam ini bisa digunakan untuk menganalisis perilaku kendaraan dan membantu pengemudi menjadi lebih efisien saat berkendara.


Berkat analisis data ini pengemudi bisa memahami pola kendaraan mereka dan membuat perubahan yang diperlukan untuk menghemat bahan bakar atau menghindari kebiasaan buruk. Data ini juga cukup bermanfaat bagi perusahaan transportasi dalam mengoptimalkan operasionalnya.


Memahami cara kerja sistem GPS mobil dapat membuka wawasan Anda terhadap teknologi canggih yang dapat mempermudah mobilitas sehari-hari. Dengan begitu maka Anda bisa semakin bijak dalam memanfaatkan fitur penting ini.


Jika tertarik menggali lebih dalam seluk beluk dunia otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai kursus otomotif berkualitas yang siap menjadi partner terbaik Anda. Jadi jangan ragu bergabung bersama kami dan tingkatkan pemahaman Anda tentang kendaraan dan seluk beluk dunia otomotif.

Kaca Mobil Berembun Bisa Menimbulkan Bahaya, Atasi dengan 8 Tips Berikut

Kaca Mobil Berembun Bisa Menimbulkan Bahaya, Atasi dengan 8 Tips Berikut

Mengemudi dengan visibilitas terbatas adalah mimpi buruk bagi setiap pengemudi. Salah satu penyebab umum masalah ini adalah kaca mobil berembun. Kondisi semacam ini sering kali dianggap sepele namun menyimpan potensi bahaya yang signifikan.


Embun pada kaca dapat secara drastis mengurangi pandangan pengemudi terhadap jalan, kendaraan lain, pejalan kaki, dan rambu lalu lintas. Secara tidak langsung situasi ini akan meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.


Meski demikian tak perlu merasa khawatir, artikel ini akan membahas tentang beberapa tips sederhana dan bisa Anda terapkan untuk mengatasi kaca mobil yang berembun. 


Dengan begitu Anda bisa memastikan visibilitas yang optimal selama berkendara dan menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi diri sendiri dan pengguna jalan lain.


Informasi terkait mengatasi kaca mobil yang berembun, Sumber: pexels.com

Informasi terkait mengatasi kaca mobil yang berembun, Sumber: pexels.com

8 Tips Mudah Mengatasi Kaca Mobil Berembun

Kaca mobil yang berembun adalah masalah umum yang sering dihadapi oleh pengemudi, terutama saat cuaca dingin atau lembab. Kondisi ini tidak hanya mengganggu visibilitas tetapi juga dapat menimbulkan bahaya yang serius saat berkendara.


Jika kaca depan dan jendela samping mobil berembun, Anda mungkin tidak bisa melihat dengan jelas yang akhirnya akan menyebabkan kecelakaan. Tingkatkan keselamatan berkendara dengan 8 tips merawat kaca mobil agar terbebas dari embun berikut ini.

1. Gunakan AC untuk Mengurangi Kelembaban

Menggunakan AC mobil adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi kelembaban di dalam kabin. Saat menghidupkan AC, udara dalam mobil akan didinginkan dan kelembaban akan terperangkap dalam sistem pendingin. Dengan cara ini kaca mobil akan tetap jernih dan bebas dari embun.


Pastikan untuk mengarahkan ventilasi ke kaca depan dan jendela samping. Hal ini bertujuan untuk membantu menghilangkan embun dengan cepat. Selain itu Anda juga bisa menggunakan mode dehumidifikasi pada AC untuk meningkatkan efektivitas dalam mengatasi masalah ini.

2. Menyalakan Defogger

Cara mengatasi kaca mobil berembun selanjutnya adalah menyalakan defogger. Saat ini sebagian besar mobil modern sudah dilengkapi dengan fitur defogger yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah kaca berumur.


Fitur ini umumnya terletak di bagian depan mobil dan berfungsi untuk mengalirkan udara hangat ke kaca, membantu menghilangkan embun. Oleh sebab itu pastikan Anda segera menyalakan defogger setiap kali merasa kaca mulai berembun.


Selain itu penting untuk diingat bahwa defogger berfungsi paling baik ketika kaca mobil sudah bersih dari kotoran. Jadi pastikan untuk selalu menjaga kebersihan kaca mobil Anda agar defogger dapat bekerja dengan optimal.

3. Gunakan Produk Anti-Fog

Ada banyak sekali produk anti fog yang tersedia di pasaran dan bisa Anda manfaatkan untuk membantu mencegah embun pada kaca mobil. Produk ini biasanya berupa semprotan atau lap yang dirancang khusus untuk mengurangi kelembaban dan mencegah embun.


Sebelum menggunakan produk anti fog, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan. Sebab beberapa produk mungkin membutuhkan waktu untuk bisa mengering atau perlu diaplikasikan secara berkala agar bisa mendapatkan hasil yang optimal.

