8 Tips Ampuh Membersihkan AC Mobil Sendiri di Rumah

8 Tips Ampuh Membersihkan AC Mobil Sendiri di Rumah

Menjaga kenyamanan berkendara terutama di iklim tropis seperti Indonesia sangat bergantung pada kinerja AC mobil. Membersihkan AC mobil secara rutin adalah kunci untuk menjaga udara tetap segar, performa prima, dan tentunya menghemat biaya perawatan.


Banyak pemilik mobil mungkin merasa khawatir atau kesulitan untuk membersihkan dan merawat AC mobil sendiri. Padahal dengan panduan yang tepat dan langkah-langkah sederhana, proses ini bisa dilakukan dengan mudah dan efektif.


Dengan mengikuti beberapa tips berikut ini Anda tidak hanya akan merasakan udara kabin yang lebih bersih dan segar, tetapi juga memperpanjang usia pakai komponen AC mobil. Tindakan ini tentu akan membantu Anda menghemat biaya membersihkan AC mobil.


Tips membersihkan AC mobil sendiri, Sumber: pexels.com

Tips membersihkan AC mobil sendiri, Sumber: pexels.com

Bersihkan AC Mobil Sendiri dengan 8 Tips Ini

AC mobil yang bersih dan terawat tidak hanya membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, tapi juga menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Debu, kotoran, dan jamur yang menumpuk di sistem AC mobil menyebabkan alergi, bau tak sedap, dan menurunkan efisiensi pendinginan.


Tahukah Anda jika ternyata membersihkan AC mobil secara rutin tidaklah sulit dan bisa dilakukan sendiri di rumah? Nah ini dia beberapa tips ampuh yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah untuk membersihkan dan merawat AC mobil.

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pembersihan, pastikan Anda sudah menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Beberapa alat dasar yang mungkin dibutuhkan antara lain obeng, kuas kecil, lap microfiber, dan semprotan pembersih khusus AC.


Setelah semua alat tersedia, pastikan Anda juga memiliki tempat kerja yang bersih dan cukup terang. Hal ini akan memudahkan Anda saat melakukan pembersihan dan mencegah kerusakan pada bagian lain dari kendaraan.

2. Cari Tahu Lokasi Filter AC Mobil Anda

Filter AC mobil berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran dari udara yang masuk ke dalam kabin. Lokasi filter AC berbeda-beda tergantung merk dan model mobil. Biasanya terletak di belakang laci dasbor atau bawah dasbor sisi penumpang.


Dalam hal ini Anda bisa melihat buku manual mobil untuk mengetahui lokasi pasti filter AC. Namun jika kesulitan jangan ragu untuk mencari tutorial video dari Youtube atau bertanya kepada mekanik terpercaya.


Setelah mengetahui lokasinya, buka penutup filter AC dengan hati-hati menggunakan obeng jika diperlukan. Perhatikan posisi filter AC saat dilepas agar tidak salah memasang ketika akan dipasang kembali.

3. Bersihkan Filter AC Secara Menyeluruh

Setelah filter AC berhasil dilepas, bersihkan debu dan kotoran yang menempel menggunakan vacuum cleaner dengan nozzle kecil. Lakukan penyedotan secara perlahan dan menyeluruh pada seluruh permukaan filter.


Jika debu dan kotoran terlalu banyak menempel, Anda bisa mencucinya menggunakan air bersih. Setelah dicuci, keringkan filter secara alami di tempat yang teduh. Hindari menjemur filter AC di bawah matahari langsung karena bisa merusak materialnya.


Bukan hanya itu saja pastikan juga filter AC benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Namun jika komponen filter AC sudah terlalu kotor atau rusak sebaiknya ganti dengan filter AC yang baru.


Mempersiapkan alat dan bahan, Sumber: pexels.com

Mempersiapkan alat dan bahan, Sumber: pexels.com

4. Semprotkan AC Cleaner pada Evaporator

Evaporator adalah komponen AC yang berfungsi untuk mendinginkan udara sebelum ditiupkan ke dalam kabin. Letaknya berada di dalam dashboard dan sulit dijangkau. Untuk membersihkan bagian ini Anda perlu menggunakan cairan AC cleaner yang dilengkapi dengan selang panjang.


Masukkan selang AC cleaner ke dalam saluran AC melalui kisi-kisi atau lubang ventilasi lainnya. Semprotkan cairan pembersih secara merata ke dalam saluran AC. Ikuti petunjuk penggunaan AC cleaner yang tertera pada kemasan. Setelah disemprotkan diamkan selama beberapa menit agar cairan AC cleaner bekerja membersihkan evaporator.

5. Bersihkan Kisi-Kisi AC dan Saluran Udara

Kisi-kisi adalah saluran udara, tempat yang sering menjadi sarang debu dan kotoran. Bersihkan kisi-kisi AC menggunakan kuas kecil atau sikat gigi besar. Anda juga bisa menggunakan vacuum cleaner dengan nozzle kecil untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel.


Untuk membersihkan saluran udara, semprotkan cairan pembersih khusus saluran AC ke dalam saluran udara melalui kisi-kisi AC. Setelah penyemprotan selesai, diamkan selama beberapa menit agar cairan pembersih bekerja membersihkan saluran udara.

6. Periksa dan Bersihkan Drainase AC

Tips membersihkan AC mobil selanjutnya adalah memeriksa dan bersihkan bagian drainase. Drainase AC berfungsi untuk membuang air kondensasi yang dihasilkan oleh evaporator. Jika drainase tersumbat, air kondensasi dapat menumpuk dan menyebabkan bau tak sedap hingga menyebabkan kerusakan pada komponen AC lainnya.


Periksa bagian drainase yang biasanya terletak di bawah mobil dekat dengan evaporator. Jika menemukan sumbatan bersihkan menggunakan kawat kecil atau alat khusus pembersih drainase AC. Pastikan air kondensasi bisa mengalir dengan lancar melalui drainase.


Keringkan bagian kabin, Sumber: pexels.com

Keringkan bagian kabin, Sumber: pexels.com

7. Keringkan Kabin Mobil Setelah AC Dibersihkan

Setelah semua proses membersihkan AC mobil selesai, keringkan bagian kabin dengan membuka semua pintu dan jendela. Anda juga bisa menyalakan kipas angin untuk membantu mempercepat proses pengeringan. Pastikan kabin mobil benar-benar kering sebelum digunakan kembali.


Jika menggunakan cairan pembersih AC atau cairan pembersih saluran AC yang memiliki aroma kuat, Anda juga bisa menyemprotkan pengharum mobil untuk membantu menghilangkan bau tak sedap.

8. Lakukan Perawatan AC Secara Rutin

Perlu untuk diingat bahwa membersihkan AC mobil bukanlah tugas yang harus dilakukan sesekali saja. Untuk menjaga performa dan kualitas udara, lakukan pembersihan secara rutin setidaknya setiap 6 bulan sekali.


Dengan begitu Anda bisa mencegah penumpukan kotoran dan memastikan sistem AC tetap berfungsi optimal. Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap komponen lain dari sistem AC. Dengan perawatan yang baik Anda bisa menikmati perjalanan yang nyaman dan menyegarkan tanpa gangguan.


Itu dia beberapa tips ampuh membersihkan AC mobil sendiri di rumah yang bisa Anda ikuti. Meski sering disepelekan namun ternyata tindakan sederhana semacam ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara tetapi juga berpotensi menghemat biaya perawatan dalam jangka panjang.


Jika Anda ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lebih seputar otomotif, SpeedPlus Otomotif hadir sebagai tempat kursus otomotif terpercaya. Kami menyediakan berbagai pilihan kursus yang komprehensif. Pengetahuan otomotif adalah langkah cerdas untuk memastikan kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.

8 Jenis Sistem Pengereman Mobil yang Wajib Dipahami

8 Jenis Sistem Pengereman Mobil yang Wajib Dipahami

Salah satu komponen yang sangat vital pada kendaraan seperti mobil adalah sistem pengeremannya. Jika sistem pengereman mobil mengalami kerusakan, maka keselamatan penumpang, pengemudi, maupun pengguna jalan lain bisa terancam. 

Maka dari itu, pengereman tidak hanya memiliki fungsi menghentikan laju kendaraan, tetapi bisa mengontrol laju mobil supaya lebih stabil.

Pada dunia otomotif, terdapat beberapa jenis sistem pengereman mobil yang memiliki keunggulan dan fungsi masing-masing. Jika Anda memahami macam-macamnya, maka pengendara bisa lebih bijak saat melakukan perawatan sehingga performa dari rem akan lebih optimal.

Inilah Jenis Sistem Pengereman Mobil untuk Keselamatan Berkendara

Berikut merupakan beberapa jenis sistem pengereman mobil yang harus diketahui oleh pemilik kendaraan. Ini dia penjelasannya:

1. Rem Cakram

Sistem pengereman yang paling banyak digunakan di dunia otomotif, terutama mobil adalah rem cakram atau disebut juga dengan disc brake. Cara kerja sistem ini adalah menjepit cakram (rotor) yang terhubung pada roda kendaraan memakai kampas rem dan kaliper.

Ketika pedal rem diinjak, maka tekanan hidraulis akan membuat kampas rem menekan cakram. Akhirnya, ada gesekan yang bisa menghentikan maupun memperlambat laju kendaraan.

Rem cakram memiliki daya cengkeram yang kuat serta tahan terhadap panas karena gesekan. Keunggulan lain dari jenis rem ini adalah performa pengereman yang lebih stabil meski dalam kondisi basah.


Rem cakram, Sumber: otomotif.kompas.com

Rem cakram, Sumber: otomotif.kompas.com

2. Rem Tromol

Meskipun menjadi salah satu jenis rem yang konvensional, tetapi masih ada beberapa mobil yang menggunakan rem tromol, terlebih pada bagian roda belakang. Fungsi rem mobil yang satu ini adalah dengan menggunakan tromol yang berputar dengan roda dan kampas rem. Sehingga, bagian dalam tromol akan mendapatkan tekanan sehingga tercipta gesekan.

Kelebihan dari rem tromol yakni harganya lebih ekonomis ketimbang rem cakram. Selain itu, komponennya terlindungi sehingga lebih tahan lama. Biasanya, rem tromol digunakan pada jenis kendaraan yang membawa beban berat. Akan tetapi, rem tromol lebih cepat panas sehingga kurang responsif ketimbang rem cakram.


Rem tromol, Sumber: tempo.co

Rem tromol, Sumber: tempo.co

3. Rem EBD

Rem EBD merupakan singkatan dari Electronic Brakeforce Distribution yang merupakan sebuah teknologi kombinasi dengan ABS. Fungsinya untuk mendistribusikan tenaga pengereman pada setiap roda dengan optimal. Kinerjanya didasarkan pada kondisi jalan dan beban kendaraan.

Rem EBD memiliki sejumlah kelebihan seperti memungkinkan pengereman jadi lebih efektif dan merata. Selain itu, rem EBD juga dapat mencegah terjadi selip pada roda yang mendapatkan tekanan lebih banyak di jalan. Sehingga nantinya kendaraan tetap stabil ketika dilakukan pengereman serta tidak mengalami rem mobil blong.


Rem EBD, Sumber: hyundai.com

Rem EBD, Sumber: hyundai.com

4. Rem ABS

Selanjutnya, ada rem ABS atau Anti-lock Braking System yang tergolong sebagai salah satu komponen rem mobil dengan teknologi pengereman modern. Fungsi dari rem ABS ini adalah mencegah roda terkunci ketika dilakukan pengereman mendadak. Pada sistem ini, kendaraan tidak akan mudah tergelincir serta masih bisa dikendalikan meski mengerem di kondisi darurat.

Kelebihan dari rem ABS yakni mencegah roda terkunci ketika dilakukan pengereman mendadak. Selain itu, bisa mengurangi risiko kecelakaan karena tergelincir. Meski jalanan dalam keadaan licin, dengan ABS, maka kendaraan tetap bisa dikontrol dengan baik. Biasanya, sistem ABS ini ada pada mobil modern sehingga keselamatan berkendara bisa lebih terjaga.


Rem ABS, Sumber: hyundai.com

Rem ABS, Sumber: hyundai.com

5. Rem BA

Pada sistem pengereman modern, ada juga teknologi bernama BA atau brake assist. Ini adalah sistem yang akan membantu pengemudi ketika mengerem mendadak. Cara kerjanya adalah memberi tenaga tambahan ketika pedal rem diinjak tiba-tiba.

Kelebihan dari rem BA yakni bisa memaksimalkan daya pengereman pada kondisi darurat. Selain itu, bisa mengurangi risiko kecelakaan karena respons pengereman yang tidak tepat waktu.


Rem BA, Sumber: drive4life.id

Rem BA, Sumber: drive4life.id

6. Rem Tangan

Rem tangan disebut juga dengan rem parkir. Fungsinya untuk menjaga kendaraan supaya tetap diam ketika akan diparkirkan. Ada dua jenis rem tangan yakni rem tangan mekanis memakai tuas dan kabel. Selain itu, ada juga rem tangan elektronik atau Electronic Parking Brake. Rem elektronik ini cara pengoperasiannya menggunakan tombol secara otomatis.


Rem tangan, Sumber: otomotif.kompas.com

Rem tangan, Sumber: otomotif.kompas.com

7. Rem Generatif

Pada mobil listrik maupun hybrid, ada sistem pengereman khusus yang bernama rem regeneratif. Jenis rem ini memiliki cara kerja dengan mengubah energi kinetic menjadi energi listrik. Dimana, energi listrik ini berasal dari baterai.

Kelebihan dari rem regeneratif yakni bisa membantu penghematan energi serta meningkatkan efisiensi bahan bakar. Selain itu, sangat efektif untuk mengurangi keausan sebagaimana yang terjadi pada rem mekanis. Rem generative juga lebih ramah lingkungan.


Rem generatif, Sumber: gridoto.com

Rem generatif, Sumber: gridoto.com

8. Rem Magnetik

Terakhir, ada rem magnetik atau magnetic brake yang merupakan jenis sistem pengereman yang memanfaatkan gaya elektromagnetik dalam menghentikan atau memperlambat kendaraan. Sistem tersebut kerap diaplikasikan pada kendaraan-kendaraan berat. Mulai dari kendaraan listrik, kereta api, hingga truk.

Kelebihan dari rem magnetic adalah tidak akan mengalami keausan mekanis. Pasalnya, rem ini tidak memakai sistem gesekan. Kemudian, jenis rem ini juga tahan terhadap panas karena pengereman yang dilakukan. Selain itu, sangat efektif untuk memberi pengereman yang halus tanpa mengalami goncangan.


Rem magnetik, Sumber: kendrion.com

Rem magnetik, Sumber: kendrion.com

Penutup

Itulah beberapa jenis sistem pengereman yang perlu Anda ketahui agar paham dengan sistem kerjanya. Sehingga, bisa dilakukan perawatan yang lebih tepat untuk jenis pengereman yang berbeda. Apabila Anda ingin mempelajari dunia otomotif dengan lebih mendalam, maka bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Pastinya, SpeedPlus Otomotif merupakan layanan pelatihan yang berkualitas sehingga meningkatkan keterampilan dalam mengolah otomotif. SpeedPlus Otomotif memiliki instruktur yang berpengalaman dan memiliki laboratorium lengkap. Anda pun bisa mempelajari langsung cara kerja pada sistem pengereman serta teknik perawatan kendaraan dengan profesional.

Segera hubungi SpeedPlus Otomotif melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini! Dapatkan informasi selengkapnya melalui narahubung kami!

7 Cara Jitu Mengatasi Rem Mobil Blong yang Bisa Dilakukan

7 Cara Jitu Mengatasi Rem Mobil Blong yang Bisa Dilakukan

Cara mengatasi rem mobil blong memang menjadi informasi yang sangat krusial. Pasalnya, rem blong merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Sebab, rem blong bisa menyebabkan kecelakaan yang sangat serius. Kondisi ini terjadi apabila sistem pengereman tidak bisa berfungsi dengan optimal. Pengemudi pun tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dengan baik.

Penyebab rem mobil yang blong sangat beragam. Namun, umumnya dikarenakan masalah teknis ataupun kesalahan pengemudi ketika menggunakan rem. Kondisi ini memang sangat berbahaya. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan cara yang akan kami bagikan pada artikel ini.

Ketika rem blong, Anda tidak perlu panik berlebihan. Tetaplah tenang dan ikuti cara berikut. Jika Anda panik, ini justru bisa membuat situasi yang Anda hadapi semakin buruk. Nah, apabila rem mobil Anda ternyata tidak mampu dikendalikan, maka ikuti cara yang akan dibahas di bawah ini!


Cara mengatasi rem mobil blong, Sumber: pexels.com

Cara mengatasi rem mobil blong, Sumber: pexels.com

Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Rem Mobil Blong yang Benar!

Berikut informasi lengkap mengenai beberapa cara yang dapat Anda lakukan jika rem mobil tiba-tiba mengalami blong. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Memompa Pedal Rem Beberapa Kali

Pertama, Anda harus memompa pedal rem beberapa kali. Ini bertujuan agar tekanan hidrolik pada sistem rem terbangun kembali. Anda perlu menekan pedal rem dengan kuat dan cepat beberapa kali. Jika berhasil, maka tekanan hidrolik akan kembali. Selanjutnya, rem bisa berfungsi lagi.

2. Menggunakan Rem Tangan

Apabila setelah memompa pedal rem, Anda tidak juga berhasil, maka bisa coba memakai rem tangan. Silahkan tarik tuas rem tangan dengan pelan dan bertahap. Namun, Anda tidak disarankan untuk menarik rem tangan tiba-tiba. 

Sebab, ini justru bisa membuat mobil tergelincir atau berputar. Menarik tuas rem tangan harus dilakukan perlahan dengan tujuan untuk memperlambat laju mobil bertahap.

3. Menurunkan Gigi Mobil

Apabila mobil yang digunakan, masih memakai transmisi manual, maka cara selanjutnya adalah dengan menurunkan gigi kendaran dengan bertahap. Apabila Anda ada di gigi 5, maka turunkan perlahan-lahan ke gigi 4, lalu ke gigi 3, dan begitu seterusnya. Tujuan dari cara ini adalah memanfaatkan engine brake (pengereman mesin) sehingga laju mobil bisa diperlambat.

4. Mengarahkan Mobil pada Tempat yang Aman

Apabila memungkinkan, Anda perlu mengarahkan mobil pada tempat yang aman. Misalnya seperti area kosong pada pinggir jalan ataupun bahu jalan. Anda tidak boleh mengarahkan mobil pada jalur berlawanan ataupun pada area yang ramai. Sehingga, tidak terjadi tabrakan dengan pejalan kaki maupun kendaraan yang lain.