4. Atur Suhu dalam Mobil

Tips selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah mengatur suhu dalam mobil. Perubahan suhu yang drastis antara suhu dalam mobil dan suhu luar juga dapat menyebabkan kaca mobil berembun. Jadi aturlah suhu dalam mobil agar tidak terlalu jauh berbeda dari suhu luar.


Misalnya jika Anda keluar dari ruangan pendingin menuju cuaca dingin cobalah untuk tidak langsung menghidupkan AC dengan suhu yang sangat rendah. Menciptakan suhu yang seimbang akan membantu mengurangi resiko terjadinya embun. Selain itu Anda juga bisa membuka sedikit jendela untuk memperbaiki sirkulasi udara.


Mengatur suhu dalam mobil yang baik, Sumber: pexels.com

Mengatur suhu dalam mobil yang baik, Sumber: pexels.com

5. Gunakan Silica Gel

Silica gel adalah salah satu bahan yang cukup efektif dalam menyerap kelembaban. Anda bisa meletakkan paket silica gel di dalam kendaraan untuk membantu mengurangi kelembaban di dalam kabin. 


Meski metode ini mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan embun tapi dapat membantu mengurangi tingkat kelembaban secara keseluruhan.


Selain itu pastikan untuk memeriksa dan mengganti paket silica gel secara berkala karena kemampuannya menyerap kelembaban akan berkurang seiring waktu. Tips ini terbilang cukup mudah dan murah untuk menjaga kabin tetap kering.

6. Hindari Menggunakan Kaca Film Gelap

Kaca film gelap dapat mengurangi visibilitas dan juga memperburuk masalah embun. Kaca film yang terlalu gelap dapat menghalangi cahaya matahari masuk sehingga meningkatkan kelembaban di dalam mobil. 


Jika memungkinkan pertimbangkan untuk menggunakan kaca film yang lebih terang atau tidak menggunakan kaca film sama sekali.


Dengan menghindari penggunaan kaca film gelap Anda tidak hanya meningkatkan visibilitas saat berkendara, tetapi juga mengurangi resiko kaca berembun. Pastikan untuk mematuhi peraturan lokal mengenai penggunaan kaca film untuk menjaga keselamatan di jalan.

7. Rutin Memeriksa Sistem Ventilasi

Sistem ventilasi yang tidak berfungsi dengan baik juga bisa menjadi salah satu penyebab kaca mobil berembun. Pastikan untuk rutin memeriksa dan membersihkan saluran ventilasi agar udara dapat mengalir dengan lancar. 


Jika Anda mendapati adanya bau tidak sedap atau udara yang tidak keluar dari ventilasi mungkin terdapat masalah yang perlu diperbaiki.


Menghadapi masalah kelembaban dengan cepat dan efektif akan sangat membantu dalam mencegah kaca mobil berembun. Jika diperlukan konsultasikan dengan teknisi profesional untuk memastikan bahwa sistem ventilasi mobil Anda berfungsi dengan baik.

8. Jaga Kebersihan Kaca Mobil

Kaca yang kotor dapat memperburuk masalah embun. Kotoran, debu, dan minyak dapat membuat embun menjadi lebih mudah menempel. Jadi penting untuk secara rutin membersihkan kaca mobil dengan pembersih kaca berkualitas. Gunakan kain microfiber agar tidak meninggalkan goresan di permukaan kaca.


Selain itu jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam kaca terutama jika Anda sering makan atau minum di dalam mobil. Sebab kotoran yang menempel di bagian dalam kaca dapat menyebabkan embun lebih cepat muncul. Dengan menjaga kebersihan kaca, Anda juga akan meningkatkan visibilitas saat berkendara.


Selalu menjaga kebersihan kaca mobil, Sumber: pexels.com

Selalu menjaga kebersihan kaca mobil, Sumber: pexels.com


Itu dia beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah kaca mobil berembun. Beberapa tips di atas dapat meningkatkan visibilitas dan perjalanan Anda jadi lebih aman dan nyaman. Jangan biarkan embun menghalangi pandangan dan membahayakan keselamatan Anda.


Untuk merawat kendaraan secara menyeluruh dan berbagai aspek otomotif lainnya, percayakan pada ahlinya. SpeedPlus Otomotif hadir sebagai jasa kursus otomotif terpercaya yang siap menjadi partner terbaik Anda. 


Bersama kami Anda bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjaga kendaraan kesayangan tetap prima.

8 Tips Ampuh Membersihkan AC Mobil Sendiri di Rumah

8 Tips Ampuh Membersihkan AC Mobil Sendiri di Rumah

Menjaga kenyamanan berkendara terutama di iklim tropis seperti Indonesia sangat bergantung pada kinerja AC mobil. Membersihkan AC mobil secara rutin adalah kunci untuk menjaga udara tetap segar, performa prima, dan tentunya menghemat biaya perawatan.


Banyak pemilik mobil mungkin merasa khawatir atau kesulitan untuk membersihkan dan merawat AC mobil sendiri. Padahal dengan panduan yang tepat dan langkah-langkah sederhana, proses ini bisa dilakukan dengan mudah dan efektif.