Mengarahkan mobil pada tempat yang aman, Sumber: pexels.com

Mengarahkan mobil pada tempat yang aman, Sumber: pexels.com

5. Memanfaatkan Rintangan yang Ada di Sekitar

Apabila tidak terdapat tempat aman untuk mengarahkan mobil, maka manfaatkan rintangan yang ada di sekitar Anda. Misalnya tembok, pagar, maupun tumpukan ban. Rintangan ini dapat menghentikan laju mobil secara otomatis. Akan tetapi, pastikan melakukannya dengan hati-hati serta tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

6. Mematikan Mesin Mobil

Apabila cara-cara tersebut tidak ada yang berhasil, maka Anda bisa mematikan mesin mobil dengan segera. Sehingga, tenaga yang dihasilkan mesin akan hilang, mobil pun bisa melambat secara otomatis. Akan tetapi, ketika mematikan mesin mobil, maka power brake dan power steering tidak akan berfungsi. Untuk mengendalikan mobil, Anda membutuhkan tenaga ekstra.

7. Meminta Bantuan Orang Lain

Apabila Anda tidak bisa mengatasi situasi ini, maka mintalah bantuan pada orang lain. Anda dapat memberi isyarat pada pengendara mobil atau motor yang lain untuk membantu Anda serta menghubungi layanan darurat.


Manfaatkan rintangan yang ada di sekitar, Sumber: pexels.com

Manfaatkan rintangan yang ada di sekitar, Sumber: pexels.com

Apa yang Menyebabkan Rem Mobil Blong?

Cara mengatasi rem mobil blong memang sangat penting untuk diketahui. Namun, Anda juga harus paham apa penyebabnya. Sehingga, dengan tahu penyebabnya, Anda bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Ada beberapa penyebab rem blong, berikut penjelasannya:

  • Kampas rem aus sehingga tidak bisa memberi gesekan yang cukup. Dengan begitu, laju mobil tidak dapat dihentikan secara optimal.

  • Kebocoran pada minyak rem yang membuat tekanan hidrolik pada sistem pengereman akan berkurang. Rem pun tidak bisa berfungsi dengan maksimal.

  • Masalah pada master silinder (wheel cylinder) bisa membuat tekanan hidrolik pada sistem pengereman berkurang.

  • Cairan rem yang kotor mengakibatkan korosi pada komponen pengereman. Rem pun tidak bisa berfungsi dengan baik.

  • Kesalahan pengemudi yang menginjak pedal rem terlalu sering dan dengan tekanan yang kuat sehingga bisa menyebabkan rem menjadi blong.

Bagaimana Mencegah Rem Blong?

Agar rem blong bisa diantisipasi dengan baik, maka Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Melakukan perawatan secara rutin pada sistem pengereman.

  • Mengganti kampas rem dengan teratur sesuai rekomendasi pabrikan.

  • Jangan menginjak pedal rem terlampau keras.

  • Menggunakan cairan rem yang berkualitas tinggi sesuai spesifikasi mobil.

  • Memeriksa tekanan ban dengan teratur.

Kesimpulan

Rem mobil yang blong merupakan kondisi yang meskipun berbahaya tetapi bisa diatasi. Asalkan Anda tenang dalam menghadapinya. Penting juga bagi Anda untuk mengetahui penyebab serta mencegah hal tersebut terjadi.

Materi-materi tentang cara mengatasi rem mobil blong dapat Anda pelajari secara intens pada kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. Di sini, Anda bisa mendapatkan materi sekaligus praktik langsung program 1 tahun untuk mempelajari tentang mobil dan berbagai komponennya.

Selama dua semester, Anda akan merasakan pengalaman sekaligus pengetahuan baru dan mendalam mengenai cara mengatasi masalah-masalah permobilan. Output-nya adalah Anda siap untuk bekerja di bengkel secara profesional atau bahkan membuka usaha mobil sendiri. 

Yuk, segera daftarkan diri Anda pada kursus otomotif terbaik di Yogyakarta melalui webchat yang tersedia di pojok kanan bawah laman ini!

10 Jenis Suku Cadang Mobil yang Perlu Diperhatikan untuk Rutin Diganti

10 Jenis Suku Cadang Mobil yang Perlu Diperhatikan untuk Rutin Diganti

Jika Anda memiliki mobil, maka hal yang paling wajib dilakukan adalah mengganti suku cadang tertentu secara berkala. Pasalnya, ada beberapa jenis suku cadang yang harus diganti dalam jangka waktu tertentu supaya bisa berfungsi dengan baik. Tak hanya itu saja, hal tersebut bisa menjaga keamanan dari kendaraan ketika digunakan.

Perawatan mobil memang tidak sederhana. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, maka imbasnya adalah adanya risiko tinggi pada kendaraan. Nah, supaya performa mobil Anda tetap optimal dalam jangka waktu yang panjang, maka pastikan untuk mengganti beberapa jenis suku cadang mobil yang akan dibahas secara lengkap pada artikel di bawah ini!


Mengenal berbagai jenis suku cadang mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai jenis suku cadang mobil, Sumber: pexels.com

Jenis Suku Cadang Mobil yang Harus Diganti Secara Berkala

Berikut telah kami rangkum berbagai jenis suku cadang mobil yang perlu diganti untuk membuat performanya menjadi semakin optimal:

1. Filter Udara

Sparepart pertama yang perlu diperhatikan untuk diganti dalam jangka waktu tertentu adalah filter udara. Benda ini memiliki fungsi untuk menyaring udara yang masuk pada ruang bakar. Filter udara ini berbeda dengan sistem AC mobil.

Apabila filter udara kotor, maka aliran udara yang masuk ke mesin akan terhambat sehingga bisa mengurangi performa mesin dan efisiensi bahan bakar. Sebaiknya, Anda ganti filter udara setiap perjalanan 15.000 sampai 30.000 km. Akan tetapi, bisa juga dibersihkan lebih sering apabila kendaraan digunakan pada daerah yang berdebu.

2. Kampas Rem

Salah satu komponen yang memiliki peran vital dalam keselamatan berkendara adalah kampas rem. Jika suku cadang ini aus, maka bisa menyebabkan pengereman tidak bisa terjadi dengan baik. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengganti kampas rem setiap perjalanan 30.000 sampai 70.000 km tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara yang Anda gunakan.

3. Busi (Spark Plug)

Busi merupakan sparepart yang sangat penting pada sistem pengapian. Jika busi kotor atau aus, maka mesin akan sulit menyala, sehingga dampaknya adalah bahan bakar meningkat dan performa menurun. Anda dapat mengganti penggunaan busi pada jarak 20.000 sampai 40.000 km. Namun, busi dengan jenis platinum atau iridium akan memiliki masa pakai yang lebih lama.

4. Oli Mesin dan Filter Oli

Oli mesin memiliki fungsi sebagai pelumas serta bisa menjaga mesin agar tetap dingin serta bisa mengurangi gesekan antara satu komponen dengan komponen lainnya. Oli mesin akan kehilangan kualitas dalam jangka waktu tertentu sehingga perlu diganti. Anda dapat melakukan penggantian setiap perjalanan 5.000 sampai 10.000 km tergantung jenis oli yang digunakan.

Tak hanya itu saja, Anda juga perlu mengganti filter oli karena fungsinya juga cukup krusial yakni menyaring kotoran pada oli supaya tidak masuk pada mesin. Ketika mengganti oli, Anda juga bisa sekaligus mengganti filternya supaya performa mesin bisa semakin maksimal.


Bagian oli mobil, Sumber: pexels.com

Bagian oli mobil, Sumber: pexels.com

5. Timing Belt atau Timing Chain

Suku cadang adalah hal yang patut diperhatikan dengan baik. Salah satunya adalah timing belt yang merupakan bagian dari mobil yang fungsinya mengatur sinkronisasi antara poros nok dan poros engkol. Apabila timing belt mengalami kerusakan, maka berpengaruh pula pada kerusakan serius pada mesin. Anda dapat mengganti timing belt setiap 60.000 sampai 100.000 km.

6. Aki

Sumber daya listrik yang utama pada kendaraan adalah aki. Penggunaannya bisa optimal selama 2 sampai 5 tahun tergantung jenisnya. Ciri-ciri aki sudah melemah adalah mesin sulit untuk menyala. Selain itu, lampu kendaraan juga akan meredup. Harga sparepart mobil yang satu ini cukup tinggi, sehingga Anda perlu menabung terlebih dahulu.

7. Shock Absorber

Fungsi dari shock absorber adalah menyerap guncangan ketika Anda sedang berkendara sehingga perjalanan jadi lebih nyaman. Ketika jenis suku cadang yang satu ini mengalami aus, maka kendaraan akan terguncang lebih keras ketika digunakan. 

Oleh sebab itu, gantilah shock absorber setiap jarak 80.000 sampai 100.000 km. Anda juga bisa menggantinya lebih cepat apabila ada tanda kerusakan seperti kebocoran pada oli.

8. Ban Mobil

Ban mobil tentu saja jadi suku cadang yang perlu diganti secara berkala karena bersentuhan langsung dengan jalanan. Ban yang tidak rata atau aus akan mengurangi traksi sehingga risiko kecelakaan juga semakin meningkat.

Jika ketebalan ban sudah di bawah 1,6 mm maka sudah saatnya untuk diganti. Anda juga bisa menggunakan patokan jarak untuk menggantinya. Anda dapat mulai mengganti ban pada jarak 40.000 sampai 80.000 km tergantung pada kondisi jalanan dan kualitas ban yang digunakan.


Ban mobil, Sumber: pexels.com

Ban mobil, Sumber: pexels.com

9. Radiator dan Cairan Pendingin

Suhu mesin akan tetap stabil jika radiator bekerja dengan baik. Begitu juga cairan pendingin yang bisa mencegah korosi serta menjaga efisiensi pendinginan. Maka dari itu, dua cairan tersebut bisa diganti secara berkala. Umumnya, cairan pendingin dapat diganti 2 sampai 3 tahun sekali.

10. Lampu Kendaraan

Lampu kendaraan terdiri dari lampu belakang, depan, dan juga lampu sein. Semua bagian tersebut harus diperiksa secara rutin. Anda juga perlu mengganti lampu yang sudah mati atau redup. Sehingga keamanan berkendara bisa terjaga dengan baik karena visibilitasnya juga jelas, terlebih untuk Anda yang sering berkendara di malam hari.

Kesimpulan

Itulah beberapa jenis suku cadang yang perlu diganti secara rutin agar performa kendaraan jadi semakin optimal. Untuk mendapatkan pengetahuan tentang perbengkelan secara lengkap, maka Anda bisa mengikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif.

Di tempat ini, Anda akan mendapatkan pelatihan otomotif selama dua semester. Materi yang diberikan sangat lengkap. Mulai dari dasar otomotif, kelistrikan, mobil bensin, mobil diesel, accessories mobil, dan sebagainya. Bahkan, Anda juga akan mendapatkan pelatihan manajemen perbengkelan untuk membuka usaha bengkel.

Yuk, segera daftar kursus di SpeedPlus Otomotif dengan klik ikon “hubungi kami” pada pojok kanan bawah laman ini.

8 Tips Ampuh Menghemat Bensin Mobil yang Bisa Anda Lakukan

8 Tips Ampuh Menghemat Bensin Mobil yang Bisa Anda Lakukan

Harga bahan bakar terus naik, membuat pengeluaran untuk transportasi makin membengkak. Bagi pemilik kendaraan hal ini tentu menjadi perhatian serius. Namun jangan khawatir! Ada banyak sekali cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menghemat bensin mobil.


Menghemat bahan bakar tidak hanya menguntungkan dompet, tapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan BBM Anda turut berkontribusi dalam mengurangi emisi gas buang yang menjadi salah satu penyebab polusi udara.


Bingung bagaimana cara menghemat bahan bakar mobil? Artikel ini akan membahas berbagai cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Mulai dari kebiasaan mengemudi yang baik hingga perawatan kendaraan yang rutin.


Informasi mengenai tips menghemat bensin mobil, Sumber: pexels.com

Informasi mengenai tips menghemat bensin mobil, Sumber: pexels.com

Bensin Jadi Lebih Hemat dengan 8 Tips Berikut

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa menghemat bensin mobil merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi pengeluaran dan menjaga lingkungan. Nah ini dia beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghemat konsumsi bensin saat berkendara.

1. Rutin Melakukan Perawatan Mobil

Perawatan rutin adalah kunci utama untuk menjaga efisiensi bahan bakar. Selain perawatan eksterior mobil, pastikan untuk selalu memeriksa kondisi mesin, mengganti oli secara teratur dan memeriksa sistem bahan bakar. 


Mesin yang dalam kondisi baik akan berfungsi lebih efisien dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Selain itu periksa juga kondisi filter udara dan busi. Sebab filter udara yang bersih dan busi yang berfungsi dengan baik akan membantu meningkatkan performa mesin dan menghemat bensin mobil.


Bukan hanya itu saja, penting juga bagi Anda untuk memeriksa tekanan ban secara berkala. Mengapa bisa demikian? Sebab ban yang kurang angin dapat meningkatkan hambatan dan membuat mobil bekerja lebih keras.

2. Mengemudi dengan Lembut

Tahukah Anda jika ternyata cara mengemudi sangat mempengaruhi konsumsi bahan bakar? Mengemudi dengan lembut seperti menghindari akselerasi dan pengereman mendadak ternyata dapat membantu menghemat bensin. Jadi cobalah untuk menjaga kecepatan yang stabil menggunakan cruise control saat berkendara di jalan tol.


Tanpa disadari mengemudi dengan kecepatan tinggi akan meningkatkan konsumsi bensin. Oleh sebab itu usahakan untuk tidak melebihi batas kecepatan yang dianjurkan. Selain menghemat bensin mobil, berkendara dengan lembut juga akan meningkatkan keselamatan di jalan raya.


Mengemudi dengan lembut, Sumber: pexels.com

Mengemudi dengan lembut, Sumber: pexels.com

3. Hindari Idle yang Lama

Membiarkan mesin mobil menyala dalam waktu lama saat menunggu ternyata juga dapat menghabiskan bensin secara tidak perlu. Jika Anda harus berhenti lebih dari satu menit sebaiknya matikan mesin. Menghidupkan kembali mesin tidak akan menghabiskan lebih banyak bensin dibandingkan dengan membiarkannya menyala.


Terutama di kota besar, jika Anda sering terjebak dalam kemacetan pertimbangan untuk menggunakan transportasi umum atau mencari rute alternatif yang lebih cepat. Dengan cara ini Anda tidak hanya menghemat bensin, namun juga waktu perjalanan.

4. Gunakan AC dengan Bijak

Air Conditioning atau AC memang dapat meningkatkan kenyamanan saat berkendara, tapi juga meningkatkan konsumsi bensin. Saat berkendara di kecepatan rendah, membuka jendela mungkin lebih hemat bahan bakar dibanding menggunakan AC.


Namun saat berkendara di kecepatan tinggi, menggunakan AC mungkin lebih efisien karena membuka jendela dapat meningkatkan hambatan angin. Cobalah untuk menggunakan AC pada suhu yang wajar dan jangan terlalu tinggi.


Selain itu usahakan untuk selalu membersihkan filter AC secara berkala. Hal ini bertujuan agar sistem pendingin bisa bekerja lebih efisien. Penggunaan AC yang bijak dapat membantu menghemat bensin tanpa mengorbankan kenyamanan.

5. Kurangi Beban Mobil

Semakin berat beban mobil yang dibawa maka semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya. Oleh sebab itu pastikan untuk selalu mengeluarkan barang-barang yang tidak perlu dari mobil Anda. Hindari membawa barang berat yang tidak diperlukan, terutama jika jarang digunakan.


Selain itu jika kendaraan dilengkapi dengan atap atau rak tambahan, lepas jika tak digunakan. Sebab aksesoris tersebut dapat menambah hambatan angin dan meningkatkan konsumsi bensin. Dengan mengurangi beban, Anda bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan.

6. Memanfaatkan Teknologi

Saat ini banyak mobil dilengkapi dengan teknologi yang dapat membantu menghemat bensin. Contohnya fitur Eco Mode yang dapat mengatur performa kendaraan agar lebih efisien. Jangan lupa memanfaatkan fitur-fitur ini untuk membantu mengurangi konsumsi bensin.


Selain itu ada banyak sekali aplikasi yang bisa membantu Anda memantau konsumsi bahan bakar dan memberikan saran terbaik untuk mengemudi yang lebih efisien. Dengan memanfaatkan teknologi Anda bisa menghemat bahan bakar dan mengurangi dampak terhadap lingkungan.


Memanfaatkan teknologi yang ada, Sumber: pexels.com

Memanfaatkan teknologi yang ada, Sumber: pexels.com

7. Pilih Rute yang Efisien

Rute yang Anda pilih juga dapat mempengaruhi konsumsi bensin. Sebelum berangkat perhatikan kondisi lalu lintas dan cari rute yang paling efisien. Hindari jalanan yang macet atau terlalu banyak lampu merah. Sebab hal ini dapat meningkatkan waktu perjalanan dan konsumsi bahan bakar.


Gunakan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time. Aplikasi semacam ini juga dapat membantu Anda menemukan rute tercepat. Berkat perencanaan perjalanan yang bijak Anda bisa menghindari kemacetan dan menghemat bensin mobil.

8. Pertimbangkan Kendaraan Ramah Lingkungan

Jika Anda berencana membeli mobil baru, pertimbangkan untuk memilih kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Contohnya mobil listrik atau hybrid. Kendaraan semacam ini dirancang khusus untuk lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dan menghasilkan emisi lebih rendah.


Investasi semacam ini tidak hanya membantu menghemat konsumsi bahan bakar. Namun juga ikut berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Banyaknya pilihan yang tersedia, memungkinkan Anda untuk bisa mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.


Beberapa tips di atas dapat membantu Anda menghemat bensin mobil. Ingin tahu lebih dalam tentang perawatan mobil dan cara meningkatkan efisiensi bahan bakar? Ikuti kursus otomotif untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih komprehensif. Dengan ilmu yang memadai Anda bisa merawat mobil sendiri dan menghemat biaya perawatan.

Mengenal Berbagai Kelebihan dan Kekurangan Cat Mobil Doff

Mengenal Berbagai Kelebihan dan Kekurangan Cat Mobil Doff

Cat mobil doff dengan tampilannya yang matte elegan cukup populer di kalangan para pecinta otomotif. Hasil akhir cat yang tidak mengkilap ini mampu memberikan kesan yang lebih eksklusif dan sporty pada kendaraan.