Dengan mengikuti beberapa tips berikut ini Anda tidak hanya akan merasakan udara kabin yang lebih bersih dan segar, tetapi juga memperpanjang usia pakai komponen AC mobil. Tindakan ini tentu akan membantu Anda menghemat biaya membersihkan AC mobil.


Tips membersihkan AC mobil sendiri, Sumber: pexels.com

Tips membersihkan AC mobil sendiri, Sumber: pexels.com

Bersihkan AC Mobil Sendiri dengan 8 Tips Ini

AC mobil yang bersih dan terawat tidak hanya membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, tapi juga menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Debu, kotoran, dan jamur yang menumpuk di sistem AC mobil menyebabkan alergi, bau tak sedap, dan menurunkan efisiensi pendinginan.


Tahukah Anda jika ternyata membersihkan AC mobil secara rutin tidaklah sulit dan bisa dilakukan sendiri di rumah? Nah ini dia beberapa tips ampuh yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah untuk membersihkan dan merawat AC mobil.

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pembersihan, pastikan Anda sudah menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Beberapa alat dasar yang mungkin dibutuhkan antara lain obeng, kuas kecil, lap microfiber, dan semprotan pembersih khusus AC.


Setelah semua alat tersedia, pastikan Anda juga memiliki tempat kerja yang bersih dan cukup terang. Hal ini akan memudahkan Anda saat melakukan pembersihan dan mencegah kerusakan pada bagian lain dari kendaraan.

2. Cari Tahu Lokasi Filter AC Mobil Anda

Filter AC mobil berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran dari udara yang masuk ke dalam kabin. Lokasi filter AC berbeda-beda tergantung merk dan model mobil. Biasanya terletak di belakang laci dasbor atau bawah dasbor sisi penumpang.


Dalam hal ini Anda bisa melihat buku manual mobil untuk mengetahui lokasi pasti filter AC. Namun jika kesulitan jangan ragu untuk mencari tutorial video dari Youtube atau bertanya kepada mekanik terpercaya.


Setelah mengetahui lokasinya, buka penutup filter AC dengan hati-hati menggunakan obeng jika diperlukan. Perhatikan posisi filter AC saat dilepas agar tidak salah memasang ketika akan dipasang kembali.

3. Bersihkan Filter AC Secara Menyeluruh

Setelah filter AC berhasil dilepas, bersihkan debu dan kotoran yang menempel menggunakan vacuum cleaner dengan nozzle kecil. Lakukan penyedotan secara perlahan dan menyeluruh pada seluruh permukaan filter.


Jika debu dan kotoran terlalu banyak menempel, Anda bisa mencucinya menggunakan air bersih. Setelah dicuci, keringkan filter secara alami di tempat yang teduh. Hindari menjemur filter AC di bawah matahari langsung karena bisa merusak materialnya.


Bukan hanya itu saja pastikan juga filter AC benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Namun jika komponen filter AC sudah terlalu kotor atau rusak sebaiknya ganti dengan filter AC yang baru.


Mempersiapkan alat dan bahan, Sumber: pexels.com

Mempersiapkan alat dan bahan, Sumber: pexels.com

4. Semprotkan AC Cleaner pada Evaporator

Evaporator adalah komponen AC yang berfungsi untuk mendinginkan udara sebelum ditiupkan ke dalam kabin. Letaknya berada di dalam dashboard dan sulit dijangkau. Untuk membersihkan bagian ini Anda perlu menggunakan cairan AC cleaner yang dilengkapi dengan selang panjang.


Masukkan selang AC cleaner ke dalam saluran AC melalui kisi-kisi atau lubang ventilasi lainnya. Semprotkan cairan pembersih secara merata ke dalam saluran AC. Ikuti petunjuk penggunaan AC cleaner yang tertera pada kemasan. Setelah disemprotkan diamkan selama beberapa menit agar cairan AC cleaner bekerja membersihkan evaporator.

5. Bersihkan Kisi-Kisi AC dan Saluran Udara

Kisi-kisi adalah saluran udara, tempat yang sering menjadi sarang debu dan kotoran. Bersihkan kisi-kisi AC menggunakan kuas kecil atau sikat gigi besar. Anda juga bisa menggunakan vacuum cleaner dengan nozzle kecil untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel.


Untuk membersihkan saluran udara, semprotkan cairan pembersih khusus saluran AC ke dalam saluran udara melalui kisi-kisi AC. Setelah penyemprotan selesai, diamkan selama beberapa menit agar cairan pembersih bekerja membersihkan saluran udara.

6. Periksa dan Bersihkan Drainase AC

Tips membersihkan AC mobil selanjutnya adalah memeriksa dan bersihkan bagian drainase. Drainase AC berfungsi untuk membuang air kondensasi yang dihasilkan oleh evaporator. Jika drainase tersumbat, air kondensasi dapat menumpuk dan menyebabkan bau tak sedap hingga menyebabkan kerusakan pada komponen AC lainnya.


Periksa bagian drainase yang biasanya terletak di bawah mobil dekat dengan evaporator. Jika menemukan sumbatan bersihkan menggunakan kawat kecil atau alat khusus pembersih drainase AC. Pastikan air kondensasi bisa mengalir dengan lancar melalui drainase.


Keringkan bagian kabin, Sumber: pexels.com

Keringkan bagian kabin, Sumber: pexels.com

7. Keringkan Kabin Mobil Setelah AC Dibersihkan

Setelah semua proses membersihkan AC mobil selesai, keringkan bagian kabin dengan membuka semua pintu dan jendela. Anda juga bisa menyalakan kipas angin untuk membantu mempercepat proses pengeringan. Pastikan kabin mobil benar-benar kering sebelum digunakan kembali.


Jika menggunakan cairan pembersih AC atau cairan pembersih saluran AC yang memiliki aroma kuat, Anda juga bisa menyemprotkan pengharum mobil untuk membantu menghilangkan bau tak sedap.

8. Lakukan Perawatan AC Secara Rutin

Perlu untuk diingat bahwa membersihkan AC mobil bukanlah tugas yang harus dilakukan sesekali saja. Untuk menjaga performa dan kualitas udara, lakukan pembersihan secara rutin setidaknya setiap 6 bulan sekali.


Dengan begitu Anda bisa mencegah penumpukan kotoran dan memastikan sistem AC tetap berfungsi optimal. Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap komponen lain dari sistem AC. Dengan perawatan yang baik Anda bisa menikmati perjalanan yang nyaman dan menyegarkan tanpa gangguan.


Itu dia beberapa tips ampuh membersihkan AC mobil sendiri di rumah yang bisa Anda ikuti. Meski sering disepelekan namun ternyata tindakan sederhana semacam ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara tetapi juga berpotensi menghemat biaya perawatan dalam jangka panjang.


Jika Anda ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lebih seputar otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai tempat kursus otomotif terpercaya. Kami menyediakan berbagai pilihan kursus yang komprehensif. Pengetahuan otomotif adalah langkah cerdas untuk memastikan kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.

8 Jenis Sistem Pengereman Mobil yang Wajib Dipahami

8 Jenis Sistem Pengereman Mobil yang Wajib Dipahami

Salah satu komponen yang sangat vital pada kendaraan seperti mobil adalah sistem pengeremannya. Jika sistem pengereman mobil mengalami kerusakan, maka keselamatan penumpang, pengemudi, maupun pengguna jalan lain bisa terancam. 

Maka dari itu, pengereman tidak hanya memiliki fungsi menghentikan laju kendaraan, tetapi bisa mengontrol laju mobil supaya lebih stabil.

Pada dunia otomotif, terdapat beberapa jenis sistem pengereman mobil yang memiliki keunggulan dan fungsi masing-masing. Jika Anda memahami macam-macamnya, maka pengendara bisa lebih bijak saat melakukan perawatan sehingga performa dari rem akan lebih optimal.

Inilah Jenis Sistem Pengereman Mobil untuk Keselamatan Berkendara

Berikut merupakan beberapa jenis sistem pengereman mobil yang harus diketahui oleh pemilik kendaraan. Ini dia penjelasannya:

1. Rem Cakram

Sistem pengereman yang paling banyak digunakan di dunia otomotif, terutama mobil adalah rem cakram atau disebut juga dengan disc brake. Cara kerja sistem ini adalah menjepit cakram (rotor) yang terhubung pada roda kendaraan memakai kampas rem dan kaliper.

Ketika pedal rem diinjak, maka tekanan hidraulis akan membuat kampas rem menekan cakram. Akhirnya, ada gesekan yang bisa menghentikan maupun memperlambat laju kendaraan.

Rem cakram memiliki daya cengkeram yang kuat serta tahan terhadap panas karena gesekan. Keunggulan lain dari jenis rem ini adalah performa pengereman yang lebih stabil meski dalam kondisi basah.


Rem cakram, Sumber: otomotif.kompas.com

Rem cakram, Sumber: otomotif.kompas.com

2. Rem Tromol

Meskipun menjadi salah satu jenis rem yang konvensional, tetapi masih ada beberapa mobil yang menggunakan rem tromol, terlebih pada bagian roda belakang. Fungsi rem mobil yang satu ini adalah dengan menggunakan tromol yang berputar dengan roda dan kampas rem. Sehingga, bagian dalam tromol akan mendapatkan tekanan sehingga tercipta gesekan.

Kelebihan dari rem tromol yakni harganya lebih ekonomis ketimbang rem cakram. Selain itu, komponennya terlindungi sehingga lebih tahan lama. Biasanya, rem tromol digunakan pada jenis kendaraan yang membawa beban berat. Akan tetapi, rem tromol lebih cepat panas sehingga kurang responsif ketimbang rem cakram.