Namun sama halnya dengan merk cat mobil pada umumnya, cat dengan hasil akhir doff juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk mengaplikasikan pada mobil kesayangan.

Lantas apa saja sih kelebihan dan kekurangan dari cat doff yang sering dijadikan alternatif terbaik agar kendaraan terlihat lebih menonjol? Nah, ini dia beberapa kelebihan dan kekurangan dari cat doff yang patut untuk dipertimbangkan.


Mengenal kelebihan dan kekurangan cat mobil doff, Sumber: pexels.com

Mengenal kelebihan dan kekurangan cat mobil doff, Sumber: pexels.com

Kelebihan Cat Mobil Doff

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika cat doff memiliki berbagai kelebihan yang menjadikannya pilihan menarik bagi para pemilik kendaraan. Jika Anda mencari cara untuk memberikan tampilan baru pada mobil, cat doff adalah solusi yang tepat. Ini dia beberapa kelebihan yang ditawarkan cat doff.

1. Tampilan yang Lebih Unik dan Estetik

Salah satu kelebihan utama dari cat doff adalah hasil akhirnya memiliki tampilan yang jauh lebih unik dan estetik. Dengan penampilannya yang tidak mengkilap, mobil kesayangan Anda akan terlihat lebih elegan dan modern.

Pada sisi lain, finish matte juga mampu memberikan kesan berbeda dibandingkan cat glossy yang umum digunakan. Secara tidak langsung, hal ini mampu membuat mobil Anda terlihat lebih menonjol dan menarik perhatian.

Cat doff juga memiliki kemampuan untuk menampilkan warna dengan cara yang berbeda. Warna-warna cerah dan gelap seringkali terlihat lebih dalam dan kaya. Hal ini mampu memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan untuk bisa mengekspresikan diri melalui pemilihan warna yang unik dan menarik.

2. Tahan Terhadap Noda

Kelebihan lain dari cat doff selanjutnya adalah kemampuannya untuk bisa menyamarkan noda. Sebab permukaan matte cenderung lebih sedikit menunjukkan bekas sidik jari, debu, atau bahkan kotoran dibandingkan cat mengkilap.

Hal ini akan membuat mobil Anda tetap terlihat bersih lebih lama. Jadi, Anda tidak perlu terlalu sering mencuci kendaraan. Selain itu, cat doff juga tahan terhadap goresan yang disebabkan oleh benda tajam.

Meski tidak sepenuhnya kebal, tetapi cat doff mampu memberikan perlindungan tambahan yang membuatnya lebih unggul dalam hal ketahanan terhadap kerusakan sehari-hari. Cat semacam ini sangat ideal untuk kendaraan yang sering digunakan di lingkungan keras.

3. Lebih Mudah Dibersihkan

Cat doff membutuhkan perawatan yang berbeda dibandingkan dengan cat glossy. Meski tidak membutuhkan waxing seperti cat mengkilap, tetapi cat doff tetap membutuhkan perhatian khusus agar tampilannya tetap terjaga.

Rutin dibersihkan menggunakan sabun dan air hangat dapat membantu menghilangkan kotoran serta debu tanpa merusak permukaannya. Pada sisi lain, cat semacam ini juga lebih tahan terhadap goresan kecil.

Dengan cara perawatan yang tepat, cat doff bisa bertahan lebih lama dan tetap terlihat baru. Menjadikannya pilihan praktis bagi pemilik mobil yang ingin tampil stylish tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk perawatan.

4. Meningkatkan Nilai Jual Kembali

Tahukah Anda jika ternyata cat doff juga dapat meningkatkan nilai jual kembali mobil Anda. Banyak pembeli potensial yang mencari kendaraan dengan tampilan unik dan berbeda. Cat doff mampu memberikan kesan yang jauh lebih premium dan menarik minat pembeli.

Namun penting untuk diingat bahwa cat doff membutuhkan perawatan yang tepat untuk menjaga nilainya. Dengan perawatan yang baik, Anda tidak hanya menjaga penampilan kendaraan. Namun, juga meningkatkan peluang untuk mendapatkan harga jual lebih tinggi.


Warna mobil doff yang menawan, Sumber: pexels.com

Warna mobil doff yang menawan, Sumber: pexels.com

Kekurangan Cat Mobil Doff

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa cat mobil berwarna doff terlihat begitu menarik? Dibandingkan dengan cat glossy yang mengkilap, cat doff mampu menawarkan tampilan yang lebih unik dan modern.

Namun tahukah Anda jika ternyata di balik keindahannya, cat doff juga memiliki beberapa kekurangan? Nah, ini dia beberapa kekurangan dari cat doff yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mulai diaplikasikan pada mobil kesayangan.

1. Keterbatasan Warna dan Finishing

Keterbatasan pilihan warna dan finishing adalah salah satu kekurangan dari cat mobil doff. Meski ada banyak pilihan warna, tapi tidak semua warna tersedia dalam finishing doff. Hal ini dapat membatasi kreativitas pemilik kendaraan untuk bisa memilih kombinasi warna yang sesuai dengan kepribadian.

Selain itu, cat doff juga tidak selalu bisa dipadukan dengan berbagai aksesoris atau elemen lain yang memiliki finishing glossy. Hal ini membuat tampilan keseluruhan kendaraan menjadi kurang harmonis. Jika ingin terkesan yang lebih unik dan personal, keterbatasan ini bisa menjadi faktor penentu dalam memilih jenis cat.

2. Harganya Jauh Lebih Mahal

Harga cat mobil doff biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan cat glossy. Sebab, proses pengecatan untuk bisa mencapai hasil akhir matte membutuhkan teknik dan bahan yang lebih spesifik. Jadi, biaya produksinya pun ikut meningkat.

Kekurangan ini mampu menjadi salah satu hal yang bisa Anda pertimbangkan jika memiliki anggaran terbatas. Selain itu, pemilik mobil dengan finishing matte juga harus mempertimbangkan biaya perawatan dalam jangka panjang.

Sebab, apabila permukaan cat mengalami kerusakan, biaya perbaikannya terbilang cukup tinggi. Jadi, sebelum memilih cat doff pertimbangkan terlebih dahulu untuk mengevaluasi apakah biaya tambahan ini sebanding dengan tampilan yang diinginkan atau justru tidak.

3. Rentan Terhadap Goresan

Kekurangan dari cat doff selanjutnya adalah rentan terhadap goresan. Permukaan matte lebih mudah tergores dibandingkan dengan cat glossy. Goresan ini tidak hanya mengurangi estetika mobil, tetapi juga sulit untuk diperbaiki.

Jika goresan terjadi, perbaikan seringkali membutuhkan pengulangan proses pengecatan yang bisa membuat biayanya semakin mahal. Selain itu, goresan kecil yang mungkin tampak sepele juga menjadi lebih rentan terlihat pada cat doff.

Mengingat permukaannya yang tidak memantulkan cahaya, goresan tersebut bisa mencolok dan mengganggu penampilan keseluruhan. Jadi, pemilik mobil doff harus berhati-hati dalam merawat kendaraan mereka dan hindari penggunaan bahan pembersih yang kasar.


Perawatan cat mobil, Sumber: pexels.com

Perawatan cat mobil, Sumber: pexels.com

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan cat mobil doff, Anda bisa membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam memilih warna untuk kendaraan kesayangan. Ingatlah bahwa perawatan cat doff lebih membutuhkan perhatian ekstra.

Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang perawatan mobil termasuk perawatan cat doff, tidak ada salahnya untuk mengikuti kursus otomotif. Dengan begitu Anda bisa mendapat pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merawat mobil kesayangan.

7 Jenis Knalpot Mobil yang Perlu Diketahui Pecinta Otomotif

7 Jenis Knalpot Mobil yang Perlu Diketahui Pecinta Otomotif

Untuk pecinta otomotif, knalpot bukan hanya komponen pendukung saja, tetapi menjadi bagian penting yang bisa meningkatkan estetik dari kendaraan. Selain menjadi saluran pembuangan gas hasil pembakaran, knalpot juga bisa meredam suara bising yang muncul. Tak hanya itu saja, knalpot bisa memberi tenaga tambahan pada mobil.

Nah, di dunia otomotif, ada beragam jenis knalpot yang sengaja dirancang sesuai dengan selera dan kebutuhan pecinta mobil. Semuanya dapat dipilih berdasarkan preferensi setiap orang yang berbeda-beda. 

Untuk itu, kami telah merangkum beberapa di antaranya yang akan memberikan Anda referensi saat akan memilih knalpot yang tepat. Untuk informasi lebih lengkap, dapat Anda simak penjelasannya di bawah ini!


Mengenal berbagai jenis knalpot mobil, Sumber: pexels.com

Mengenal berbagai jenis knalpot mobil, Sumber: pexels.com

Ragam Knalpot Mobil yang Dapat Dipilih Sesuai Kebutuhan

Beberapa jenis knalpot mobil di bawah ini bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan selera. Ini dia daftarnya:

1. Knalpot Aftermarket

Jika Anda adalah pecinta modifikasi, maka knalpot aftermarket bisa menjadi pilihan terbaik. Sebab, knalpot jenis ini diproduksi pihak ketiga serta mempunyai desain yang variatif. 

Kelebihan dari jenis knalpot ini adalah dapat meningkatkan performa karena desainnya yang lebih baik. Selain itu, knalpot aftermarket juga lebih optimal dalam aliran pembuangan gas yang berimbas pada peningkatan tenaga mesin.