Rem tromol, Sumber: tempo.co

Rem tromol, Sumber: tempo.co

3. Rem EBD

Rem EBD merupakan singkatan dari Electronic Brakeforce Distribution yang merupakan sebuah teknologi kombinasi dengan ABS. Fungsinya untuk mendistribusikan tenaga pengereman pada setiap roda dengan optimal. Kinerjanya didasarkan pada kondisi jalan dan beban kendaraan.

Rem EBD memiliki sejumlah kelebihan seperti memungkinkan pengereman jadi lebih efektif dan merata. Selain itu, rem EBD juga dapat mencegah terjadi selip pada roda yang mendapatkan tekanan lebih banyak di jalan. Sehingga nantinya kendaraan tetap stabil ketika dilakukan pengereman serta tidak mengalami rem mobil blong.


Rem EBD, Sumber: hyundai.com

Rem EBD, Sumber: hyundai.com

4. Rem ABS

Selanjutnya, ada rem ABS atau Anti-lock Braking System yang tergolong sebagai salah satu komponen rem mobil dengan teknologi pengereman modern. Fungsi dari rem ABS ini adalah mencegah roda terkunci ketika dilakukan pengereman mendadak. Pada sistem ini, kendaraan tidak akan mudah tergelincir serta masih bisa dikendalikan meski mengerem di kondisi darurat.

Kelebihan dari rem ABS yakni mencegah roda terkunci ketika dilakukan pengereman mendadak. Selain itu, bisa mengurangi risiko kecelakaan karena tergelincir. Meski jalanan dalam keadaan licin, dengan ABS, maka kendaraan tetap bisa dikontrol dengan baik. Biasanya, sistem ABS ini ada pada mobil modern sehingga keselamatan berkendara bisa lebih terjaga.


Rem ABS, Sumber: hyundai.com

Rem ABS, Sumber: hyundai.com

5. Rem BA

Pada sistem pengereman modern, ada juga teknologi bernama BA atau brake assist. Ini adalah sistem yang akan membantu pengemudi ketika mengerem mendadak. Cara kerjanya adalah memberi tenaga tambahan ketika pedal rem diinjak tiba-tiba.

Kelebihan dari rem BA yakni bisa memaksimalkan daya pengereman pada kondisi darurat. Selain itu, bisa mengurangi risiko kecelakaan karena respons pengereman yang tidak tepat waktu.


Rem BA, Sumber: drive4life.id

Rem BA, Sumber: drive4life.id

6. Rem Tangan

Rem tangan disebut juga dengan rem parkir. Fungsinya untuk menjaga kendaraan supaya tetap diam ketika akan diparkirkan. Ada dua jenis rem tangan yakni rem tangan mekanis memakai tuas dan kabel. Selain itu, ada juga rem tangan elektronik atau Electronic Parking Brake. Rem elektronik ini cara pengoperasiannya menggunakan tombol secara otomatis.


Rem tangan, Sumber: otomotif.kompas.com

Rem tangan, Sumber: otomotif.kompas.com

7. Rem Generatif

Pada mobil listrik maupun hybrid, ada sistem pengereman khusus yang bernama rem regeneratif. Jenis rem ini memiliki cara kerja dengan mengubah energi kinetic menjadi energi listrik. Dimana, energi listrik ini berasal dari baterai.

Kelebihan dari rem regeneratif yakni bisa membantu penghematan energi serta meningkatkan efisiensi bahan bakar. Selain itu, sangat efektif untuk mengurangi keausan sebagaimana yang terjadi pada rem mekanis. Rem generative juga lebih ramah lingkungan.


Rem generatif, Sumber: gridoto.com

Rem generatif, Sumber: gridoto.com

8. Rem Magnetik

Terakhir, ada rem magnetik atau magnetic brake yang merupakan jenis sistem pengereman yang memanfaatkan gaya elektromagnetik dalam menghentikan atau memperlambat kendaraan. Sistem tersebut kerap diaplikasikan pada kendaraan-kendaraan berat. Mulai dari kendaraan listrik, kereta api, hingga truk.

Kelebihan dari rem magnetic adalah tidak akan mengalami keausan mekanis. Pasalnya, rem ini tidak memakai sistem gesekan. Kemudian, jenis rem ini juga tahan terhadap panas karena pengereman yang dilakukan. Selain itu, sangat efektif untuk memberi pengereman yang halus tanpa mengalami goncangan.


Rem magnetik, Sumber: kendrion.com

Rem magnetik, Sumber: kendrion.com

Penutup

Itulah beberapa jenis sistem pengereman yang perlu Anda ketahui agar paham dengan sistem kerjanya. Sehingga, bisa dilakukan perawatan yang lebih tepat untuk jenis pengereman yang berbeda. Apabila Anda ingin mempelajari dunia otomotif dengan lebih mendalam, maka bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Pastinya, SpeedPlus Otomotif merupakan layanan pelatihan yang berkualitas sehingga meningkatkan keterampilan dalam mengolah otomotif. SpeedPlus Otomotif memiliki instruktur yang berpengalaman dan memiliki laboratorium lengkap. Anda pun bisa mempelajari langsung cara kerja pada sistem pengereman serta teknik perawatan kendaraan dengan profesional.

Segera hubungi SpeedPlus Otomotif melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini! Dapatkan informasi selengkapnya melalui narahubung kami!

7 Cara Jitu Mengatasi Rem Mobil Blong yang Bisa Dilakukan

7 Cara Jitu Mengatasi Rem Mobil Blong yang Bisa Dilakukan

Cara mengatasi rem mobil blong memang menjadi informasi yang sangat krusial. Pasalnya, rem blong merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Sebab, rem blong bisa menyebabkan kecelakaan yang sangat serius. Kondisi ini terjadi apabila sistem pengereman tidak bisa berfungsi dengan optimal. Pengemudi pun tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dengan baik.

Penyebab rem mobil yang blong sangat beragam. Namun, umumnya dikarenakan masalah teknis ataupun kesalahan pengemudi ketika menggunakan rem. Kondisi ini memang sangat berbahaya. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan cara yang akan kami bagikan pada artikel ini.

Ketika rem blong, Anda tidak perlu panik berlebihan. Tetaplah tenang dan ikuti cara berikut. Jika Anda panik, ini justru bisa membuat situasi yang Anda hadapi semakin buruk. Nah, apabila rem mobil Anda ternyata tidak mampu dikendalikan, maka ikuti cara yang akan dibahas di bawah ini!


Cara mengatasi rem mobil blong, Sumber: pexels.com

Cara mengatasi rem mobil blong, Sumber: pexels.com

Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Rem Mobil Blong yang Benar!

Berikut informasi lengkap mengenai beberapa cara yang dapat Anda lakukan jika rem mobil tiba-tiba mengalami blong. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Memompa Pedal Rem Beberapa Kali

Pertama, Anda harus memompa pedal rem beberapa kali. Ini bertujuan agar tekanan hidrolik pada sistem rem terbangun kembali. Anda perlu menekan pedal rem dengan kuat dan cepat beberapa kali. Jika berhasil, maka tekanan hidrolik akan kembali. Selanjutnya, rem bisa berfungsi lagi.

2. Menggunakan Rem Tangan

Apabila setelah memompa pedal rem, Anda tidak juga berhasil, maka bisa coba memakai rem tangan. Silahkan tarik tuas rem tangan dengan pelan dan bertahap. Namun, Anda tidak disarankan untuk menarik rem tangan tiba-tiba. 

Sebab, ini justru bisa membuat mobil tergelincir atau berputar. Menarik tuas rem tangan harus dilakukan perlahan dengan tujuan untuk memperlambat laju mobil bertahap.

3. Menurunkan Gigi Mobil

Apabila mobil yang digunakan, masih memakai transmisi manual, maka cara selanjutnya adalah dengan menurunkan gigi kendaran dengan bertahap. Apabila Anda ada di gigi 5, maka turunkan perlahan-lahan ke gigi 4, lalu ke gigi 3, dan begitu seterusnya. Tujuan dari cara ini adalah memanfaatkan engine brake (pengereman mesin) sehingga laju mobil bisa diperlambat.

4. Mengarahkan Mobil pada Tempat yang Aman

Apabila memungkinkan, Anda perlu mengarahkan mobil pada tempat yang aman. Misalnya seperti area kosong pada pinggir jalan ataupun bahu jalan. Anda tidak boleh mengarahkan mobil pada jalur berlawanan ataupun pada area yang ramai. Sehingga, tidak terjadi tabrakan dengan pejalan kaki maupun kendaraan yang lain.


Mengarahkan mobil pada tempat yang aman, Sumber: pexels.com

Mengarahkan mobil pada tempat yang aman, Sumber: pexels.com

5. Memanfaatkan Rintangan yang Ada di Sekitar

Apabila tidak terdapat tempat aman untuk mengarahkan mobil, maka manfaatkan rintangan yang ada di sekitar Anda. Misalnya tembok, pagar, maupun tumpukan ban. Rintangan ini dapat menghentikan laju mobil secara otomatis. Akan tetapi, pastikan melakukannya dengan hati-hati serta tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

6. Mematikan Mesin Mobil

Apabila cara-cara tersebut tidak ada yang berhasil, maka Anda bisa mematikan mesin mobil dengan segera. Sehingga, tenaga yang dihasilkan mesin akan hilang, mobil pun bisa melambat secara otomatis. Akan tetapi, ketika mematikan mesin mobil, maka power brake dan power steering tidak akan berfungsi. Untuk mengendalikan mobil, Anda membutuhkan tenaga ekstra.

7. Meminta Bantuan Orang Lain

Apabila Anda tidak bisa mengatasi situasi ini, maka mintalah bantuan pada orang lain. Anda dapat memberi isyarat pada pengendara mobil atau motor yang lain untuk membantu Anda serta menghubungi layanan darurat.