Dari segi estetika, knalpot ini juga lebih menarik karena bisa menambahkan kesan sporty pada mobil. Dari segi suara, jenis knalpot ini juga memiliki pilihan yang beragam, mulai dari suara yang agresif, sporty, hingga suara yang lembut. Anda bisa memilih sesuai dengan preferensi masing-masing.

2. Knalpot Racing

Sesuai dengan namanya, knalpot racing memang dirancang khusus untuk kebutuhan balap. Tujuan dirancangnya knalpot ini adalah agar performa mobil menjadi semakin maksimal. Sehingga, titik utamanya bukan untuk kebutuhan kenyamanan atau mengatasi kebisingan.

Anda harus tahu bahwa aksesoris eksterior mobil ini memiliki suara yang menggelegar dan nyaring sesuai karakter mobil balap. Namun, sangat mampu meningkatkan daya mesin dengan baik karena bisa membuang gas dengan cepat. Knalpot racing ini juga berbahan dasar karbon atau titanium yang terkenal dengan kualitasnya sehingga bisa menahan panas secara ekstrem.

3. Knalpot Cat-Back

Knalpot cat-back merupakan sistem knalpot yang mengganti saluran pembuangan setelah catalytic converter. Knalpot yang satu ini cukup populer karena bisa memberikan kenyamanan dalam hal suara dan performa.

Knalpot ini bisa meningkatkan aliran gas buang tanpa mengorbankan fungsi dari catalytic converter. Suara dari knalpot cat-back juga lebih sporty dan nyaman didengar. Pemasangannya juga lebih mudah karena tidak memerlukan terlalu banyak modifikasi.


Knalpot bisa meningkatkan estetika mobil, Sumber: pexels.com

Knalpot bisa meningkatkan estetika mobil, Sumber: pexels.com

4. Knalpot Turbo-Back

Jika mobil Anda menggunakan sistem turbocharger, maka knalpot ini bisa menjadi pilihan terbaik. Pasalnya, knalpot turbo-back ini dapat menggantikan seluruh saluran pembuangan dari turbo sampai ujung knalpot.

Kelebihan dari knalpot ini adalah bisa mengurangi hambatan pada aliran gas buang. Sehingga, dapat membantu turbocharger bekerja dengan lebih efektif. Suara dari knalpot ini juga mengeluarkan blow-off atau whistle yang lebih jelas.

Jenis knalpot turbo-back kerap dipilih untuk memaksimalkan potensi dari mobil berturbo yang dimilikinya. Sehingga, dapat meningkatkan performa mesin dan estetika suaranya.

5. Knalpot Performance

Knalpot performance dapat meningkatkan performa mobil secara signifikan. Hal ini dikarenakan jenis knalpot performance dapat menambahkan tenaga pada mobil dengan baik. Sehingga, lebih banyak dipakai untuk jenis mobil dengan spesifikasi mesin tertentu ataupun pada mobil balap.

Ciri dari knalpot performance adalah didesain bebas hambatan karena mempunyai jalur pembuangan yang lebar, sehingga bisa mengurangi back pressure. Selain itu, materialnya juga ringan karena dibuat dari stainless steel atau titanium. Dari segi suara, knalpot ini lebih agresif dan keras yang mencerminkan mesin dengan performa yang lebih tinggi.

Untuk melakukan pemasangan knalpot performance, maka dibutuhkan tenaga ahli. Sebab, harus dilakukan penyesuaian dengan ECU mobil dan sistem mesinnya.

6. Knalpot Axle-Back

Jenis knalpot yang satu ini hanya bisa menggantikan bagian belakang sistem knalpot. Mulai dari axle belakang sampai ujung knalpot. Kelebihan dari axle-back ada pada kemudahan dalam sistem instalasinya. Artinya, knalpot dapat dipasang dengan lebih mudah karena hanya mengganti sebagian kecil saluran pembuangannya saja.

Selain itu, jenis knalpot yang satu ini juga bisa memberikan suara yang sporty. Nah, kelebihan lainnya adalah harga yang lebih ekonomis ketimbang jenis knalpot turbo-back maupun cat-back. Meski begitu, knalpot tidak bisa mengubah performa mobil secara signifikan.

7. Knalpot Muffler Delete

Selanjutnya, ada knalpot muffler delete yang bisa menghilangkan peredam suara (muffler) sehingga suara mobil jadi lebih agresif dan keras. Sistem dari knalpot ini juga cukup ringan karena menghilangkan komponen muffler.

Namun, jenis knalpot ini tidak cocok untuk digunakan sehari-hari dan di tempat umum karena bisa mengganggu akibat kebisingan yang ditimbulkannya. Bahkan, bisa melanggar regulasi kebisingan di berbagai wilayah. Knalpot muffler delete bisa dipilih jika Anda ingin menciptakan suara yang cukup unik pada mobil.


Pilihlah jenis knalpot yang sesuai dengan mobil maupun selera, Sumber: pexels.com

Pilihlah jenis knalpot yang sesuai dengan mobil maupun selera, Sumber: pexels.com

Kenali Berbagai Jenis Knalpot Melalui Kursus Otomotif di SpeedPlus Otomotif

Jika Anda tertarik untuk mengenal berbagai jenis knalpot atau sparepart lain pada mobil, maka disarankan untuk ikut kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. Di sini, Anda bisa mendapatkan materi dan praktik langsung tentang masalah otomotif secara lengkap dan mendalam.

Selama dua semester, Anda akan dibekali dengan berbagai macam pelatihan lengkap mulai dari dasar otomotif, dasar kelistrikan, chasis mobil plus pengapian, mobil bensin, kelistrikan mobil, dan sebagainya. Anda juga akan belajar tentang AC mobil, mobil diesel, manajemen perbengkelan, dan magang kerja di bengkel.

Pastinya, lulus dari SpeedPlus Otomotif, Anda sudah siap bekerja atau membuka bengkel sendiri. Yuk, segera daftarkan diri melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

Inilah 6 Tips Perawatan Jok Mobil yang Wajib Diperhatikan

Inilah 6 Tips Perawatan Jok Mobil yang Wajib Diperhatikan

Sebagian pengguna kendaraan jarang sekali pergi ke bengkel untuk perawatan jok mobil. Padahal jok merupakan salah satu komponen kendaraan yang sering digunakan dan mudah terkena kotoran, aus, dan kerusakan akibat paparan sinar matahari atau bahan kimia.


Jok yang bersih dan terawat akan menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang. Begitu pula sebaliknya, jok yang berdebu, kotor, atau bahkan rusak dapat membuat perjalanan menjadi kurang nyaman dan mengganggu keselamatan.


Jok yang terawat akan memberikan tampilan yang jauh lebih baik pada interior mobil. Tampilannya akan tetap terlihat baru dan menarik. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi Anda yang memiliki rencana untuk menjual mobil di masa depan tanpa harus melakukan modifikasi kendaraan.


Mengenal berbagai perawatan jok mobil, Sumber: autofun.co.id

Mengenal berbagai perawatan jok mobil, Sumber: autofun.co.id

Mengenal Jenis-Jenis Jok Mobil, Ada Apa Saja?

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang tips merawat jok mobil, penting juga bagi Anda untuk tahu apa saja jenis-jenis jok mobil. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda selama proses perawatannya. Secara garis besar ini dia jenis jok mobil yang banyak digunakan.

1. Jok Standar

Jok standar merupakan salah satu jenis jok yang umumnya sudah dipasang pada mobil saat pembuatan pabrik. Jenis ini umumnya terbuat dari bahan kain atau kulit sintetis dan memiliki desain yang sederhana namun tetap fungsional.

2. Jok Kulit Asli

Lain halnya dengan jok kulit asli yang menggunakan bahan kulit alami seperti kulit domba, sapi atau kulit binatang lainnya. Jok ini mampu memberikan tampilan yang jauh lebih mewah dengan kualitas terbaik. Namun harganya juga cenderung lebih mahal dibanding dengan jenis jok kain atau kulit sintetis.

3. Jok Semi Kulit

Jenis jok semi kulit terbuat dari kombinasi jok kain dan bahan kulit sintetis. Untuk bagian tengahnya menggunakan kulit sintetis yang jauh lebih tahan lama. Sedangkan bagian tepinya menggunakan bahan kain. Kombinasi keduanya mampu memberikan tampilan yang menarik namun tetap memberikan kenyamanan maksimal.

4. Jok Thermostat

Sebenarnya apa itu jok thermostat? Jok thermostat merupakan sebuah jok yang sudah dilengkapi dengan pemanas yang terpasang di dalamnya. Jok ini mampu menghasilkan panas atau dingin untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi maupun penumpang dalam berbagai kondisi cuaca.


Jok mobil perlu dirawat agar tetap awet, Sumber: aca.co.id

Jok mobil perlu dirawat agar tetap awet, Sumber: aca.co.id

Tetap Awet dan Tahan Lama, Ini 5 Tips Perawatan Jok Mobil

Perlu untuk diperhatikan bahwa merawat jok mobil merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kenyamanan dan keawetan interior kendaraan. Nah ini dia beberapa tips merawat jok agar tampilan dan kenyamanannya tetap terjaga.

1. Kenali Material Jok

Sebelum memulai proses pembersihan penting bagi Anda untuk mengetahui jenis material jok Anda terlebih dahulu. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya jika jok mobil ada yang terbuat dari kulit kain atau bahkan bahan-bahan sintetis.