Manfaatkan rintangan yang ada di sekitar, Sumber: pexels.com

Manfaatkan rintangan yang ada di sekitar, Sumber: pexels.com

Apa yang Menyebabkan Rem Mobil Blong?

Cara mengatasi rem mobil blong memang sangat penting untuk diketahui. Namun, Anda juga harus paham apa penyebabnya. Sehingga, dengan tahu penyebabnya, Anda bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Ada beberapa penyebab rem blong, berikut penjelasannya:

  • Kampas rem aus sehingga tidak bisa memberi gesekan yang cukup. Dengan begitu, laju mobil tidak dapat dihentikan secara optimal.

  • Kebocoran pada minyak rem yang membuat tekanan hidrolik pada sistem pengereman akan berkurang. Rem pun tidak bisa berfungsi dengan maksimal.

  • Masalah pada master silinder (wheel cylinder) bisa membuat tekanan hidrolik pada sistem pengereman berkurang.

  • Cairan rem yang kotor mengakibatkan korosi pada komponen pengereman. Rem pun tidak bisa berfungsi dengan baik.

  • Kesalahan pengemudi yang menginjak pedal rem terlalu sering dan dengan tekanan yang kuat sehingga bisa menyebabkan rem menjadi blong.

Bagaimana Mencegah Rem Blong?

Agar rem blong bisa diantisipasi dengan baik, maka Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Melakukan perawatan secara rutin pada sistem pengereman.

  • Mengganti kampas rem dengan teratur sesuai rekomendasi pabrikan.

  • Jangan menginjak pedal rem terlampau keras.

  • Menggunakan cairan rem yang berkualitas tinggi sesuai spesifikasi mobil.

  • Memeriksa tekanan ban dengan teratur.

Kesimpulan

Rem mobil yang blong merupakan kondisi yang meskipun berbahaya tetapi bisa diatasi. Asalkan Anda tenang dalam menghadapinya. Penting juga bagi Anda untuk mengetahui penyebab serta mencegah hal tersebut terjadi.

Materi-materi tentang cara mengatasi rem mobil blong dapat Anda pelajari secara intens pada kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. Di sini, Anda bisa mendapatkan materi sekaligus praktik langsung program 1 tahun untuk mempelajari tentang mobil dan berbagai komponennya.

Selama dua semester, Anda akan merasakan pengalaman sekaligus pengetahuan baru dan mendalam mengenai cara mengatasi masalah-masalah permobilan. Output-nya adalah Anda siap untuk bekerja di bengkel secara profesional atau bahkan membuka usaha mobil sendiri. 

Yuk, segera daftarkan diri Anda pada kursus otomotif terbaik di Yogyakarta melalui webchat yang tersedia di pojok kanan bawah laman ini!

10 Jenis Suku Cadang Mobil yang Perlu Diperhatikan untuk Rutin Diganti

10 Jenis Suku Cadang Mobil yang Perlu Diperhatikan untuk Rutin Diganti

Jika Anda memiliki mobil, maka hal yang paling wajib dilakukan adalah mengganti suku cadang tertentu secara berkala. Pasalnya, ada beberapa jenis suku cadang yang harus diganti dalam jangka waktu tertentu supaya bisa berfungsi dengan baik. Tak hanya itu saja, hal tersebut bisa menjaga keamanan dari kendaraan ketika digunakan.

Perawatan mobil memang tidak sederhana. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, maka imbasnya adalah adanya risiko tinggi pada kendaraan. Nah, supaya performa mobil Anda tetap optimal dalam jangka waktu yang panjang, maka pastikan untuk mengganti beberapa jenis suku cadang mobil yang akan dibahas secara lengkap pada artikel di bawah ini!


Mengenal berbagai jenis suku cadang mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai jenis suku cadang mobil, Sumber: pexels.com

Jenis Suku Cadang Mobil yang Harus Diganti Secara Berkala

Berikut telah kami rangkum berbagai jenis suku cadang mobil yang perlu diganti untuk membuat performanya menjadi semakin optimal:

1. Filter Udara

Sparepart pertama yang perlu diperhatikan untuk diganti dalam jangka waktu tertentu adalah filter udara. Benda ini memiliki fungsi untuk menyaring udara yang masuk pada ruang bakar. Filter udara ini berbeda dengan sistem AC mobil.

Apabila filter udara kotor, maka aliran udara yang masuk ke mesin akan terhambat sehingga bisa mengurangi performa mesin dan efisiensi bahan bakar. Sebaiknya, Anda ganti filter udara setiap perjalanan 15.000 sampai 30.000 km. Akan tetapi, bisa juga dibersihkan lebih sering apabila kendaraan digunakan pada daerah yang berdebu.

2. Kampas Rem

Salah satu komponen yang memiliki peran vital dalam keselamatan berkendara adalah kampas rem. Jika suku cadang ini aus, maka bisa menyebabkan pengereman tidak bisa terjadi dengan baik. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengganti kampas rem setiap perjalanan 30.000 sampai 70.000 km tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara yang Anda gunakan.