Setiap jenis material tentu membutuhkan proses perawatan jok mobil yang berbeda. Untuk jok berbahan kulit gunakan conditioner kulit setiap 2 sampai 6 bulan sekali guna menjaga kelembaban dan mencegah retak.


Sedangkan untuk jok berbahan kain, gunakan vacuum cleaner guna menghilangkan debu. Selain itu jangan lupa gunakan spray pelindung kain untuk mencegah noda dan kotoran. Untuk jok berbahan sintetis Anda hanya perlu membersihkannya menggunakan kain lembut dan sabun ringan.

2. Bersihkan Secara Teratur

Langkah paling mudah yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan jok mobil secara teratur menggunakan lap microfiber, sikat lembut, dan produk pembersih jok. Namun pastikan untuk selalu menggunakan produk pembersih yang memang sesuai dengan jenis jok Anda.


Hindari penggunaan produk pembersih berbahan kimia yang dapat merusak. Selain itu penting juga bagi Anda untuk menghilangkan noda atau kotoran sesegera mungkin agar noda atau kotoran tidak menempel secara permanen.


Bersihkan secara rutin dan menyeluruh setidaknya satu bulan sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran. Manfaatkan vacuum dengan nozzle kecil untuk menjangkau area sempit. Sedangkan untuk bagian permukaannya bersihkan menggunakan lap khusus berbahan lembut.

3. Lindungi dari Sinar UV

Tahukah Anda jika ternyata paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat memudarkan warna dan merusak bahan jok mobil. Oleh sebab itu ada baiknya gunakan penutup jok atau parkirkan mobil di tempat yang teduh untuk melindunginya dari paparan sinar UV.

4. Segera Tangani Noda

Tips perawatan jok agar tetap awet dan tahan lama selanjutnya adalah segera tangani noda yang menempel di bagian permukaan. Mengapa demikian? Sebab noda yang dibiarkan terlalu lama akan sulit dihilangkan.


Untuk noda cair cukup gunakan kain bersih guna menyerap cairan lalu bersihkan dengan sabun. Sedangkan untuk noda kering Anda perlu menggosok secara perlahan menggunakan sikat berbulu lembut dan pembersih yang sesuai dengan jenis material jok.


Langsung bersihkan jok ketika ada noda yang menempel, Sumber: rustpro.id

Langsung bersihkan jok ketika ada noda yang menempel, Sumber: rustpro.id

5. Jaga Kebersihan Interior Mobil

Bukan hanya sekedar merawat jok, penting juga bagi Anda untuk selalu menjaga kebersihan seluruh interior mobil. Pastikan untuk selalu menyingkirkan sampah secara rutin guna mencegah kotoran menempel pada bagian permukaan jok.


Selain itu ada baiknya hindari merokok di dalam mobil. Sebab merokok di dalam mobil akan meninggalkan bau tak sedap dan mengotori jok dengan noda asap atau abu rokok. Jadi usahakan untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut.

6. Gunakan Pelindung Jok

Selain beberapa hal di atas, tips perawatan jok mobil selanjutnya yang tidak boleh terlewatkan adalah pertimbangkan penggunaan pelindung. Penggunaan kain pelindung atau sarung jok dapat membantu melindungi jok dari gesekan dan keausan.


Agar tampilannya tetap awet dan tahan lama hindari duduk di jok mobil dengan benda tajam seperti gunting, kunci, atau pisau. Meski terkesan sederhana namun hal semacam ini dapat merobek atau bahkan merusak permukaan jok yang hanya akan membuat tampilannya menjadi tidak menarik.


Perawatan jok mobil adalah investasi jangka panjang yang dapat membantu menjaga kenyamanan, penampilan, dan nilai jual mobil. Jadi ada baiknya selalu periksakan kendaraan Anda di bengkel resmi yang memiliki jaringan luas. 


Kursus otomotif dari Speedplus Otomotif merupakan pusat pelatihan otomotif yang sudah meluluskan ribuan mekanik di berbagai industri otomotif. Speedplus Otomotif adalah solusi terbaik bagi Anda yang ingin meningkatkan skill mekanik. 


Kami menyediakan berbagai program belajar yang bisa disesuaikan dengan minat dan kebutuhan Anda. Yuk daftar diri Anda sekarang juga.

6 Jenis Sparepart Mobil dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

6 Jenis Sparepart Mobil dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

Mobil merupakan alat transportasi yang memudahkan Anda dalam mobilisasi. Setangguh apapun performa mobil, tetap saja tidak nyaman digunakan jika Anda tidak merawatnya dengan baik. Salah satu kunci utama agar performa mobil tetap prima dengan mengetahui jenis sparepart mobil dan fungsinya.

Sehingga, Anda tahu apa saja jenis perawatan yang tepat supaya mobil tetap nyaman digunakan. Apalagi, harga sparepart mobil sering kali menguras dompet, sehingga melakukan perawatan terbaik bisa menjadikan bagian mobil tersebut lebih awet.

Melalui artikel ini, kami akan berbagi tentang sparepart mobil secara detail sehingga Anda lebih mudah dalam merawat mobil kesayangan. Langsung saja, keep scrolling!


Mengenal berbagai jenis sparepart mobil, Sumber: otoklix.com

Mengenal berbagai jenis sparepart mobil, Sumber: otoklix.com

Inilah Jenis Sparepart Mobil yang Mendukung Performa Lebih Baik

Berikut beberapa sparepart mobil yang dapat Anda ketahui, sehingga, dapat memudahkan Anda mengenali sumber masalah ketika mobil tidak lagi terasa nyaman. Ini dia penjelasan selengkapnya!

1. Mesin dan Komponennya

Mesin mobil bisa dianalogikan sebagai organ jantung. Sebab, di mesin inilah akan terjadi proses pembakaran bahan bakar dan berubah menjadi tenaga. Pada mesin, ada beberapa sparepart penting yang dapat Anda ketahui:

  • Mesin: merupakan bagian utama yang terdiri atas kepala silinder, blok mesin, piston, poros engkol, ring piston, dan sebagainya. Fungsi dari mesin yakni untuk mengubah energi kimia bahan bakar menjadi energi mekanik sehingga bisa menggerakkan mobil dengan baik.

  • Busi: komponen yang berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang akan membakar campuran udara dan bahan bakar.

  • Oli mesin: sparepart mesin yang fungsinya untuk melumasi dan mendinginkan mesin. Selain itu, bisa juga mencegah keausan dan karat.

  • Filter udara: berfungsi untuk membersihkan udara yang masuk ke mesin. Filter udara menyaring debu dan kotoran sehingga pembakaran menjadi sempurna.

  • Filter oli: komponen yang fungsinya untuk menyaring kontaminan oli mesin. Sehingga, oli selalu dalam kondisi yang bersih.

  • Gasket: merupakan sparepart untuk menutup celah-celah di antara komponen mesin sehingga mencegah kebocoran air, oli mobil, maupun gas.

  • Koil pengapian: berfungsi untuk memberi tegangan tinggi pada busi agar bisa menghasilkan percikan api.

2. Sistem Pendinginan

Sesuai dengan namanya, sistem pendinginan ini bertanggung jawab dalam menjaga suhu mesin supaya tidak overheat atau panas berlebihan. Ada beberapa sparepart penting pada sistem pendingin ini, seperti:

  • Radiator: berfungsi untuk mendinginkan air pendingin, cara kerjanya dengan mensirkulasikan melalui sirip radiator.

  • Water pump: sparepart mobil yang memompa air pendingin ke semua sistem pendinginan.

  • Coolant: cairan pendingin yang dapat menyerap panas mesin lalu membuang panas itu pada radiator.

  • Thermostat: berfungsi untuk mengatur aliran air pendingin.

  • Kipas radiator: dapat mendinginkan radiator dengan cara menarik udara segar masuk.


Bagian mesin mobil, Sumber: kawanlama.com

Bagian mesin mobil, Sumber: kawanlama.com


3. Sistem Pembakaran

Tak hanya sistem pendinginan, di dalam mobil juga membutuhkan sistem pembakaran yang dapat mengubah bahan bakar menjadi energi mekanik sehingga mobil bisa bergerak. Sparepart penting pada sistem pembakaran ini meliputi:

  • Tangki bahan bakar: sebagai tempat penyimpanan bahan bakar pada mobil.

  • Filter bahan bakar: menyaring kotoran dari bahan bakar.

  • Pompa bahan bakar: berfungsi untuk memompa bahan bakar dari tangki ke injector.

  • Manifold: merupakan saluran yang berfungsi untuk mengalirkan campuran bahan bakar ke ruang pembakaran.

  • Injektor: mencampur bahan bakar dan udara sehingga dapat dengan mudah terbakar.

  • Sensor oksigen: berfungsi untuk mengukur kadar oksigen pada gas buang.

  • ECU (electronic control unit): dapat mengontrol sistem pembakaran dengan sensor-sensor yang ada pada mobil.

4. Sistem Rem

Sparepart mobil adalah komponen yang sangat penting dalam kelengkapan mobil, termasuk juga sistem rem ini. Fungsi dari sistem rem adalah memperlambat laju mobil. Sparepart yang ada pada sistem ini meliputi:

  • Rem cakram: merupakan sparepart untuk mengerem roda dengan sistem kerja menjepit tromol rem.

  • Master rem: berfungsi untuk menerima tekanan kaki pada pedal rem lalu diteruskan ke rem cakram.

  • Kaliper rem: berfungsi untuk menjepit kampas rem ke cakram rem.

  • Kampas rem: memberi gaya gesek sehingga rem cakram bisa berfungsi dengan baik.

  • Selang rem: dapat mengalirkan minyak rem sehingga rem cakram tidak mengalami gesekan berlebih.

5. Sistem Suspensi

Jenis sparepart mobil yang selanjutnya adalah pada sistem suspensi. Sistem ini memiliki fungsi utama untuk meredam getaran yang diakibatkan oleh jalanan yang tidak rata. Sehingga, bisa memberikan kestabilan dan kenyamanan bagi pengendara. Ini dia beberapa bagiannya:

  • Per: merupakan komponen elastis yang fungsinya untuk menyerap getaran dan guncangan jalan.

  • Link dan bushing: berfungsi untuk menyambungkan komponen suspensi yang lain. Komponen ini terbuat dari karet yang mampu meredam getaran.

  • Shock absorber: dapat meredam pantulan yang berlebih dari per, sehingga mobil lebih stabil.

  • Strut: merupakan gabungan dari shock dan per dalam satu unit, biasanya dipakai pada suspensi depan mobil modern.

  • Stabilizer ban: dapat mengurangi body roll ketika sedang dalam posisi menikung.


Sistem rem pada mobil, Sumber: blackxperience.com

Sistem rem pada mobil, Sumber: blackxperience.com


6. Sistem Listrik

Selanjutnya, ada sistem listrik yang sangat penting karena menyediakan tenaga yang dapat menghidupkan mesin, mengoperasikan komponen elektronik, dan menyalakan lampu. Beberapa sparepart penting pada sistem listrik adalah:

  • Aki: berfungsi menyimpan dan menyuplai energi listrik pada mobil.

  • Starter motor: berfungsi untuk menghidupkan mesin.

  • Kabel dan sekring: mengalirkan listrik ke semua komponen mobil.

Demikian penjelasan mengenai jenis sparepart mobil yang dapat Anda jadikan acuan ketika terjadi permasalahan tertentu. Nah, jika Anda ingin mendalami terkait bagian mobil, silakan ikuti kursus otomotif di SpeedPlus Otomotif. Terlebih untuk Anda yang ingin membuka bisnis bengkel yang profesional.

Di SpeedPlus Otomotif, Anda akan mendapatkan pelatihan berbasis CBT yang memungkinkan lulusan lebih mahir dalam mempraktikkan pengetahuannya. Untuk itu, segera daftarkan diri melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!

Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu Airbag Mobil Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Untuk menjamin keselamatan penumpang saat kecelakaan terjadi, jika mengandalkan seatbelt saja tidak cukup. Oleh karena itu perlu adanya perangkat tambahan yang juga berperan penting untuk menjaga keselamatan penumpang yaitu airbag mobil.


Airbag mobil adalah perangkat keselamatan berkendara berupa bantalan yang berfungsi untuk meminimalisir risiko cedera penumpang ketika kecelakaan itu terjadi. Maka dari itu, sebagai pengguna mobil Anda perlu memahami dan mengenal apa itu airbag.


Sebab, meskipun Anda sudah berhati-hati saat berkendara untuk menghindari kecelakaan, tidak ada yang tahu kapan kecelakaan itu bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengenal fungsi airbag agar Anda dapat melindungi diri sendiri dan penumpang Anda.


Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Mengenal fitur airbag pada mobil, Sumber: momobil.id

Apa itu Airbag?

Kebanyakan orang menganggap airbag mobil hanyalah teknologi mobil tambahan saja, namun faktanya fungsi airbag mobil adalah inovasi yang berperan penting dalam menjamin keselamatan pengendaranya.


Komponen ini dihadirkan sebagai bentuk antisipasi benturan yang akan dialami pengendara saat terjadi kecelakaan. Meskipun di dalam mobil sudah ada seatbelt, adanya airbag ini mampu meningkatkan efisiensi fitur keselamatan pada mobil.


Bahkan beberapa orang berpendapat bahwa kehadiran airbag bagaikan terobosan baru sebagai perlindungan area vital pengendara. Biasanya, penyebab banyak korban meninggal saat kecelakaan adalah cedera pada area vital, seperti kepala, leher, dan dada.


Dengan fitur keselamatan ini, area-area vital tersebut akan terjamin keselamatannya dari benturan saat kecelakaan terjadi. 


Di samping itu, fitur keselamatan ini juga memiliki fungsi untuk memperlambat gerak laju penumpang dalam mobil akibat benturan. Dengan fungsi ini, penumpang bisa terhindar dari benturan keras dan risiko cedera yang lebih parah lainnya.

Letak Airbag pada Mobil

Airbag biasanya tersembunyi dan akan bereaksi saat kecelakaan terjadi, terutama di bagian depan dan samping kendaraan. Peletakan airbag ini bukan tanpa alasan, penempatannya dirancang secara strategis untuk membantu menyelamatkan nyawa penumpangnya.


Faktanya, letak airbag pada mobil di bagian depan terbukti mampu mengurangi risiko cedera pengemudi hingga 29%, sedangkan untuk penumpang bagian depan hingga 32%. 


Sementara itu, airbag di bagian samping terbukti mampu melindungi kepala dan mengurangi risiko kematian pengemudi dan penumpang hingga 37%. 


Meskipun demikian, para insinyur terus mencari tempat strategis lainnya agar penempatan fitur keselamatan mobil ini dapat mengurangi risiko cedera dengan lebih optimal.


Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Menjaga keselamatan penumpang menggunakan airbag, Sumber: otomotif.kompas.com

Cara Kerja Airbag Mobil

Sebagai seorang pengendara mobil, Anda perlu menyiapkan mental dan memastikan bahwa kondisi mobil Anda dalam keadaan prima. Dengan demikian, Anda perlu memahami cara kerja seluruh elemen mobil Anda. 


Selain untuk memastikan mobil Anda dalam keadaan prima, pemahaman mengenai seluruh elemen mobil akan berguna saat terjadi kecelakaan sehingga Anda sudah siap siaga.


Mengenai airbag, elemen ini akan bekerja secara otomatis saat terjadi benturan yang sangat dahsyat pada mobil. 


Sebab, ketika ada tabrakan keras, sensor mobil akan langsung mengirimkan sinyal yang membuat fitur keselamatan ini akan mengembang dan menyelimuti beberapa bagian mobil. Dengan begitu, area vital pengendara akan terhindar dari benturan yang akan terjadi.


Airbag biasanya terbuat dari bahan nilon tipis dengan banyak lubang. Bahannya ini yang memudahkan airbag mengembangkan dirinya dan mengeluarkan udaranya agar bisa menyusut. 


Sedangkan gas yang ada di airbag adalah gas nitrogen murni, gas yang tidak berbahaya bagi manusia. Dengan demikian, jika ada kebocoran pada fitur pelindung ini, gas tersebut tidak akan membahayakan penumpang yang ada di dalam mobil.

Cara Merawat Airbag Mobil

Sama halnya dengan komponen mobil lainnya, airbag juga perlu diperhatikan perawatannya agar komponen tersebut tetap normal dan optimal seperti pada umumnya. Sebab, performa fitur keselamatan ini juga akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu.


Terlebih airbag ini adalah fitur keselamatan, maka akan sangat fatal apabila airbag ini mengalami kerusakan. Karena airbag ini didukung melalui energi listrik, cek berkala bahwa aki mobil masih mencukupi untuk berkendara.


Dengan begitu, alat pelindung diri ini bisa berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan listrik yang baik. Di samping itu, ada baiknya jika Anda tidak memodifikasi dan menambah beberapa elemen tertentu di mobil Anda agar fungsi airbag ini tidak menurun.


Kemudian, untuk mengecek kondisi airbag pada mobil Anda ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Salah satunya dengan cara memeriksa lampu indikator airbag.


Apabila saat kontak mobil dalam keadaan hidup dan lampu indikator airbag ini juga menyala maka kondisi fitur keselamatan ini masih bisa berfungsi dengan normal. Akan tetapi jika lampu indikator mati maka mesin airbag sudah pernah terpakai atau meledak. Jika demikian, Anda perlu mengganti satu set airbag yang ada di mobil Anda dengan yang baru.


Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org

Ilustrasi mobil yang mengalami kecelakaan, Sumber: cen.acs.org


Nah, itu dia penjelasan mengenai airbag yang bisa SpeedPlus Otomotif rangkumkan untuk Anda. Semoga informasi mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, hingga cara perawatan ini bisa membantu Anda semakin mengenal elemen yang ada di dalam mobil Anda.


Dengan begitu, Anda bisa berkendara dengan lebih baik dan terjamin keselamatannya. Meski demikian, tetap lakukan pengecekan terhadap kondisi mobil Anda secara berkala untuk memastikan fitur-fitur mobil Anda dalam keadaan prima.


Karena informasi saja tidak cukup jika tidak dibersamai dengan praktek langsung. Jadi, jika Anda mencintai mobil Anda dan ingin yang terbaik saat berkendara dengan mobil tersebut, perbanyaklah informasi terkait fitur mobil Anda dan lakukan perawatan secara berkala.


Ada sedikit tambahan informasi untuk Anda yang sedang mencari tempat kursus otomotif, maka bisa langsung menghubungi SpeedPlus Otomotif untuk konsultasinya. Terimakasih sudah membaca hingga akhir!