3. Busi (Spark Plug)

Busi merupakan sparepart yang sangat penting pada sistem pengapian. Jika busi kotor atau aus, maka mesin akan sulit menyala, sehingga dampaknya adalah bahan bakar meningkat dan performa menurun. Anda dapat mengganti penggunaan busi pada jarak 20.000 sampai 40.000 km. Namun, busi dengan jenis platinum atau iridium akan memiliki masa pakai yang lebih lama.

4. Oli Mesin dan Filter Oli

Oli mesin memiliki fungsi sebagai pelumas serta bisa menjaga mesin agar tetap dingin serta bisa mengurangi gesekan antara satu komponen dengan komponen lainnya. Oli mesin akan kehilangan kualitas dalam jangka waktu tertentu sehingga perlu diganti. Anda dapat melakukan penggantian setiap perjalanan 5.000 sampai 10.000 km tergantung jenis oli yang digunakan.

Tak hanya itu saja, Anda juga perlu mengganti filter oli karena fungsinya juga cukup krusial yakni menyaring kotoran pada oli supaya tidak masuk pada mesin. Ketika mengganti oli, Anda juga bisa sekaligus mengganti filternya supaya performa mesin bisa semakin maksimal.


Bagian oli mobil, Sumber: pexels.com

Bagian oli mobil, Sumber: pexels.com

5. Timing Belt atau Timing Chain

Suku cadang adalah hal yang patut diperhatikan dengan baik. Salah satunya adalah timing belt yang merupakan bagian dari mobil yang fungsinya mengatur sinkronisasi antara poros nok dan poros engkol. Apabila timing belt mengalami kerusakan, maka berpengaruh pula pada kerusakan serius pada mesin. Anda dapat mengganti timing belt setiap 60.000 sampai 100.000 km.

6. Aki

Sumber daya listrik yang utama pada kendaraan adalah aki. Penggunaannya bisa optimal selama 2 sampai 5 tahun tergantung jenisnya. Ciri-ciri aki sudah melemah adalah mesin sulit untuk menyala. Selain itu, lampu kendaraan juga akan meredup. Harga sparepart mobil yang satu ini cukup tinggi, sehingga Anda perlu menabung terlebih dahulu.

7. Shock Absorber

Fungsi dari shock absorber adalah menyerap guncangan ketika Anda sedang berkendara sehingga perjalanan jadi lebih nyaman. Ketika jenis suku cadang yang satu ini mengalami aus, maka kendaraan akan terguncang lebih keras ketika digunakan. 

Oleh sebab itu, gantilah shock absorber setiap jarak 80.000 sampai 100.000 km. Anda juga bisa menggantinya lebih cepat apabila ada tanda kerusakan seperti kebocoran pada oli.

8. Ban Mobil

Ban mobil tentu saja jadi suku cadang yang perlu diganti secara berkala karena bersentuhan langsung dengan jalanan. Ban yang tidak rata atau aus akan mengurangi traksi sehingga risiko kecelakaan juga semakin meningkat.

Jika ketebalan ban sudah di bawah 1,6 mm maka sudah saatnya untuk diganti. Anda juga bisa menggunakan patokan jarak untuk menggantinya. Anda dapat mulai mengganti ban pada jarak 40.000 sampai 80.000 km tergantung pada kondisi jalanan dan kualitas ban yang digunakan.


Ban mobil, Sumber: pexels.com

Ban mobil, Sumber: pexels.com

9. Radiator dan Cairan Pendingin

Suhu mesin akan tetap stabil jika radiator bekerja dengan baik. Begitu juga cairan pendingin yang bisa mencegah korosi serta menjaga efisiensi pendinginan. Maka dari itu, dua cairan tersebut bisa diganti secara berkala. Umumnya, cairan pendingin dapat diganti 2 sampai 3 tahun sekali.

10. Lampu Kendaraan

Lampu kendaraan terdiri dari lampu belakang, depan, dan juga lampu sein. Semua bagian tersebut harus diperiksa secara rutin. Anda juga perlu mengganti lampu yang sudah mati atau redup. Sehingga keamanan berkendara bisa terjaga dengan baik karena visibilitasnya juga jelas, terlebih untuk Anda yang sering berkendara di malam hari.

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis suku cadang yang perlu diganti secara rutin agar performa kendaraan jadi semakin optimal. Untuk mendapatkan pengetahuan tentang perbengkelan secara lengkap, maka Anda bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Di tempat ini, Anda akan mendapatkan pelatihan otomotif selama dua semester. Materi yang diberikan sangat lengkap. Mulai dari dasar otomotif, kelistrikan, mobil bensin, mobil diesel, accessories mobil, dan sebagainya. Bahkan, Anda juga akan mendapatkan pelatihan manajemen perbengkelan untuk membuka usaha bengkel.

Yuk, segera daftar kursus di SpeedPlus Otomotif dengan klik ikon “hubungi kami” pada pojok kanan bawah laman ini.